cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 2,685 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024)" : 2,685 Documents clear
Motivasi Kerja Pada Wirausaha Wanita dengan Riwayat Kista Ovarium Safitri, Nur Indah Dwi; Widhiastuti, Hardani; Dewi, Rusmalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran makna motivasi kerja pada wirausaha wanita dengan riwayat kista ovarium yang dilihat dari dimensi kebutuhan fisiologis, dimensi kebutuhan keamanan, dimensi kebutuhan sosial, dimensi aspek individu, dan dimensi harapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini berjumlah lima orang wirausaha wanita usia kategori dewasa yang memiliki riwayat kista ovarium. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya  motivasi kerja pada wirausaha wanita dengan riwayat kista ovarium dilihat dari dimensi kebutuhan fisiologis, dimensi kebutuhan keamanan, dimensi kebutuhan sosial, dimensi aspek individu dan dimensi harapan dengan berbagai macam problematika kehidupan dan harapan-harapan serta cita-cita yang berbeda. Kelima responden memiliki pekerjaan sehingga memperoleh penghasilan sendiri untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarga dan dirinya sendiri, kelima responden mendapatkan dukungan dari keluarga baik moril maupun materiil terkait penyakit maupun dalam usaha pekerjaannya, semua responden menjaga hubungan baik dengan orang lain, semua responden merasakan keamanan dalam pekerjaan dan kesehatannya, semua responden memiliki harapan dan cita-cita dalam hidupnya. Kelima dimensi tersebut menjadikan responden termotivasi melakukan pekerjaan dan usahanya meskipun dalam kondisi sakit akibat riwayat dari kista ovarium yang diderita. Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan untuk wanita yang sedang mengalami gangguan kesehatan yaitu kista ovarium supaya lebih memotivasi diri untuk tetap sehat dan tetap bisa berkarya untuk mencapai harapan dan tujuan dalam hidup, bangun pikiran positif bahwasannya semua penyakit ada obatnya dan setiap hal yang kita alami akan ada jalan keluarnya. Untuk keluarga maupun suami diharapkan selalu memberikan dukungan moril supaya penderita tetap dalam kondisi sehat secara mental.
Status Hak Kepemilikan Atas Tanah Dati di Kota Ambon Timisela, Retsky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini, baik dalam UUPA maupun PP. No. 24 Tahun 1997, diharapkan masyarakat yang memiliki hak atas tanah hak milik diharapkan dapat didaftarkan untuk memperoleh status hak miliknya secara hukum namun bagi masyarakat adat yang memiliki sistem dan norma hukum adat masih diakui misalnya di Maluku khusus untuk Pulau Ambon/Sewa yang mengakui keberadaan tanah sebagai tanah adat yang bersifat hak untuk tidak mengontrol hak untuk memiliki, Dan bahkan jika ada properti individu hanya di tanah halaman, itu tidak mutlak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah; Bagaimana Status Hak Kepemilikan Tanah Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997? Metode penelitian yang digunakan adalah Yuridis Normatif, menggunakan Materi Hukum Primer, Sekunder, dan Tersier, Hasil dan pembahasan adalah; Menurut norma, tanah Dati yang merupakan tanah adat yang bersifat hak menguasai Tanah atau dusun sebagai tanah kerabat tidak dapat dijadikan hak milik individu sebagai bukti kepemilikan dan tidak dapat dialihkan status kepemilikan, karena hak atas tanah atau dusun adalah hak untuk menguasai bukan hak milik sebagai tanah kerabat yang merupakan hak atas tanah turun-temurun. Jadi sarannya adalah; Sebagai konsekuensi dari pengakuan negara atas hak atas tanah, negara berkewajiban memberikan jaminan kepastian hukum atas hak atas tanah, termasuk tanah atau dusun dati, oleh karena itu lembaga/instansi terkait dalam hal ini Badan Pertanahan Nasional dalam menerbitkan sertifikat hak milik tanah bagi orang pribadi atau badan hukum harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku baik tertulis maupun tidak tertulis dan pada dasarnya tidak dapat dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. sewenang-wenang, sehingga menghindari sengketa tanah di pengadilan.
