cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.nusantara@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : 2541657X     EISSN : 25500813     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 3,926 Documents
MEREKONSTRUKSI DIRI: AFIRMASI POSITIF MENINGATKAN SELF ESTEEM PELAKU PELECEHAN SEKSUAL Maulana Akbar, Habibullah; Tria Ningsih, Yuninda
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3826-3834

Abstract

Melihat pemberian afirmasi positif untuk meningkatkan self esteem kasus pelecehan seksual di LPKA Kelas II Payakumbuh. Penelitian berbentuk quasi experiment pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 12 orang dengan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan untuk menghitung skor pretest-posttest self esteem menggunakan rosenberg self esteem scale yang dimodifikasi oleh Maroqi (2018) dan dilakukan try out kembali dan uji keterbacaan untuk penyesuaian dengan subjek penelitian. Pemberian afirmasi positif menggunakan modul 18 days of affirmation yang disusun oleh peneliti yang merujuk pada Canfield (2017) dan Hay (2011). Uji   dilakukan sebagai analisis data yang dilakukan manual dan didapatkan nilai U hitung dan U tabel adalah 0 ? 7 yang berarti signifikan sehingga Ha diterima. Berdasarkan penelitian ini, didapatkan bahwa afirmasi positif dapat meningkatkan self esteem pada remaja permasalahan pelecehan seksual yang berada di LPKA Kelas II Payakumbuh.
PERAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA TOBEK PEBAUN DI DESA PEBAUN HILIR KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Harpens, Jeris Harpens; Yusuf, Yusmar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.1741-1750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan Objek Wisata Tobek Pebaun di Desa Pebaun Hilir dan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan Objek Wisata Tobek Pebaun di Desa Pebaun Hilir.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan hasil yang disajikan dalam bentuk deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri dari pengurus dan anggota Pokdarwis, Kepala Desa Pebaun Hilir, tokoh masyarakat Desa Pebaun Hilir, dan pengunjung. Pembuktian keabsahan data menggunakan metode triangulasi sumber. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, teori yang digunakan adalah teori yang dikemukakan oleh James s Coleman tentang proses pilihan rasional yang dilakukan Pokdarwis untuk berperan dalam pengembangan objek wisata. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Peran Pokdarwis dalam pengembangan Objek Wisata Tobek Pebaun di Desa Pebaun Hilir, yakni dengan melakukan langkah-langkah: (a). mengadakan musyawarah dengan melibatkan masyarakat untuk membahas permasalahan dan mencari solusi bersama, (b).  meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para anggota dan masyarakat, (c). pengembangan fasilitas bermain serta spot foto dengan menarik (d). memberikan kontribusi dalam menciptakan iklim yang kondusif di kawasan wisata. 2) Faktor pendukung Pokdarwis dalam pengembangan Objek Wisata Tobek Pebaun di Desa Pebaun Hilir, yaitu: semangat dan motivasi dari pengurus serta anggota, sikap gotong royong dan rasa kekeluargaan yang kuat, serta adanya atraksi tambahan. Sedangkan Faktor penghambatnya, yaitu: kurangnya SDM di bidang pariwisata, partisipasi masyarakat yang masih rendah serta kurangnya kesadaran dan aktualisasi masyarakat terhadap nilai-nilai sapta pesona, dan minimnya dukungan dari pihak pemerintah.
KEDUDUKAN HUKUM WARIS DALAM SENGKETA TANAH: ANALISIS TEORI HIERARKI NORMA HANS KELSEN PADA PUTUSAN MA NO. 1072 K/PDT/2024 Martinelli, Imelda; Godfrey Gunawan, Gregorius; Mahaputra Alfariza, Raden; Joe Daffa Lawahizh Khoe, Kelvin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.2013-2020

