cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,030 Documents
PRODUK TANAMAN OBAT KAMPUNG WUBUR Yuliana Ruth Yabansabra; Elsye Gunawan; John Dominggus Kalor; Eva Susanty Simaremare; Nur Fadilah Bakrie
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.186-191

Abstract

Kampung Wubur, Kmiwie berada di Arso II Kabupaten Keerom. Hutan di daerah Arso banyak ditumbuhi daun gatal yang bermanfaat sebagai obat tradisional sebagai analgesik, antinyeri, anticapek, dan antipegal. Daun gatal banyak terdapat di hutan di daerah Arso tapi sering sekali hanya dibiarkan kering, layu, mati, bahkan dibuang. Padahal nilai dari daun ini sangat besar jika dikembangkan, tidak hanya lembaran daun gatal yang hanya dijual Rp 10 ribu/20 lembar, tetapi produk simplisa daun, simplisia halus, dan bedak yang jauh lebih mahal. Di sisi lain, daerah ini banyak lahan kosong juga yang hanya ditumbuhi ilalang dan rumput liar. Jika ilmu pengetahuan, teknologi farmasi, dan budidaya daun gatal dapat dikembangkan, maka nilai jual daun gatal bertambah dan perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk membuat produk farmasi dari tanaman gatal (Laportea decumana) dan bagaimana memasarkannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop/ ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, laporan, dan publikasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan pembuatan produk tanaman obat khususnya daun gatal meningkat menjadi 83% dan semua dari peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan mau berbagi ilmu yang diperoleh kepada masyarakat lain
MASKER WAJAH CASCARA SEBAGAI PRODUK DIVERSIFIKASI PADA KELOMPOK PETANI KOPI DI DESA TAPAK GEDUNG KABUPATENG KEPAHIANG Suci Rahmawati; Nizella Syaenri; Muhammad Fajri Pratama; Sindy Dwi Ananda; Nori Wirahmi; Nurul Azmi; Muris Rihadiman Syafutra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.130-134

Abstract

Desa Tapak Gedung merupakan desa yang terletak di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu dengan mata pencaharian utama adalah bertani kopi. Pengolahan kopi di desa ini dilakukan secara konvensional dengan hasil olahan kopi bubuk, kopi tubruk dan produk teh dari ceri biji kopi (cascara). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan keterampilan pembuatan masker wajah cascara pada kelompok petani dan kader Desa Tapak Gedung dalam mendiversifikasi produk dari tanaman kopi. Kegiatan ini telah terlaksana pada tanggal 6 – 7 Agustus 2022 dengan jumlah peserta 25 orang. Pelatihan pembuatan masker dilakukan dengan metode demonstrasi pembuatan masker wajah dari kulit biji kopi (cascara) yang telah dijadikan serbuk halus. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian lembar observasi berupa butir soal yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan peserta. Evaluasi kepuasan peserta terhadapat pelaksanaan kegiatan juga dilakukan pada kegiatan pengabdian ini. Hasil penilaian lembar observasi dan survey kepuasan diperoleh nilai skor rata-rata dari 25 peserta sebelum kegiatan adalah 84 dan setelah kegiatan adalah 85,8 dengan peserta 72% puas dan 28% cukup puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Dari pelaksanaan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta dalam mendiversifikai produk dari tanaman kopi.
OPTIMALISASI HASIL PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KERIPIK TEMPE DI KELURAHAN SINDANG SARI Raka Putra Pridiptama; Diah Rahayu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.50-55

