cover
Contact Name
FAHRUDDIN KURDI
Contact Email
fahruddinkurdi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.lppmstikespemkabjombang@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 25809156     EISSN : 26218305     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat is a publication of community service activities in the health sector. The public service journal is published every six months twice a year. Public service journal published by STIKES Pemkab Jombang. The publication of this journal aims to understand and evaluate community service activities as the implementation of research results, application of appropriate technology, dissemination of innovation, and development of community empowerment model. The written articles have not been published in public service journals either nationally or internationally.
Arjuna Subject : -
Articles 268 Documents
Smart Business Map Workshop To Improve Management Ability Of PKU Muhammadiyah Grabag Clinic: Smart Business Map Workshop Untuk Meningkatkan Kemampuan Pengelolaan Klinik PKU Muhammadiyah Grabag Samsudin, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): JPM | Maret 2023
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v9i1.1523

Abstract

Smart Business Map (SBM) merupakan modul pembelajaran bisnis untuk membantu pemimpin bisnis untuk memperbaiki dan mengakselerasikan bisnisnya. Klinik PKU Muhammadiyah Grabag merupakan klinik rawat inap milik Persyarikatan Muhammadiyah yang didirikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Grabag pada awal Desember 2022. Perencanaan manajemen dan strategi operasional merupakan kunci dalam mencapai keberhasilan pengembangan klinik. Oleh karena itu, tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia dalam membuat perencanaan dan strategi operasional. Kegiatan workshop dilakukan selama 2 hari dengan metode ceramah klasikal dan diskusi kelompok. Adapun lokasi workshop ada di Klinik PKU Muhammadiyah Grabag. Sebanyak 30 karyawan Klinik PKU Muhammadiyah Grabag hadir sebagai peserta workshop. Hasil dari kegiatan workshop adalah teridentifikasinya alat-alat yang diperlukan untuk menunjang kegiatan operasional klinik, klinik perlu dilengkapi dengan alat-alat untuk menunjang pelayanan rawat jalan dan rawat inap layanan saraf, layanan anak, dan layanan penyakit dalam sebagai layanan unggulan. Marketing harus mampu menyampaikan pesan layanan yang mempunyai keunikan dan merupakan keunggulan klinik, dan promosi saat ini harus dilakukan dengan target kedatangan pasien baik melalui media sosial ataupun layanan jemput bola
Behavior Modification As An Effort To Manage Hypertension In The Elderly And Their Families In Rural Area: Modifikasi Perilaku Sebagai Upaya Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia Dan Keluarga Di Wilayah Rural Silvanasari, Irwina Angelia; Nurul Maurida; Trisna Vitaliati; Achmad Ali Basri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): JPM | September 2023
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v9i2.1557

Abstract

Hipertensi pada lansia masih menjadi masalah kesehatan yang penting untuk ditangani. Pengetahuan yang mumpuni terkait perilaku pengendalian hipertensi tentunya diperlukan oleh lansia dan keluarga yang merawat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang perilaku pengendalian hipertensi pada lansia dan mengajarkan salah satu terapi aktivitas yakni terapi relaksasi otot progresif pada lansia dengan hipertensi dan keluarga yang merawatnya. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi pada lansia hipertensi dan keluarganya sebanyak 125 orang di wilayah kerja Puskesmas Jenggawah Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur. Wilayah kerja puskesmas ini termasuk dalam wilayah rural di Kabupaten Jember. Media dalam kegiatan ini berupa leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 81% peserta paham dengan baik terkait perilaku pengendalian hipertensi. Peserta juga mampu memperagakan terapi relaksasi otot progresif dengan baik sesuai intruksi pemateri. Adanya pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan perilaku pengendalian hipertensi pada lansia serta meningkatkan pendampingan keluarga yang merawat lansia dengan hipertensi di wilayah rural
Pencegahan Dini DPN (Diabetik Periferal Neuropati) Pada Penderita Diabetes Melitus (DM) Tipe Ii Di Desa Mangunjaya Kec. Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Sartika, Mila; Armi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2024): JPM | Maret 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i1.1566

