cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 18298907     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 810 Documents
Pemetaan Paparan Panas pada Ruang Produksi PT. Pilar Kekar Plasindo Menggunakan Software Surfer 11 Fuky Prima Pradana; Bambang Suhardi; Rahmaniyah Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.18.1.23-30

Abstract

PT. Pilar Kekar Plasindo merupakan pabrik yang memproduksi kantong plastik dengan dua jenis produk plastik, yaitu plastik jenis Polypropylene (PP) dan Polyethylene (PE) dengan berbagai ukuran. Terdapat sepuluh area kerja di PT. Pilar Kekar Plasindo, dimana dalam proses produksinya memiliki risiko bahaya panas yang berasal dari lingkungan sekitar. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan diperoleh temperatur rata-rata pada ruang produksi PT. Pilar Kekar Plasindo sebesar 33,90C. Temperatur ini menyebabkan para pekerja di bagian produksi merasa tidak nyaman. Hal ini dibuktikan dengan hasil wawancara kepada para pekerja bagian produksi yang sering mengeluh dengan kondisi lingkungan kerja yang panas. Kondisi tersebut menyebabkan pekerja di bagian produksi  cepat berkeringat, merasa kepanasan, tidak nyaman, cepat lelah, dan kurang fokus dalam bekerja. Pada ruang produksi dibutuhkan pemenuhan aspek kenyamanan termal untuk menunjang aktivitas didalamnya. Salah satu yang mempengaruhi kenyamanan termal adalah temperatur udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan kerja berupa distribusi paparan panas pada ruang produksi PT. Pilar Kekar Plasindo melalui pemetaan menggunakan software surfer 11. Selain itu, untuk mengetahui tingkat kenyamanan termal pekerja sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No.1405/ MENKES/SK/XI/2002. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pengukuran secara langsung berdasarkan SNI-16-7062-2004 dan ASHRAE 55. Waktu pengukuran dilakukan selama 6 hari kerja pada awal shift, tengah shift dan akhir shift berdasarkan SNI-16-7061-2004. Data yang diperoleh kemudian akan diolah menggunakan software surfer 11. Software surfer 11 digunakan untuk menggambarkan kondisi temperatur udara berupa peta kontur dari tiap area kerja pada ruang produksi PT. Pilar Kekar Plasindo, sehingga solusi yang diberikan diharapkan dapat memperbaiki lingkungan kerja kedepannya.
Perubahan Tata Guna Lahan Sekitar Danau Galela Tri retnaningsih Soeprobowati; Hendro Christi Suhry; Jumari Jumari
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.066 KB) | DOI: 10.14710/jil.18.1.140-145

Abstract

Danau Galela adalah salah satu sumberdaya perairan tawar terbesar di Provinsi Maluku Utara. Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, Danau Galela mengalami permasalahan degradasi lahan dari lahan hutan dan perkebunan menjadi lahan peruntukan. Hal ini berpengaruh terhadap catchment area dan badan air danau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi vegetasi dan tataguna lahan pada DTA Danau Galela. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratifikas untuk kualitas air, plot kuadrat untuk indeks nilai penting (INP) vegetasi, wawancara dan citra landsat untuk tataguna lahan. Hasil citra landsat menunjukan luasan daerah tangkapan air Danau Galela  3873,81 ha. Luasan Danau Galela, 390 ha.  Vegetasi pada DTA didominasi oleh Cocos nucifera L., Ficus variegata Blume, Arenga pinnata Merr., Kleinhovia hospita L., Eleusine indica, Paspalum conjugatum dan Cyperus rotundus. Tata guna lahan sekitar kawasan berdasarkan hasil wawancara telah berubah dibandingkan 20 hingga 30 tahun lalu.
Pengolahan Limbah Tulang Kambing Sebagai Produk Arang Aktif Menggunakan Proses Aktivasi Kimia dan Fisika sari wardani; Elvrida Rosa; Rina Mirdayanti
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.295 KB) | DOI: 10.14710/jil.18.1.67-72

