NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Articles
3,897 Documents
ANALISIS WACANA DIGITAL KRITIK SOSIAL DALAM PODCAST CLOSE THE DOOR FEAT PANDJI PRAGIWAKSONO
Eka Putra, Guntur;
Zuhri, Saifuddin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4424-4434
Podcast merupakan salah satu perkembangan teknologi di era new media saat ini. Podcsat menjadi salah satu tempat untuk melakukan kritik sosial. Podcast Close The Door merupakan salah satu yang memanfaatkan sebagai sarana unutk mengkritik. Salah satu episodenya, yaitu Abangkuuuh... Kok Jadi Emosi Di sini !? Feat Pandji Pragiwaksono. Penelitian ini bertujuan unutk mengungkap kritik sosial Pandji Pragiwaksono dalam podcast Close The Door. Metode yang digunakan ialah metode pendekatan kualitatif dengan analisis wacana digital. Hasil penelitian ini ditemukan teks pada episode tersebut mengandung kritik sosial mengenai hukuman bagi para koruptor, praktek jual beli suara, pencalonan Marshel Widianto, Menkominfo. Konteks dalam episode ini adalah latar belakang Warga Negara Indonesia, komika, presenter menggambarkan kompetensinya dalam melakukan kritik sosial. Tindakan dan Interaksi ditunnjukan pada media sosial twitter dan youtube menunjukan adanya kritik sosial. Ideologi dan kekuasaan podcast sebagai new media tetap memegang fungsi seperti media konvensional sebagai pemberi dampak social justice dan menampung pendapat seluruh masyarakat.
PENERIMAAN PEREMPUAN TERHADAP STANDAR KECANTIKAN KOREA DALAM IKLAN Y.O.U "SYMWHITE 377 RADIANCE UP! BRIGHTENING SERIES X KIM SOO HYUN" DI INSTAGRAM
Fadilah Madyoning Ratri, Gayoh;
Amalia, Diana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v%vi%i.%Y.%p
Standar kecantikan terus mengalami perubahan di setiap era. Hal ini tidak terlepas dari peran media masa dalam mengonstruksi makna kecantikan hingga terciptanya standar di masyarakat. Di Indonesia, standar kecantikan juga mengalami pergeseran mulai dari berkiblat ke Eropa hingga ke Korea. Populernya Korean Wave di Indonesia menjadi salah satu penyebab standar kecantikan Indonesia berkiblat ke Korea. Salah satunya ditandai dengan penggunaan aktor dan aktris asal Korea Selatan sebagai bintang iklan produk-produk kecantikan lokal. Dalam rangkaian skincare terbarunya, Y.O.U mengusung standar kecantikan Korea serta kecantukan “instan†dalam iklannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan perempuan terhadap standar kecantikan Korea dalam iklan Y.O.U “Symwhite 377 Radiance Up! Brightening Series†x Kim Soo Hyun di Instagram. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode analisis resepsi dari Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan interpretasi makna yang dilakukan oleh khalayak perempuan terhadap standar kecantikan Korea dalam iklan Y.O.U. Terdapat tiga kategori posisi khalayak yakni dominan hegemoni, negosiasi dan oposisi.
KEKERASAN EKONOMI PADA PEREMPUAN ETNIS KARO DALAM ARISAN JULA-JULA DI DUSUN TANJONG BALE
Sinta Fani Br Sitepu, Dewi;
Rosramadhana, Rosramadhana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i4.2025.1468-1474
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kekerasan ekonomi yang dialami oleh perempuan etnis Karo dalam praktik arisan jula-jula di Dusun Tanjong Bale Desa Kinangkong Kecamatan Lau Baleng. Arisan jula-jula, pada awalnya bertujuan sebagai bentuk simpanan kolektif untuk mendukung kebutuhan finansial, justru menimbulkan beban ekonomi berlebih bagi para perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perempuan etnis Karo terjebak dalam lingkaran tanggungan arisan yang memaksa mereka bekerja ekstra untuk memenuhi iuran, tanpa dukungan finansial yang memadai pasangan atau keluarga. Kondisi ini menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan meningkatkan risiko kekerasan ekonomi, terutama pada perempuan yang mengikuti lebih dari satu arisan. Temuan ini menunjukkan adanya ketimpangan peran gender dalam pengelolaan keuangan rumah tangga, di mana perempuan menanggung beban ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengelola ekonomi keluarga. Penelitian ini merekomendasikan perlunya intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran akan dampak kekerasan ekonomi dalam praktik arisan.