Abstract

Permasalahan penentuan jumlah produksi di suatu perusahaan sering dihadapi oleh suatu perusahaan, tidak terkecuali UMKM. Faktor penyebabnya adalah jumlah barang yang diproduksi tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen, sehingga terjadi penumpukan stok barang yang dapat mengakibatkan kerugian perusahaan. UMKM makanan ringan yang diambil dalam penelitian ini adalah UMKM Yovi Jaya. UMKM ini bergerak dalam bidang produksi makanan ringan keripik tempe. Tujuan penelitian untuk merencanakan mengetahui bentuk model kemudian mencari keuntungan maksimal dengan menggunakan sumber daya seminimal mungkin dengan menggunakan metode branch and bound. Dalam penelitian ini, diharapkan UMKM Yovi Jaya mampu mengambil keputusan pilihan kombinasi produk yang tepat dalam memproduksi keripik tempe dari hasil penelitian. Pengolahan data menggunakan bantuan aplikasi LINGO, yaitu aplikasi sederhana untuk optimasi linear dan nonlinier. Pada UMKM keripik tempe Yovi Jaya diperoleh hasil produksi yang optimal, yaitu dengan memproduksi keripik tempe 100gr dan 200gr masing-masing sebanyak 26 bungkus dan 22 bungkus dengan keuntungan optimalnya sebesar 306.000 rupiah.
STRATEGI PEMASARAN DAN BRANDING PRODUK OLAHAN Arina Fatharani; Budiyanto Budiyanto
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.293-297

Abstract

Pemasaran merupakan suatu kegiatan pelaku usaha untuk menukarkan nilai-nilai tentang informasi suatu produk, ide, dan jasa terhadap pembeli atau pelanggan. Salah satu cara pemasaran agar membentuk suatu strategi pemasaran adalah dengan membuat suatu brand dan melakukan branding. Kegiatan branding merupakan aktivitas komunikasi dalam membuat karakter atau identitas suatu produk untuk menciptakan dan mempertahankan image produk pada konsumen. Metode kegiatan dimulai dengan koordinasi dengan mitra dilakukan untuk menentukan waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian yang sesuai dengan aktivitas khalayak sasaran. Kemudian pemberian penyuluhan mengenai materi marketing atau pemasaran dan branding. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pengendalian mutu produk pangan melalui perbaikan proses pengolahan pada ibu-ibu anggota KPPL Maju Bersama Desa Pal VIII, KPPL Karya Madiri Desa Tebat Tenong Luar, KPPL Sumber Jaya Desa Karang Jaya, KPPL Sejahtera Desa Sumber Bening. Pengabdian ini telah dilaksanakan dengan baik di hotel Syakila, Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Hal ini terlihat dari antusias peserta dalam mengikuti penyuluhan yang dilakukan. Hal ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan peserta serta kemampuan menerapkan marketing atau pemasaran dan branding produk olahan.
PENINGKATAN PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI PAKAN MAGGOT MELALUI PENGGUNAAN MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK DI BANK SAMPAH DESA BENGLE KABUPATEN KARAWANG Gina Lova Sari; Aulia Fashanah Hadining; Rommy Andhika Laksono; Andini Siti Rohmana; Bayu Aji Wicaksono
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.227-232

Abstract

Sampah organik merupakan salah satu sampah dengan komposisi timbulan tertinggi di Desa Bengle, Karawang yang belum dikelola dengan baik. Dalam rangka mendukung kebijakan pengurangan sampah di Karawang, masyarakat peduli lingkungan di Bank Sampah Desa Bengle memanfaatkan sampah organik sebagai pakan maggot. Maggot dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan dan unggas sehingga memiliki nilai ekonomis. Namun dalam prosesnya ditemukan kendala, antara lain kurangnya teknologi perajang mekanik yang mendukung masyarakat dalam menyediakan pakan maggot. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengimplementasikan mesin perajang sampah organik melalui sosialisasi teknologi disertai dengan pelatihan pemanfaatannya bagi masyarakat. Melalui program ini, masyarakat Bank Sampah Desa Bengle telah memperoleh sampah organik berukuran 1,00-2,00 cm untuk pakan maggot dengan mengoperasikan mesin pencacah sampah organik berkapasitas 100kg/jam dengan baik. 
PENDAMPINGAN KONSERVASI TANAH PEKARANGAN DI PONDOK PESANTREN IBNU MAS’UD PUTRI DENGAN PENERAPAN BIOPORI Ahmad Kurnain; Hikma Ellya; Nurlaila Nurlaila; Nukhak Nufita Sari; Rila Rahma Apriani; Ronny Mulyawan; Eka Susanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.162-168