Abstract

..Diabetes Melitus (DM) merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Hiperglikemia terjadi karena kemampuan tubuh untuk bereaksi terhadap insulin menurun atau pankreas menghentikan produksi insulin. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penderita diabetes perlahan-lahan beresiko mengalami terjadinya neuropathy. Tujuan umum yang merupakan solusi dari pencegahan dini DPN adalah untuk meminimalisir terjadinya DPN pada Diabetisi sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan yang lebih optimal bagi Diabetisi  khususnya di wilayah RW. 12 Desa Mangunjaya Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2022. Hasil pelaksanaan PKM pada tahap pertama hasil observasi pelaksanaan exercise tangan dan kaki pada diabetisi di desa Mangunjaya Rw. 12 Kecamatan Tamun Selatan diperoleh hasil bahwa dari 89 diabetisi 100% aktif mengikuti latihan exercise tangan dan kaki. Pada tahap ke dua diperoleh hasil Creening Neuropati Michigan (MSI) dari 89 diabetisi terdapat 59 (66,3%) dibetisi terindikasi DPN. Pencegahan dini  merupakan salah satu solusi yang paling tepat dalam penanganan resiko DPN pada kasus DM tipe II. Dalam pelaksanaan PKM ini yang akan dilakukan oleh penulis adalah dengan mengajarkan exercise (latihan) gerak tangan dan kaki pada Diabetisi sebagai upaya pencegahan dini, sehingga mampu meminimalisir terjadinya DPN dan Diabetisi mampu meningkatkan kualitas kesehatan yang optimal. Exercise tangan dan kaki ini dapat dilakukan seminggu 3 kali dengan durasi waktu kurang lebih 30 menit
Complication Detection Laboratory Examination Pregnant Women And Health Monitoring Through Elok Perisa (E-Katalog Pemeriksaan Dan Pelaporan Kesehatan Ibu Hamil) As A Reduction Of Maternal Mortality Rate: Pemeriksaan Laboratorium Deteksi Komplikasi Ibu Hamil Dan Pemantauan Kesehatan Melalui Elok Perisa (E-Katalog Pemeriksaan Dan Pelaporan Kesehatan Ibu Hamil) Sebagai Penurunan Angka Kematian Ibu farach; Puspita Sari, Evi; Srihono, Alex
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): JPM | September 2023
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v9i2.1759

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia menempati urutan tertinggi di ASEAN yaitu 307 per 100.000 kelahiran hidup, artinya lebih dari 18.000 ibu tiap tahun atau dua ibu tiap jam meninggal oleh sebab yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas. Pelayanan ANC sesuai dengan kebijakan program pelayanan asuhan antenatal harus sesuai standar 14 T, yang didalamnya terdapat pemeriksaan Hb, pemeriksaan protein urine atas indikasi dan pemeriksaan reduksi urine atas indikasi. Saat ini eksistensi bidan di masyarakat semakin memperoleh pengakuan, kepercayaan dan penghargaan.  Bidan memiliki peran dan fungsi dalam asuhan kebidanan baik pada individu, kelompok, maupun masyarakat. Proses pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan di Bidan Praktek Mandiri, bidan Erdina Agustina R, S.Tr.Keb masih secara manual dengan tulisan tangan. Cara ini meningkatkan risiko ketidakakuratan data, data tidak terorganisir dengan baik, rentan menyebabkan kesalahan laporan, bahkan beresiko hilang atau rusaknya data yang dibuat. Oleh sebab itu perlu penggunaan sistem informasi pelaporan yang dapat mempermudah bidan untuk melakukan input, mencari, mengolah, menghasilkan data kunjungan pasien ibu hamil serta menurunkan risiko terjadinya kesalahan saat membuat laporan. Perlu dilakukan perbaikan metode pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan ibu hamil melalui perancangan sistem informasi berbasis web. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai upaya deteksi dini komplikasi kehamilan pada ibu hamil melalui pemeriksaan laboratorium di BPM Erdina Agustin Desa Grogol, Cukir, Jombang dan memperbaiki metode pencatatan dan pemantauan rekam medis hasil pemeriksaan ibu hamil menggunakan aplikasi “Elok Perisa” berbasis web yang dapat digunakan untuk komunikasi dengan bidan jika sewaktu-waktu ada keluhan pasien. Metode yang digunakan adalah (1) tahapan persiapan meliputi identifikasi masalah melalui observasi dan wawancara, (2) tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi senam ibu hamil, penyuluhan inisiasi menyusui dini (IMD), pemeriksaan kesehatan ibu hamil seperti tekanan darah, protein urine, glukosa darah dan urin, pemeriksaan Hb pada ibu hamil. Hasil   evaluasi   menunjukkan bahwa terdapat kenaikan pengetahuan terhadap gizi seimbang, inisiasi menyusui dini (IMD), pelatihan senam hamil setelah kegiatan. Kesimpulan Aplikasi “Elok Perisa” dapat memperbaiki proses pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan ibu hamil, mengetahui perkembangan kesehatan ibu hamil, dan komunikasi dua arah antara pasien dengan Bidan Erdina Agustin di Desa Grogol Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang melalui perancangan sistem informasi berbasis web dan berupa e-katalog pemeriksaan ibu hamil dan menyusui (e-lok perisai)
Improving Case Detection Rate( Cdr) By “Simatb” As Tuberculosis Screening Application Of High Risk Groups In Wonosalam: Upaya Peningkatan Case Detection Rate (Cdr) Tuberkulosis Di Kabupaten Jombang Melalui “Simatb” Sebagai Aplikasi Skrining Tuberkulosis Pada Faktor Beresiko Di Wonosalam Jombang farach; darmanto, Win; Pujiastuti Wahyuningsih , Sri; Puspita Sari, Evi; Susanto, awaluddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): JPM | September 2023
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v9i2.1762

