cover
Contact Name
Nanang Fakhrur Rozi
Contact Email
nanang@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wiwikwidyo@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK)
ISSN : -     EISSN : 26207745     DOI : -
Core Subject : Education,
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK), diterbitkan secara daring (online), setahun 2 (dua) kali pada bulan Mei dan November oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya. Jurnal ini memuat publikasi hasil pengabdian, pemberdayaan, serta penerapan IPTEK kepada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Pemanfaatan Aplikasi Google Form dalam Kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19 Berbasis Online di Kabupaten Klaten Wicaksono, Dhimas; Setiawan, Ferry
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.3017

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan solusi kepada panitia vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Klaten. Pada awal pelaksanaan vaksin yang dilakukan secara konvensional mempunyai banyak kendala terutama pada lamanya waktu pendaftaran, validasi, dan penumpukan antrian peserta vaksinasi. Solusi yang diterapkan adalah dengan pemanfaatan aplikasi berbasis Google Form sebagai platform dalam pelaksanaan pendaftaran kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan di Gedung Saroga KONI Kabupaten Klaten. Google Form adalah sebuah fitur dari Google yang digunakan sebagai formulir pendaftaran, kuesioner online, atau merencanakan sebuah acara. Pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari dua kegiatan utama, yang pertama adalah pelatihan pembuatan form pendaftaran online menggunakan Google Form. Peserta akan otomatis mendapatkan nomor antrian dan kartu vaksinasi secara online yang langsung terkirim saat selesai pendafataran serta yang kedua adalah pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19. Dari beberapa wawancara dengan peserta vaksinasi, hasil yang didapatkan dari implementasi sistem form registrasi yang dibuat adalah sangat mudah digunakan dan peserta tidak terjadi kerumunan dalam vaksinasi karna jadwal dan kartu vaksinasi bisa dipantau dan dicetak menggunakan genggaman tangan (handphone) tanpa bingung ke mana pengambilan kartu bisa dilakukan. Bagi panitai pelaksanan vaksinasi, dengan menggunakan aplikasi berbasis Google Form juga memberi kemudahan pada pendataan peserta, validasi, penyimpanan data, dan mempercepat pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19.
Penggunaan Instagram Stories sebagai Media Promosi Kesehatan Mata Husna, Hanna Nurul; Milataka, Itmam; Fitriani, Nurul Zakiatul Jannah; Ardi, Andika Khalifah
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2021.v5i2.1891

Abstract

Instagram merupakan salah satu dari media sosial yang sering digunakan di Indonesia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kesehatan mata dengan memanfaatkan media Instagram Stories. Subjek sasaran kegiatan adalah pengikut akun Instagram @optometry.bth. Materi yang akan disampaikan adalah fakta unik tentang mata, keluhan penglihatan, kelainan refraksi, dan penyakit mata. Materi disajikan dalam bentuk gambar, animasi, dan video. Penyampaian materi pun dilakukan secara langsung ataupun diselingi dengan interaksi seperti pengajuan respon dalam bentuk pertanyaan, cari gambar, dan tebak lagu. Dari hasil kegiatan, diketahui bahwa jumlah dan rata-rata view dan discovery paling besar diperoleh di hari pertama dengan menggunakan media video. Sedangkan yang paling rendah diperoleh di hari ketujuh dengan media gambar. Kesimpulan dari kegiatan ini yakni Instagram Stories dapat digunakan sebagai media promosi kesehatan mata. Pengikut dari akun @optometry.bth merasakan kebermanfaatan informasi yang disampaikan melalui media ini. Meskipun demikian, banyaknya view dan discovery dari setiap unggahan stories sangat ditentukan oleh jumlah pengikut, konten yang menarik, serta waktu unggah.
Strategi Peningkatan Daya Saing Batik Tulis Kamsatun di Desa Jetis, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur dengan Implementasi Peralatan Ergonomi dan Pengolah Limbah Portable Tjahjani, Ida Kusnawati; Satrio, Prakrisno; Yuliawati, Evi
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i2.3593