Abstract

Limbah pertanian merupakan hasil samping dari aktivitas pertanian yang saat ini masih dibuang langsung kelingkungan tanpa diproses atau diolah terlebih dahulu sehingga dampaknya terjadi penurunan kualitas lingkungan. Salah satu limbah pertanian yang banyak di temukan di Provinsi Aceh, khususnya kota Banda Aceh dan Aceh Besar adalah limbah tulang kambing. Limbah tulang kambing yang dihasilkan mencapai ±373 ton/tahun yang bersumber dari  rumah pemotongan hewan, limbah rumah makan olahan daging kambing dan puncaknya pada saat tradisi meugang menyambut bulan puasa dan lebaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah tulang kambing menjadi produk arang aktif yang ramah lingkungan dengan menggunakan variasi proses aktivasi. Metode penelitian terdiri dari tiga tahapan proses, pertama proses preparasi arang dengan mengkarbonisasikan limbah tulang pada suhu 700 oC, kedua proses aktivasi arang yang dilakukan secara kimia dan fisika dan ketiga adalah analisa karakteristik arang aktif yang di bandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang yang teraktivasi secara fisika mempunyai kualitas arang aktif lebih baik dari pada arang yang diaktivasi secara kimia. Kualitas arang aktif yang teraktivasi fisika yang terbaik adalah pada suhu aktivasi     700 oC dan kualitas arang aktif yang teraktivasi kimia yang terbaik adalah pada konsentrasi larutan zink klorida 1 N. Kualitas arang aktif berbahan baku limbah tulang kambing mempunyai nilai kadar air sebesar 0,842 – 1,566 %, nilai kadar abu sebesar 1,365 – 6,757 %, nilai kadar zat mudah terbang sebesar 2,595 – 9,788 %, nilai kadar karbon terikat sebesar 91,866 – 94,456 %, daya serap iodium sebesar 825 – 968 mg/g. Kualitas arang aktif berbahan baku limbah tulang kambing secara keseluruhan memenuhi SNI tentang arang aktif teknis dengan No. 06-3730-1995.
Analisis Scientometrics Penelitian Merkuri pada Penambangan Emas Skala Kecil di Indonesia Tahun 2009-2019 Melania Hanny Aryantie; Muhamad Yusup Hidayat; Dewi Ratnaningsih; Eva Lindasari Nasution
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.86 KB) | DOI: 10.14710/jil.18.1.185-192

Abstract

Penelitian ini menggunakan analisis scientometrics untuk mengetahui perkembangan penelitian merkuri pada penambangan emas skala kecil (PESK) di Indonesia tahun 2009-2019. Bidang ilmu scientometrics belum populer di Indonesia. Padahal ilmu ini berguna untuk melakukan evaluasi perkembangan ilmu pengetahuan, evaluasi kinerja riset, dan mendukung efisiensi manajemen riset. Basis data yang dipilih dalam penelitian ini adalah portal Garba Rujukan Digital (GARUDA) milik Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) saat itu. Abstrak dari 81 publikasi ilmiah tersortir dianalisis menggunakan content analysis berdasarkan kategori yang diturunkan dari Peraturan Presiden Nomor 21/2019 tentang Rencana Aksi Nasional Pengurangan dan Penghapusan Merkuri (RAN-PPM). Enam kategori terdiri dari: penyimpanan merkuri dan limbah merkuri, pemulihan dan rehabilitasi lahan bekas PESK, pemantauan merkuri, peta sumber merkuri dan peta dampak emisi merkuri, jalur distribusi merkuri dari hulu ke hilir, dan sosial ekonomi. Keenam kategori tersebut mendasari kuantifikasi publikasi, penulis, lembaga afiliasi, dan sitasi. Riset membuktikan bahwa publikasi PESK tertinggi dihasilkan tahun 2015 (14 artikel), publikasi terbanyak adalah pemantauan merkuri (32 artikel), naskah terbanyak dihasilkan oleh peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) (masing-masing 3 artikel), lembaga afiliasi paling produktif adalah UNSRAT (11 artikel), serta sitasi terbanyak pada tahun 2012 (42 sitasi). Publikasi tentang pemantauan merkuri di PESK diambil sebagai contoh evaluasi perkembangan riset. Data Sungai Talawaan dianalisis untuk media sedimen dan air. Hasilnya ditemukan hubungan yang kuat antara konsentrasi merkuri di media air sesuai pertambahan tahun, sementara di media sedimen tidak signifikan. Temuan yang menjadi rekomendasi adalah kebutuhan riset untuk kegiatan yang minim publikasi, yakni penyimpanan merkuri dan limbah merkuri serta riset tentang alur suplai hingga penggunaan merkuri di PESK. Hasil studi ini menjadi masukan pemerintah tentang pencapaian Indonesia dalam penghapusan merkuri di bidang prioritas PESK serta bahan evaluasi pelaksanaan Konvensi Minamata (Undang-undang Nomor 11/2017) dan pelaksanaan RAN-PPM (Peraturan Presiden Nomor 21/2019).
Status Keberlanjutan Pengelolaan Sampah Terpadu di TPST-Bantargebang, Bekasi: Menggunakan Rapfish dengan R Statistik Tatan Sukwika; Linda Noviana
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.817 KB) | DOI: 10.14710/jil.18.1.107-118