Abstract

Capaian Case detection rate (CDR) TBC di Kabupaten Jombang Tahun 2021 belum mencapai target yang diinginkan. Sistem rujukan belum optimal, kurangnya keikutsertaan masyarakat dalam menemukan penderita, masyarakat memandang penyakit TBC dapat menggambarkan stigma negative dan mengakibatkan efek rasa malu dan terisolir bagi penderitanya. Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mengetahui kasus baru TB fakto resiko yang berada di Wonosalam sebagai upaya peningkatan CDR. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan (1) Persiapan meliputi penyuluhan penularan dan bahaya penyakit TBC (2) Pelaksanaan meliputi pemeriksaan kesehatan pada semua factor beresiko dan skrining untuk penemuan kasus tuberculosis melalui investigasi kontak dengan sasarannya adalah orang yang memiliki resiko. Hasil kegiatan menunjukkan 100% jumlah sputum beresiko tidak mengandung mikobakteri tuberculosis dan penggunaan aplikasi simaTB sangat berguna dalam kegiatan skrining TB selanjutnya. Kesimpulan yang didapatkan adalah Jumlah sputum factor beresiko di Wonosalam sebanyak 36 sampel dan menghasilkan negative mikobakterium Tuberkulosis.Aplikasi simaTB dapat digunakan sebagai upaya peningkatan case detection rate (CDR) tuberkulosis di kabupaten jombang melalui “simatb” sebagai aplikasi skrining tuberkulosis pada faktor beresiko di wonosalam jombang
Documentation Completeness Workshop For Clients With Endocrine Disorders As An Effort To Improve The Quality Of Health Care Services In Hospital "X" In 2023: Workshop Kelengkapan Dokumentasi Bagi Klien Gangguan Endokrin Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit “X” Tahun 2023 wiratikusuma, yohana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): JPM | September 2023
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v9i2.1770

Abstract

Pada klien dengan gangguan Sistem Endokrin terjadi beberapa gangguan sehingga menyebabkan kedaruratan medis dan berakhir pada kematian sehingga diperlukan pencegahan dan perawatan yang cepat dan akurat. Perawat, mempunyai peran memberikan kontribusi besar terhadap keberhasilan pemberian pelayanan kesehatan paripurna kepada klien. (Potter dan Perry, 2013). Pelayanan kesehatan yang bermutu dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat pengetahuan, keterampilan, kompetensi, dan kinerja perawat. Dokumentasi lengkap dan akurat adalah pondasi dari asuhan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Peserta kegiatan dengan Jenis kelamin yang mengisi pre test dan post test terbanyak ialah perempuan sebanyak 26 perawat (78,8%), usia terbanyak 26 -35 tahun  sebanyak 18 perawat (54,5%), masa kerja perawat yang terbanyak ialah perawat pelaksana lanjutan 12 perawat (36,4%), pendidikan terbanyak ialah Ners (S1 Profesi) sebanyak 18 perawat (54,5%). Didapatkan hasil setelah pelaksanaan kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan dalam tingkat pemahaman kelengkapan dokumentasi pada klien dari pemahaman kelengkapan dokumen secara optimal pada saat Pre Test sebesar 21 responden (63,6%) meningkat menjadi 33 responden (100%). Diketahui juga faktor yang menyebabkan ketidaklengkapan dalam melakukan dokumentasi keperawatan yang mempunyai nilai yang paling tinggi ialah kesibukan di ruangan sebanyak 25 perawat (62,5%). Hal yang dapat mendukung dalam melengkapi dokumentasi secara optimal dengan jumlah terbanyak yaitu; kebijakan dan panduan yang jelas dalam mendukung kelengkapan dokumentasi sebanyak 11 perawat (27,5%). Peserta memiliki komitmen 100% untuk mendukung kelengkapan dokumentasi secara optimal. Oleh karena pentingnya untuk fokus pada kelengkapan dokumentasi pasien dengan gangguan endokrin sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dan menjawab tantangan-tantangan yang ada dalam industri perawatan kesehatan
Sekolah Wanita “Ratho Ebhu” Untuk Berdaya Wanita Dalam Keperawatan Keluarga Berbasis Pencegahan Stunting Di Desa Pamorah, Prefrektur Tragah Jnauarti, Luluk; Ekawati, Heni; Mufidah, Nisfil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2024): JPM | Maret 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i1.1782