Inkonsitensi Hukum Pembatalan Peraturan Daerah yang Bermasalah dalam Hukum Indonesia Rohim, Rohim; Fahmi, H. Sudi; Ardiansah, Ardiansah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau. Sebaran pulau-pulau ini, secara administratif ditata dan dikelompokkan menjadi beberapa wilayah yang disatukan ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurut data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik RI tahun 2023, negara Indonesia terdiri dari 38 (tiga puluh delapan) wilayah yang disebut atau berstatus sebagai daerah provinsi, 416 (empat ratus enam belas) yang berstatus sebagai daerah kabupaten, dan 98 (sembilan puluh delapan) yang berstatus sebagai kota.Atau, sebanyak 38 (tiga puluh delapan) Daerah Tingkat I (provinsi) dan 514 Daerah Tingkat II (kabupaten/kota). Jumlah daerah provinsi dan kabupaten/kota yang relatif besar ini tentu menjadi modal penting dan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk terus bergerak menuju negara maju di tengah persaingan global yang semakin kompleks dan kompetitif.Pasal 18 UndangUndang Dasar 1945 (naskah asli sebelum amendemen) memberikan sebuah pengingatan dan pedoman, bahwa "pembagian daerah Indonesia atas daerah besar dan kecil, dengan bentuk susunan pemerintahannya ditetapkan dengan undangundang, dengan memandang dan mengingati dasar permusyawaratan dalam sistem pemerintahan negara, dan hak-hak asal-usul dalam daerah-daerah yang bersifat istimewa.Pembagian dan distribusi kewenangan yang diatur dan tercermin di dalam konstitusi (UUD 1945) maupun sejumlah peraturan yang terkait dengan pemerintahan daerah, khususnya kebijakan dalam membuat dan menetapkan PerDa dan PerKaDa, dalam praktiknya mengalami berbagai problem, terutama yang berhubungan dengan persoalan kewenangan pencabutan dan/atau pembatalan suatu Perda/perkada
Pengaruh BAP (6-Benzyl Amino purin) terhadap Pertumbuhan Stek Batang Hoya multiflora (Blume) Sabrina Mandai, Della; Rahayu, Sri; Chatri, Moralita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hoya multiflora merupakan tanaman hias yang masih jarang dikembangkan dan pertumbuhannya membutuhkan masa yang lama, sehingga memerlukan teknis atau alternatif lain dalam perbanyakannya. Salah satunya adalah dengan perbanyakan stek batang menggunakan zat pengatur tumbuh BAP (6-Benzyl Amino purin ) atau sitokinin. BAP merupakan salah satu zat yang dapat berpengaruh untuk merangsang pembentukkan tunas. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh BAP terhadap jumlah dan panjang tunas pada tanaman H. multiflora pada perbanyakan stek batang .Penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan BAP dengan konsentrasi 150 ppm lebih baik untuk jumlah tunas, sedangkan untuk panjang tunas konsentrasi BAP lebih baik pada konsentrasi 200 ppm.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Auditory Intellectually Repetition Di Kelas V SDN 03 Geragahan Kabupaten Agam Denisa Putri Wahyuli; Mansurdin, Mansurdin; Febryan Putera, Rafhi; Reinita, Reinita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar peserta didik SDN 03 Geragahan Kabupaten Agam yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian guru dan peserta didik kelas V, dan dilaksanakan secara dua siklus.Hasil penelitian: a) modul ajar siklus I memperoleh rata-rata 81,94% dengan kualifikasi baik (B), siklus II 91,66% dengan kualifikasi sangat baik (A), b) pelaksanaan aspek guru siklus I memperoleh rata-rata 85,95% dengan kualfikasi baik (B) siklus II 93,75% dengan kualifikasi sangat baik (A), dan pelaksanaan aspek peserta didik memperoleh rata-rata 84,37% dengan kualfikasi baik (B) pada siklus II 93,75% dengan kualifikasi sangat baik (A), c) penilaian hasil belajar peserta didik pada siklus I memperoleh rata-rata 79,92% dengan kualifikasi cukup (C) siklus II 92,55% dengan kualifikasi sangat baik (A). Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model cooperative learning tipe AIR meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar.
Analisis Struktur, Unsur, Dan Kaidah Kebahasaan Teks Berita Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh Jannaini, Fahlusy; Catri Tamsin, Andria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tiga hal berikut. Pertama, mendeskripsikan struktur teks berita siswa kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh. Kedua, mendeskripsikan unsur teks berita siswa kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh. Ketiga, mendeskripsikan kaidah kebahasaan teks berita siswa kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Payakumbuh. Data penelitian ini adalah teks berita yang diperoleh dari sumber data penelitian yaitu hasil pancingan dari tugas siswa sebanyak dua puluh teks berita siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Payakumbuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik pancing. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pertama, keterampilan menulis teks berita siswa ditinjau dari segi struktur teks berita belum menggunakan struktur yang tepat. Kedua, dalam menulis teks berita siswa juga menggunakan unsur 5W+1H, tetapi dalam penggunaannya masih ada ditemukan unsurnya yang tidak lengkap. Ketiga, dilihat dari kaidah kebahasaannya teks berita karya siswa kelas VII belum mampu menggunakan lima kaidah kebahasaan teks berita.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Rumah Makan Sari Bundo Kabupaten Tanjung Jabung Timur Pramudya, Chinta; Ferawati, Rofiqoh; Kurniyati, Kurniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang kepuasan konsumen Rumah Makan Sari Bundo. Fenomena yang terjadi dalam penelitian ini adalah adanya tingkat setuju yang rendah pada hasil survey awal yang disebabkan adanya keluhan dari konsumen yang merasa kualitas produk yang diberikan tidak sesuai atau masih biasa saja, ada beberapa fasilitas yang belum berfungsi sesuai dengan manfaatnya, dan konsumen juga masih mengeluhkan harga yang tidak sesuai dengan manfaat yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh kualitas pelayanan, harga dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen Rumah Makan Sari Bundo, dimana variabel idependen yaitu: Kualitas Pelayanan (X1), Harga (X2), dan Kualitas Produk (X3), variabel dependen yaitu: Kepuasan konsumen (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Rumah Makan Sari Bundo dengan kriteria yang telah ditentukan. Sampel sebanyak 100 orang responden. Model analisis yang digunakan Regresi Linier Berganda. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner yang telah diisi oleh konsumen Rumah Makan Sari Bundo. Analisis ini meliputi: Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Asumsi Klasik, Uji Hipotesis melalui Uji T dan Uji F serta Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, dan kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Kualitas pelayanan, harga dan kualitas produk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Koefisien Determinasi Adjusted R Square menunjukkan sebesar 71,6% variasi kepuasan konsumen dapat dijelaskan oleh ketiga variabel idepeden dan sisanya 28,4%, dipengaruhi oleh faktor variabel lain diluar model penelitian ini, misalnya emosional dan biaya.
