cover
Contact Name
Miftahul Fikri
Contact Email
miftahulfikrisiwa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.atthulab@uinsgd.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
ISSN : 25035282     EISSN : 25030971     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal merupakan Jurnal Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang bertujuan untuk mewadahi para dosen, para peneliti dan pendidik Agama Islam di sekolah/madrasah dalam mempublikasikan hasil penelitian mereka di bidang pembelajaran PAI.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
Stakeholder Perceptions of the Implementation of the Independent Campus Independent Learning Policy Mohammad Jaenuddin; Nanat Fatah Natsir
Jurnal al-Thullab Vol 8, No 1 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v8i1.24731

Abstract

This study aims to determine the response of Stakeholders to the Implementation of MBKM at UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Research on Community Users of Graduates in Garut Regency, Bogor Regency and Cianjur Regency). This research uses a qualitative approach, the method used in this research is descriptive analytic research method Data collection techniques to be carried out in this study are observation, interviews, and documentary studies. The results of his research show that the purpose of implementing the values of the four pillars of nationality is very important in building student character so that there are no deviations in understanding about nationality and statehood, and are not easily influenced by bad things. The implementation of the four pillars of nationality in shaping the character of UIN Sunan students Gunung Djati Bandung cannot be separated from its supporting and inhibiting factors. Among the supporting factors in the implementation of the four pillars of nationality include lecturers being given 'freedom' in creativity, including in carrying out learning designs and in developing material for the four pillars of nationality. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon Stakeholder terhadap Implementasi MBKM di UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Penelitian pada Masyarakat Pengguna Lulusan di Kabupaten Garut, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur).Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif analitik Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentatif. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa tujuan implementasi nilai-nilai empat pilar kebangsaan merupakan hal yang sangat penting dalam membangun karakter mahasiswa agar tidak terjadi penyimpangan pemahaman tentang kebangsaan dan kenegaraan, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal buruk Pelaksanaan empat pilar kebangsaan dalam membentuk karakter mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung tidak telepas dari faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Di antara faktor pendukung dalam pelaksanaan empat pilar kebangsaan di antaranya Dosen diberi ‘kebebasan’ dalam berkreativitas, termasuk dalam melakukan desain pembelajaran dan dalam mengembangkan materi empat Pilar kebangsaan.
Child Education in the Household Islamic Education Management Perspective Halimatussakdiah Halimatussakdiah
Jurnal al-Thullab Vol 8, No 1 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v8i1.22933

Abstract

The purpose of writing this article is to reveal the basic concepts of Islamic Education for children at the golden age (0-6 years) and reveal the concept of Management of Islamic Education for children aged 0-2 years in households. The method used is descriptive-qualitative through library research and documentary techniques which are then analyzed using the Content Analysis method. Based on the results of the study it was found that; the concept of Management of Islamic Education for early childhood in the household, includes: (1) Planning (planning) of Islamic education which refers to the theory of W5 1 H (What, who, when, where, why, and how), and is carried out in the household by the main teacher namely parents (father and mother) and family. (2) Implementation (actuating) on the basis of the Qur'an, al-Sunnah and Ijtihad), educational goals (physical, spiritual, and intellectual), educational methods (models, habituation and training, advice/reward, supervision, punishment/ penalty). (3) Evaluation (controlling) of various aspects in accordance with the goals and competency standards of Early Childhood Education that have been determined, namely: (a) moral aspects and religious values, (b) social, emotional and independence aspects, (c) language aspects, (d) cognitive aspects, (e) physical/motor aspects, and (f) artistic aspects. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengungkap konsep dasar Pendidikan Islam bagi anak pada usia keemasan (0-6 tahun) dan mengungkap konsep Manajemen Pendidikan Islam bagi anak usia 0-2 tahun di rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu deskriptif- kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dan teknik dokumenter yang selanjutnya dianalisis dengan métode Content Analisis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa; konsep Manajemen Pendidikan islam bagi anak usia dini di rumah tangga, meliputi: (1) Perencanaan (planning) pendidikan Islam yang mengacu pada teori W5 1 H (What,who, when, where, why, and how), dan dilakukan di rumah tangga oleh guru utamanya yaitu orang tua (ayah dan ibu) serta  keluarga. (2)  Pelaksanaan (actuating) dengan dasar Al-Qur’an, al-Sunnah dan Ijtihad), tujuan pendidikan (jasmani, rohani, dan akal), metode pendidikan (teladan, pembiasaan dan latihan, nasehat/ penghargaan, pengawasan, hukuman/ sanksi). (3) Evaluasi (controlling) dari berbagai aspek sesuai dengan tujuan dan standar kompetensi Pendidikan Anak Usia Dini yang telah ditentukan, yaitu: (a) aspek moral dan nilai-nilai agama, (b) aspek sosial, emosional dan kemandirian, (c) aspek bahasa, (d) aspek kognitif, (e) aspek fisik/ motorik, dan (f) aspek seni. 
Design for Change: Mindful Improvement Ideas Miftahul Fikri; Dadan Nurulhaq
Jurnal al-Thullab Vol 8, No 1 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v8i1.24740

