cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 2,685 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024)" : 2,685 Documents clear
Strategi Bertutur Dalam Tindak Tutur Direktif Guru Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Padang Ganting Nainggolan, Lolyta; Tressyalina, Tressyalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif, strategi bertutur dan perbedaan bertutur yang digunakan guru laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Padang Ganting. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode deskriptif Hasil penelitian ini, yaitu bentuk tindak tutur direktif dan strategi bertutur yang digunakan oleh guru laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Padang Ganting, yaitu menyuruh, memohon, menyarankan, menuntut, dan menantang. Tindak tutur direktif yang paling dominan pada guru laki-laki adalah tindak tutur direktif menuntut dan yang paling sedikit tindak tutur memohon. Tindak tutur yang paling dominan pada guru perempuan adalah tindak tutur menyuruh dan yang paling sedikit adalah tindak tutur memohon. Strategi bertutur yang paling dominan digunakan guru laki-laki adalah strategi BTTB dan yang paling sedikit adalah strategi BTDKN. Strategi bertutur yang paling dominan digunakan guru perempuan adalah strategi BTTB dan strategi yang paling sedikit adalah strategi BSS.
Tindak Tutur Direktif Dan Strategi Bertutur Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas XI SMK Negeri 5 Padang Maulidina Sundari Novrini, Fasya; Olva Zuve, Farel
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bentuk tindak tutur direktif dan strategi bertutur yang digunakan guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMK Negeri 5 Padang. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC), catat dan rekam menggunakan proses sadap. Dalam penelitian ini, teknik pengabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat dijelaskan bahwa bentuk tindak tutur direktif dan strategi bertutur guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMK Negeri 5 Padang dapat disimpulkan sebagai berikut, Bentuk tindak tutur direktif yang digunakan dalam proses pembelajaran berjumlah 105 data tuturan. Hasil penelitian ini ditemukan bentuk tindak tutur direktifyang digunakan guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMK Negeri 5 Padang yaitu, bentuk tindak tutur direktif menyuruh, memohon, menuntut, menantang, dan menyarankan. Strategi yang digunakan guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMK Negeri 5 Padang yaitu Bertutur terus terang tanpa basa-basi, bertutur terus terang dengan kesantunan positif, dan bertutur terus terang dengan kesantunan negatif. Bentuk tindak tutur yag dominan digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran adalah tindak tutur direktif menyuruh. Selanjutnya, strategi bertutur yang dominan digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran adalah strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi.
Pengembangan Media Bulletin Board Interaktif Untuk Melatih Keterampilan Berfikir Kesinambungan dan Perubahan Pada Pembelajaran Sejarah Habib, Mursyid; Ofianto, Ofianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran sejarah masa kini tidak hanya mengutamakan pemahaman konseptual tetapi juga menekankan pada keterampilan proses yang salah satunya yaitu keterampilan berfikir historis, salah satunya yaitu keterampilan berfikir kesinambungan dan perubahan dalam peristiwa sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bagaimana cara mengembangkan media bulletin board interaktif yang mampu melatih keteampilan berfikir kesinambungan dan perubahan dalam peristiwa sejarah. 2) Menganalisis kelayakan dan praktikalitas bulletin board interaktif dalam melatih keterampilan berfikir kesinambungan dan perubahan siswa SMAN 1 Padang Panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Subjek uji coba penelitian ini dilakukan kepada 61 orang siswa kelas X SMAN 1 Padang Panjang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelayakan bulletin board interaktif berdasarkan penilaian dari ahli materi dan ahli media menyatakan bulletin board interaktif sangat layak digunakan dengan nilai rata-rata sebesar 3,31 dan 3,30. Berdasarkan hasil uji praktikalitas oleh guru dan siswa menunjukkan bulletin board interaktif ini sudah sangat praktis dengan nilai rata-rata uji praktikalitas oleh guru dan siswa sebesar 3,87 dan 3,60.