Abstract

Studi mengenai status keberlanjutan dari pengelolaan sampah dari DKI Jakarta secara terpadu di TPST (Pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) Bantargebang Bekasi masih cukup terbatas, dan umumnya hanya membatasi pada lingkup pencemaran, masalah sosial, dan isu perluasan kawasan TPA. Salah satu konsep pembangunan TPA tersebut adalah pengelolaan TPST yang lebih ramah lingkungan, berteknologi, dan terkoordinasi. Studi ini berfokus pada evaluasi pengelolaan sampah terpadu di TPST Bantargebang saat ini. Melalui studi inipun, dapat ditemukan informasi status keberlanjutan pengelolaan sampah terpadu di TPST Bantargebang Bekasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, meliputi data primer dan sekunder. Data primer dihimpun dari wawancara pakar, sedangkan data sekunder dari laporan, jurnal dan hasil-hasil kajian berbagai instansi terkait. Teknik analisis menggunakan multi-dimensional scalling Rapfish yang diintegrasikan ke dalam perangkat lunak R statistik. Hasil studi menunjukkan status keberlanjutan pengelolaan sampah terpadu di TPST-Bantargebang antar stakeholder sangat beragam, secara rataan nilai indeks multidimensional berkisar di 51,71 pada tingkat determinasi 97 persen dan menghasilkan 15 atribut sensitif yang berpengaruh terhadap pengelolaan sampah terpadu di TPST-Bantargebang. Simpulannya, secara keseluruhan status keberlanjutan pengelolaan sampah terpadu di TPST-Bantargebang termasuk dalam kategori berkelanjutan (lulus).
Kajian Awal Produksi Fero Sulfat dari Slag Nikel Melalui Proses Pelindian Menggunakan Asam Sulfat Asep Nurohmat Majalis; Nur Vita Permatasari; Yeni Novitasari; Noviarso Wicaksono; Dedi Armin; Rizki Pratiwi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.349 KB) | DOI: 10.14710/jil.18.1.31-38

Abstract

Produksi nikel dengan proses pirometalurgi menghasilkan hasil samping yaitu slag nikel. Slag nikel berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.101 tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun dari sumber spesifik khusus dengan kategori bahaya 2. Kajian pemanfaatan slag nikel cukup menarik dilakukan karena secara kimia slag nikel masih mengandung mineral dan logam-logam yang berharga, dan kandungan logam besi di dalam slag nikel adalah yang paling dominan. Kajian awal produksi fero sulfat dari slag nikel yang berpotensi dapat dimanfaatkan untuk proses pengolahan air limbah pertambangan bijih nikel yang biasanya mengandung kromium heksavalen dan total padatan terlarut telah dilakukan. Tahapan yang dilakukan yaitu karakterisasi slag nikel menggunakan alat XRD untuk mengetahui komposisi mineral utama, SEM-EDX untuk mengetahui morfologi dan kandungan unsur dominan  dan ICP-OES untuk mengetahui konsentrasi logam, dan selanjutnya pelindian slag nikel menggunakan asam sulfat pada variasi konsentrasi asam dan waktu pelindian. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa komposisi mineral utama slag nikel adalah fayalit, magnetit dan kristobalit dengan kandungan unsur dominan Fe, O, Si, S, Mg, Ni, dan Cu. Morfologi slag nikel adalah poligon tidak beraturan dan permukaannya halus serta padat. Kandungan logam Fe, Ni, Co, dan Cu dalam sampel slag nikel secara berturut-turut yaitu 37%, 0,479%, 0,361%, dan 0,0843%. Pelindian slag nikel yang dilakukan pada perbandingan volume pelindi terhadap berat slag nikel yaitu 1000 ml/500 gram, konsentrasi asam sulfat 0,2; 0,25; 0,3 dan 0,35 mol/L dan waktu pelindian 5 hari telah berhasil melarutkan Fe(II) dari slag nikel secara berturut-turut 2790; 1940; 4180 dan 5160 mg/L.
Kajian Penerapan Simbiosis Industri Pada Rantai Pasok Otomotif Yunita Ismail Masjud
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.062 KB) | DOI: 10.14710/jil.18.1.146-152