Abstract

The purpose of writing this article is to find out the study of the Design for Change approach, to improve morals and care. The research method used is library research on a qualitative approach, data collection with documentation and analysis with content analysis. The results of this study are that Design for Change consists of four steps, namely Feel which feels the surrounding conditions, Image which imagines what will be done, Do which does what is planned, and Share which shares what has been done. Morals are formed by instinct, habituation and environment. Caring is influenced by culture, espoused values, price obtained, exclusivity and level of maturity. The conclusion from this research is that the Design for Change approach will form habits that improve awareness. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui kajian pendekatan Design for Change, untuk memperbaiki akhlak dan kepedulian. Metode penelitian yang digunakan adalah library research pada pendekatan kualitatif, pengumpulan data dengan dokumentasi dan analisis dengan analisis konten. Hasil penelitian ini adalah Design for Change terdiri dari empat Langkah, yaitu Feel yang merasakan kondisi sekitar, Image yang membayangkan apa yang akan dilakukan, Do yang melakukan apa yang direncanakan, dan Share yang membagikan apa yang sudah dilakukan. Akhlak dibentuk oleh naluri, pembiasaan dan lingkungan. Kepedulian dipengaruhi oleh budaya, nilai yang dianut, harga yang didapat, keeksklusifan dan level kematangan. Simpulan dari penelitian ini adalah pendekatan Design for Change akan membentuk pembiasaan yang memperbaiki kepedulian.
Assignment Methods in Online Learning with Cognitive Learning Outcomes Materials of the Golden Age of Islam Ratu Suntiah; Maslani Maslani; Resa Umami
Jurnal al-Thullab Vol 8, No 1 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v8i1.24742

Abstract

This study aims to find out students' responses to the assignment method relates to their cognitive learning outcomes in PAI subjects  heyday of Islam class XI  1SMA Plus Damar Bangsa. This study uses a quantitative approach and descriptive method with data collection techniques through observation, tests, questionnaires, and interviews. And in this research, the data analysis is descriptive analysis and correlation analysis. From the results of the study, it was obtained: 1) The reality of student responses to the assignment method in online learning was in the sufficient category, based on an average result of 3.49 which was at intervals of 2.5-3.5. 2) The reality of students' cognitive learning outcomes in PAI subjects is in the sufficient category, based on an average value of 68.96 which is in the 60-69 interval. 3) The reality of students' responses to the assignment method in online learning has a relationship with students' cognitive learning outcomes which are in the sufficient category because they are in the interval 0.40-0.70. The results of the hypothesis test prove that t count = 2.93 > t table 2.04, then H0 is rejected and H1 is accepted. Thus, the hypothesis proposed is accepted, namely that there is a relationship between the assignment method in online learning and their cognitive learning outcomes in PAI subjects heyday of Islam  in class XI 1 SMA Plus Damar Bangsa Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap metode penugasan hubungannya dengan hasil belajar kognitif  PAI  materi Masa Kejayaan Islam kelas XI 1 SMA Plus Damar Bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan  metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, angket, dan wawancara. Dan dalam penelitian ini analisis datanya yaitu analisis deskriptif dan analisis korelasi. Dari hasil penelitian diperoleh: 1) Realitas tanggapan siswa terhadap metode penugasan dalam pembelajaran daring berkategori cukup, berdasarkan hasil rata-rata sebesar 3.49 yang berada pada interval 2.5-3.5. 2)  Realitas hasil belajar kognitif PAI materi Masa Kejayaan Islam berkategori cukup, berdasarkan nilai rata-rata sebesar 68.96 yang berada pada interval 60-69. 3) Realitas tanggapan siswa terhadap metode penugasan dalam pembelajaran daring hubungannya dengan hasil belajar kognitif PAI materi Masa Kejayaan Islam  termasuk kategori cukup karena berada pada interval 0.40-0.70. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa t hitung= 2.93 > t tabel 2.04 maka H0 Ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan diterima yaitu terdapat hubungan antara metode penugasan dalam pembelajaran daring dengan hasil belajar kognitif  PAI  materi Masa Kejayaan Islam di kelas XI 1 SMA Plus Damar Bangsa Kab. Sukabumi. 
Digital-Based Character Education Innovation for Shaping a Well-Characterized Indonesian Generation Setiono, Joko; Kurniasih, Nia
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 2 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v9i2.27781