PERAN KONSELING MULTIKULTURAL DALAM OPTIMALISASI FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH
Persadanta Surbakti, Wahyu;
Tri Ardiansyah, Andika;
Lesmana, Gusman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2473-2483
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi konseling multikultural dalam optimalisasi fungsi bimbingan konseling di sekolah. Penelitian ini menerapkan metode studi literatur dengan penekanan pada pendekatan deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling multikultural berperan penting dalam membantu siswa menghadapi tantangan budaya di sekolah. Meskipun demikian, implementasinya di sekolah masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk kurangnya pelatihan bagi konselor dan dukungan dari pihak sekolah. Strategi implementasi yang disarankan meliputi pelatihan yang berkelanjutan bagi konselor, kerjasama dengan orang tua, serta penilaian dan evaluasi program secara teratur. Kolaborasi dari semua pihak di sekolah menjadi krusial untuk membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung bagi setiap siswa.
HUBUNGAN SUBJECTIVE WELL-BEING DENGAN PERILAKU IMPULSIVE BUYING DI E-COMMERCE PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Maevani, Hidayatul;
Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.2114-2129
Impulsive buying merupakan sebuah pembelian yang tidak direncanakan mahasiswa karena adanya dorongan yang tak tertahankan tanpa memikirkan dampak setelah pembelian. Tingkat subjective well being yang tinggi pada mahasiswa akan meminimalkan perilaku impulsive buying, sebaliknya tingkat subjective well being yang rendah akan memicu perilaku impulsive buying. Jadi, tujuan dari penelitian ini untuk melihat hubungan antara subjective well being dengan impulsive buying di e-commerce pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Padang. Metode pada penilitian ini berupa kuantitatif korelasional. Sampel berjumlah 266 mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Padang yang sering berbelanja di e-commerce. Penelitian menggunakan skala subjective well-being dan skala impulsive buying dengan reliabilitas 0,869 dan 0,828. Penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling. Peneliti mengolah data menggunakan korelasi pearson dengan SPSS 24.0 for windows. Peneliti mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p 0.05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara subjective well being dengan impulsive buying pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Padang.
ANALISIS MAKNA LIRIK LAGU “HAPPY DAYS†BLINK-182 (ANALISIS SEMIOTIKA FERNINAND DE SAUSSURE)
Ibram Isnanto, Muhammad;
Prasetyo Yuwono, Andri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.158-169
Lagu atau musik adalah sebuah gubahan suatu seni nada atau suara dalam suatu kombinasi, urutan dan juga hubungan temporal (yang biasanya diiringi dengan sebuah alat musik) untuk menghasilkan suatu gubahan seni musik yang mengandung sebuah kesatuan dan juga kesinambungan. Lagu atau musik merupakan salah satu dari banyaknya cara untuk mengekspresikan suatu emosi dan juga perasaan dengan cara yang begitu menyenangkan. Lagu pun bisa juga dapat dijadikan sebuah media untuk menyampaikan kritik dan juga saran tentang situasi yang ada di lingkungan masyarakat. Nilai atau pesan moral biasanya tersirat di dalam lirik dari lagu yang dibuat oleh penulis lagu tersebut (Gischa, 2022). Penelitian ini berjudul “Analisis Makna Lirik Lagu Happy Days Blink-182 (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure)â€. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dari lagu, pesan yang terkandung dalam lagu dan juga mendeskripsikan struktur-struktur yang terdapat dalam lirik lagu Blink-182 yang berjudul Happy Days, sehingga khalayak atau masyarakat khususnya bagi orang-orang para penikmat musik dapat menikmati, memahami dan mengetahui tentang maksud dari makna dan juga pesan yang terkandung dalam lirik lagu Blink-182 tersebut serta aspek-aspek kebahasaan dan yang lainnya di dalamnya. Teori yang digunakan di dalam penelitian ini adalah teori semiotika. Objek dari penelitian ini adalah sebuah lagu berjudul Happy Days dari grup musik pop punk asal Amerika Blink-182, pertama kali dirilis pada 1 Juli 2019. Ditulis oleh Sam Hollander, ini adalah salah satu lagu yang paling populer oleh Blink-182 (Wikipedia, Hapyy Days (Blink-182 Song), 2023). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika Ferdinand De Saussure. Fokus penelitian yaitu tanda (lirik) yang mengandung makna yang terdapat pada lagu Happy Days milik band Blink-182.
