NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Articles
3,927 Documents
PERSEPSI REMAJA TERHADAP ASPEK PORNOGRAFI DALAM KONTEN ALTERNATE UNIVERSE (AU) 21+ AKUN TWITTER @CAXXXSA
Thallah Azzahra Siregar;
Heidy Arviani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4156-4163
Remaja sebagai kaum terpelajar dianggap sebagai masyarakat yang responsif dan antusias terhadap fenomena di media sosial. Dengan membahas fenomena Alternate Universe (AU) kepada para remaja penggemar K-Pop memungkinkan bagi mereka untuk berbagi cerita fiksi yang belum pernah dijumpai seperti Alternate Universe (AU) berlabel 21+ di Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aspek-aspek pornografi dan persepsi remaja sejauh mana tanggapan, respon, dan pengetahuan remaja tentang konten Alternate Universe (AU) 21+ di akun Twitter @caxxxsa. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pandangan remaja terhadap konten tersebut. Peneliti menggunakan informan remaja sebanyak 8 orang untuk memperoleh data melalui teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, teori yang digunakan adalah teori persepsi oleh Kenneth K. Sereno, Edward M. Bodaken, Judy C. Pearson, dan Paul E. Nelson yang dapat dianalisis dengan tiga kategori Atensi, Sensasi, dan Interpretasi. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menunjukkan bahwa remaja tertarik pada konten Alternate Universe (AU) 21+ akun Twitter @caxxxsa karena adanya faktor visual seperti gambar dan teaser video, serta faktor estetika dalam gaya penulisan teks cerita fiksi. Namun, remaja juga merasa tidak nyaman dengan tidak adanya triggered warning pada konten untuk 21+ sehingga dapat dikonsumsi oleh remaja minor. Remaja menyetujui terkait adanya konten Alternate Universe (AU) di Twitter yang mengandung unsur pornografi disebut sebagai pornoteks. Selain itu, remaja juga tidak menyetujui terhadap penggunaan karakter fiksi yaitu Kim Taehyung yang diceritakan dalam Alternate Universe (AU) berlabel 21+.
OPTIMASI DAYA SAING BRAND BARKA MELALUI BUSINESS MODEL CANVAS (BMC) DAN SWOT ANALYSIS
Romansyah Sahabuddin;
Hery Maulana Arif;
Nur Anira Sila;
Nuraeni Nuraeni;
Putri Nurhaerat
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4432-4441
Barka merupakan brand fashion dari kota Makassar yang berdiri sejak tahun 2021. Untuk meningkatkan daya saing usahanya, Brand Barka ini melakukan formulasi juga mengaplikasikan model bisnis yang sesuai. Tujuan penelitian ini untuk (1) menganalisis model bisnis pada Brand Barka melalui pendekatan Business Model Canvas dengan berdasar pada situasi usaha saat ini (2) melakukan analisis terhadap setiap elemen BMC dengan analisis SWOT untuk mengetahui elemen apa saja memerlukan perbaikan dan (3) menganalisis perbaikan juga strategi yang bisa dilaksanakan dengan melihat hasil BMC sesudah dilakukan analisis SWOT untuk mengembangkan Brand Barka. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan menerapkan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Wawancara dilakukan kepada Owner Brand Barka. Berdasarkan hasil penelitian, bisa diketahui bahwa dalam melaksanakan aktivitas usahanya, Brand Barka telah memenuhi 9 elemen yang ada pada Business Model Canvas, tetapi pelaksanaannya belum dilakukan secara maksimal, Brand Barka memerlukan perbaikan pada 9 elemen BMC pada saat ini untuk meningkatkan daya saing usahanya seperti menyediakan berbagai variasi produk, memaksimalkan penggunaan sosial media dan market place, memberikan promo dan menyediakan kartu member, mengikuti event, bekerjasama dengan berbagai mitra bahan baku dan bermitra dengan gojek, grab, marketplace dan menganggarkan serta menetapkan biaya pemasaran dan promosi produk.
PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU PEMALSUAN DATA (Studi Kasus Putusan No.356/Pid.B/2020/PN.Bks)
Dhiva Dalna Yuzar;
Piona Okta Piana;
Kahirunnisyah Nasution;
Parlaungan Gabriel Siahaan;
Dewi Fika Lumban Batu
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4357-4366
Hukum administrasi Negara merupakan fenomena kenegaraan dan pemerintahan yang dimana keberadaanya setua dengan konsepsi Negara hukum atau muncul bersamaan dengan diselenggarakannya kekuasaan Negara dan pemerintahan berdasarkan aturan hukum tertentu. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan terkait pertanggung jawaban pidana terhadap pelaku pemalsuan data. Metode penelitian digunakan metode deskriptif dan penelitian kepustakaan. Dalam perspektif perundang-undangan Indonesia, administrasi kependudukan diatur di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang kemudian disebut dengan Undang-Undang Administrasi Kependudukan. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa pelaku/terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah “melakukan, menyuruh dan turut serta melakukan perbuatan, tidak berhak mencetak, mengumumkan dan/atau mengedarkan surat kependudukan”; Pengaturan Pertanggungjawaban Pidana atas Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen Kependudukan dalam UU Tata Kependudukan. Terdakwa dijatuhkan pidana penjara selama 2 (dua) Tahun Dan denda sebesar Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dengan ketentuan bahwa jika denda tidak dibayar harus diganti dengan pidana kurungan selama 2 (dua) bulan; Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.
PENGARUH PENILAIAN RISIKO TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN YANG BERKELANJUTAN MELALUI DIMENSI KETAHANAN RANTAI PASOK PADA SEKTOR MULTIFINANCE DI KABUPATEN LEBAK
M. Fridho Hermawan;
Furtasan Ali Yusuf;
Uli Wildan Nuryanto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4262-4280
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh penilaian risiko yang terdiri dari penilaian risiko pemasok dan penilaian risiko pembeli melalui dimensi ketahanan rantai pasokan yang terdiri dari kerentanan rantai pasokan dan kemampuan rantai pasokan serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan berkelanjutan di sektor multifinance di Kabupaten Lebak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 200 responden yang menduduki posisi manajer menengah dan atas di sektor multifinance. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan alat analisis menggunakan Smart PLS 3. Pengujian hipotesis dilakukan terhadap 12 hipotesis yang terdiri dari 8 hipotesis langsung dan 4 hipotesis tidak langsung. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa model memiliki model eksternal yang valid dan reliabel, sedangkan analisis model internal menghasilkan model yang memiliki tingkat goodness of fit yang tinggi. Berdasarkan hasil pengujian terhadap dua belas hipotesis, diperoleh 9 hipotesis dan 3 hipotesis diterima. Penilaian risiko pemasok berpengaruh signifikan terhadap kapabilitas rantai pasokan dan kinerja keberlanjutan, penilaian risiko pembeli berpengaruh signifikan terhadap kerentanan rantai pasokan dan kinerja keberlanjutan perusahaan. Sedangkan kerentanan dan kapabilitas sama-sama berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan kinerja perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melakukan penilaian risiko baik bagi pemasok maupun pembeli dapat meningkatkan ketahanan rantai pasokan dan berdampak signifikan terhadap kinerja keberlanjutan perusahaan melalui indikasi pertumbuhan pendapatan, kemampuan bertahan, ketersediaan identifikasi pelanggan, peningkatan pada segmen pasar, inovasi tingkat tinggi, layanan purna jual yang berkesinambungan, kemampuan sistem informasi dan kejelasan struktur kerja melalui pemberian izin yang jelas kepada karyawan.
REVITALISASI KEWASPADAAN NASIONAL MELALUI SISTEM PERTAHANAN DAN KEAMANAN TERHADAP ANCAMAN PERANG ASIMETRIS
Rakha Pratama;
Fauzia Gustarina Cempaka Timur;
Rudy Sutanto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4548-4559
Ancaman perang ideologi melibatkan upaya untuk memanipulasi opini publik untuk menciptakan perpecahan dan ketegangan di dalam negeri. Dalam konteks ini, kemampuan untuk terlibat dalam konflik politik dapat dirusak, ketika perang asimetris, dengan pihak yang lebih lemah menggunakan taktik yang tidak konvensional, bertahan selama jangka waktu yang lama. Pendekatan kualitatif muncul dari perubahan paradigma dalam memahami realitas sosial, melihatnya sebagai holistik, dinamis, dan penuh makna. Kesimpulan: Pertama, konsep kekuatan lunak dalam Sishankamrata secara signifikan memperkuat pertahanan Indonesia terhadap ancaman asimetris. Berfokus pada mempengaruhi dan membentuk perilaku aktor internasional melalui daya tarik budaya, diplomasi budaya secara efektif membentuk persepsi positif Indonesia. Diplomasi pertahanan juga memainkan peran penting dalam mencapai tujuan nasional tanpa konflik fisik, yang tercermin dalam partisipasi aktif dalam forum perlindungan internasional. Melalui integrasi dan adaptasi sumber daya, Sishankamrata memungkinkan respons yang komprehensif dan efisien. Kombinasi kewaspadaan nasional, patriotisme, dan kekayaan budaya Indonesia mempertahankan integritas dan ketahanan. Kedua, sinergi antara elemen militer dan non-militer di Sishankamrata menghasilkan tanggapan terkoordinasi terhadap ancaman yang kompleks. Nasionalisme juga penting dalam menghadapi tantangan, seperti yang terlihat dalam pengembangan sumber daya. Pengawasan nasional terhubung dengan pertahanan untuk mempertahankan stabilitas dan kedaulatan. Bentuk ancaman asimetris termasuk perang ideologis dan serangan cyber memiliki implikasi yang rumit. Indonesia membutuhkan pertahanan adaptif untuk era kompleks ini.