Abstract

Sengketa pertanahan di Indonesia kerap kali muncul akibat tumpang tindih kepemilikan dan ketidaksesuaian prosedur administratif. Permasalahan ini menjadi semakin kompleks saat berhubungan dengan hak waris, yang secara yuridis dilindungi oleh hukum perdata dan agraria. Dalam kasus yang diputus melalui Putusan Mahkamah Agung No. 1072 K/Pdt/2024, persoalan legalitas tindakan pejabat pertanahan terhadap tanah waris menjadi sorotan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum waris dalam sengketa tanah berdasarkan teori hierarki norma Hans Kelsen. Metode yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif dengan studi pustaka dan analisis putusan pengadilan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerbitan Sertifikat Hak Milik tanpa melibatkan ahli waris sah merupakan tindakan administratif yang cacat hukum. Mahkamah Agung menilai tindakan pejabat pertanahan tersebut bertentangan dengan norma hukum yang lebih tinggi, yaitu KUHPerdata dan UUPA. Teori Hans Kelsen digunakan untuk menegaskan bahwa norma konkret seperti tindakan administratif harus memperoleh validitas dari norma di atasnya. Putusan ini sekaligus menunjukkan bahwa prinsip grundnorm dan hierarki norma hukum berperan penting dalam menjaga konsistensi dan supremasi hukum nasional. Kesimpulannya, Mahkamah Agung secara tegas membatalkan tindakan administratif yang tidak sah dan mengembalikan hak atas tanah kepada ahli waris sah. Disarankan agar setiap proses peralihan hak atas tanah dilakukan sesuai prosedur dan memperhatikan norma hukum tertinggi demi terciptanya kepastian hukum dan keadilan.
ANALISIS TEKSTUAL TERHADAP KONTEN YOUTUBE DMN "DARI MENTAL HEALTH SAMPAI KELUARGA! MARSHANDA BONGKAR SEMUANYA DISINI” Saschita Rahmadani, Aureylia; N. Febriyanti, Syafrida
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3761-3768

Abstract

Stigma sosial terhadap kesehatan mental masih menjadi tantangan serius di Indonesia, menyebabkan penyintas kesulitan mendapatkan dukungan yang layak. Di tengah keterbatasan ruang diskusi di media arus utama, platform digital seperti YouTube menjadi alternatif untuk menyuarakan pengalaman personal secara lebih inklusif. Penelitian ini mengkaji bagaimana representasi isu kesehatan mental dibentuk melalui narasi figur publik dalam media digital. Dengan menggunakan metode analisis tekstual Alan McKee, penelitian ini menganalisis video “Ngobrol Bareng Marshanda” di kanal Daniel Tetangga Kamu. Hasil analisis terhadap 25 adegan menunjukkan bahwa representasi isu kesehatan mental dalam video tersebut dimaknai melalui lima tema utama, yakni: perjuangan dan pemulihan diri; spiritualitas dan proses penyembuhan; dinamika trauma dan hubungan keluarga; konstruksi stigma sosial dan persepsi publik; serta pemaknaan kesehatan mental dalam konteks media digital. Makna denotatif dan konotatif diperkuat melalui elemen visual seperti pencahayaan hangat dan pengambilan gambar intim yang membangun suasana empatik. Temuan ini menegaskan bahwa media digital berpotensi menjadi medium edukatif dan advokatif dalam meruntuhkan stigma serta meningkatkan literasi kesehatan mental di masyarakat.
IDENTIFIKASI FAKTOR KESELAMATAN KONSTRUKSI KERJA DALAM PROYEK KONSTRUKSI UNTUK MENCAPAI INFRASTRUKTUR YANG BERKUALITAS Sepni Pane, Amico; Deandara, Athayanuha; Hamzah Fansuri, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.1919-1939

