cover
Contact Name
FAHRUDDIN KURDI
Contact Email
fahruddinkurdi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.lppmstikespemkabjombang@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 25809156     EISSN : 26218305     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat is a publication of community service activities in the health sector. The public service journal is published every six months twice a year. Public service journal published by STIKES Pemkab Jombang. The publication of this journal aims to understand and evaluate community service activities as the implementation of research results, application of appropriate technology, dissemination of innovation, and development of community empowerment model. The written articles have not been published in public service journals either nationally or internationally.
Arjuna Subject : -
Articles 268 Documents
Understanding Of Hypertension In Adolescents: Pemahaman Tentang Hipertensi Pada Remaja Praningsih, Supriliyah; Heni Maryati; Eka Mei Dianita; Siswati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2024): JPM SEPTEMBER 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i2.2360

Abstract

Hipertensi atau darah tinggi menunjukkan adanya beban berlebih pada jantung dan pembuluh darah. Hipertensi  dapat meningkatkan  resiko  gagal  jantung, gagalginjal,stroke dan serangan jantung. Secara umum,  hipertensi terjadi pada orang yang lebih tua, namun bisa juga terjadi pada remaja. Pengabdian masyarakat bertujuan memberikan pendidikan kesehatan tentang hipertensi atau darah tinggi pada remaja.  Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi terkait hipertensi atau darah tinggi disertai dengan refleksi dan diskusi.  Pendekatan partisipatif dilakukan dalam kegiatan ini melalui peran aktif dari peserta.  Pengabdian masyarakat dilaksanakan tanggal tanggal 29 November 2023 Di SMP Negeri 1 Gudo Kabupaten Jombang dihadiri oleh siswa 30 siswa.  Siswa sangat antusias dalam kegiatan ini.  Melalui diskusi dan tanya jawab kegiatan berjalan dengan baik. Siswa menyadari bahwa remaja juga bisa menderita hipertensi, sehingga pencegahan awal sangat diperlukan. Pemberian pemahaman tentang hipertensi melaui pendidikan kesehatan dapat dipertahankan untuk melakukan pencegahan, khususnya terkait hipertensi pada remaja
Strategi Meningkatkan Akses Terhadap Pelayanan Kesehatan Melalui Penyuluhan Germas Dan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Jemaah Sholat Jum’at Mawarti, Herin; Sukartini, Binti; Setiawan, David; Kusrini, Novi; Handayani, Ferry; Yuli Astutik, Ellys
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2024): JPM | Maret 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i1.2246

Abstract

Penyakit tidak menular menjadi masalah utama dalam kesehatan. Penyebabnya diantaranya kurang adanya akses terhadap pelayanan. Akses ini tidak hanya saat seseorang memiliki masalah kesehatan, namun juga akses ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa status kesehatannya dalam keadaan baik. Namun tidak semua melakukan akses ke pelayanan kesehatan secara berkala khususnya laki laki karena faktor pekerjaan. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat laki-laki. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan. Pelaksanaaan kegiatan dilakukan di Masjid wilayah Desa Keboan Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang. Hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah sebanyak 43 orang jemaah sholat Jum’at mendapat penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. 30,23% berisiko hipertensi, 25,56% berisiko diabetes mellitus, Jemaah yang memiliki risiko penyakit tidak menular tinggi sejumlah 16,28%, risiko sedang 23,26%, risiko rendah 18,60% dan risiko sangat rendah 41,86%. Sebagaian besar masyarakat juga tidak mempunyai kesempatan waktu untuk menggunakan akses kesehatan ke puskesmas. Sehingga diperlukan tindak lanjut untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan secara berkala kepada masyarakat.
Pengembangan Teaching Factory (TEFA) Baby Spa Pendampingan Smk Pusat Keunggulan Citra Nusantara Klaten Farida Ulfa, Ana; Zuliani; Andi Yudianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): JPM MARET 2025
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v11i1.2567