HUBUNGAN EMPLOYEE WELL-BEING DENGAN TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN PERUSAHAAN X
Citra Aulia Rani;
Zulian Fikry
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4471-4479
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan kesejahteraan karyawan dengan adanya niat berpindah pada karyawan perusahaan X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan pengolahan data menggunakan SPSS versi 25. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan subjek sebanyak 31 karyawan bagian operasional perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam penelitian mengisi kuisioner skala employee well-being dan turnover intention. Berdasarkan uji hipotesis didapatkan nilai R hitung sebesar 0.240 (p < 0.355) dimana Rhitung < Rtabel, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara employee well-being dengan turnover intention pada karyawan perusahaan X.
PERAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI MI MA’ARIF BUDILUHUR KERTEK WONOSOBO
Isnaini Isnaini
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4402-4408
Kajian ini membahas tentang peran manajemen peserta didik dalam membentuk karakter siswa di MI Ma’arif Budiluhur Kertek Wonosobo. Manajemen peserta didik merupakan sebagai proses pengurusan segala hal yang berkaitan dengan peserta didik, pembinaan sekolah mulai dari perencanaan penerimaan peserta didik, pembinaan selama peserta didik berada di sekolah, sampai dengan peserta didik menamatkan pendidikannya melalui penciptaan suasana yang kondusif terhadap berlangsungnya proses belajar mengajar yang efektif. Pendidikan karakter adalah proses yang dilaksanakan oleh penanggung jawab pendidikan untuk membentuk kepribadian peserta didik yang berkarakter. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang berupa mendiskripsikan dan menginterprestasikan data yang ada, disamping itu penelitian deskriptif terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah atau dalam keadaan ataupun peristiwa sebagaimana adanya, sehingga bersifat sekedar mengungkapkan fakta fact finding. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Manajemen Peserta Didik dalam Membentuk Karakter Siswa di MI Ma’arif Budiluhur Kertek Wonosobo. Instrumen yang digunakan selama pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dookumentasi. Analisis datanya menggunakan metode kualitatif dengan kerangka deduktif. Kesimpulan yang diperoleh dari kajian ini yaitu penerapan peran manajemen peserta didik dalam membentuk karakter siswa di MI Ma’arif Budiluhur Kertek Woonosobo berjalan sangat baik, mulai dari perencanaan, rekrutmen, seleksi, orientasi, pembinaan dan pengembangan siswa.