Abstract

Tingginya angka kecelakaan di industri konstruksi akibat kompleksitas proyek, lingkungan dinamis, dan rendahnya kepatuhan regulasi mendorong identifikasi faktor kritis implementasi Keselamatan Konstruksi Kerja(K3). Penelitian ini menganalisis 100 jurnal melalui tinjauan sistematis (PRISMA-SLR) untuk mengkaji lima faktor dominan: manajemen (perencanaan, pengawasan, kepatuhan regulasi), kesadaran pekerja, pelatihan, teknologi (IoT, BIM), dan budaya keselamatan. Hasil menunjukkan bahwa manajemen merupakan faktor paling krusial, diikuti kesadaran pekerja, pelatihan, teknologi, dan budaya keselamatan. Integrasi holistik kelima faktor terbukti efektif menurunkan angka kecelakaan, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman. Penelitian merekomendasikan integrasi kebijakan K3 dengan manajemen proyek, pelatihan berbasis teknologi, dan penguatan budaya keselamatan melalui kepemimpinan proaktif. Temuan ini menjadi dasar pengembangan strategi K3 berkelanjutan, khususnya bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang menghadapi keterbatasan sumber daya.
PERAN IBU DALAM PENANGANAN ANAK TERLAMBAT BICARA (SPEECH DELAY) DI HUMANIKA PSYCHOLOGY CENTER KOTA PEKANBARU Nabiha, Khairunnisa; Resdati, Resdati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.2233-2242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ibu dalam penanganan anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay) di Humanika Psychology Center Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari lima orang, yaitu tiga informan utama (ibu dari anak dengan keterlambatan bicara) dan dua informan kunci (terapis dan psikolog di Humanika). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu memiliki peran sentral dalam mendampingi proses terapi anak melalui stimulasi bicara, keterlibatan aktif dalam sesi terapi, serta membangun interaksi sosial yang mendukung. Namun, peran ini kerap menghadapi tantangan, seperti keterbatasan pemahaman ibu terhadap metode terapi, keterbatasan informasi, serta dukungan lingkungan yang kurang optimal. Temuan ini dianalisis menggunakan teori peran Merton dan Turner, teori interaksionisme simbolik dari Mead, serta konsep habitus dari Bourdieu yang secara keseluruhan menjelaskan bagaimana ibu mengalami adaptasi peran dan pembentukan makna sosial dalam mendampingi anak dengan keterlambatan bicara. Humanika Psychology Center berperan penting dalam memberikan edukasi dan pendampingan psikologis bagi ibu agar keterlibatan mereka dalam terapi menjadi lebih efektif.
MENCARI JATI DIRI: PENGARUH ROLEPLAY TERHADAP KERAGUAN SEKSUALITAS Adanti, Elsa; Nur Alia Abdullah, Mirna; Retsa Rizaldi, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.1842-1846

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak aktivitas roleplay terhadap keraguan seksualitas yang dialami oleh para pemainnya (roleplayer) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu munculnya keraguan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap roleplayer yang memenuhi kriteria penelitian, dan peneliti juga terlibat langsung dalam aktivitas roleplay untuk memperoleh data yang akurat dan autentik. Roleplay, sebagai permainan peran yang memungkinkan pemain mengeksplorasi identitas berbeda dari dunia nyata, dapat menimbulkan keraguan seksualitas, terutama ketika pemain merasa lebih nyaman dengan peran yang dimainkan dibandingkan identitas asli mereka. Faktor-faktor seperti kurangnya perhatian dan kasih sayang di dunia nyata, ketidakmampuan mengekspresikan jati diri yang sebenarnya, serta lingkungan roleplay yang mendukung berbagai bentuk ekspresi dan penyimpangan, berkontribusi besar terhadap munculnya keraguan ini. Kurangnya pemenuhan emosional dalam kehidupan nyata mendorong roleplayer mencari kepuasan melalui roleplay, sementara ketidakmampuan mengekspresikan diri di dunia nyata membuat mereka lebih terikat pada peran yang dimainkan. Lingkungan roleplay yang permisif dan mendukung ekspresi nonkonvensional semakin memperkuat keraguan tersebut. Dengan memahami dinamika ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang pengaruh roleplay terhadap identitas seksual serta menjadi dasar untuk intervensi atau dukungan yang tepat bagi mereka yang mengalami keraguan seksualitas akibat aktivitas roleplay.
PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI PEDAGANG KAKI LIMA DI KAMPUNG KULINER TAMAN BUKIT GELANGGANG KOTA DUMAI Al Qashaf Gunawan, Muhammad Al Qashaf Gunawan; Sofro Sidiq, Siti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.2134-2143

