Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NUSA INDAH KOTA BENGKULU Ikhsan, Ikhsan; Wirahmi, Nori; Slamet, Samwilson
Journal of Nursing and Public Health Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.74 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v8i1.1006

Abstract

Proses menua merupakan proses sepanjang hidup, dimulai dari awal kehidupan. Menjadi tua merupakan proses alamiah, yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupannya, yaitu anak, dewasa, dan tua yang telah ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa.Risiko jatuh yang dapat menyebabkan cidera bagi lansia, jatuh pada lansia adalah suatu masalah utama yang sering dialami oleh lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubingan aktifitas fisik dengan rsiko jatuh pada lansia. Metodelogi penelitian Cross sectional dengan jumlah sampel 75 lansia, teknik sampling purposive. Pengukuran aktifitas fisik menggunakan kuesioner IPAQ ( International Physical Activity Questionnaire) dan Morse fall scale untuk risiko jatuh .Didapatkan hasil distribusi aktifitas fisik lansia Ringan 31 (41,3%), Sedang 25 (33,3%) dan Berat 19 (25,3%) sedangkan Tingkat risiko jatuh 28 (37.3%) Tidak Berisiko, 24 (32%) Risiko rendah dan 23 (30%) Risiko Tinggi. Analisis Chi Square dengan p value 0,005 (<0,05) diinterpretasikan ada hubungan antaktifitas fisik dengan risiko jatuh.
EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI EKSTRAK ZAT WARNA RUMPUT LAUT MERAH Gracillaria salicornia DARI PERAIRAN PULAU ENGGANO Fitriani, Dyah; Kamilah, Santi Nurul; Wirahmi, Nori
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi zat warna yang terkandung pada rumput laut merah dari jenis Gracillaria salicornia yang berasal dari perairan Pulau Enggano. Metode yang dilakukan dalam mengekstraksi yaitu dengan menggunakan larutan buffer fosfat dengan berbagai variasi rentang pH yaitu pH 5,6,7,8 dan 9. Kemudian akan dilihat serapan tertinggi dari zat warna Gracillaria salicornia pada variasi pH tersebut. Analisis gugus fungsi yang terdapat pada ekstrak diidentifikasi dengan menggunakan Spektrofotometer Fourier Transform Infra Red (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak zat warna Gracillaria salicornia mengandung senyawa fikoeretrin. Ekstrak Gracillaria salicornia dalam larutan asam hingga basa berwarna kuning kecoklatan dengan nilai absorbansi tertinggi pada pH 9. Serapan maksimum ekstrak Gracillaria salicornia berada pada panjang gelombang 210 nm. Berdasarkan hasil FTIR, memberikan indikasi ada empat jenis senyawa dalam ekstrak dan memiliki gugus fungsi yakni gugus hidroksi bebas dan terikat ikatan hidrogen serta gugus C=O.1Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Bengkulu
FORMULASI LOTION EKSTRAK WORTEL (Daucus carota L) METODE MASERASI Dewi, Betna; Wirahmi, Nori
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara yang beriklim tropis dengan tingkat penyinaran matahari yang panas, menyebabkan kulit menjadi kering dan kurang lentur.Salah satu tumbuhan yang mempunyai banyak manfaat adalah wortel (Daucus carota L) yang mengandung vitamin A,Betakaroten, vitamin C, dan vitamin K yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit, melembutkan kulit, dan menghambat timbulnya kerutan pada wajah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode maserasi, dan pencampuran fase minyak dan fase air. Evaluasi sediaanmeliputi uji organoleptis, homogenitas sediaan,uji pH, daya tuang serta uji iritasi kulit. Hasil evaluasi dari ketiga formula dengan ekstrak wortel pada konsentrasi yang berbeda yaitu F1 5%, F2 10%, danF3 15% dapat dibuat menjadi sediaan dalam bentuk lotiondan variasi kadar ekstrak dapat mempengaruhi hasil sedian lotion yang didapat.
Pembuatan Emulsi Virgin Coconut Oil (VCO) Dengan Pulvis Gummi Arabici (PGA) Dan Uji Aktivitasnya Terhadap SGOT Dan SGPT pada Mencit Putih Nori Wirahmi; Sonia Yuwana; Salman Umar
Jurnal Farmasi Higea Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.255 KB) | DOI: 10.52689/higea.v1i1.8