Pengaruh Variasi Jumlah Doping Urea Terhadap Karakteristik Komposit ZnO/Graphene Oxide Sebagai Kandidat Katalis Solar Cell Yuliza Noerman, Kiki; Jonuarti, Riri; Gusnedi, Gusnedi; Ratnawulan, Ratnawulan; Ulfa Jhora, Fadhila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ZnO dan Graphene Oxide merupakan material yang sangat menjanjikan dalam aplikasi solar cell. Kombinasi antara ZnO/Graphene Oxide memiliki kemampuan dalam mentranspor elektron dengan baik dibandingkan dengan ZnO atau Graphene Oxide saja. Namun, solar cell berbasis ZnO mudah terjadi rekombinasi pembawa muatan secara cepat karena energi band gap yang besar. Oleh karena itu, pembuatan komposit ZnO/Graphene Oxide yang diberi pengotor (doped) berupa urea dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi jumlah doping urea pada komposit ZnO/Graphene Oxide terhadap karakteristik berupa struktur dan ukuran pada kristal dan partikel serta energi band gap yang nantinya akan dijadikan sebagai katalis solar cell. Tiga variasi jumlah doping yang diselidiki dalam penelitian ini: 0,11 gr, 0,22 gr, dan 0,33 gr dengan metode yang digunakan adalah metode sol-gel. Dari hasil analisis dapat dilihat bahwa dengan bertambahnya jumlah doping urea menunjukkan peningkatan pada ukuran partikel dari 107,86 nm menjadi 121,18 nm sedangkan pada ukuran kristal mengalami penurunan dari 46,39 nm menjadi 43 nm. Variasi jumlah doping urea juga mempengaruhi nilai energi band gap komposit ZnO/Graphene Oxide dengan nilai yang semakin menurun seiring bertambahnya jumlah doping yaitu dari 2,63 eV menjadi 2,57 eV, mengindikasikan peningkatan konduktivitas elektronik. Hasil ini menunjukkan bahwa komposit ZnO/Graphene Oxide dengan doping urea berpotensi sebagai katalis dalam aplikasi solar cell.
Analisis Bedak Padat Yang Terdaftar Bpom, Komposisi Dan Kegunaan Fungsional : Studi Literatur Azzahra Sairi, Fathya; Rahmiati, Rahmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosmetik ialah bagian dari style hidup seorang. Penampilan yang nampak menawan serta modis dapat didapatkan dengan bermacam berbagai metode, salah satunya dengan pemakaian kosmetik. Uraian kalangan hawa terhadap izin BPOM ini sangat berarti. Bersumber pada informasi tahun 2018, BPOM RI paling tidak sudah menyita kosmetik ilegal senilai Rp106, 9 miliyar. Perihal tersebut membuktikan tingginya angka penemuan kosmetik ilegal yang terjalin secara masif di segala Indonesia. Riset ini bertujuan buat menganalisis komposisi serta khasiat fungsional dari bedak padat yang terdaftar di BPOM. Tata cara riset yang digunakan merupakan memakai tata cara riset kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan informasi ialah riset literatur. Riset literatur ataupun riset kepustakaan (Library Research) ataupun kerap diketahui dengan studi kepustakaan ialah tipe dari riset yang bermanfaat dalam penulusuran harian, novel, postingan, serta bermacam perihal yang berkaitan dengan topik yang diteliti. Jadi penulis tiba ke toko Miss Glam Damar serta Miss Glam Gunung Pangilun buat melaksanakan pengamatan terhadap komposisi serta khasiat yang ada pada kemasan dari sebagian brand bedak padat yang terdapat di kedua toko tersebut. Ilustrasi dalam riset ini merupakan sebagian bedak padat (Wardah, La Tullipe, Implora, Pixy serta Pigeon). Pengumpulan informasi lewat observasi, riset literatur serta dokumentasi. Analisis terhadap informasi lewat Informasi Collection, Informasi Reduction, Informasi Display serta Conclusion Drawing. Hasil riset menampilkan kalau bedak padat yang terdaftar di BPOM mempunyai alterasi komposisi yang signifikan, tercantum talc, serbuk mineral, bahan pengikat, pelembab, dan pewangi serta perona. Komposisi ini tidak cuma membagikan tekstur halus serta ringan, namun pula meresap minyak, membagikan hasil akhir matte, melindungi kelembaban kulit, serta tingkatkan energi tarik produk lewat aroma serta warna. Bahan- bahan tersebut pula sudah penuhi standar keamanan serta mutu yang diresmikan BPOM. Bersumber pada penemuan ini, dianjurkan supaya konsumen memilah bedak padat yang cocok dengan tipe kulit mereka serta mencermati komposisi bahan yang tertera pada kemasan buat memperoleh khasiat maksimal.