Abstract

The use of information technology as a learning medium reflects the process of modernization in education in Indonesia, aligning with the demands of the times and global developments. However, behind these benefits, there are risks that need to be addressed, such as the potential increase in demoralization among students. This concern is significant for educators, parents, and society as a whole. This article aims to analyze the strengthening of character education based on information technology as a significant innovation in the formation of a better national character. This study employs a qualitative approach with an in-depth literature review, analyzing research related to the utilization of information technology for character development among students. The findings indicate that the modernization of education through information technology can create more equitable and inclusive access to education, open new perspectives for educators and learners, and enhance the overall quality and meaning of education. Additionally, information technology accelerates the exchange of information, making it an effective means for strengthening student character. Information technology products provide a broad and engaging learning space, enabling students to share experiences, exchange information, and interact with experts. This supports the development of personal potential and character strengthening, allowing students to become more responsible and integral individuals. Penggunaan teknologi informasi sebagai media pembelajaran mencerminkan proses modernisasi pendidikan di Indonesia, yang sejalan dengan perkembangan zaman dan tuntutan global. Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat risiko yang perlu diperhatikan, yaitu potensi peningkatan demoralisasi di kalangan pelajar. Hal ini menjadi perhatian penting bagi pendidik, orang tua, dan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penguatan pendidikan karakter berbasis teknologi informasi sebagai sebuah inovasi yang signifikan dalam pembentukan karakter bangsa yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang mendalam, menganalisis kajian terkait pemanfaatan teknologi informasi dalam penguatan karakter peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pendidikan melalui teknologi informasi dapat menciptakan akses pendidikan yang lebih adil dan inklusif, membuka perspektif baru bagi pendidik dan peserta didik, serta meningkatkan kualitas dan makna pendidikan secara keseluruhan. Selain itu, teknologi informasi mempercepat pertukaran informasi, menjadikannya sarana yang efektif untuk penguatan karakter peserta didik. Produk teknologi informasi memberikan ruang belajar yang luas dan menarik, memungkinkan peserta didik untuk saling berbagi pengalaman, bertukar informasi, dan berinteraksi dengan para ahli. Hal ini mendukung pengembangan potensi diri dan penguatan karakter, sehingga peserta didik dapat menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan berintegritas.
Green School and Its Implementation in Islamic Educational Institutions in Indonesia Mahyani, Aang; Ruswandi, Agus
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 2 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v9i2.30171

Abstract

Climate change regarding global warming threatens human life on earth, so there needs to be solutions from various parties to reduce the negative effects of climate change. Implementing these principles in Islamic educational institutions in Indonesia still needs to improve understanding, policies, and implementation in the field. Therefore, this study aims to analyse the implementation of Green Schools in Islamic educational institutions in Indonesia, identifying factors that support and hinder its implementation. The research method used is a case study with a qualitative approach—data collection techniques using document analysis from research results published in national and international journals. Data analysis is done through data condensation, data display, and verification. The green school program is a program that must be implemented in educational institutions. Green schools and green buildings can improve teacher performance and academic achievement. Various Islamic educational institutions have carried out green school programs; some have received Adiwiyata awards from the Indonesian Government. However, Islamic education institutions still need to implement green schools properly. Islamic educational institutions should consistently implement green school programs in their respective institutions to reduce climate change's negative effects. Perubahan iklim dan pemanasan global mengancam kehidupan manusia, sehingga diperlukan solusi dari berbagai pihak untuk mengurangi dampak negatifnya. Salah satu solusi adalah program green school di lembaga pendidikan, termasuk di lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Namun, implementasi program ini masih menghadapi tantangan, terutama terkait pemahaman, kebijakan, dan pelaksanaan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi green school di lembaga pendidikan Islam, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik analisis dokumen dari jurnal nasional dan internasional. Program green school memiliki manfaat, seperti meningkatkan kinerja guru dan prestasi akademik siswa. Walau beberapa lembaga telah meraih penghargaan Adiwiyata, konsistensi penerapan di lembaga pendidikan Islam perlu ditingkatkan untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
Integration of Multicultural Education in the ISMUBA Curriculum and Its Implementation in Learning Mukarom, Mukarom; Assaraj, Qarashat Mohammed Shakir Ali
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 2 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v9i2.30605