Abstract

Jetis merupakan suatu desa di Kabupaten Sidoarjo yang terkenal dengan sebutan “Kampoeng Batik” setelah diresmikan Bupati Sidoarjo tanggal 3 Mei 2008 sehingga konsumennya berkembang dari berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut memotivasi para perajin untuk berinovasi tiada henti memunculkan motif baru agar sesuai permintaan pasar, khususnya kaum milenial. Namun, para perajin masih harus berjuang mempertahankan daya saing yang dimiliki di tengah masalah yang dialaminya. Terdapat dua masalah yang terjadi pada mitra kami, yakni terkait dengan: (1) bidang produksi, yaitu tidak ergonomisnya beberapa peralatan membatik sehingga perajin cepat lelah dan dikhawatirkan mengalami cedera, meliputi: meja pengeblat pola, kursi pembatik, kursi mencanting, dan tidak adanya alat pengolah limbah yang sesuai ketentuan sehingga perajin langsung membuang air ke sungai atau selokan yang dapat mencemari lingkungan; serta (2) bidang manajemen yang terkait dengan kemampuan manajerial, daya inovasi pembatik, dan perubahan selera masyarakat. Oleh karena itu, mitra memerlukan inovasi beberapa peralatan membatik agar lebih ergonomis dan alat pengelolaan limbah cair portable serta workshop dan pelatihan tentang kemampuan manajerial, pentingnya pengawasan dalam produksi, dan tambahan wawasan tentang tren batik yang sedang diminati pasar sebagai strategi peningkatan daya saingnya.
Digitalisasi Sentra Wisata Kuliner Wiyung Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur Santoso, Wiliam; Pranoto, Henry Susanto; Septina, Fanny
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.2919

Abstract

Pandemi COVID-19 mengubah pola persaingan bisnis secara dramatis yang menuntut pelaku UMKM untuk kreatif dan inovatif. Salah satu sektor yang terkena dampak cukup signifikan adalah sektor usaha makanan dan minuman. Hal ini disebabkan oleh adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang melarang setiap rumah makan, depot, atau warung untuk melayani konsumennya untuk makan di tempat (dine-in). Salah satu sentra kuliner yang cukup berkembang di Surabaya adalah Sentra Wisata Kuliner Wiyung yang berlokasi di Jalan Wiyung Pondok Indah, Kelurahan Wiyung, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya. Sebagai solusi dari pemasalahan tersebut adalah akselerasi pengadopsian teknologi. Kemampuan digitalisasi ini secara khusus adalah pada aspek pemasaran, yakni pemasaran produknya secara online melalui teknik pemasaran digital yang terpadu untuk dapat meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar dari para UMKM Sentra Wisata Kuliner Wiyung. Kegiatan pengabdian masyarakat di Sentra Wisata Kuliner Wiyung berjalan dengan baik dan mendapat respons yang positif dari para UMKM peserta pelatihan di Sentra Wisata Kuliner Wiyung. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya antusiasme dari para UMKM Sentra Wisata Kuliner Wiyung untuk mempelajari dan mempraktikkan digitalisasi pada usahanya.
Teknologi Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) Berbasis Pembangkit Photovoltaic (PV) untuk Proses Produksi Batik-Tulis Tanjung Bumi yang Ramah Lingkungan Amirullah, Amirullah; Wardoyo, Tri; Yulianto, Achmad; Fitriani, Anis; Muhammad, Uais Sabilah
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2021.v5i2.2326

