cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Pengaruh Hipnosis Lima Jari Terhadap Gangguan Haid Dan Kecemasan Santriwati Baru Di Pondok Pesantren Darul Ilmi Banjarbaru Amelia Wulandari; Laurensia Yunita; Subhannur Rahman; Fitri Yuliana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.290

Abstract

Latar Belakang: Tidak teraturnya menstruasi mempengaruhi aktifitas dan kualitas hidup. Faktor terjadinya gangguan haid dapat di sebabkan karena kecemasan berlebih. Kecemasan berlebih menyebabkan perubahan sistematis tubuh, terutama sistem saraf di Hipotalamus perubahan ini dapat mempengaruhi peningkatan penurunan hormon Luteinisasi (LH) dan kortisol basal, yang dapat menyebabkan amenore (Sujarwo, 2023). Menurunkan kecemasan berlebih yang dialami seseorang dapat dilakukan dengan Terapi hipnosis lima jari. Tujuan: Menganalisis pengaruh Hipnosis Lima Jari terhadap Gangguann Haid dan Kecemasan pada santriwati baru di Pondok Pesantren Darul Ilmi Banjarbaru. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan metode korelasi. Populasi  penelitian ini santriwati kelas VII di Pondok Pesantren Darul Ilmi Banjarbaru berjumlah 209 orang. Dengan menggunakan rumus slovin didapat jumlah sampel sebanyak 68 orang.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Uji univariat dalam penelitian ini menggunakan Analisis Paired-sampels T Test dan uji Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji statistic Wilcoxon Signed Rank.  Hasil: Berdasarkan dari 68 responden diperoleh kecemasan normal sebanyak 17 orang, 14 orang diantaranya mengalami haid teratur. Responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 50 orang, 45 orang mengalami haid teratur 5 orang sisanya mengalami haid tidak teratur. santriwati yang mengalami kecemasan berat sebanyak 1 orang. Frekuensi Kecemasan setelah penerapan Hipnosis Lima Jari dengan hasil uji ( P= 0,2) ≥  α (0,05) dan Frekuensi Gangguan haid setelah penerapan Hipnosis Lima jari dengan hasil uji (P=0,12) ≥ α (0,05). Simpulan: Penelitian ini menjelaskan terdapat pengaruh yang signifikan antara hipnosis lima jari terhadap kecemasan maupun gangguan haid.
Asuhan Kebidanan Dengan Terapi Pemberian Sari Kacang Hijau Untuk Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Mekar Tiara Sintani; Sarkiah; Susanti Suhartati; Nurul Hidayah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.293

Abstract

Angka kejadian anemia pada ibu nifas di dunia masih cukup tinggi sekitar 38,2 juta jiwa. Di Asia Tenggara angka kejadian anemia pada ibu nifas 11,5 juta. Prevalensi kejadian anemia di Asia yaitu 39,3%. Salah satu upaya untuk meningkatan kadar Hemoglobin yaitu dengan pemberian suplemen atau terapi yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Sari kacang yang dikenal kaya akan zat besi dan nutrisi lainnya dianggap sebagai salah satu alternatif terapi untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Memberikan Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas Dengan Terapi Pemberian Sari Kacang Hijau Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Mekar. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif yaitu suatu metode yang dilakukan dengan tujuan untuk memaparkan atau membuat gambaran tentang studi keadaan secara obyektif. Hasil dari studi kasus ini didapatkan berupa hasil analisa data menunjukkan bahwa diagnosa kebidanan P1A0 post partum 16 hari fisiologis dengan kadar hemoglobin yaitu 13,3 gr/dL dan setelah dilakukan pemantauan selama 7 hari dengan pemberian sari kacang hijau yang rutin diminum setiap hari. Hasil akhir ibu membaik kadar hemoglobin mengalami peningkatan menjadi 14,2 gr/dL. Asuhan yang diberikan pada ibu nifas diberikan selama 7 hari memberikan dampak positif yaitu kadar hemoglobin mengalami peningkatan menjadi 13,3 gr/dL yang sebelumnya 14,2 gr/dL. 
Efektivitas Pijat Woolwich Dengan Kombinasi Menggunakan Minyak Zaitun dan Aromaterapi Lavender Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum di Puskesmas Muara Bengkal Julia Astuti; Siti Noorbaya; Mayangsari, Rr. Nindya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.295