Abstract

Kehidupan sosial ekonomi didefinisikan sebagai kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompok orang yang ditentukan oleh aktivitas ekonominya, pendapatannya, tingkat pendidikannya, usianya, jenis rumah tinggalnya, dan posisinya dalam berbagai organisasi, dan faktor lain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa status sosial ekonomi menunjukkan betapa buruknya kondisi sosial ekonomi seseorang di masyarakat. Kampung Kuliner adalah tempat yang banyak diminati oleh orang-orang dari berbagai usia.  Kawasan ini terletak di Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, dan menjadi tempat favorit bagi pecinta kuliner yang ingin menikmati berbagai makanan lezat di tempat yang ramai dan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti secara khusus berkonsentrasi pada pedagang kaki lima sebagai subjek utama.  Peneliti menggunakan wawancara mendalam dan observasi langsung untuk mendapatkan data yang mencerminkan keadaan di lapangan. Untuk melakukan ini, mereka menggunakan berbagai metode penelitian, termasuk observasi langsung di lokasi, wawancara dengan informan yang dipilih secara hati-hati, dan dokumentasi yang relevan. Dari temuan yang mereka peroleh dari wawancara dan pengamatan langsung di lapangan, penulis percaya bahwa hasil penelitian yang mereka peroleh berdasarkan temuan wawancara dan pengamatan langsung di lapangan. upaya yang dilakukan oleh para pedagang di Kampung Kuliner Taman Bukit Gelanggang Kota Dumai mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga strategi pemasaran modern melalui media sosial. Dengan kombinasi antara inovasi, pelayanan yang baik, dan kolaborasi dengan pihak terkait, para pedagang berhasil menciptakan lingkungan yang menarik bagi konsumen dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka secara signifikan.
PENGARUH REGULASI DIRI TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF PADA PENGGEMAR K-POP DI KOTA PONTIANAK Amalia, Hanna; Lestari, Widya; Nugroho Jati, Sri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3871-3882

Abstract

Indonesia yang saat ini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia merupakan rumah bagi jutaan K-popers atau pecinta K-Pop. Penggemar K-Pop yang dimana kebanyakan adalah dewasa awal seringkali membeli barang secara spontan tanpa memikirkan fungsi dari barang yang dibelinya, bahkan terkadang pembelian ini tanpa adanya rencana. Perilaku dorongan secara berlebihan bisa mengarah pada perilaku impulsive buying. Fenomena ini membuat peneliti ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh  antara impulsive buying terhadap regulasi diri individu. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi berdasarkan data faktual untuk membuktikan bahwa adanya pengaruh regulasi diri terhadap impulsive buying pada penggemar K-Pop di Kota Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampling yaitu purposive sampling. Subjek pada penelitian ini berjumlah 70 orang dewasa awal di Kota Pontianak. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi liner sederhana dengan menggunakan program IBM SPSS Statistics v.25. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa impulsive buying memiliki pengaruh terhadap regulasi diri. Hal ini disimpulkan nilai koefisien determinasi atau R Square adalah sebesar 0,441 nilai ini berarti bahwa sumbangan efektif regulasi diri terhadap impulsive buying sebesar 44,1 % dan sisanya 55,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
ANALISIS DAMPAK CANCEL CULTURE DI TWITTER DAN PENGARUHNYA TERHADAP MASYARAKAT Hasya, Vila; Nur Alia Abdullah, Mirna; Retsa Rizaldi Mujayapura, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.1787-1791

Abstract

Fenomena cancel culture di Twitter berkembang sebagai bentuk reaksi kolektif terhadap individu atau institusi yang dianggap melanggar norma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab cancel culture, dampak positif dan negatifnya, serta keterkaitannya dengan teori interaksionisme simbolik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cancel culture dipicu oleh kecepatan penyebaran informasi, mentalitas massa, dan pengaruh opini publik. Dampak positifnya meliputi peningkatan akuntabilitas dan kesadaran sosial, sedangkan dampak negatifnya mencakup tekanan psikologis, penghakiman yang tidak adil, dan pembatasan kebebasan berekspresi. Jika tidak dikelola dengan bijak, cancel culture dapat memperburuk polarisasi dan menghambat diskusi yang sehat. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman kritis dan regulasi yang lebih baik di media sosial agar fenomena ini dapat tetap menjadi alat kontrol sosial yang efektif tanpa menimbulkan dampak yang merugikan.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 12 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 10 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 9 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 4 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 3 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 4 (2020): (SI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 2 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 1 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 4, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 3, No 1 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial More Issue