cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 25413775     EISSN : 25489402     DOI : -
Core Subject : Education,
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Arjuna Subject : -
Articles 725 Documents
TAG QUESTIONS: OLIVIA POPE'S WOMEN’S LANGUAGE DOMINANCE IN "SCANDAL" TV SHOW, SEASON 5 Hardiyanti, Risma; Maharani Santika, I Dewa Ayu Devi
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.569-576

Abstract

This research, titled Tag Questions: Olivia Pope's Linguistic Dominance in "Scandal" TV Show, Season 5, examined language features used mostly by women. The research sought to identify the tag question as one of the gender-specific linguistic elements utilized by Olivia Pope. This research focuses on Lakoff's (1975) idea of the linguistic characteristics of women. The formal and informal techniques are used to convey the analysis, which was conducted using qualitative methods based on Lakoff's (1975) theory about women's language. The data was gathered using the documentation method. The research revealed that the female main character employed one dominant kind of one of the 10 categories of women’s language traits. Because the female main character in this TV series season 5 was a typical independent woman who tended to turn a statement into a question to reduce the force of the statement, the results demonstrate that tag questions became the dominant type of women's language feature uttered in this TV series season 5. 
ANALISIS TERHADAP PROSES BELAJAR DALAM MENGGUNAKAN KREATIF BERBAHASA PRODUKTIF Robiyatul Adawiyah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.63-68

Abstract

Terdapat dua keterampilan berbahasa di dalam Bahasa Indonesia yaitu keterampilan Bahasa resptif dan keterampilan berbahasa produktif. Fokus dari penelitian ini yaitu keterampilan berbahasa produktif yaitu berbicara. Materi yang dianalisis adalah Keterampilan berbicara ini mencakup berpidato atau berretorika, berbicara dengan teman sebaya dan guru atau dosen, berbicara tentang wawancara, berbicara sebagai pembawa acara, MC atau presenter. Tujuan dari penelitian ini adalah menjabarkan dan mendeskripsikan mengenai kegiatan mahasiswa dan hasil proses belajar mereka dikelas berbahasa produktif. Produk yang mereka hasilkan dari kelas ini adalah membuat teks pidato, berpidato didepan kelas, berbicara dengan teman sebaya, guru atau dosen, dan membuat teks wawancara, mewawancarai seseorang,dan yang terakhir menjadi seorang pembawa acara atau berita. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis yang ditemukan didalam keterampilan berbahasa produktif adalah masih terdapat beberapa mahasiswa masih kurang mampu dalam berbicara dengan gaya Bahasa yang sesuai, pemilihan Bahasa yang tepat dan penggunaan kata yang bagus. Walaupun beberapa mahasiswa sudah mampu berbahasa produktif sesuai materi yang telah diajarkan, tetapi penggunaan Bahasa gaul masih menjadi problema utama bagi mereka. Performa yang menarik, Intonasi dan nada yang sesuai didalam pembawa berita juga menajadi kekurangan mereka didalam pembawa acara.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT PRIBADI MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN APLIKASI WPS OFFICE DAN G-MAIL PADA GAWAI DI SMP NEGERI 4 KISARAN Chaniago, Putri Rahmadani; Maulidiah, Rina Hayati; -, Lilik
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.381-394

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeksripsikan n efektivitas penggunaan model project based learning (PJBL) berbantuan aplikasi WPS office dan g-mail pada gawai meningkatkan keterampilan menulis surat pribadi siswa di kelas VII-2 SMP Negeri 4 Kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024, yaitu pada bulan April 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi langsung, tes, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis secara kombinasi menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian tindak kelas menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari siklus I 63,54% dan siklus II 75,09% sebesar 11,55 %. Berdasarkan kriteria standar ketuntasan hasil belajar di SMP Negeri 4 Kisaran pada pelajaran bahasa Indonesia adalah 70 atau 70 %, dari 31 siswa kelas VII-2 terdapat 28 siswa yang memenuhi standar ketuntasan belajar karena memperoleh nilai 70 atau 70%. Dan masih terdapat 3 siswa yang belum memenuhi standar ketuntasan belajar. Meskipun demikian, secara keseluruhan nilai rata-rata akhir tes tulis pada siklus II menunjukkan rentang nilai yang tergolong dalam kategori baik . Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas dengan model project based learning (PJBL) berbantuan aplikasi WPS office dan g-mail  pada gawai mampu meningkatkan keterampilan menulis surat pribadi siswa kelas VII-2 SMP Negeri 4 Kisaran ini berhasil
BENTUK DAN MAKNA TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM “ARGANTARA” KARYA GUNTUR SOEHARJANTO: PENDEKATAN PRAGMATIK Aghniya An Umillah; Trie Utari Dewi
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 3 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i3.540-548