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) memiliki peran penting dalam meningkatkan status gizi bayi dan mendukung tumbuh kembang serta proses penyembuhan anak. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dapat menyelamatkan jutaan nyawa anak secara global. WHO merekomendasikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan sebagai standar emas pemberian makanan bayi. Data WHO (2020) menunjukkan cakupan global ASI eksklusif sebesar 66%, sementara di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 72,59%, melebihi target 50%. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pijat Woolwich menggunakan minyak zaitun dan aromaterapi lavender terhadap kelancaran produksi ASI ibu post-partum di Puskesmas Muara Bengkal. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest dan melibatkan 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan rata-rata skor kelancaran produksi ASI meningkat dari 3,70 sebelum intervensi menjadi 6,20 setelah intervensi, dengan nilai p=0,000. Hal ini membuktikan pijat Woolwich dengan minyak zaitun dan aromaterapi lavender efektif meningkatkan produksi ASI. Kesimpulannya, intervensi ini dapat menjadi alternatif solusi bagi ibu menyusui yang mengalami hambatan produksi ASI. Oleh karena itu, pijat Woolwich dengan minyak zaitun dan aromaterapi lavender layak disosialisasikan kepada ibu menyusui untuk meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Peppermint Terhadap Ibu Hamil Trimester I Dengan Mual dan Muntah : Literatur Review Nita; Mayangsari, Rr. Nindya; Besse Lidia
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.298

Abstract

Kehamilan adalah kondisi fisiologis yang dapat diikuti oleh proses patologis yang dapat mengancam kesehatan ibu dan janin. Selama kehamilan, berbagai masalah dapat muncul yang tidak diinginkan oleh ibu hamil. Pada trimester pertama, keluhan yang sering ditemui antara lain mual dan muntah, hipersalivasi, pusing, mudah lelah, dada terasa terbakar (heartburn), peningkatan frekuensi berkemih, konstipasi, dan masalah psikologis. Mual adalah sensasi tidak nyaman yang berhubungan dengan dorongan untuk muntah, sementara muntah adalah pengeluaran isi lambung melalui mulut akibat spasme otot yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi peppermint terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka (literature review) yang menganalisis sejumlah artikel yang telah dipilih. Sebanyak sepuluh artikel ditelaah menggunakan metode penyaringan manual berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel yang diteliti adalah pengaruh pemberian aromaterapi peppermint terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi peppermint berpengaruh terhadap penurunan intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. Dapat disimpulkan bahwa pemberian minyak esensial peppermint berpengaruh dalam mengurangi intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester I.
Pengaruh Pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Muara Bengkal Rini Hartini; Mayangsari, Rr. Nindya; Dwi Riyan Ariestantia
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.299

Abstract

Di Indonesia terdapat (50-90%) kasus emesis gravidarum yang dialami oleh ibu hamil pada primigravida (60-80%) dan (40-60%) pada multigravida. Aromaterapi merupakan pengobatan alternatif menggunakan sari tumbuhan aromaterapi murni berupa bahan cairan tanaman yang mudah menguap dan senyawa aroma terapi lain dari tumbuhan yang memberikan efek seperti ketenangan, kesegaran, bahkan bisa membantu ibu hamil mengatasi mual dan muntah. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui Pengaruh Pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 di Puskesmas Muara Bengkal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pre eksperiment dengan menggunakan rancangan quasi experiment. Sedang desain penelitiannya yaitu Two Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian rata-rata skor Mual Muntah pada kelompok kontrol sebelum diberikan intervensi aromaterapi lavender dengan nilai mean 6,50. Sedangkan rata-rata skor Mual Muntah Pada kelompok perlakuan sebelum diberikan intervensi aromaterapi lavender dengan nilai mean 6,50.  Rata-rata skor mual muntah pada kelompok kontrol sesudah diberikan intervensi aromaterapi lavender dengan nilai mean 6,61, sedangkan rata-rata skor mual muntah pada kelompok perlakuan sesudah diberikan intervensi aromaterapi lavender dengan nilai mean 4,66. Sedangkan, nilai p-value 0,000 pada pengaruh pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Puskesmas Muara Bengkal. Disimpulkan pemberian inhaler aromaterapi lavender efektif menurunkan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di Puskesmas Muara Bengkal. Diharapkan pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender dapat disosialisasikan kepada ibu hamil, sehingga dapat memberikan alternatif solusi ibu hamil yang mengalami mual muntah.
Hubungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Self Efficacy terhadap Kinerja Karyawan di Unit PLTGU Tanjung Batu, Kutai Kartanegara Suhartina; Herni Johan; Nurhasanah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.302