Abstract

Mitra Produk Teknologi yang Didesiminasikan ke Masyarakat (PTDM) adalah UMKM Zulpah Batik Madura (Mitra 1) dan Kelompok Pembatik Rumahan, Pemasok Bahan, dan Penjahit Dusun Kramat (Mitra 2). Permasalahan ditinjau dari aspek produksi ada dua. Pasca proses produksi batik-tulis khususnya yang menggunakan bahan-bahan kimia, pengrajin Mitra 1 biasanya langsung membuang air limbah begitu saja ke selokan atau sungai terdekat tanpa melalui proses pengolahan limbah sebelumnya. Wilayah Desa Paseseh Kecamatan Tanjung Bumi sebagai lokasi Mitra 1 dan 2 sering mangalami  pemadaman listrik ketika periode beban puncak pada malam hari. Dampaknya pembuangan  limbah batik oleh Mitra 1 langsung ke lingkungan dapat mencemari lingkungan sekitarnya yaitu air dan tanah. Pompa IPAL Mitra 1 tidak berfungsi sehingga mengganggu proses pengolahan limbah. Mitra 2 tidak dapat melakukan aktivitas membatik sehingga menurunkan produk batik-tulis. Tujuan program adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas batik-tulis Tanjung Bumi yang ramah lingkungan di Desa Paseseh Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Metode kegiatan ditempuh melalui implementasi dua kegiatan. Kegiatan pertama penerapan Teknologi Tepat Guna instalasi pengolah air limbah (IPAL) residu proses produksi  batik tulis ke Mitra 1. Kegiatan kedua adalah penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) Solar Home System (SHS) ke Mitra 1 menggunakan pembangkit PV skala rumah tangga. Bangunan IPAL Batik-Tulis terdiri dari bak penangkap lilin, bak pengendap dan perata aliran berjumlah tiga buah, bak koagulasi berisi filter tawas, bak absorbsi karbon aktif berisi filter arang kayu atau batok kelapa berjumlah tiga buah, dan bak kontrol akhir. Bak kontrol akhir berfungsi menampung air limbah terakhir yang relatif aman bagi lingkungan sebelum dibuang ke saluran selokan atau sungai. Air limbah juga dapat dimanfaatkan untuk proses pencucian batik kembali atau dipakai untuk menyiram tanaman. Sistem pembangkit PV dengan daya panel 900 Wp, baterai 12 V/100 Ah, dan inverter hybrid 1000 W dipakai menggerakkan pompa 200 W untuk mengangkat air limbah dari bak pengendap dan perata aliran ke bak koagulasi. Sumber listrik berbasis energi terbarukan ini juga digunakan untuk lampu penerangan 150 W dan sumber daya canting batik elektrik 150 W bagi Mitra 1 dan 2 baik pada mode off-grid maupun mode on-grid. 
Perancangan dan Pembuatan Alat Mesin Penetas Otomatis untuk Kelompok Peternak Ayam KUB di Blitar Sianto, Martinus Edy; Santosa, Hadi; Mulyono, Julius; Gunawan, Ivan; Yuliati, Yuliati
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i2.2148

Abstract

Blitar merupakan salah satu sentra penghasil ayam pedaging dan ayam petelur di Indonesia. Ketidakstabilan harga daging dan telur ayam yang dibudidayakan saat ini membuat peternak melirik potensi ayam KUB (Kampung Unggul Balitnak) yang harganya lebih stabil. Meskipun ayam KUB memiliki usia pemanenan lebih panjang,  ayam KUB  lebih tahan penyakit dan memiliki tingkat produksi telur yang tinggi, mencapai 70%. Telur ayam KUB juga dapat ditetaskan untuk dijadikan indukan yang baru karena telur yang dihasilkan merupakan hasil perkawinan dengan pejantan. Dengan demikian, peternak tidak tergantung pada perusahaan besar untuk ketersediaan anak ayam/day-old chicken (DOC). Namun, karena belum banyak yang membudidayakan jenis ayam ini; telur, DOC, pejantan, dan indukan belum banyak tersedia di pasaran. Peternak harus melakukan seleksi mandiri untuk mendapatkan indukan baru. Untuk meningkatkan produktivitas, telur yang memenuhi syarat perlu ditetaskan dengan menggunakan mesin penetas. Saat ini, peternak yang ingin menetaskan telurnya harus menitipkan telur di tempat penetasan bebek yang lokasinya jauh dan hanya bisa dilakukan jika ada kapasitas yang tidak terpakai. Biaya untuk menetaskan telur pun mencapai Rp1.700,00 per telur yang menetas. Mitra sangat memerlukan mesin penetas telur sendiri untuk menghindari ketergantungan terhadap peternak lain. Di samping itu, saat ini, pembentukan paguyuban peternak ayam KUB sedang dirintis yang anggotanya sebagian besar adalah peternak pemula. Keberadaan mesin penetas akan sangat efektif bagi peternak ayam KUB jika mesin penetas dikelola oleh paguyuban. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan ialah merancang dan membuat alat penetas telur berteknologi tepat guna yang mudah dioperasikan dan mudah dipelihara.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Sebagai Penunjang Kegiatan Pemasaran PT Sacco Indonesia atau Massimo Restaurant Sanur dalam PPKM di Wilayah Bali Dewi, Ni Kadek Indah Miranda; Sariani, Ni Luh Putu; Sukarnasih, Desak Made
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.1968