Abstract

Sekolah menengah kejuruan merupakan pendidikan vokasi level sekolah menengah atas dengan target lulusan adalah siap bekerja. Pada kurikulum merdeka sekolah menengah kejuruan memiliki program sekolah menengah kejuruan pusat keunggulan memiliki tujuan meningkatkan kualitas keahlian lulusan dengan penguatan mitra kerja dan penyelarasan dengan dunia industri. Dalam pelaksanaan program sekolah menengah kejuruan pusat keunggulan, sekolah mendapatkan pendampingan dari perguruan tinggi. Dalam pelaksanaanya perguruan tinggi pendamping akan ditunjuk langsung oleh Direktorat Jendral Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Progran studi diploma tiga Unipdu Jombang, merupakan salah satu perguruan tinggi yang mendapatkan tugas melakukan pendampingan program pusat keunggulan di sekolah menengah kejuruan. Salah satu sekolah menengah kejuruan yang mendapat pendampungan dari UNIPDU adalah sekolah menengah kejuruan Citra Nusantara Klaten, Jawa Tengah. Pendampingan dilakukan selama tiga bulan untuk pelaksanaan program pusat keunggulan, dengan fokus pendampingan; meningkatkan mitra pengembangan kurikulum, pengembanagn teaching factory di sekolah menengah kejuruan dan optimalisasi penggunaan sarana prasarana di sekolah. Metode yang digunakan selama pedampingan adalah focus group discussion, workshop dan pendampingan langsung. Hasil pendampingan secara umum dapat disampaikan bahwa sekolah menengah kejuruan Citra Nusantara Klaten sudah melakukan MoU dengan mitra baru yaitu Indonesian Holistic Care Association (IHCA) dengan kompetensi keahlian baby spa. Sekolah sudah berhasil melaksanakan penyelarasan kurikulum dengan mitra atau dunia industri bersama IHCA. Pada program pemanfaatan sarana prasarana sekolah berhasil menyediakan ruangan laboratorium untuk kompetensi keahlian baby spa, serta kelengkapan standar operasional prosedur untuk penggunaan dan perawatan sarana prasarana. Mitra industri  Indonesian Holistic Care Association bersedia menjadi mitra dalam program pemadaan pengembanagn teaching factory pada tahun 2025
Hubungan Tingkat Kualitas Pelayanan Farmasi Dengan Kepuasan Pasien nasrudin; Galih Satriyo Hutomo; Zulfikar Asumta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): JPM MARET 2025
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v11i1.2572

Abstract

Kualitas layanan, penyedia farmasi, dan ketersediaan obat menentukan kepuasan pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas layanan farmasi dan kepuasan pasien. Metode: Metodologi tinjauan cakupan digunakan, yang terdiri dari lima langkah utama: (1) mengidentifikasi pertanyaan penelitian, (2) mengidentifikasi studi yang relevan, (3) memilih studi, (4) mengekstraksi data, dan (5) menyusun, meringkas, dan melaporkan hasilnya. Pencarian komprehensif dilakukan di Google Scholar dan PubMed, menghasilkan total 16.226 artikel. Setelah penyaringan judul dan abstrak secara menyeluruh, 20 artikel teks lengkap dinilai kelayakannya. Akhirnya, lima studi dipilih untuk analisis dan sintesis terperinci. Hasil: Analisis literatur yang dipilih menunjukkan bahwa kualitas layanan farmasi memengaruhi kepuasan pasien. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan farmasi akan berkontribusi pada peningkatan kepuasan pasien. Ini menunjukkan bahwa kualitas layanan farmasi yang kuat dan positif mungkin menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kepuasan pasien.
Peningkatan Pengetahuan Lansia Tentang Kesiapsiagaan Bencana Gati, Norman; Dita Mirawati; Muhammad Zaenul Arifin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): JPM SEPTEMBER 2025
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v11i2.2736

Abstract

Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra serta di pertemuan tiga lempeng tektonik (Indo-Australia, Eurasia, Pasifik). Kondisi ini memungkinkan indonesia sangat rentan terhadap bencana alam, terutama banjir. Kota Surakarta merupakan salah satu wilayah yang sering terdampak banjir, disebabkan oleh curah hujan tinggi, topografi wilayah yang datar, tata ruang yang kurang baik, kerusakan lingkungan, dan perubahan iklim. Kejadian banjir menimbulkan dampak signifikan, termasuk risiko kesehatan (diare, demam berdarah) dan kerugian ekonomi. Kelompok lansia merupakan kelompok rentan terhadap dampak bencana karena proses degeneratif fisik dan psikologis, seperti penurunan fungsi organ, respons gerak lambat, dan penurunan kemampuan kognitif yang mempengaruhi adaptasi informasi baru. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi dan adaptasi yang komprehensif, termasuk edukasi yang ditargetkan untuk lansia, guna meningkatkan kapasitas mereka dalam merespons, merawat diri, dan menyelamatkan diri selama bencana, sehingga dapat menekan angka korban.Tujuan: Meningkatkan pengethuan lansia tentang kesiapsiagaa bencana. Metode : penyuluhan kesehatan dengan menggunakan power point dan role play peragaan. Hasil : terdapat peningkatan pengetahuan lansia tentang kesiapsiagaan bencana dari tingkat pengetahuan baik dan kurang menjadi baik dan sangat baik sekali. Kesimpulan : Terdapat perubahan skor tingkat pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana pada lansia setelah dilakukan penyuluhan. Rekomendasi: melakuakn edukasi kesiapsiagaan pada kelompok rentan lansia sebagai upaya untuk menngkatkan kapasitas lansia dalam menhadapi becana.
Pelatihan Penanganan Nyeri Serta Mual Muntah Pada Masyarakat Penderita Gastritis Juartika, Wella; Feri, Jhon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): JPM MARET 2025
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v11i1.2366