Abstract

This study aims to explore the Multicultural education content in the ISMUBA curriculum and its implementation in learning at SMA Muhammadiyah 4 Bandung City. Using a qualitative descriptive method, the research describes conditions in curriculum documents and field observations related to learning. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data triangulation by reducing, presenting, and concluding the data. The findings reveal that the ISMUBA curriculum, which is unique to educational institutions under Muhammadiyah, is an integrative-holistic modern Islamic education system developed to meet community needs. Based on decree 98/KEP/I.4/F/2017, the curriculum focuses on instilling faith, piety, and strong Islamic values, rooted in the Qur'an and Hadith. Multicultural education is embedded in the curriculum’s structure, process, teachers, and assessments. Implementation at SMA Muhammadiyah 4 involves face-to-face learning, habituation, structured and unstructured independent activities, fostering Islamic character, honesty, care, politeness, and responsibility. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendidikan multikultural dalam kurikulum ISMUBA serta penerapannya dalam pembelajaran di SMA Muhammadiyah 4 Kota Bandung. Penelitian ini Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menggambarkan kondisi dalam dokumen kurikulum dan hasil observasi di lapangan terkait pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan triangulasi data dengan mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum ISMUBA, yang merupakan kekhasan lembaga pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah, adalah sistem pendidikan Islam modern yang integratif-holistik yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan SK 98/KEP/I.4/F/2017, kurikulum ini berfokus pada penanaman keimanan, ketakwaan, dan nilai-nilai Islam yang kuat, yang berakar pada Al-Qur'an dan Hadits. Pendidikan multikultural tercermin dalam struktur, proses, tenaga pengajar, dan penilaian dalam kurikulum tersebut. Penerapan di SMA Muhammadiyah 4 mencakup pembelajaran tatap muka, pembiasaan, tugas terstruktur, dan aktivitas mandiri yang tidak terstruktur, yang bertujuan membentuk karakter Islam, kejujuran, kepedulian, kesantunan, dan tanggung jawab.
The Implementation of In-Service Teacher Professional Education for Improving the Quality of Education in Indonesia: An Analysis of Digital Public Opinion Sari, Iis Indah; Munawar, Fuad; Supiana, Supiana
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 2 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v9i2.32290

Abstract

The purpose of this study is to analyze the extent of public perception of the implementation of the PPG program in the context of Indonesian education. This study uses a qualitative method using a deductive-inductive approach, data collection with web scraping techniques. The criteria for selecting data from comments are by selecting relevant and representative comments that include various views on the implementation of the Teacher Professional Program. The analysis technique used is to use text-based analysis to assess whether a comment is positive, negative or neutral supported by various references such as books, journal articles, and relevant references. The data in this study was taken from a post on Instagram entitled "Pros and Cons in PPG In-Position" on the @infoppg.id account. The reality is that the implementation of PPG is still reaping pros and cons caused by the lack of transparency in the implementation of the program. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis sejauh mana realita persepsi masyarakat mengenai pelaksanaan program PPG dalam konteks pendidikan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deduktif-induktif, pengumpulan data dengan teknik web scraping. Kriteria pemilihan data dari komentar dengan cara memilih komentar yang relevan dan representatif yang mencakup berbagai pandangan mengenai pelaksanaan Program Profesi Guru. Teknik analisis yang digunakan yaitu menggunakan analisis berbasis teks untuk menilai apakah suatu komentar bersifat positif, negatif atau netral dengan didukung berbagai referensi seperti buku, artikel jurnal, dan referensi yang relevan. Data pada penelitian ini diambil dari sebuah postingan di Instagram yang berjudul “Pro dan Kontra dalam PPG Dalam Jabatan” pada akun @infoppg.id. Realitanya pelaksanaan PPG masih menuai pro dan kontra yang disebabkan oleh kurangnya transparansi pelaksanaan program.
Digital Al-Quran: A Medium to Assist Students in Practicing Religious Rituals Maulana, Luthfi; Ardiyansyah, Sendi Maramis; Pratama, Jaka Putra; Romli, Usup
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 2 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v9i2.33024