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMERINTAH TERHADAP DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA) DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Lina Yarni;
Erna Juita;
Elvi Zuriyani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4323-4330
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis yaitu 1) bentuk pelaksanaan program destana di Kabupaten Padang Pariaman 2) bentuk capaian program destana di Kabupaten Padang Pariaman 3) respon masyarakat terhadap keakuratan program destana di Kabupaten Padang Pariaman. program destana di Kabupaten Padang Pariaman 4) strategi pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam keberlanjutan program destana 5) Efektivitas program destana di kabupaten Padang Pariaman.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (gabungan metode: kualitatif-kuantitatif). Populasi dalam penelitian ini adalah 16 desa program Destana. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu desa Ketaping, Kuraitaji, dan Seulayat Ulakan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Bentuk pelaksanaan program destana di Kabupaten Padang Pariaman disimpulkan dalam kategori sangat efektif dengan persentase rata-rata sebesar 95%. 2) Bentuk ketercapaian program destana di Kabupaten Padang Pariaman disimpulkan dalam kategori tercapai dengan persentase rata-rata sebesar 88%. 3) Respon masyarakat terhadap program destana di Kabupaten Padang Pariaman disimpulkan dengan kategori ada sebanyak 70%, kategori tidak banyak 28%, kategori tidak tahu sebanyak 1%, dan kategori tidak tahu sebanyak 1% sehingga masyarakatlah yang pertama memberikan respon aktif terhadap bencana yang terjadi. 4) Strategi Pemerintah dalam melanjutkan program destana adalah; meningkatkan pembangunan desa tangguh bencana melalui kerjasama dengan pemerintah pusat, memasukkan desa tangguh bencana ke dalam rencana pembangunan jangka menengah desa agar penganggarannya terencana, memanfaatkan relawan yang ada di desa tangguh bencana yang telah dibentuk untuk membantu menjadi fasilitator, membentuk tim melalui penunjukan relawan yang ada di desa-desa dan sekitar desa tangguh bencana untuk melakukan pemantauan bersama pegawai BPBD yang telah ditugaskan di masing-masing desa. 5) Efektivitas program destana di Kabupaten Padang Pariaman telah berjalan dengan baik, cukup efektif, dan mampu melaksanakan program meskipun terdapat beberapa kendala seperti kurangnya personel dan anggaran dalam melaksanakan pemantauan desa. berpartisipasi dalam program ini
KOMODIFIKASI RELIGI PADA IKLAN MARJAN SERIES “BARUNA SANG PENJAGA SAMUDRA”
Achmad Fatchullah Minan Jauhari;
Renada Audri Suhariono;
Ririn Puspita Tutiasri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4228-4235
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan wawasan secara komprehensif terkait komodifikasi religi pada iklan Marjan series “Baruna Sang Penjaga Samudra”. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dengan menggunakan teori semiotik Roland Barthes untuk menganalisisnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada iklan Marjan series “Baruna Sang Penjaga Samudra” memanfaatkan nilai agama untuk diubah dan dijadikan sebagai bahan komersil. Nilai agama yang dimanfaatkan seperti berbuat baik pada orang lain, membentuk dan menjaga hubungan sesama manusia, menjaga kebersihan lingkungan, dan lainnya. Selain itu, iklan Marjan ini juga menggunakan cerita rakyat untuk mendukung latar belakang yang digunakan dalam iklan tersebut. Secara keseluruhan pemanfaatan nilai religi pada iklan Marjan edisi cerita rakyat ini berhasil dilakukan terutama penyampaian pesan didalamnya. Oleh karena itu, Nilai religi yang mestinya diposisikan sebagai nilai yang sakral serta digunakan untuk sarana mendekatkan diri pada Tuhan dan sesama, telah menjalani proses transformasi atau perubahan nilai fungsi sebagai nilai tukar yang sifatnya komersil seiring berkembangnya zaman seperti iklan Marjan edisi cerita rakyat ini.
MENGGALI PENYESUAIAN DIRI PENGHAYAT ISLAM KEJAWEN
Aji Surya Utama;
Tabah Aris Nurjaman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4509-4516
Setiap individu secara inheren terikat dengan aspek budaya yang membentuk identitas mereka. Keberhasilan dalam beradaptasi menjadi kunci penting bagi individu dalam menghadapi tantangan konflik internal maupun eksternal. Kegagalan individu dalam menyesuaikan diri dengan budaya baru dapat menyebabkan mereka mengalami disonansi identitas, yang sering kali mencirikan diri mereka dengan perasaan ketidaknyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana penghayat kepercayaan Islam Kejawen menyesuaikan diri dengan konteks era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Populasi subjek terdiri dari tiga individu yang mempraktikkan kepercayaan Islam Kejawen, serta dua individu signifikan yang memiliki peran penting dalam kehidupan subjek. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam era modern, penganut kepercayaan Islam Kejawen tidak menutup diri terhadap pengaruh budaya baru dan mampu menampilkan pola penyesuaian diri yang bersifat adaptif. Evaluasi terhadap aspek kematangan emosional, intelektual, sosial, dan tanggung jawab mengindikasikan bahwa pola penyesuaian diri subjek cenderung seragam. Meskipun subjek-subjek ini berasal dari latar belakang kepercayaan yang beragam, temuan penelitian menunjukkan bahwa mereka mengalami kemudahan dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial mereka. Faktor utama yang memainkan peran sentral dalam proses penyesuaian diri subjek adalah regulasi diri dan budaya, dengan subjek selalu merujuk kepada nilai-nilai budaya Jawa dan ajaran-ajaran agama Islam.