Abstract

Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putri merupakan salah satu pondok pesantren modern yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan. Pembakaran sampah organik masih sering dilakukan mitra saat ini dengan alasan efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Kebiasaan tersebut akan memberikan dampak negative bagi lingkungan. selain meningkatkan gas rumah kaca, pembakaran dapat merugikan tanaman di sekitar lingkungan mitra karena tidak mendapatkan pengembalian bahan organik pada media tumbuh yang memang memiliki status kesuburan tanah rendah. Permasalahan mitra terdiri dari pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan masih belum optimal, terbatasnya tenaga dan waktu mitra dalam pengelolaan sampah karena kegiatan harian yang sangat padat, serta konservasi tanah di sekitar lingkungan mitra yang belum optimal. Solusi permasalahan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian adalah sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan serta penerapan sistem biopori di sekitar area ponpes mitra. Kegiatan dilakukan selama kurang lebih delapan bulan. Kegiatan pengabdian terdiri dari tahapan persiapan, sosialisasi mengenai pengelolaan sampah dan sistem biopori, pelatihan pengolahan sampah organik dengan menggunakan biodekomposer, pelatihan dalam penerapan sistem biopori, pendampingan pengembangan sistem biopori, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Sosialisasi yang dilakukan tentang pengelolaan sampah organik dan system biopori di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Puteri dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat pondok. Pendampingan penerapan system biopori mendapat respon positif dari mitra sehingga santriwati dan pengelola pondok terlibat aktif dalam pembuatan sistem biopori.
KESIAPAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PARIS AGREEMENT MELALUI INVESTASI DI SEKTOR ENERGI BARU TERBARUKAN Aditya Pramada Wicaksono; Adi Nugroho
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.86-97

Abstract

Dalam menanggapi permasalahan ikim global, seluruh dunia telah menyepakati untuk berkomitemen menekan peningkatan temperatur rata-rata dunia di bawah 2OC melalui kesepakatan internasional Paris Agreement pada tahun 2015. Indonesia pun turut serta menyepakati komitmen tersebut melalui pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29% pada tahun 2030 (secara mandiri). Pada sektor energi, Indonesia menargetkan pengurangan emisi GRK sebesar 11% melalui peningkatan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025 dan setidaknya  31% pada tahun  2050 terhadap energi nasional. Upaya-upaya dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk memenuhi komitmen tersebut, salah satunya ialah meningkatkan investasi dalam pengembangan infrastruktur pemanfaatan EBT. Melalui studi ini, evaluasi trend historis pemanfaatan EBT terhadap kegiatan investasi sektor EBT dilakukan untuk menilai kesiapan Indonesia dalam pemenuhan komitmen penggunaan EBT sebesar 23% di tahun 2025. Selain itu, kendala yang akan dihadapi pun diinvestigasi untuk mengidentifikasi beberapa hambatan pemenuhan komitmen tersebut. Korelasi kegiatan realisasi pengembangan EBT terhadap realisasi penurunan emisi GRK pun diinvestigasi untuk melihat signifikansi penurunan emisi GRK melalui pemanfaatan EBT di Indonesia.
PELATIHAN MEMBUAT PRODUK KERAJINAN TANGAN DARI LIMBAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN BATUNADUA JAE Fitri Agustina Lubis; Sutan Siregar; Mutiara Lubis; Rahmat Adi; Nurmeliani Nurmeliani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.326-336