Abstract

Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini, yang telah membawa dampak pada terbatasnya pergerakan manusia akibat social distancing dan physical distancing, menjadikan teknologi informasi memiliki peranan yang sangat penting sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi pembatasan tersebut. Pandemi COVID-19 menyebabkan pergeseran dan perubahan perilaku konsumen. Salah satunya ialah PT Sacco Indonesia atau yang sering dikenal sebagai Massimo Restaurant. Perusahaan dan juga restoran ini bergerak dalam bidang makanan Italia, baik berupa bahan dan juga makanan siap santap. Restoran atau perusahaan sempat kembali berjaya di awal tahun 2021, saat ini pendapatannya kembali menurun 2,07 persen dari pemasukan sebelumnya diakibatkan aturan terbaru PPKM darurat di Bali. Sektor rumah makan hanya bisa melayani take away, tidak boleh makan di tempat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk lebih meneliti bagaimana cara perusahaan PT Sacco Indonesia atau Massimo Restaurant dalam mengupayakan maupun memanfaatkan teknologi informasi sebagai kunci pemasaran mereka dalam situasi PPKM di wilayah Bali saat ini. Metode kegiatan ini adalah metode observasi dan wawancara. Hasil kegiatan terdapat beberapa upaya yang harus dilaksanakan oleh PT Sacco Indonesia dan juga Massimo Restaurant, yaitu dari segi layanan pengantaran makanan online lebih ditingkatkan untuk menggapai jumlah konsumen yang cukup tinggi dan juga memanfaatkan media informasi dalam pemasaran e-commerce. Selain itu untuk meningkatkan penjualan, perusahaan juga memberikan tips memasak pasta praktis di rumah dalam waktu lima menit sebagai daya tarik pembelian produk di PT Sacco Indonesia.
Pelatihan Pembuatan Silase Komplit Di Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Desa Kuaken Kabupaten TTU-NTT Bira, Gerson Frans; Tahuk, Paulus Klau; Gumelar, Asep Ikhsan
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2021.v5i2.1934

Abstract

Produktivitas ternak dilahan kering sepenuhnya bergantung pada ketersediaan pakan dan musim menjadi salah satu penentu ketersediaan pakan. Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Desa Kuaken TTU-NTT turut merasakan kondisi yang sama. Kegiatan peternakan yang dilakukan oleh KWT adalah penggemukan sapi dan pembibitan sapi serta mendapat bantuan perguliran dari pemerintah setempat. Masalah utamanya adalah ketersediaan pakan yang sangat terbatas sehingga sebagian anggota kelompok melepas ternak berkeliaran, sebagian harus berjalan berkilo-kilometer bahkan memanjat pohon yang tinggi untuk mencari pakan. Untuk itu diperlukan teknologi pengolahan pakan seperti silase. Silase adalah teknik pengawetan pakan pada suasana anaerob pada tempat yang disebut silo. Tujuan dari kegiatan program kemitraan masyarakat di KWT Mawar adalah melatih mitra untuk terampil dalam meningkatkan produktivitas ternaknya melalui penyediaan pakan yang berkualitas sepanjang musim. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah participatory action research, dimana KWT dan tim pelaksana secara bersama-sama ikut terlibat dalam kegiatan pelatihan pembuatan silase komplit dan dibantu oleh mahasiswa. Umumnya silase komplit dibuat seperti silase bahan tunggal lainnya perbedaannya terletak pada penggunaan bahan dan aditif yang lebih komplit. Silase komplit yang dihasilkanpun tergolong berkualitas seperti warna hijau alami/hijau kekuningan, beraroma asam, bertekstur padat dan tidak menghasilkan jamur. Kandungan nutrisi silase komplit tergolong berkualitas dengan kandungan bahan kering 43,08%, bahan organik 80,15%/BK, protein kasar 13,33%/BK, lemak kasar 7,12%/BK, serat kasar 12,50%/BK, BETN 45,35%/BK dan EM 3.112, 81 Kkal/BK dengan palatabilitas ternak yang dikategorikan tinggi. Disimpulkan bahwa silase komplit yang dilakukan oleh tim pengabdian dan KWT Mawar dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan silase komplit.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Membantu UMKM Kopi Rempah Desa Tista (Redesta) di Masa Pandemi Tantra, Putu Feby Eka Kawi; Sari, Desak Made Febri Purnama
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.1938