Abstract

Gastritis adalah salah satu gangguan pencernaan yang umum terjadi di masyarakat, seringkali disertai gejala nyeri epigastrium serta mual dan muntah yang mengganggu kualitas hidup penderita. Penanganan gejala yang optimal memerlukan pemahaman tentang faktor-faktor penyebab serta teknik intervensi yang tepat, baik secara farmakologis maupun non-farmakologis. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menangani gejala nyeri serta mual dan muntah pada penderita gastritis. Metode pelatihan meliputi penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung teknik non-farmakologis seperti manajemen pola makan, teknik relaksasi, serta akupresur. Selain itu, peserta diberikan edukasi mengenai penggunaan obat yang tepat sesuai anjuran medis. Hasil pelatihan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya deteksi dini, pencegahan, dan penanganan gastritis, serta mengurangi ketergantungan pada pengobatan yang tidak tepat. Pelatihan ini merupakan langkah awal dalam membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan pencernaan, dengan harapan dapat memberikan dampak positif pada kualitas hidup individu penderita gastritis dan keluarganya
Sosialisasi Prosedur Operasional Standart (SOP) Dan Role Play Supervisi Keperawatan Resly Johand Marlessy; Ratna Wardhani; Rudy Mirino
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): JPM MARET 2025
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v11i1.2467

Abstract

RSUD John Piet Wanane (JPW), yang terletak di Kabupaten Sorong, adalah rumah sakit yang terakreditasi Paripurna dan merupakan salah satu rumah sakit rujukan dan juga rumah sakit pendidikan di Provinsi Papua Barat Daya.. Dalam rangka meningkatkan ketrampilan dan efektivitas dalam model pelayanan asuhan keperawatan profesional (MAKP), dilakukan sosialisasi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) Supervisi dan sekaligus Role Play pelaksanaan supervisi. Sosialisasi ini melibatkan tenaga medis dan paramedis serta mahasiswa praktek juga S.Kep dan Ners yang mempelajari proses supervisi itu dilakukan dan tujuan supervisi itu bagi peningkatan pelayanan. Sebelum dilakukan sosialisasi supervisi, pengetahuan perawat tentang pelaksanaan supervisi keperawatan terbagi hampir merata, dengan 14 perawat (48,3%) memiliki pengetahuan yang baik dan 15 perawat (51,7%) memiliki pengetahuan yang kurang. Setelah sosialisasi supervisi, terjadi peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan perawat. Sebanyak 25 perawat (86,2%) menunjukkan pengetahuan yang baik mengenai pelaksanaan supervisi keperawatan, sementara hanya 4 perawat (13,8%) yang Sosialisasi menunjukkan bahwa tim sudah memahami tugas mereka, namun terdapat kekurangan dalam pelatihan supervisi dan juga indikator penilaian serta tim supervisi yang belum dibuatkan SK oleh Direktur Rumah sakit. Beberapa rekomendasi, seperti peningkatan pelatihan bagi supervisior sehingga dapat memahami fungsi dengan baik
HFCS2 (Healthy Food Creation Stop Stunting) To Increase Appetite In Play Group And Kindergarten Pertiwi Cabean Tenggak Sidoharjo Sragen: SIMAS ANTING (Kreasi Makanan Sehat Anti Stunting) Untuk Meningkatkan Nafsu Makan Pada Siswa Kb Dan Tk Pertiwi Cabean Tenggak Sidoharjo Sragen Ningsih, Warti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2024): JPM SEPTEMBER 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i2.2235