Abstract

The research of the making of Virgin Coconut Oil emulsion with the Acasia and its activity test as a SGOT dan SGPT against white female mouse had been done. The liver damage was inducted using paracetamol doses 0.026 g/20g BB. The emulsion was made with dry gom method and evaluated in stability and VCO emulsion viscocity using a Viscometer Stomer. The parameter observed was the decreasing of SGOT and SGPT activities during giving 1, 3, 7 medicine. The result indicated that the emulsion VCO was stable using Acasia as emulsifying agent to 50°C during 6 hours and can be used as the decreasing SGOT and SGPT activities at observating on day 2, 4 and 8.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Kromium (III) Klorida dengan Vitamin C terhadap Kadar Kolesterol Darah Mencit Putih Nori Wirahmi; Novi Elliyana; Surya Dharma
Jurnal Farmasi Higea Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.497 KB) | DOI: 10.52689/higea.v1i1.5

Abstract

Research about giving influence of combination of chloride (III) chromium with vitamin C to rate kolesterol white mouse blood has been done. Attempt animal is divided by five groups of that is group of control, group given vitamin C 0.52 mg/20 g body weight (BW), group given vitamin C 0.52 mg/20g BW and chromium (III) chloride with dose 5.2; 6.5; and 7.8 g /20g BW. Measurement of cholesterol rate done at day to day 8, 15, and 22 with enzimatis method applies spectrophotometer. Result of research show that giving of combination of chromium (III) chloride at dose 5.2; 6.5; and 7.8 g/20g BW give vitamin C 0.52 mg/20 g BW and give time depth can give influence to rate kolesterol white mouse blood.
PENERAPAN TEKNOLOGI EKSTRAKSI FASA CAIR-GAS PADA PENGEMBANGAN PRODUK BERBASIS JERUK KALAMANSI Evi Maryanti; Dyah Fitriani; Nori Wirahmi
DHARMA RAFLESIA Vol 16, No 2 (2018): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v16i2.6454

Abstract

Community Service Activity (CSA) of the application of science and technology entitled "Application of Liquid-Gas Phase Extraction Technology on Development of Kalamansi-Orange-Based Products" has been completed. This activity aims to implement gas-liquid extraction technology, namely steam distillation in extracting essential oils from residues of Kalamansi orange syrup processing, providing knowledge and ways to process Kalamansi orange essential oil into products which have economic value in addition to syrup. It was carried out with the target audience, namely Bhakti Nusa Production Unit in SMKS 16 Bengkulu. It is done to help the production unit to develop Kalamansi-based products by utilizing residues produced by syrup which is rich in essential oils. The products produced on the CSA of the application of science and technology include aromatherapy candles, air freshener gels, anti-mosquito lotions and Bay Tat cakes of Kalamansi jam. The product produced is more widely informed through the socialization activity that received a response and enthusiasm from the audience. Products of CSA of the application of science and technology are expected to be a superior product from the Bhakti Nusa Production Unit of SMKS 16 Pharmacy as well as to be a top-quality product of the pride of Bengkulu City with high economic value. Keywords: Extraction, Liqiud-Gas, Kalamansi, Essential oil                                                     
EFEKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIK PADA KELINCI JANTAN DARI EKSTRA ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria Ternatea) riana Versita; Nori Wirahmi; Nova Yustisia; Oky Hermansyah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v9i1.389

Abstract

Telang flower plant (Clitoria ternatea) is a leguminous plant belonging to the Fabaceae family, containing bioactive compounds that are useful for treatment. Its ability as a biologically active compound gives a great role to human interests. Phenolic compounds have a positive correlation with antioxidant activity, so that polyphenols are probably the compounds that have the most potential to contribute anti-radical activity in telang flower. Telang flower extract has many properties so it is used as a traditional medicine for several diseases. A number of studies have shown that flavonoids have antiviral, anti-allergic, antiplatelet, antidiabetic, diuretic, anti-inflammatory, antitumor, and antioxidant activities. The phytochemical content of telang flower which is efficacious as antidiabetic / antihyperglycemic is saponins and flavonoids. Based on this, a preliminary study was conducted to determine the effectiveness of ethanol extract of telang flower (Clitoria ternatea) against antihyperglycemic in male rabbits. This type of research is a laboratory experiment. Telang flower powder simplicia (Clitoria ternatea) was extracted using the maceration method. Telang flower (Clitoria ternatea) ethanol extract was made in 3 concentrations, namely 2%, 3% and 4%. Antohyperglycemic effectiveness test used 3 groups, namely negative control (without treatment), positive control (Glibenclamide), ethanol extract of telang flower (Clitoria ternatea) 2%, 3% and 4%, against 4 white rabbits weighing 3-3.5 kg and given sucrose, carried out until the 8th day. The data were statistically processed using One Way ANOVA (Analysis Of Variant). In conclusion, giving ethanol extract of telang flower (Clitoria ternatea) with concentrations of 2%, 3%, and 4% at 60 minutes gave an effective and significant reduction in blood glucose levels compared to negative control and positive control.
MASKER WAJAH CASCARA SEBAGAI PRODUK DIVERSIFIKASI PADA KELOMPOK PETANI KOPI DI DESA TAPAK GEDUNG KABUPATENG KEPAHIANG Suci Rahmawati; Nizella Syaenri; Muhammad Fajri Pratama; Sindy Dwi Ananda; Nori Wirahmi; Nurul Azmi; Muris Rihadiman Syafutra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.130-134