Abstract

Stunting merupakan masalah nasional, yang penyelesaiannya membutuhkan kerjasama lintas sectoral, stunting kondisi kronis yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan. Masa tumbuh kembang balita merupakan masa yang berlangsung cepat dan tidak akan pernah terulang. Kasus stunting pada anak dapat dijadikan prediktor rendahnya kualitas sumber daya manusia suatu negara. Keadaan stunting menyebabkan buruknya kemampuan kognitif, rendahnya produktivitas, serta meningkatnya risiko penyakit sehingga mengakibatkan kerugian jangka panjang bagi ekonomi Indonesia. Desa Pamorah merupakan desa lokus stunting 2022, terdapat sebanyak 26 anak stunting. Hasil wawancara dengan mitra ketua tim penggerak PKK Desa Pamorah  didapatkan masalah kesehatan terkait tingginya kasus stunting pada anak masih menjadi permasalahan yang disebabkan oleh beberapa faktor antara lain angka kunjungan posyandu yang kurang, cakupan imunisasi rendah, akses pelayanan kesehatan yang jauh, tingginya kasus pernikahan dini, rendahnya kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat, rendahnya pemberian ASI eksklusif, pengasuhan anak diserahkan kepada nenek karena orang tua bekerja diluar pulau sehingga pola asuh gizi mengikuti budaya keluarga nenek, sebagian ibu hamil tidak melakukan pemeriksaan ke tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan, pendeknya jarak kehamilan akibat rendahnya ibu usia produktif yang menggunakan alat kontrasepsi. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan perubahan perilaku masyarakat dalam Kesehatan melalui sekolah perempuan dalam upaya pencegahan stunting. Luaran yang diharapkan yaitu buku saku tentang pendidikan dan pelatihan kesehatan sekolah perempuan serta publikasi di media massa, rancangan pembelajaran sekolah perempuan, publikasi jurnal pengabdian Masyarakat
Edukasi Gizi Seimbang Melalui Permainan Ular Tangga Stunting Pada Remaja Di SMP Muhammadiyah 36 Jakarta Awaliah, Awaliah; Annisa Sekar Widhi; Eni Widiastuti; Masmun Zuryati; Idriani; Erwan Setiyono; Mizwa Pasha Adiwijoyo; Alifia Agyan Wiratna; Shelvira Gustina Putri; Ratu Sekar Wangi; Riswan Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2024): JPM | Maret 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i1.1850

Abstract

Stunting, wasting, obesitas dan kekurangan zat gizi mikro seperti anemia merupakan tiga beban masalah gizi pada remaja yang terjadi di Indonesia. Remaja sudah dapat menentukan sendiri asupan makanan atau minuman yang sangat memengaruhi status gizi dan kesehata. Pengetahuan tentang gizi dan kesehatan sangat penting diberikan agar perilaku gizi dan kesehatan yang baik menjadi suatu kebutuhan dan kebiasaan. Edukasi gizi seimbang melalui permainan ular tangga stunting merupakan metode penyampaian informasi melalui permainan edukatif memiliki keunggulan dalam proses pembelajaran yang menyenangkan dan mendorong partisipasi remaja secara aktif. Sebanyak 121 siswa terlibat aktif dan antusias dalam mengikuti permainan ini. Terdapat peningkatan pengetahuan gizi seimbang pada remaja sebesar 24 poin sebelum dan sesudah mengikuti permainan yaitu dari 53.81 menjadi 77.81. Hasil uji statistic menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara pre dan post test pada ? 0,05, dengan P value 0.001dapat disimpulkan permainan ular tangga stunting efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi seimbang siswa SMP Muhammadiyah 36 Jakarta. Permainan edukatif ini diharapkan dapat menjadi strategi peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang pada remaja yang dapat dilakukan oleh fihak sekolah secara berkesinambungan dan dapat dijadikan sebagai bagian dari program usaha kesehatn sekolah (UKS) untuk meningkatkan status kesehatan remaja.
Peningkatan Kesadaran Siswa Melalui Program Sosialisasi Anti Kekerasan Seksual Dan Anti Bullying Di Smp Khoiriyah Sumobito Rinda Resti Amalia; Sestu Retno Dwi Andayani; Septi Oktaviani, Fadiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2024): JPM | Maret 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i1.2067