Abstract

Optimalisasi kinerja perusahaan merupakan target akhir dalam setiap perusahaan. Penerapan K3 yang baik memberikan rasa aman dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sementara self-efficacy yang tinggi mendorong karyawan untuk bekerja lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan self efficacy terhadap kinerja karyawan di Unit PLTGU Tanjung Batu, Kutai Kartanegara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan sebanyak 52 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner yang telah melewati uji validitas dan reliabilitas. Analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden memiliki tingkat K3 dalam kategori tinggi, 75% responden memiliki self efficacy tinggi, dan 65% responden memiliki kategori kinerja tinggi. Analisis bivariat pada hubungan K3 terhadap kinerja menunjukkan bahwa p-value sebesar 0,001 sehingga H0 ditolak. Selain itu, analisis bivariat pada hubungan self efficacy terhadap kinerja menunjukkan p-value sebesar 0,004 sehingga H0 ditolak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terhadap hubungan yang signifikan antara keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan self efficacy terhadap kinerja karyawan di Unit PLTGU Tanjung Batu, Kutai Kartanegara.
Program Edukasi Sleep Hygiene Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil: A Quasi Experimental Study Fauzah Cholashotul I'anah; Fransisca Retno Asih; Mytha Febriany Pondaang
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.308

Abstract

Gangguan tidur memengaruhi hingga 97% perempuan selama kehamilan. Gangguan tidur dapat menyebabkan komplikasi dan morbiditas yang signifikan bagi ibu hamil dan bayinya. Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan secara umum, terutama selama kehamilan. Oleh karena itu, penting untuk mendidik ibu hamil tentang sleep hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dua jenis program edukasi sleep hygiene yang diberikan kepada ibu hamil menggunakan video animasi dan flyer, dalam meningkatkan pengetahuan tentang sleep hygiene. Penelitian quasi eksperimen ini dilakukan terhadap 108 ibu hamil yang dipilih dan dimasukkan secara berurutan ke dalam kelompok video animasi dan flyer, serta mendapatkan edukasi sleep hygiene selama 18 hari. Kuesioner pengetahuan yang telah divalidasi diisi oleh kedua kelompok. Uji Wilcoxon digunakan untuk analisis. Skor pengetahuan rata-rata (SD) adalah 65,9 (17,6) dan 84,2 (11,9) pada kelompok video dan 58,3 (11,2) dan 74 (10,7) pada kelompok brosur pada hari pertama dan ke-18, jadi ada perbedaan signifikan dalam hal perilaku kebersihan tidur antara kelompok video animasi dan flyer pada hari ke-18 (p 0,000). Ibu hamil yang mendapatkan edukasi kebersihan tidur dengan video animasi memiliki peningkatan pengetahuan yang lebih banyak daripada yang mendapatkan flyer (26 lebih dari 24,5). Oleh karena itu, edukasi sleep hygiene dengan video animasi sebagai strategi awal penting dan lebih efektif dalam mencegah insomnia.
Analisis Waktu Tunggu Ekspertise Foto Radiodiagnostik Pasien Rawat Inap di Instalasi Radiologi RS Bhayangkara TK. II Medan Fadhilla Qudsi Ramadhani; Arifah Devi Fitriani; Deli Theo
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.313

Abstract

Waktu tunggu dalam pelayanan radiodiagnostik sangat mempengaruhi mutu pelayanan yang ada dalam rumah sakit, hal ini karena pelayanan penunjang medis sangat berpengaruh pada penentuan diagnosis kepada pasien. Tujuan Penelitian yaitu untuk menganalisis waktu tunggu ekspertise foto radiodiagnostik pasien rawat inap di Instalasi Radiologi RS Bhayangkara TK. II Medan Tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed methods. Sampel pada penelitian ini pasien rawat inap yang datang ke instalasi radiologi RS Bhayangkara TK. II Medan untuk melakukan foto radiodiagnostik ialah sebanyak 72 orang dari bulan juni sampai juli 2023. Berdasarkan umur mayoritas usia 21 – 35 tahun sebanyak 38 orang (52.8.0%), dan Jenis kelamin mayoritas laki – laki sebanyak 38 orang (52.8%), pendidikan mayoritas SMA sebanyak 32 orang (44.4%), dan pekerjaan mayoritas bekerja sebanyak 46 orang (63.9%). Waktu tunggu pelayanan untuk pasien baru adalah 176 – 225 menit dikategorikan lama pemeriksaan dilakukan lebih dari 180 menit. Upaya yang diharapkan kepada Pimpinan Instalasi Radiologi RS Bhayangkara TK. II Medan untuk menangani keluhan pasien yaitu dengan memberikan pengertian kepada pasien tentang jalannya pemanggilan antrian pemeriksaan yaitu apabila jenis pemeriksaannya berbeda maka berbeda ruang pemeriksaan dan berbeda pula urutan pemanggilannya.
Analisis Faktor Yang Memengaruhi Kepuasan Pasien Peserta BPJS Pada Pelayanan Rawat Inap RS Bhayangkara Tk. II Medan Tahun 2023 M. Fahriza Winaldha Nasution; Arifah Devi Fitriani; Miskah Afriani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.314