Abstract

Latar belakang : menolak makanan yang sehat sering kita jumpai pada anak umur 3-6 tahun dengan alas an makanan tidak enak dan makanan tidak menarik. Kondisi ini sering menyebabkan status gizi anak bermasalah. Penyusunan menu yang menarik dan sehat perlu ditingkatkan dengan berbagai upaya seperti melibatkan anak secara langsung membuat menu makanan yang menarik dan terpenting adalah menu yang sehat dan seimbang.   Metode : studi ini dilakukan dengan metode deskriptif. Dilakukan intervensi berupa edukasi pada anak tentang pentingnya makan sehat dan praktik pembuatan menu makanan sehat yang terdiri dari kreasi membuat makanan menarik, menyusun buah dan minum susu bersama. Hasil : Kegaiatan ini diikuti 35 anak yang terdiri 21 anak laki-laki dan 14 anak perempuan, dengan rentang usia sebagian besar 6-7 tahun sejumlah 20 anak (57%), berdasarkan perbandingan Berat Badan dan Tinggi Badan dengan menggunakan tabel CDC (Central of Disease Control) 2000 didapatkan separuhnya dalam kondisi kurus 18 anak (51%). Dari kegiatan tersebut hampir seluruh anak menghabiskan makanan yaitu 32 anak (91%) dan hanya 3 anak (7%) yang mengatakan tidak suka dengan makanannya.  Kesimpulan : melibatkan anak dalam proses menyajikan makanan sehat yang menarik dapat meningkatkan nafsu makan anak sehingga dapat memperbaiki status gizi pada anak
Edukasi Edukasi Upaya Pencegahan Gagal Ginjal Kronis Pada Pasien Hipertensi Dan Diabetes Mellitus: Edukasi Rahman, Zakiah; Utari Yunie Atrie; Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): JPM MARET 2025
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v11i1.2356

Abstract

Pasien dengan hipertensi dan diabetes perlu menjaga kontrol gula darah dan tekanan darah untuk mencegah atau memperlambat perkembangan GGK. Kesadaran pasien sangat penting dalam hal ini. Faktor-faktor yang mempengaruhi kontrol tersebut mencakup ketaatan pasien terhadap minum obat, persepsi positif pasien terhadap pengobatan, serta pengetahuan tentang komplikasi penyakitnya. Tujuan : meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan gagal ginjal kronik bagi pasien diabetes melitus dan hipertensi. Metode : ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2023 dengan target responden adalah perawat masyarakat yang mengalami hipertensi dan diabetes melitus sebanyak 20 orang. Kegiatan PKM dievaluasi dengan pre-test dan post-test. PKM menunjukkan sebelum dilakukan edukasi pengetahuan peserta kategori rendah sebanyak 16 orang (80 %) dan setelah edukasi pengetahuan peserta mayoritas tinggi 15 orang (75%). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat sebelum dan setelah edukasi upaya pencegahan gagal ginjal kronik pada masyarakat yang mengalami diabetes melitus dan hipertensi. Melalui upaya ini diharapkan dapat mencegah terjadinya gagal ginjal kronik dengan merubah pola hidup, kontrol kadar gula darah dan tekanan darah.
Knowledge Of Attitudes And Behavior Regarding Bullying Among Adolescents At Jogoroto Senior High School: Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Tentang Bullying Pada Remaja Di Sma Negeri Jogoroto Zuliani; Ana Farida Ulfa; Andi Yudianto; Abdul Ghofar; Nurmalisyah, Fitri Firranda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2024): JPM SEPTEMBER 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i2.2384

Abstract

Bullying didefinisikan sebagai perilaku mengintai seseorang melalui sikap, tindakan, atau perkataan. Kasus bullying banyak ditemukan terjadi dikalangan anak sekolah yang seringkali tidak disadari karena kurangnya pengetahuan baik tentang apa itu bullying, bentuk dan dampak bullying. Tingginya pengetahuan siswa tentang bullying berdampak pada perilaku dan sikap positif siswa yang akan menghindari aktivitas bullying. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang bullying pada remaja di SMA Negeri Jogoroto. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik simple random sampling dengan jumlah 114 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan tentang bullying pada remaja di SMA Negeri Jogoroto paling banyak berada pada kategori baik yaitu 86 responden (75,4%), sikap tentang bullying pada remaja kategori sangat baik yaitu 85esponden (74,6%), serta perilaku tentang bullying pada remaja kategori sehat yaitu 91 responden (79,8 %), sehingga diharapkan dari hasil penelitian ini sekolah lebih mengembangkan program antibullying dan melibatkan semua pihak sekolah dalam penanganan perilaku bullying serta sekolah mampu memberikan edukasi berupa media poster yang sekali setiap bulan kepada siswa tentang dampak negative bullying dan bagaimana cara melaporkan jika mereka menjadi korban atau saksi bullying.