Abstract

Penggunaan bahasa oleh manusia dapat dikaitkan dengan penutur dan mitra tutur, serta tindakan manusia dalam mengucapkan tuturan disebut tindak tutur. Tindak tutur dalam dialog film memiliki maksud dan tujuan berupa tindakan yang ditujukan kepada mitra tutur. Oleh karena itu, untuk memahami tindak tutur dalam dialog film, perlu dilakukan penelitian yang berfokus pada bentuk dan makna tindak tutur ilokusi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk dan mendeskripsikan makna tindak tutur ilokusi pada dialog film "Argantara". Data dalam penelitian ini diambil dari dialog film "Argantara". Sumber data dalam penelitian ini ialah Film “Argantara” karya Guntur Soeharjanto. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, simak, dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sebanyak 17 data jenis tindak tutur ilokusi. Yang meliputi; tiga data asertif berupa memberitahu, mengeluh, dan menyatakan. Tiga data direktif berupa memerintah, memohon, dan meminta. Dua data komisif berupa berjanji. Enam data ekspresif berupa kesal, marah, kecewa, dan khawatir. Serta tiga data deklaratif berupa menghukum dan menegaskan. Selain itu, ditemukan bahwa tindak tutur ilokusi dalam dialog film Argantara memiliki makna yang lebih dalam tentang bagaimana bahasa, intonasi, ekspresi wajah, dan konteks komunikasi memberikan pesan yang lebih mendalam.
THE EFFECTIVENESS OF CROSSWORD PUZZLE METHOD TO INCREASE THE MOTIVATION IN SPEAKING ENGLISH FOR LPD EMPLOYEES Sumartini, Ni Luh Putu Unix; Ayu Meitridwiastiti, Anak Agung
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.808-816

Abstract

Pelatihan berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris membutuhkan metode khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif penerapan metode crossword puzzle terhadap hasil pelatihan berbicara bahasa Inggris bagi karyawan LPD (Lembaga Perkreditan Rakyat) di desa Guwang, Kabupaten Gianyar. Karyawan LPD tentu saja harus mempraktekkan cara berbicara yang tepat dan benar terutamanya  dengan hal-hal yang berhubungan dengan teknologi dan informasi setiap harinya. Dengan menguasai istilah-istilah teknologi dan informasi untuk bidang perbankan dan keuangan dianggap dapat meningkatkan kesadaran diri mereka sebagai karyawan LPD di era masyarakat 5.0 ini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif model studi kasus dengan menggunakan desain pra-eksperimental dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara awal mengenai istilah-istilah teknologi informasi kepada 20 orang karyawan. Dengan demikian sampel penelitian adalah karyawan LPD di Desa Pekraman Guwang, Gianyar, yang terdiri dari beberapa tingkat pendidikan seperti SMA, SMK, Diploma dan Universitas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar teka-teki silang yang terdiri dari 20 kosakata yang berhubungan dengan istilah keuangan dan teknologi informasi dalam bahasa Inggris. Sedangkan data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data dengan model interaktif (Interactive Mode of Analysis). Tahapan dalam analisis data adalah Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode crossword puzzle berpengaruh dalam meningkatkan minat penguasaan bahasa Inggris secara aktif dan meningkatkan rasa percaya diri karyawan. Hasil analisis data terdapat 11 orang (55%) yang hanya mendapatkan kosakata di bawah 10 buah (Kelompok A). Yang berhasil mendapatkan kosakata 10 sampai 15 sebanyak 6 (30%) orang (Kelompok. B), sisanya 3 orang (15%) mendapatkan hasil di atas 15 (Kelompok. C). 
KEMAMPUAN PENGGUNAAN KATA “ZANSHI(暂时) ”DAN “LINSHI(临时) PADA MAHASISWA SEMESTER IV T.A 2021/2022 Hualangi, Anthony
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.281- 290

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauh mana tingkat kemampuan mahasiswa Semester IV STBA – PIA Medan dalam menggunakan kata 暂时 (zànshí) dan 临时 (línshí). Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dimana populasi berjumlah 132 orang mahasiswa, dan pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling yaitu 40 orang mahasiswa semester IV STBA-PIA Medan T.A. 2021/2022 sebagai sampel penelitian ini. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan memberikan soal tes kepada sampel. Validitas pada penelitian ini menggunakan validitas isi, dan perhitungan soal tes masing-masing kata berjumlah 10 soal dengan menggunakan rumus KR-20. Nilai reliabilitas instrumen kata 暂时 (zànshí) tinggi yakni 0.62 dan nilai reliabilitas instrumen kata  临时 (línshí) juga tinggi yakni 0.66. Analisis hasil uji kemampuan mahasiswa dalam menggunakan kata 暂时 (zànshí) menunjukkan rata-rata 67 yang termasuk dalam kategori tidak kompeten, sedangkan hasil uji kemampuan mahasiswa menggunakan kata 临时 (línshí) menunjukkan rata-rata 68.25 juga termasuk kedalam kategori tidak kompeten. ABSTRACTThis research aims to describe the level of ability of Semester IV STBA – PIA Medan students in using the words 暂时 (zànshí) and 临时 (línshí). To achieve this aim, the researcher used a quantitative descriptive research design where the population was 132 students, and sampling used the Simple Random Sampling technique, namely 40 fourth semester students of STBA-PIA Medan T.A. 2021/2022 as the sample for this research. The instrument and data collection technique used was by giving test questions to the sample. Validity in this study uses content validity, and the test questions for each word are calculated as 10 questions using the KR-20 formula. The reliability value of the instrument for the word 暂时 (zànshí) is high, namely 0.62, and the reliability value for the instrument for the word 临时 (línshí) is also high, namely 0.66. Analysis of the test results of students' ability to use the word 暂时 (zànshí) shows an average of 67 which is included in the incompetent category, while the results of the test of students' ability to use the word 临时 (línshí) shows an average of 68.25 which is also included in the incompetent category.
STRENGTHENING CHARACTER EDUCATION THROUGH ECOLOGICAL LITERACY IN THE FOLKLORE OF THE GREAT KAPOK TREE FOR PRIMARY SCHOOL STUDENTS Zaitun Zaitun; Lativa Qurrotaini; Pipit Novita; Irpan Ali Rahman; Taofix Rahman
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.212-220

Abstract

This research is motivated by the importance of instilling awareness of the importance of protecting the environment from an early age. Strengthening character in environmental care has a positive impact on the survival of the next generation. The behaviour of not caring about the destruction of nature as a result of human actions is very dangerous if it is passed on to the younger generation, so it is necessary to strengthen the character of environmental care from an early age.  This research aims to provide the right choice of literary ecological literacy material as an effort to strengthen the character of environmental care in students in elementary schools. Imaginary characters in literary works become real examples for student character development. Strengthening the character of environmental care based on moral values in folklore needs to be conveyed so that students will have character intelligence to care for their environment. This research uses descriptive qualitative methods and literature study of story narratives, character behaviour, and dialogue and monologue sequences that illustrate the value of character education. The subject of this research is the folktale The Great Kapok Tree Tree: A Tale of The Amazon Rain Forest by Lynne Cherry. The findings show that The Great Kapok Tree folktale represents the values of environmental care in realising character strengthening including: environmental care as a system and awareness in environmental development. Thus, the folklore of The Kapok Tree contains the values of environmental care character education so that it can be an alternative solution for reading material on meaningful literary literacy. 
Pengaruh Model Pembelajaran AIR ( Auditory, Intellectualy, Repetition) Terhadap Kemampuan Menulis Teks Ekspalansi oleh Siswa Kelas VIII SMP Negeri 45 Medan Panjaitan, Windy Glorya Margareth; Barus, Frinawaty Lestarina
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.745-751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh dari penerapan model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Medan. dalam penelitian ini populasi yang digunakan yaitu seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah 191 siswa, dengan total 64 sampel penelitian yang terbagi menjadi 32 siswa untuk kelas kontrol dan 32 untuk kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan design penelitian two group post-test. Hasil dari penelitian ini serta kesimpulan yang di dapat adalah adanya peningkatan hasil menulis teks eksplanasi oleh siswa kelas VIII dengan menggunakan model pembelajaran AIR. Pada kelas kontrol dengan model konvensional nilai yang diperoleh berada pada klasifikasi cukup dengan nilai rata-rata 65,46. Hal tersebut membuktikan bahwa kemampuan hasil menulis teks eksplanasi siswa belum dapat memenuhi kriteria ketuntatasan minimal yang telah ditentukan pihak sekolah yaitu 75. Sedangkan, kemampuan siswa kelas VIII dengan menggunakan model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) dalam menulis teks eksplanasi berada pada klasifikasi baik dengan nilai rata-rata yang diperoleh adalah 78, Hal tersebut membuktikan bahwa dengan model pembelajaran AIR dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis teks eksplanasi yang dibuktikan dengan tercapai nya nilai ketuntasan minimal yang ditetapkan dari pihak sekolah yaitu 75. Hal tersebut juga dapat dibuktikan dengan hasil uji thitung yang diuji adalah 6,50 dan ttabel sebesar 1,69, hal ini membuktikan bahwa hipotesis penelitian atau Ha diterima karena thitung (6,50) > ttabel (1,69). Model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Medan.
THE UTILIZATION OF TIKTOK VIDEOS AS LEARNING MEDIA TO ENHANCE STUDENTS’ SPEAKING PROFICIENCY Izzatunnisa Fadhilah, Zaitun
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.195-201

Abstract

The purpose of this study was to determine whether or not TikTok videos contributes on English pre-service teachers’ speaking proficiency. The population of the study was 54 of second-semester English students of Faculty of Education, Universitas Muhammadiyah Jakarta. There were 30 students participated as samples selected through random sampling technique. This study employed quantitative method with pre-experimental design and one group pre and post approach. The instruments used in data collection were oral pre- and post-tests. This study was conducted online both in synchronous and asynchronous ways. Synchronously, the researchers used Google Meet platform in doing the treatment, while asynchronously, WhatsApp group was used to discuss the materials and open question and answer session with the participants. The data were analyzed quantitatively and statistically through the formula of paired- sampled t-test. The quantitative calculation showed that in the average, the students gained higher achievement in the post-test (75.00) than in the pre-test (61.57). Besides, the statistical computation found out that level of significance was higher than 0.000 < 0.005. This also indicated that H0  was rejected and H1 was accepted. Thus, this research work concluded that TikTok videos used as media in learning was effective to impove students’ speaking proficiency.  
EKSISTENSI DAN REPRESENTASI PEREMPUAN MUSLIM ARAB DALAM FILM-FILM ARAB Zulkarnain, Muh.
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.640-653

Abstract

Ketidaksetaraan peran laki-laki dan perempuan menimbulkan munculnya gerakan feminisme, tak terkecuali di dunia Arab. Dalam menyuarakan visi-visinya, perempuan muslim Arab menggunakan berbagai media salah satunya adalah film. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap eksistensi perempuan muslim Arab melalui media film dan representasi perempuan muslim Arab di dalam film-film mereka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah simak dan catat melalui studi pustaka (library reserach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi perempuan muslim Arab salah satunya dituangkan melalui media film. Beberapa sutradara perempuan muslim Arab antara lain Nadine Lebaki Assia Djebar, Moufida Tlatli, dan Haifaa Mansour. Dari beberapa film garapan sutradara muslim perempuan, tokoh-tokoh wanita dalam film direpresentasikan sebagai tokoh yang melawan paradigma patriarki. Selain itu terdapat upaya sutradara perempuan untuk keluar dari tokoh-tokoh selain perempuan yang mendominasi dan mengopresi wanita dalam kostruk sosial kemasyarakatan.