Hambatan Guru Geografi dalam Pembelajaran di SMAN 2 Batusangkar Ilahi, Rahmat; U, Iswandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan apa saja yang dialami oleh guru geografi dalam pembelajaran di SMA N 2 Batusangkar. Setelah itu dilakukan analisis pakar terhadap hambatan yang ditemukan. Penelitian ini menggunakan metode Interpretative Structural Modelling / ISM. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terkait hambatan guru geografi dalam pembelajaran di SMA N 2 Batusangkar, maka dapat disimpulkan terdapat delapan hambatan yang dirasakan oleh guru geografi di SMA N 2 Batusangkar. Struktur hierarki membagi hambatan yang ada menjadi empat level. Level 1 adalah implementasi metode belajar yang tidak sesuai harapan(A8). Level 2 adalah alat peraga pembelajaran kurang memadai(A2), jumlah jam pelajaran pada Fase E terlalu sedikit(A5), dan pembelajaran berdiferensiasi(A6). Level 3 adalah pembagian materi yang tidak merata pada kurikulum merdeka(A3) dan tidak adanya laboratorium penunjang pembelajaran SIG(A4). Level 4 adalah adaptasi perubahan kurikulum(A1) dan karakter peserta didik yang beragam(A7). Diharapkan pemerintah atau dalam hal ini adalah kementrian pendidikan dan kebudayaan, agar mengkaji lebih detail setiap kebijakan yang akan diterapkan dan memperhatikan pemerataan kebijakan.
Hakikat Manusia dan Pendidikan Roni, Efrita; Supriawan, Supriawan; Suparni, Suparni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hakikat manusia dalam perspektif Pendidikan Islam Filsafat merupakan sesuatu yang sangat penting dan mendasar yang dapat menentukan kehidupan manusia. Mencari hakikat hakikat manusia tidak bisa hanya asyik memikirkan tentang unsur dasar itu menentukan manusia, seperti aspek jasmani dan aspek rohani yang meliputi : nafsu, akal, qalb dan ruh. Tapi elemen dasarnya yang ada pada diri manusia menjadi landasan ketika kita akan melakukannya memahami sifat manusia. Dengan mendasarkan pada pemahaman manusia hakikat, kegiatan dan proses pendidikan dijalankan dan bertujuan untuk mampu untuk mengembangkan kepribadian manusia. Sepanjang pekerjaan ini penulis menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Data yang diperoleh dari penelitian studi kepustakaan bersumber dari buku serta jurnal yang relevan.Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui tentang hakikat manusia dan pendidikan, dengan manfaat adalah memberikan pengertian dan pengetahuan yang lebih tentang hakikat manusia dan pendidikan. Adapun kesimpulannya adalah bahwa pada hakikatnya manusia dan pendidikan adalah satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan karena subjek dan objek dari pendidikan itu sendiri adalah manusia.
Perbandingan Analisis Tingkat Kesehatan Bank Menggunakan Metode CAMEL dan RGEC pada Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Ningrum, Juliana Khaira; Syamwil, Syamwil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membandingkan metode CAMEL dan RGEC untuk menganalisis kesehatan bank. Sampel penelitiannya adalah Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018 hingga 2022 dan merupakan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah 22 bank dengan time series 5 tahun sehingga diperoleh sampel sebanyak 110 bank. Data yang tersedia berupa data sekunder dari laporan keuangan bank dan laporan tahunan bank. Analisis data menggunakan rasio CAMEL dan RGEC untuk menentukan nilai komposit. Penelitian menemukan bahwa rata-rata skor keseluruhan untuk metode CAMEL adalah 72% dan metode RGEC adalah 82%, keduanya memenuhi kriteria “sehat”. Namun karena rata-rata skor komposit menggunakan metode RGEC lebih besar dibandingkan dengan metode CAMEL, maka kami menyimpulkan bahwa penggunaan metode RGEC untuk menilai tingkat kesehatan bank lebih baik dibandingkan dengan metode CAMEL, meskipun kriterianya sama (sehat).