Abstract

Salah satu peristiwa yang menjadi perhatian lingkup pendidikan zaman sekarang ialah kekerasan yang sering terjadi di sekolah, selalu ada kasus baru mengenai perilaku peserta didik yang dikategorikan sebagai perilaku menyimpang/negatif yang dilakukan secara sengaja (dengan niat untuk melemahkan korban, mempermalukan) dan dilakukan berulang-ulang tiap tahunnya, diantaranya adalah kasus kekerasan seksual dan bullying. Korban paling banyak dari tindak kekerasan ini adalah perempuan, yakni sekitar 88%. Jatim menempati provinsi dengan kasus kekerasan tertinggi kedua di Indonesia. Metode yang digunakan ada 1 metode utama yaitu edukasi dan 2 metode pendukung yaitu observasi dan wawancara. Pendekatan ini diharapkan siswa mampu mengembangkan kepribadian menjadi lebih baik dan meningkatkan kesadaran akan dampak kekerasan seksual dan bullying. Peserta aktif dalam menerima materi dan dapat memberikan tanggapan. Dengan diajukannya beberapa pertanyaan, setidaknya dapat kita ketahui bahwa para peserta tertarik dengan materi dan ingin tahu lebih lanjut akan materi yang disampaikan oleh para pemateri. Kedepannya perlu ditingkatkan intensitas pelaksanaan sosialisasi beserta observasi lanjutan dalam mengukur pemahaman siswa akan kekerasan seksual dan bullying supaya tujuan yang akan dicapai dapat terwujud secara lebih optimal.
Children's Nutritional Assistance Program With Modisco As Additional Nutrition For Stunting Children: Program Pendampingan Gizi Anak Dengan Modisco Sebagai Nutrisi Tambahan Untuk Anak Stunting ersila, Wahyu Ersila; Lia Dwi Prafitri; Susri Utami; Nur Chabibah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2024): JPM | Maret 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i1.2086

Abstract

Salah satu masalah kesehatan anak yang masih menjadi perhatian pemerintah Indonesia salah satunya adalah tingginya angka gizi buruk dan stunting. Strategi nasional ini bertujuan untuk: menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, dan memperbaiki pola asuh dengan kelompok sasaran anak usia 0 bulan -59 bulan.  Melakukan upaya pencegahan status gizi buruk dan stunting  dengan melaksanakan pendampingan deteksi dini tumbuh kembang anak di PAUD dan Daycare Azzamil. Metode pengabdian masyaraktini dilakukan dengan tiga tahapan, tahap pertama pemeriksaan pertumbuhan anak, tahap  kedua  pemberian edukasi kepada orang tua dan guru. Tahap ketiga dilakukan pemberian modisco kepada anak gizi kurang, stunting dan borderline. Didapatkan bahwa 15% (18 anak) dari siswa Azzamil memiliki status gizi kurang. Program pendampingan dilakukan dengan edukasi kepada para guru dan pengasuh daycare  dan orang tua siswa tentang MODISCO sebagai nutrisi tambahan untuk anak stunting dan selanjutkan dilaksanakan pemberian MODISCO kepada anak stunting, gizi kurang dan anak pada kelompok status gizi borderline.  Terdapat peningkatan rerata BB sebelum diberikan modisco 9,5 kg. Rerata BB setelah 4 minggu pemberia menjadi 10,21 kg. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berpa pendampingan anak gizi kurang dan stunting terbukti dapat meningkatkan status gizi anak di PAUD Azzamil, diharapkan dengan adanya edukasi pada guru, pegasuh dan orangtua dapat menjadi motivasi pada oaring dewasa terhadap upaya pencegahan stunting.