Abstract

Desa Wisata Tista merupakan daerah pertanian yang sebagian besar penduduknya terdiri dari petani penggarap tanah sawah.  Selain itu, Desa Wisata Tista memiliki beberapa produk unggul yang ditampung oleh BUMDES Desa Tista seperti kopi Redesta, camilan kacang sembunyi, teh sereh, abon lele, baletis (bakso lele tista), dan donat ubi ungu. Kopi Redesta merupakan kopi racikan yang kaya akan manfaat diantaranya sebagai terapi berhenti merokok karena rokok pasti identik dengan kopi. Oleh karena itu, pencetus kopi Redesta menggunakan ide kopi yang diramu dengan bahan alami seperti cengkeh, jahe, kayu manis, sereh, dan kapulaga. Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini, yang telah membawa dampak pada terbatasnya pergerakan manusia akibat social distancing dan physical distancing, menjadikan teknologi informasi memiliki peranan yang sangat penting sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi pembatasan tersebut, di antaranya dalam urusan pemerintahan, pendidikan, bisnis, ekonomi, kesehatan, bahkan urusan agama dan ibadah. Salah satu bisnis yang harus ikut tutup guna menaati aturan pemerintah ialah UMKM Kopi Rempah Desa Tista (Redesta). UMKM Redesta mampu bersaing dengan bisnis-bisnis lainnya. Namun, di masa pandemi, UMKM tersebut juga terkena imbasnya. Ditambah lagi dengan aturan PPKM yang mengharuskan usaha ini tutup dan berjualan secara online menggunakan e-commerce maupun teknologi informasi lainnya. Guna mempersiapkan usaha ini di masa new normal/Bali Kembali mendatang, tujuan dalam penulisan ini yaitu untuk meneliti lebih jauh bagaimana cara UMKM Redesta dalam memanfaatkan teknologi informasi sebagai kunci pemasaran mereka pada situasi pandemi dan juga persiapan new normal/Bali Kembali mendatang.
Pendampingan Usaha Mikro Wedang Jahe Temu Lawak Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur Wicaksono, Agung Prasetyo Nugroho; Soelistyo, Aris
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.2104

Abstract

Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri merupakan wilayah perdesaan yang identik dengan istilah kampung Inggris Pare. Banyaknya anak muda yang menetap di sana yang bertujuan untuk belajar berbahasa Inggris, mampu menjadikan peluang bisnis bagi warga. Namun, saat pandemic COVID ini, beberapa usaha mikro terutama yang menjual wedang jahe temu lawak mengalami permasalahan yakni pendapatan usaha per harinya tidak tercapai secara maksimal karena adanya batasan jam operasional usaha. Untuk mengatasi masalah tersebut, mitra memerlukan penerapan pengemasan produk siap saji agar konsumen mampu membeli produk bahan baku wedang jahe dan temu lawak secara kemasan. Bagi mitra, hal tersebut mampu mengurangi kerugian mereka karena rusaknya bahan baku yang tidak terjual. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan penyuluhan dan praktik langsung di lokasi.