Abstract

Pendekatan symbiosis industri merupakan salah satu pendekatan yang dapat dilakukan terhadap pengelolaan lingkungan industri.  Pengelolaan lingkungan industry menjadi penting mengingat industry merupak sector yang paling besar berkontribusi terhadap Pendapatan Regional Bruto (PDB) dan juga menyerap tenaga kerja cukup besar.  Pembentukan symbiosis industry membutuhkan sinergi dan kolaborasi pada awal pembentukannya.  Sinergi dan kolaborasi terjadi di rantai pasok, termasuk rantai pasok otomotif. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh sinergi dan kolaborasi terhadap terjadinya pertukaran materi, pertukaran energi, pertukaran produk samping dan pertukaran air.  Penelitian ini dilakukan terhadap perusahaan komponen otomotif yang berlokasi di Jabodetabek, yang merupakan suplayer PT Astra Daihatsu Motor (PT.ADM) dan memprodukdi komponen yang masa pakainya singkat (fast moving). Sampel dipilih secara purposive dan pengumpulan data menggunakan koesioner yang didistribusikan secara online. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan model regresi berganda dengan variable independent adalah sinergi dan kolaborasi, sedangkan variable dependen adalah pertukaran materi, pertukaran energi, pertukaran produk samping dan pertukaran air.  Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sinergi berpengaruh signifikan terhadap perubahan materi dan pertukaran air.  Model regresi untuk pertukaran materi adalah: Y1 =  0.562 + 0.605 X1 + 0.207 X2 + e  dan model regresi untuk pertukaran air adalah: Y4= 0.287 + 0.575 X1 + 0.427X2 + e.  Kolaborasi hanya berpengaruhi signifikan pada pertukaran produk samping, sedangkan pada pertukaran materi, energy, dan produk samping tidak beripengaruhi secara signifikan.  Adapun model regresi untuk  produk samping adalah: Y3  = 0.256  +  0.316 X1 + 0.663 X2 + e. Dari keempat model regresi yang diperoleh pertukaran energy tidak dipengaruhi signifikan baik oleh sinergi maupun kolaborasi.  Energi sebagai salah satu sumberdaya yang memang sangat penting dan pemanfaatannya kembali tetap ada bagian yang terbuang. 
Penurunan Intensitas Hujan Ekstrem di Bengawan Solo Hilir dan Hubungannya dengan ENSO Heri Mulyanti; Harjono Harjono; Mrabawani Insan Rendra
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.18.1.73-81

Abstract

Perubahan suhu global dapat mengubah sistem iklim, terutama presipitasi melalui peningkatan konveksi. Kondisi tersebut berpotensi terhadap kenaikan intensitas dan frekuensi hujan ekstrem. Hujan ekstrem merupakan sebab dari bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan kekeringan. Selain itu, pemanasan global berakibat pada El Nino/ Southern Oscillation (ENSO) dengan durasi kala ulang lebih pendek. ENSO berpengaruh terhadap iklim di sekitar wilayah monsunal Indonesia, terutama bagian timur.  Jawa bagian timur mengalami kekeringan ekstrem ketika ENSO positif kuat. Penelitian ini bertujuan untuk: a) mengidentifikasi perubahan curah hujan ekstrem di Bengawan Solo Hilir tahun 1979-2017; b) menjelaskan kejadian hujan ekstrem saat fenomena ENSO (El Niño/ Southern Oscillation). Penelitian menggunakan data curah hujan harian dari 16 stasiun hujan di Bengawan Solo Hilir mulai 1979 – 2017 (39 tahun) yang telah diuji homogenitas dan konsistensi. Data tersebut digunakan untuk memperoleh indeks ekstrem hujan berupa Rx1hari, Rx5hari, P95, P99, dan intensitas hujan harian. Tren hujan monotonik dihitung menggunakan statistik Mann-Kendall, adapun besarnya perubahan dianalisis menggunakan uji Sen’s slope. Hubungan antara hujan ekstrem dengan kejadian ENSO diketahui berdasarkan nilai korelasi Spearman-rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar stasiun hujan bagian timur-selatan mengalami penurunan hujan ekstrem berupa Rx1hari, P95, dan intesitas hujan harian (tren negatif) justru pada puncak musim hujan (Desember – Januari – Februari) dan transisi penghujan-kemarau (Maret-April-Mei). Penurunan hujan harian maksimum (Rx1hari) pada rentang 0,3 mm/tahun hingga 1,1 mm/tahun.  Kejadian ENSO tidak otomatis berakibat pada intensitas hujan ekstrem skala harian. Indeks ENSO dapat digunakan untuk analisis indeks ekstrem dengan skala kumulatif antarmusim maupun antartahun.  Hasil ini mengindikasikan bahwa variabel ENSO lebih tepat digunakan pada analisis kekeringan dan tidak berkaitan erat dengan bencana hidrometeorologi dalam skala pendek seperti banjir maupun banjir bandang.
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Blotong Untuk Peningkatan Serapan Hara Tanaman pada Formulasi Produksi Pupuk Majemuk Granul Kasmadi Kasmadi; Budi Nugroho; Atang Sutandi; Syaiful Anwar
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.337 KB) | DOI: 10.14710/jil.18.1.1-7