Abstract

This research aims to explore the potential for using digital Al-Quran in enriching the religious practices of students at the Faculty of Technical and Vocational Education, Indonesian Education University (FPTK UPI). This research adopts a survey research design with a quantitative approach. Data was collected through a questionnaire given to FPTK UPI students, with a focus on the use of the Digital Al-Quran and its impact on their religious practices. Statistical analysis is used to analyze data to gain a deeper understanding. The research results show that the digital Koran positively influences religious practice by providing easy access to religious teachings, increasing understanding, and showing good levels of engagement, confirming its role as a potential tool in enriching students' religious experiences. Thus, the digital Al-Quran is recognized as having great potential to increase religious understanding and religious involvement in higher education environments in Indonesia, especially at FPTK UPI. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan Al-Qur’an digital dalam memperkaya praktik keagamaan mahasiswa di Fakultas Pendidikan Teknik dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (FPTK UPI). Penelitian ini mengadopsi desain penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada mahasiswa FPTK UPI, dengan fokus pada penggunaan Al-Qur’an Digital dan dampaknya terhadap praktik keagamaan mereka. Analisis statistik digunakan untuk menganalisis data guna mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an digital secara positif memengaruhi praktik keagamaan dengan memberikan kemudahan akses terhadap ajaran agama, meningkatkan pemahaman, dan menunjukkan tingkat keterlibatan yang baik, mengkonfirmasi perannya sebagai alat yang berpotensi dalam memperkaya pengalaman keagamaan mahasiswa. Dengan demikian, Al-Qur’an digital diakui memiliki potensi besar untuk meningkatkan pemahaman agama dan keterlibatan keagamaan di lingkungan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di FPTK UPI.
Islamic Religious Education in Public Universities: Responding to Contemporary Challenges Khoerudin, Koko; Fadilah, R. Muhamad Yasin; Setiawan, Edi
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 2 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v9i2.33030

Abstract

This research aims to explore the management of Islamic Religious Education (PAI) in public universities, particularly at Advanced Indonesia University (UIMA), and to identify efforts to enhance its effectiveness in instilling moral and religious values relevant to current developments. The research adopts a qualitative approach with a descriptive method to provide a systematic overview of the factors influencing the success of PAI, including both teaching aspects and supporting infrastructure. The study identified several challenges, including variations in religious education models, the need to integrate the inclusive spirit of Islamic teachings, educator professionalism, and the limitations in religious infrastructure. Proposed solutions include strengthening the curriculum based on the fundamental values of the Qur'an and Sunnah, alongside a holistic approach that not only focuses on academics but also on character and ethics formation. Additionally, the development of facilities, such as mosques, is expected to support increased religious activities. The conclusion of this research is that the management of PAI at public universities, like UIMA, requires an integrated approach that blends academic knowledge with support from various stakeholders to foster a competitive and character-building Islamic education. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dalam pengelolaan Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi umum, khususnya di Universitas Indonesia Maju (UIMA), serta upaya untuk meningkatkan efektivitasnya dalam menanamkan nilai-nilai moral dan agama yang relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menyusun gambaran sistematis mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan PAI, baik dari aspek pengajaran maupun infrastruktur pendukung. Hasil penelitian mengidentifikasi berbagai tantangan, termasuk model pengembangan pendidikan agama yang berbeda, pentingnya integrasi semangat inklusivitas ajaran Islam, profesionalisme pendidik, dan keterbatasan sarana prasarana keagamaan. Solusi yang diusulkan mencakup penguatan kurikulum dengan dasar nilai-nilai fundamental Al-Qur’an dan as-Sunnah, serta adopsi pendekatan holistik yang tidak hanya mencakup aspek akademis tetapi juga pembentukan karakter dan etika mahasiswa. Selain itu, pengembangan sarana seperti masjid diharapkan dapat mendukung peningkatan aktivitas keagamaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan PAI di perguruan tinggi umum, seperti UIMA, tidak hanya membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dengan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak untuk mencapai pendidikan Islam yang berdaya saing dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2026): INPRESS-Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 10 No 2 (2025): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 10 No 1 (2025): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 2 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 9 No 2 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 1 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 9 No 1 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 8 No. 2 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 8 No 2 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 8 No 1 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 8, No 1 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 8 No. 1 (2023): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 7, No 2 (2022): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 7 No. 2 (2022): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 7, No 1 (2022): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 6, No 2 (2021): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 6, No 1 (2021): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 5, No 2 (2020): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 5, No 1 (2020): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 4, No 2 (2019): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 4, No 1 (2019): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 3, No 2 (2018): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 3, No 1 (2018): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 2, No 2 (2017): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 2, No 1 (2017): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 1, No 2 (2016): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol 1, No 1 (2016): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal More Issue