KUNCI SUKSES PEMASARAN: SEGMENTASI, TARGETING DAN POSITIONING
Rahman, Miftahur;
Asrifah, Dini
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.811-816
Untuk memenangkan persaingan pasar, Perusahaan harus memiliki segmentasi, targeting, dan strategi positioning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi segmentasi, targeting, dan positioning. Metodelogi dalam penelitian ini adalah menggunakan metodelogi deskriptif argumentative. Hasil dari penelitian ini yaitu kita bisa mengetahui tentang bagaimana segmentasi, targeting, dan positioning. Konsep penjualan menetapkan penjualan yang agresif dengan upaya promosi, dimana jika tidak diterapkan maka produk tidak akan terjual secara memuaskan. Falsafah pemasaran yang berkeyakinan bahwa pencapaian sasaran organisasi tergantung pada penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan penyampaian kepuasan lebih efektif dan efisien daripada pesaing. Konsep Pemasaran Sosial Dimana organisasi harus menentukan kebutuhan, keinginan, dan minat pasar sasaran dan menyerahkan kepuasan yang didambakan itu secara lebih efektif dan efisien daripada pesaing dengan cara yang bersifat memelihara atau memperbaiki kesejahteraan konsumen dan Masyarakat.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MENGGUNAKAN JASA SEWA GAUN MELALUI NILAI PELANGGAN
Devina Pulungan, Mella;
Evi Cahyani, Utary;
Siregar, Rosnani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.1310-1320
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM), Shariah-Compliant Service Quality, dan Digital Customer Experience terhadap keputusan menggunakan jasa sewa gaun pengantin dengan Nilai Pelanggan sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh dari 214 responden yang merupakan pelanggan jasa sewa gaun pengantin di Kota Padangsidimpuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-WOM dan Shariah-Compliant Service Quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Pelanggan, sedangkan Digital Customer Experience tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Nilai Pelanggan tidak berpengaruh terhadap keputusan konsumen. Digital Customer Experience memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen, sementara E-WOM dan Shariah-Compliant Service Quality tidak memiliki pengaruh langsung. Pengaruh E-WOM, Shariah-Compliant Service Quality, dan Digital Customer Experience terhadap keputusan konsumen melalui Nilai Pelanggan juga tidak signifikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa pengalaman digital memainkan peran lebih besar dalam keputusan konsumen dibandingkan persepsi nilai pelanggan.
KONTEKS HISTORIS DAN KULTURAL DALAM PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PERSENJATAAN ANGKATAN DARAT INDONESIA
Nugroho, Anung;
Asmoro, Novky;
Adin Affandi, Lutfi;
Marsono, Marsono
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3600-3608
Penelitian ini menginvestigasi pengaruh Konteks Historis dan Kultural dalam Perkembangan Teknologi Persenjataan Angkatan Darat Indonesia melalui pendekatan kualitatif. Faktor-faktor sejarah, seperti masa kolonial Belanda dan periode perang kemerdekaan, serta nilai-nilai budaya lokal, seperti simbol-simbol nasional dan keberagaman etnis, menjadi fokus utama. Dengan pendekatan kualitatif dan studi pustaka, penelitian ini menyoroti bagaimana pengaruh kolonial Belanda mengubah paradigma persenjataan di Indonesia dengan memperkenalkan teknologi senjata Eropa, sementara periode kemerdekaan menampilkan adaptasi terhadap lingkungan dengan penggunaan senjata tradisional dan taktik gerilya. Selanjutnya, analisis terhadap modernisasi militer pasca-1998 menunjukkan upaya untuk membangun industri pertahanan mandiri dan mengintegrasikan teknologi canggih dalam alutsista sebagai respons terhadap perkembangan keamanan global. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks historis dan kultural dalam merancang strategi pertahanan nasional yang holistik dan adaptif, yang tidak hanya memperkuat kapabilitas militer tetapi juga memelihara identitas nasional Indonesia dalam dinamika geopolitik kontemporer.
CELEBRITY SHARENTING : PENERIMAAN ORANG TUA TERHADAP KONTEN SHARENTING DI INSTAGRAM
Salsabila Latif, Fina;
Syarifah Alamiyah, Syifa
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4281-4289
Era digital mendukung adanya fenomena baru mengenai cara orang tua mengasuh anaknya, di era ini menuntut orang tua untuk terkoneksi dengan orang tua lain, mendapatkan informasi dan berbagi. Hal tersebut menimbulkan fenomena sharenting yang merupakan sebuah kegiatan membagikan informasi parenting yang dilakukan oleh orang tua pada media sosialnya. Selain ahli parenting, Sharenting juga dilakukan oleh beberapa selebriti salah satunya Rachel Vennya, banyak pro-kontra terkait kegiatan sharenting yang dilakukannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara mendalam (Indepth Interview) dan juga dokumentasi. Sedangkan informan dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis resepsi Stuart Hall, yaitu menggambarkan tiga posisi khalayak dalam mengkontruksikan pesan, yakni posisi dominan-hegemoni, negosiasi, dan oposisi. Melalui penelitian ini ditemukan pemaknaan yang dilakukan orang tua yaitu sharenting dapat menjadikan anak terkenal, sharenting sebagai supporting orang tua (ibu) lain dan sharenting sebagai galeri digital. Adapun temuan lain berupa sebuah penerimaan dari orang tua dalam penelitian ini sebagian besar menerima namun menegosiasikan karena ada sebuah batasan yang timbul dari konten yang diunggah oleh Rachel Vennya atas dasar ketidaksesuaian nilai dan pengalaman yang dimiliki oleh orang tua.