Abstract

Desa Tapak Gedung merupakan desa yang terletak di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu dengan mata pencaharian utama adalah bertani kopi. Pengolahan kopi di desa ini dilakukan secara konvensional dengan hasil olahan kopi bubuk, kopi tubruk dan produk teh dari ceri biji kopi (cascara). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan keterampilan pembuatan masker wajah cascara pada kelompok petani dan kader Desa Tapak Gedung dalam mendiversifikasi produk dari tanaman kopi. Kegiatan ini telah terlaksana pada tanggal 6 – 7 Agustus 2022 dengan jumlah peserta 25 orang. Pelatihan pembuatan masker dilakukan dengan metode demonstrasi pembuatan masker wajah dari kulit biji kopi (cascara) yang telah dijadikan serbuk halus. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian lembar observasi berupa butir soal yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan peserta. Evaluasi kepuasan peserta terhadapat pelaksanaan kegiatan juga dilakukan pada kegiatan pengabdian ini. Hasil penilaian lembar observasi dan survey kepuasan diperoleh nilai skor rata-rata dari 25 peserta sebelum kegiatan adalah 84 dan setelah kegiatan adalah 85,8 dengan peserta 72% puas dan 28% cukup puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Dari pelaksanaan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta dalam mendiversifikai produk dari tanaman kopi.
MASKER WAJAH CASCARA SEBAGAI PRODUK DIVERSIFIKASI PADA KELOMPOK PETANI KOPI DI DESA TAPAK GEDUNG KABUPATENG KEPAHIANG Suci Rahmawati; Nizella Syaenri; Muhammad Fajri Pratama; Sindy Dwi Ananda; Nori Wirahmi; Nurul Azmi; Muris Rihadiman Syafutra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.130-134

Abstract

Desa Tapak Gedung merupakan desa yang terletak di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu dengan mata pencaharian utama adalah bertani kopi. Pengolahan kopi di desa ini dilakukan secara konvensional dengan hasil olahan kopi bubuk, kopi tubruk dan produk teh dari ceri biji kopi (cascara). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan keterampilan pembuatan masker wajah cascara pada kelompok petani dan kader Desa Tapak Gedung dalam mendiversifikasi produk dari tanaman kopi. Kegiatan ini telah terlaksana pada tanggal 6 – 7 Agustus 2022 dengan jumlah peserta 25 orang. Pelatihan pembuatan masker dilakukan dengan metode demonstrasi pembuatan masker wajah dari kulit biji kopi (cascara) yang telah dijadikan serbuk halus. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian lembar observasi berupa butir soal yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan peserta. Evaluasi kepuasan peserta terhadapat pelaksanaan kegiatan juga dilakukan pada kegiatan pengabdian ini. Hasil penilaian lembar observasi dan survey kepuasan diperoleh nilai skor rata-rata dari 25 peserta sebelum kegiatan adalah 84 dan setelah kegiatan adalah 85,8 dengan peserta 72% puas dan 28% cukup puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Dari pelaksanaan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta dalam mendiversifikai produk dari tanaman kopi.
EDUKASI PEMBUATAN JAMU YANG BAIK DAN AMAN PADA KELOMPOK JAMU GENDONG DI KOTA BENGKULU Suci Rahmawati; Nori Wirahmi; Camelia Dwi Putri Masrijal; Rose Intan Permasari; Oky Hermansyah; Samwilson Slamet
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2252-2256

Abstract

Usaha Jamu Gendong (UJG) is a herbal medicine business carried out by individuals using traditional medicine ingredients in the form of fresh liquid to be sold directly to consumers. This service activity was aimed to increasing knowledge and providing skills on how to make good and safe jamu for UJG group in Bengkulu City. This activity was carried out on October 22, 2022 with 20 participants. This service activity is carried out using discussion and demonstration methods. Evaluation of activities is carried out by giving questionnaire sheets given before and after the activity. The results of the questionnaire evaluation obtained that the average score of 20 participants before and after the activity was 90.6 and 99.2, respectively. From the implementation of the activities, it can be concluded that there is an increase in the knowledge of the herbal medicine group regarding how to make good and safe traditional medicines.