Abstract

Dalam mengukur kualitas jasa pelayanan (service quality) dapat digunakan lima dimensi 4 kualitas jasa, kelima karakteristik dimensi tersebut antara lain adalah Bukti Fisik (Tangible), Kehandalan (reliability), Ketanggapan (responsiveness), Jaminan (Assurance), dan Empati (Empathy). Tujuan penelitian yaitu Menganalisis Faktor yang memengaruhi Kepuasan Pasien Peserta BPJS Pada Pelayanan rawat inap RS Bhayangkara Tk. II Medan Tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Rawat Inap RS Bhayangkara Tk.II Medan, dilakukan mulai bulan September 2002 sampai Agustus 2023. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan ada pengaruh tangibel (bukti fisik), emphaty, reliability, responsiveness, dan assurance terhadap kepuasan pasien pasien peserta BPJS Pada Pelayanan Rawat Inap RS Bhayangkara Tk. II Medan Tahun 2023 dengan hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square, diperoleh hasil perhitungan p value < 0,05. Dimana dari 5 variabel, faktor tangibel adalah faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap Kepuasan Pasien peserta BPJS Pada Pelayanan Rawat Inap RS Bhayangkara Tk. II Medan Tahun 2023 dengan OR 0.632 artinya peluang tangibel (bukti fisik) lebih besar 0.553 kali lipat dapat memberikan kepuasan pasien dalam pelayanan Pasien Peserta BPJS Pada Pelayanan Rawat Inap RS Bhayangkara Tk. II Medan Tahun 2023. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan responden tentang pentingnya alur dan prosedur dalam pelayanan kesehatan peserta BPJS Pada Pelayanan Rawat Inap RS Bhayangkara Tk. II Medan.
Pengaruh Tekanan Panas Terhadap Tekanan Darah Tinggi Pada Pekerja Bagian Grass Cuttee dan Gardener di Perusahaan X Kabupaten Kutai Kartanegara Dewi Yuniar; Herni Johan; Ardan, SKM., M.Kes, M.
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan panas terhadap tekanan darah tinggi pada pekerja grass cutter dan gardener di Perusahaan X, Kutai Kartanegara. Desain cross-sectional digunakan untuk mengumpulkan data dari 92 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Tekanan panas diukur menggunakan Indeks Suhu Basah dan Bola (Wet Bulb Globe Temperature, WBGT), sementara tekanan darah tinggi ditentukan berdasarkan nilai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau diastolik ≥90 mmHg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63% pekerja mengalami tekanan panas tinggi (WBGT ≥28°C) dan prevalensi hipertensi mencapai 45%, dengan pekerja grass cutter lebih rentan dibandingkan gardener. Analisis regresi logistik menunjukkan tekanan panas secara signifikan meningkatkan risiko hipertensi (OR = 3,21; 95% CI = 1,45–7,14). Variabel seperti usia, IMT, dan kebiasaan merokok turut berkontribusi, tetapi tekanan panas tetap menjadi faktor utama setelah kontrol terhadap variabel pengganggu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan panas merupakan faktor risiko signifikan untuk hipertensi pada pekerja dengan paparan suhu tinggi. Intervensi seperti pengaturan jam kerja, area istirahat sejuk, hidrasi rutin, dan penggunaan APD ergonomis direkomendasikan untuk mengurangi dampak tekanan panas. Penelitian lanjutan dengan desain longitudinal diperlukan untuk memperkuat hubungan kausal.