Abstract

Kelurahan Batunadua Jae masih memiliki banyak tempat pembuangan sampah yang terletak di pinggir jalan. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra antara lain jumlah sampah yang semakin banyak, dan masyarakat tidak lagi mempedulikannya karena mahalnya biaya pengolahan sampah. Untuk mengatasi masalah tersebut, ide mitra adalah mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan  produk kerajinan tangan dari limbah rumah tangga. Ini akan membantu mitra belajar bagaimana mengolah sampah mereka sehingga dapat memiliki nilai ekonomi. Ini juga akan membantu mereka belajar bagaimana mengurangi polusi limbah di lingkungan mereka. Mitra dalam kegiatan ini adalah ibu rumah tangga di Kelurahan Batunadua Jae yang tidak memiliki pekerjaan sampai dengan 20 orang. Metode kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu: (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap evaluasi. Dimana nantinya produk yang bermanfaat dibuat dalam kegiatan ini, yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga masyarakat Batunadua Jae. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah masyarakat lebih memahami bahwa sampah dapat didaur ulang dan digunakan kembali. Plastik, kaca, logam, dan kertas semuanya dapat didaur ulang, namun salah satu cara untuk mengurangi pencemaran limbah adalah dengan memanfaatkan limbah rumah tangga untuk membuat kerajinan.
REVITALISASI POSYANDU REMAJA UNTUK MEMBANGUN GENERASI SEHAT DI PADUKUHAN PULUHAN LOR, TRIMURTI, SRANDAKAN, BANTUL Merita Arini; Imaniar Ranti; Harumi Iring Primastuti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.12-27

Abstract

Adolescents are a group of society that is prone to various health risks. Padukuhan Puluhan Lor has an inactive youth posyandu (integrated health post). Inadequate resources inhibit youth posyandu activities. This community service aimed to increase adolescents' knowledge and skills in health checks and posyandu management to reactivate youth posyandu. One action research cycle includes diagnosis, planning, action, and assessment. The assessment used in-depth interviews with the hamlet, community health workers, and the youth organization manager. In the action stage, educational intervention, and cadre training were conducted using a quasi-experiment (without control, non-randomization) on adolescent cadres (n=17). Cadres were coached and trained using educational media, including pocketbooks and role play. The assessment revealed that the community needs to revitalize youth posyandu, although no youth health program exists. The planning stage was to prepare education, cadre training, and posyandu equipment and materials funds. The role-play increased knowledge and skills in conducting health checks and managing posyandu based on the average score. However, there was no significant difference in teenage knowledge scores (p=0.564) before and after the education session. Youth empowerment potential can supports the implementation of youth posyandu. Cross-sectoral roles are needed to keep posyandu sustainable.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PAUD MELALUI KEGIATAN PARENTING KEMITRAAN BERBASIS POTENSI LINGKUNGAN DI KELURAHAN GADING KASRI KECAMATAN KLOJEN Sri Wahyuni; Endang Sri Redjeki; Rezka Arina Rahma; Carolina Shofia Rachmawati; Azzaroh Swaibatul I. A.
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.265-271

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan baru yang tentunya menimbulkan beberapa permasalahan. Pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kurikulum merdeka di PAUD bermakna sebagai merdeka bermain, tetapi masih banyak lembaga PAUD yang kurang memanfaatkan potensi lingkungan untuk tempat bermain anak-anak, diataranya 2 lembaga PAUD di Kelurahan Gading Kasri Kecamatan Klojen Kota Malang. Gagasan tentang parenting kemitraan berbasis potensi lingkungan ini, diharapkan dapat membantu pengelola dan guru PAUD untuk menjalin kemitraan dengan berbagai elemen di sekitar lembaga, untuk mengimplementasikan kurikulum Merdeka yang mengutamakan project based leraning. Sasaran kegiatan pendampingan ini adalah 2 lembaga PAUD di Kelurahan Gading Kasri yaitu TK Aisyiyah 24 dan TK Muslimat NU. Kegiatan pengabdian ini akan melibatkan secara aktif semua pengelola, guru, dan orang tua wali murid

Page 83 of 503 | Total Record : 5030


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue