cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 25413775     EISSN : 25489402     DOI : -
Core Subject : Education,
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Arjuna Subject : -
Articles 678 Documents
GANGGUAN FONOLOGI PADA ANAK PENDERITA CEREBRAL PALSY TINGKAT INTELEJENSI SEDANG STUDI KASUS D.S.N Suatu Tinjauan Neuropsikolinguistik Setria Dona; Gusdi Sastra; Fajri Usman
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i1.200-209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk - bentuk gangguan fonologi pada anak penderita cerebral palsy tingkat intelejensi sedang studi kasus D.S. N dan bentuk-bentuk distribusi konstekstual gangguan fonologi  pada anak penderita cerebral palsy tingkat intelejensi sedang studi kasus D.S. N. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan studi kasus terhadap seorang anak penderita cerebral palsy tingkat intelejensi sedang. Metode yang digunakan adalah wawancara dengan menerapkan teknik rekam pada setiap tuturan yang diujarkan oleh anak penderita cerebral palsy tingkat intelenjensi sedang. Dalam mengumpulkan data, instrument yang digunakan adalah kartu gambar (Flash Cards). Setelah mengumpulkan data, tahap selanjutnya adalah mengolah data dengan mengelompokkan bentuk gangguan dengan menggunakan metode padan fonetis artikulatoris. Tahap  terakhir yang dilakukan adalah menyajikan hasil analisis data dengan metode formal dan informal.            Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka ditemukan anak penderita Cerebral Palsy  tingkat intelejensi sedang mendominasi tiga buah tipe gangguan fonologi, yaitu penggantian (51,67%), peghilangan (63,33%) dan penambahan (10%). Pada penelitian ini tidak ditemukan tipe kesalahan fonologi yang keempat yaitu ketidakteraturan fonem. Dari 60 gambar yang telah disedikan ditemukan sebanyak 31 data yang mengalami pergantian fonem, 38 data penghilangan fonem dan sebanyak 6 data yang mengalami penambahan fonem. Penambahan fonem adalah bentuk kesalahan yang paling sedikit terjadi pada penderita CP tingkat intelejensi sedang. Hal ini dikarenakan penderita tidak mampu membetuk kata-kata baru dalam bertutur, ia lebih cenderung melakukan penghilangan fonem dalam bertutur. Selain itu, penderita CP dengan tingkat intelejensi sedang mampu menjawab semua gambar yang telah disediakan. Akan tetapi beberapa data harus dibantu dengan menggunakan stimulus sentuhan demi menunjang daya ingat penderita CP. Kemudian, untuk hasil distribusi kontekstual gangguan berbahasa tersebut ditemukan bahwa untuk ketiga tipe kesalahan fonologi paling dominan berada pada (# __ ) awal kata.  Untuk kesalahan penggantian fonem terjadi pada (# __ ), (V __ V ), ( __ #), (C __ C) dan (X __ X), penghilangan fonem (#__ ), (C __ C), (V __ V), dan (X __ X), penambahan fonem (# __ ), (C __ C ), dan (X __ ). Penggunaan distribusi kontekstual ini berguna untuk mengetahui tempat terjadinya bentuk kesalahan fonologi dan juga mengetahui perkembangan bahasa yang dimiliki oleh penderita CP tingkat intelejensi sedang studi kasus D.S.N.
ANALISIS KRITIK SOSIAL KEPADA PEMERINTAH DALAM PUISI ESAI “ABORSI DI PALIPPIS” KARYA SYUMAN SAEHA Naim Irmayani; Andriani Andriani; Nur Hafsa Yunus
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i2.289-297

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana kritik sosial yang ada dalam puisi esai “Aborsi di Palippis” karya Syuman Saeha. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan mengetahui kritik sosial yang ada dalam puisi esai “Aborsi di Palippis” karya Syuman Saeha.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan data berupa unsur batin dan kritik sosial dalam puisi esai “Aborsi di Palippis” karya Syuman Saeha. Teknik penelitian yang digunakan adalah analisis dokumen yaitu puisi esai “Aborsi di Palippis” karya Syuman Saeha dan wawancara narasumber Syuman Saeha selaku penyair puisi esai “Aborsi di Palippis”.Hasil penelitian yang diproleh yakni unsur batin puisi esai “Aborsi di Palippis” terdiri dari  tema, rasa, nada suasana dan amanat. Kritik sosial yang diperoleh berupa kritik terhadap pihak pemerintah, pihak kontraktor dan masyarakat. Kritik sosial terhadap pemerintah memiliki 4 poin, terhadap kontraktor 3 poin dan terhadap masyarakat 3 poin. Dari ketiga sasaran kritik tersebut, pemerintah dipandang sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas terciptanya permasalahan sosial sebagaimana kritik sosial yang diperoleh dalam puisi esai “Aborsi di Palippis” karya Syuman Saeha.
MAKNA ESTETIKA LIRIK LAGU TAHUN 1980-AN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER REMAJA: PENDEKATAN WACANA KRITIK Tarida Ilham Manurung
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i2.190-202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Makna Estetika Lirik Lagu Tahun 1980-an dan Tahun 2010-an Dalam Pembentukan Karakter Remaja: Pendekatan Wacana Kritik” Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Sumber data penelitian adalah lirik lagu tahun 1980-an dan 2010-an yang berupa kata-kata dan tindakan makna estetika yang bertujuan dalam pembentukan karakter remaja yang langsung diteliti terhadap remaja yang berada di daerah kecamatan Kisaran Barat.  Teknik pengumpulan data dengan menggunakan survey langsung ke lapangan serta wawancara langsung dengan remaja yang berada di Kecamatan Kisaran Barat. Berdasaran hasil penelitian tentang “Makna Estetika Lirik Lagu Tahun 1980-an dalam Pembentukan Karakter Remaja: Pendekatan Wacana Kritik” bahwa Lirik lagu tahun 1980-an lebih memiliki kualitas, enak didengar, liriknya lebih sopan dan estetika/keindahanya lebih tinggi. Sedangkan lirik lagu tahun 2010-an lebih kasar, terlalu vulgar, bebas, nilai estetika yang rendah, penggunaan pengulangan kata-kata yang tidak efektif dalam sebuah karya lirik lagu. Pembentukan karakter remaja lirik lagu dapat mempengaruhi jalannya psikolingis para remaja dengan mengajarkan bahwa komunikasi santun berbudi setia bertutur kata saling menjaga satu sama lain dapat menjadikan hidup lebih terarah sehingga akan terbentuk mental yang peka pula terhadap proses berkehidupan baik kepada diri sendiri maupun orang lain.
HUBUNGAN ANTARKLAUSA DALAM KALIMAT MAJEMUK BAHASA JEPANG PADA NOVEL 1Q84 KARYA HARUKI MURAKAMI Ilvi Rahmi; Muhammad Yusdi; Lindawati Lindawati
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i1.139-150

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk bahasa Jepang pada novel 1Q84 karya Haruki Murakami. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk bahasa Jepang pada novel 1Q84 karya Haruki Murakami. Dalam penelitian ini, digunakan teori yang dikemukakan oleh Iori untuk mendeskripsikan hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk bahasa Jepang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yang dikemukakan oleh Sudaryanto, yaitu 1) metode dan teknik penyediaan data, 2) metode dan teknik analisis data, dan 3) metode dan teknik penyajian hasil analisis data. Dalam penyediaan data, metode yang digunakan adalah metode simak. Teknik dasarnya adalah teknik sadap. Teknik lanjutannya adalah teknik simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat. Untuk analisis data, digunakan metode padan dan metode agih. Metode padan yang digunakan adalah metode padan translasional dan metode padan ortografis. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik pilah unsur penentu (PUP). Teknik lanjutannya adalah daya pilah translasional dan daya pilah ortografis. Untuk metode agih, teknik dasar yang digunakan adalah teknik bagi unsur langsung (BUL). Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik baca markah. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk BJ yang ditemukan pertama kalimat majemuk-kondisi; kedua kalimat majemuk-alasan dan tujuan; ketiga kalimat majemuk-koneksi terbalik dan kontras; keempat kalimat majemuk- "~ te". situasi tak terduga, korelasi; dan kelima kalimat majemuk-waktu. Pengaruh hubungan antarklausa juga dipengaruhi oleh konjungsi dan adposisi dalam bentuk yang sama.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI BERBAHASA INGGRIS MELALUI MEDIA OBJEK LANGSUNG Mince .
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i2.334-349

Abstract

Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi berbahasa inggris melalui media objek langsung siswa kelas VIII SMP Swasta Santo Thomas-5 Lwbekung. Populasi Penelitian 37 siswa dengan sampel diambil dari keseluruhan populasi, yaitu 37 siswa. Metode penelitian dengan metode tindakan kelas (siklus). Berdasarkan hasil Penelitian diketahui bahwa  Pada tindakan yang dilaksanakan pada siklus I kemampuan menulis deskripsi berbahasa Inggris para siswa berada pada posisi keriteria ‘Cukup’ karena rata-rata kelas berada pada skor  67, 29. Pada siklus 1 diperoleh persentase observasi kegiatan menulis karangan deskrifsi dengan media objek langsung adalah 45,27%. Setelah diterapkan media objek langsung pada siklus II maka terjadi peningkatan kemampuan menulis deskripsi berbahasa Inggris yang cukup menggembirakan, sehingga posisi kemampuan siswa berada pada kategori ‘Baik’ yaitu dengan nilai rata-rata  78,64. Ketuntasan belajar para siswa pada siklus I secara klasikal hanya 33,33% sedangkan pada siklus II telah mencapai ketuntasan 99,97%. Pada siklus 2 diperoleh persentase observasi kegiatan menulis karangan deskrifsi berbahasa Inggris dengan media objek langsung adalah 87,43%.
GAYA BAHASA DALAM MEMPROMOSIKAN OBJEK WISATA SUMATERA BARAT PADA AKUN INSTAGRAM @TRIPSUMBAR Annisha Dyuli Adha; Asma Alhusna
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i2.249-259

Abstract

Akun instagram @tripsumbar merupakan sebuah akun media sosial yang berisikan informasi mengenai promosi objek wisata yang ada di Sumatera Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui jenis gaya bahasa yang digunakan dalam mempromosikan objek wisata Sumatera Barat oleh akun instagram @tripsumbar, 2) untuk menjelaskan makna dari gaya bahasa tersebut, dan 3) untuk mengetahui tujuan dari penggunaan dari gaya bahasa tersebut.Metode yang digunakan dalam penelitian  ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian yaitu berupa caption (tulisan) yang terdapat dalam postingan akun instagram @tripsumbar dalam memperkenalkan objek wisata Sumatera Barat. Hasil dari penelitian ini adalah berupa gaya bahasa personifikasi sebanyak 9 data, gaya bahasa simile sebanyak 6 data, gaya bahasa hiperbola sebanyak 15 data, dan gaya bahasa metafora sebanyak 6 data. Jadi, total gaya bahasa yang dtemukan dalam penelitian ini adalah sebanyak 36 data. Berdasarkan temuan tersebut, bisa disimpulkan bahwa gaya bahasa yang digunakan oleh akun instagram @tripsumbar dalam mempromosikan objek wisata Sumatera Barat memiliki sifat persuasif yang memiliki fungsi untuk membujuk masyarakat agar berkunjung ke Sumatera Barat dan menikmati keindahan alam dan wisata yang ada di sana.
PENGUASAAN TEORI DRAMA TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS KARAKTER TOKOH NASKAH DRAMA OLEH MAHASISWA SEMESTER 3 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Khatib Lubis
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i2.139-145

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Penguasaan Teori Drama Terhadap Kemampuan Menganalisis Karakter Tokoh Naskah Drama Oleh Mahasiswa  Semester 3 Pendidikan Bahasa Indonesia”.Penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian lapangan (field Research) dan penelitian kepustakaan (library Reseach). Jumlah sampel penelitian adalah 21 mahasiswa. Penelitian dilaksanakan di program studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMTS. Alat pengumpulan data melakukan penyebaran angket dan tes untuk kemampuan menganalisis karakter drama. Statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis digunakan rumus korelasi product moment, yaitu Analisis data dengan menggunakan rumus korelasi product moment yang di peroleh hasil 0,6681, sedangkan r tabel dengan n = 21 pada taraf kesalahan 5% adalah 0,433. Dari nilai tersebut dapat dilihat bahwa r hitung lebih besar dari pada r tabel yaitu 0,6681 > 0,433. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis dapat di terima kebenarannya, artinya terdapat pengaruh penguasaan teori drama terhadap kemampuan menganalisis karakter tokoh naskah drama “pakaian dan kepalsuan” karya achdiat. K mihardja oleh mahasiswa  semester 3 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.
PERGERAKAN WACANA PEMBANGUNAN TOL RUAS PADANG-SICINCIN DI SUMATRA BARAT Muhammad Fauzan Harza; Oktavianus Oktavianus; Sawirman Sawirman
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i1.210-221

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pemberitaan online tentang pembangunan jalan tol ruas Padang-Sicincin. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menemukan konfigurasi dan tipe pergerakan wacana; dan (2) mendeskripsikan relasi antar wacana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah seluruh teks berita tentang pembangunan jalan tol ruas Padang-Sicincin. Data diambil dari mesin pencari Google periode Februari 2018 - April 2020. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik rekam. Teori BREAK, sistem transivitas Halliday, dan teori wacana kritis digunakan sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Konfigurasi wujud wacana primer didominasi oleh proses material dan wacana sekunder didominasi oleh proses verbal. Wacana ini memiliki dua tipe pergerakan yaitu tipe KOKO (Konvergen-Konvergen) dan KODI (Konvergen-Divergen). (2) Relasi antar wacana ditentukan oleh relasi antar partisipan, relasi antar proses, dan relasi politik budaya.
TINDAK TUTUR POSITIF (BAHASA PERTAMA) ORANG TUA DALAM UPAYA PENANAMAN DISIPLIN BAHASA PADA ANAK DI MTS MUHAMMADIYAH 22 PADANGSIDIMPUAN Eli Marlina Harahap
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2019): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v4i1.62-70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur positif yang diperoleh anak yang dipandang dari pendidikan orang tua. Berdasarkan simppulan penelitian tentang pendidikan orang tua dari seluruh siswa, diketahui bahwa 25 % orang tua siswa berlatar belakangkan SMP, 45 % rata-rata tingkat pendidikan orang tua siswa MTs. Muhamamdiyah 22 Padangsidimpuan tamatan SMA Sederajat, &  30 % rata-rata tamatan Sarjana Pendidikan. Tindak tutur positif/ bahasa pertama anak akan berpengaruh dari pendidikan orang tua. Sekaligus Penanaman disiplin yang secara dini dalam keluarga akan mempermudah orang tua dalam mengajari anak dan bahkan akan memudahkan anak memiliki tindak tutur positif yang baik dan benar. Sebesar 78 % upaya penanaman disiplin bahasa yang digunakan orang tua sejak dini. Berdasarkan simpulan penelitian di ketahui bahwa 75 % tindak tutur positif orang tua akan mempengaruhi pemerolehan Bahasa pertama anak.
FUNGSI BAHASA REGISTER PADA ANGGOTA KEPOLISIAN Nur Hafsah Yunus; Sulihin Azis; Andriani Andriani
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i1.170-178

Abstract

egister mencerminkan aspek lain dari tingkat sosial, yaitu proses sosial yang merupakan macam-macam kegiatan sosial yang biasanya melibatkan banyak orang. Penelitian ini didasari oleh kegiatan para anggota kepolisian yang sedang bertugas. Bahasa yang digunakan para anggota kepolisian tersebut berbeda dengan bahasa yang sering digunakan masyarakat pada umumnya, yakni berupa bahasa sandi yang hanya dapat dimengerti oleh para anggota kepolisian tersebut. Saat berkomunikasi pada situasi tertentu, anggota kepolisian biasanya menggunakan bahasa yang disebut bahasa rahasia (sandi) atau ragam bahasa register. Berdasarkan hasil analisis terhadap fungsi register anggota Kepolisian Resort Polewali Mandar Kabuparen Polewali Mandar dapat disimpulkan bahwa fungsi register yang paling pokok dalam berkomunikasi pada hasil temuan tersebut ada empat, yakni (1) fungsi konatif, (2) fungsi referensial, (3) fungsi fatik, dan (4) fungsi metalingual. Keempat fungsi register bahasa tersebut menitikberatkan pada penutur, lawan tutur, konteks pembicaraan, maupun kode yang terdapat dalam konteks komunikasi yang dilakukan oleh anggota kepolisian.

Page 9 of 68 | Total Record : 678