Abstract

Blotong merupakan limbah yang paling dianggap mencemari lingkungan dan menjadi masalah bagi pabrik gula dan masyarakat. Terdapat pula anggapan blotong merupakan limbah yang tidak bernilai bahkan dianggap sebagai limbah B3. Blotong salah satu bahan organik yang ketersediannya melimpah dan belum dimanfaatkan dengan optimal. Blotong mangandung hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman, sehingga sangat bagus untuk meningkatkan komposisi kandungan hara pada pupuk majemuk granul. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu: mengkaji pengaruh penambahan blotong pada proses produksi pupuk majemuk granul terhadap serapan hara tanaman. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu granulasi pembuatan pupuk dan pengujian serapan hara tanaman. Tahap granulasi dilakukan menggunakan metode granulasi basah pada formula pupuk majemuk 15-15-15+5S dengan variasi filler blotong (0%, 60%, 70%, 80%, 90% dan 100%) dan sumber K (KCl dan SOP). Sedangkan uji serapan hara dilakukan untuk mengetahui efektifitas pupuk dengan menggunakan tanaman uji jagung manis. Uji tahap kedua dilakukan dengan melakukan pengukuran tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang pada 2MST sampai 8 MST serta pengukuran hasil produksi dan serapan hara N, P, K tanaman. Hasil penelitian diperoleh, penambahan filler blotong 60%-90% pada perlakuan menggunakan SOP dapat meningkatkan serapan N sebesar 84,93-384,18 mg, serapan P sebesar 2,65-11,62 mg, dan serapan K sebesar 25,04-82,38 mg. Sedangkan perlakuan menggunaan KCl memberikan pengaruh positif pada penambahan filler blotong 70%, dengan peningkatan serapan hara N, P dan K berturut-turut 45,62 mg, 3,87 mg dan 4,89 mg. Hasil produksi tongkol berkelobot tertinggi diperoleh pada perlakuan K2B1 sebesar 1,23 kg sedangkan analisa serapan hara tanaman N dan P tertinggi dihasilkan pada perlakuan K2B4 sekaligus menghasilkan peningkatan hasil tanaman 4,7% dibanding pupuk standar.
Pengolahan Air Sumur Bor Menggunakan Adsorben Fly-ash/ Zeolit dan Ultrafiltrasi Subriyer Nasir; Atikah Damayanti; Rizki Nugraha; Roma Dhona Indra Putra; Agung Prabowo; Helmi Hakki
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.095 KB) | DOI: 10.14710/jil.18.1.193-199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan adsorben sebagai pengolahan awal sebelum proses ultrafiltrasi untuk pengolahan air sumur bor menjadi air layak konsumsi. Air umpan yang digunakan berasal dari sumur bor yang berada di areal Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya Indralaya. Dua jenis adsorben yang digunakan adalah fly-ash dan zeolit dengan ukuran partikel masing-masing 20 mesh. Masing-masing adsorben ditempatkan dalam tabung FRP (Fiberglass Reinforced Plastic) yang dikombinasikan dengan membran UF (ultrafiltrasi) komersial tipe HM90UF (50,000-150000 Dalton). Variabel proses yang diteliti adalah waktu operasi mulai dari 15 sampai 90 menit laju alir air umpan menuju membran ultrafiltrasi yang diatur dari 4, 6 dan 8 L/menit. Parameter kualitas air yang menjadi fokus adalah pH, turbiditi, kadar nitrat, besi, dan mangan serta bakteri e-coli dan coliform. Pengukuran parameter analisis air dilakukan menurut Standar Nasional Indonesia (SNI), kandungan bakteri menurut metode APHA dan kadar ion logam menggunakan AAS (atomic absorption spectroscopy).  Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa kombinasi fly-ash dan ultrafiltrasi dapat meningkatkan pH air sumur bor dari 5,43 menjadi 7,0-8,1 dengan persentase penurunan turbiditi mencapai 99,48% sedangkan kombinasi zeolit dengan ultrafiltrasi dapat meningkatkan pH sampel menjadi 7,1 sampai 7,3 dengan penurunan turbiditi sebesar 99,71%. Air yang dihasilkan memenuhi syarat air bersih bahkan air minum karena bebas bakteri e-coli dan coliform. Penggunaan adsorben sebelum membran ultrafiltrasi dapat meningkatkan kualitas air sumur bor sehingga menjadi memenuhi syarat air bersih.

Filter by Year

2011 2025