Efikasi Diri Kreatif Mahasiswa Dalam Pembelajaran Tata Rias Dan Kecantikan Menggunakan E-Modul Berbasis Strategi Meta Kreatif Wirdaus, Fadilla; Rahmiati, Rahmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efikasi diri kreatif merupakan keyakinan diri memiliki kemampuan melakukan tindakan. Pembelajaran penelitian Tata Rias dan Kecantikan ditemui kurangnya efikasi diri kreatif mahasiswa, kesulitan dalam memahami materi dan tugas serta kurangnya penerapan metode pembelajaran kreatif. Tujuan penelitian untuk menganalisis tingkat efikasi diri kreatif mahasiswa menggunakan e-modul berbasis strategi meta kreatif. Jenis penelitian Quasi Experimen dengan Rancangan pendekatan pretest-postest control group design.. Populasi penelitian mahasiswi Departemen Tata Rias Dan Kecantikan Angkatan 2021 sebanyak 53 orang. Teknik pengumpulan data metode pengamatan, dokumentasi dan instrument penelitian. Teknik analisis data statistik deskriptif, statistik uji independent sampel t-test, dan uji N-Gain. Perolehan hasil penelitian tingkat efikasi diri kreatif mahasiswa tanpa menggunakan e-modul berbasis meta kreatif memperoleh nilai 56% kategori rendah, adapun pada indikator tingkatan (level) diperoleh nilai 37% kategori sangat rendah, pada indikator kekuatan (strenght) diperoleh 37% kategori sedang dan pada indikator generalisasi (generality) diperoleh 46% kategori sedang. Perolehan pretest sebesar pretest memperoleh kriteria rendah sebesar 36% sedangkan postest berada pada kriteria sedang dengan nilai 49%. Tingkat efikasi diri kreatif mahasiswa menggunakan e-modul berbasis meta kreatif memperoleh nilai 38% kategori tinggi, adapun pada indikator tingkatan (level) diperoleh nilai 38% kategori tinggi, pada indikator kekuatan (strenght) 41% kategori tinggi dan pada indikator generalisasi (generality) diperoleh 41% kategori tinggi Perolehan pretest sebesar pretest memperoleh kriteria rendah sebesar 40% sedangkan postest berada pada kriteria cukup tinggi dengan nilai 73%. . Hasil uji independent sampel t-test menunjukan nilai sig (2-tailled) 0,000 < 0.05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan, maka dari itu hasil pengujian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan efikasi diri kreatif mahasiswa menggunakan e-modul berbasis strategi meta kreatif pada kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional dengan kelas eksperimen yang menggunakan strategi meta kreatif dimana perolehan efikasi diri kreatif mahasiswa lebih tinggi. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk memperhatikan pentingnya penggunaan e-modul berbasis meta kreatif dalam meningkatkan efikasi diri kreatif mahasiswa.
Hubungan Komunikasi Interpersonal Kepala Sekolah dengan Kinerja Guru di SMK Kreatif Medan Ilham, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak komunikasi interpersonal Kepala Sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di SMK Kreatif, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan studi dokumen. Subjek penelitian meliputi Kepala SMK Kreatif, para guru, dan staf administrasi, dengan total 20 orang. Analisis data dilakukan melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap para guru, baik secara formal maupun informal, telah berjalan dengan efektif. Elemen-elemen efektivitas komunikasi interpersonal seperti keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kebersamaan telah diterapkan dengan baik oleh kepala sekolah.
Implementasi Layanan Konseling Sebagai Sarana untuk Mengatasi Permasalahan yang Sering Terjadi terhadap Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar di SDN Cibatu 02 Kurnia, Ira Restu; Wulandari, Devi Irviani; Apryani, Angghi; Sari, Komala; Putri, Nani Assyifa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan salah satu lembaga yang bertujuan untuk membantu dan juga mendampingi siswa dalam menempuh pendidikan dengan baik. Salah satu cara mengetahui perkembangan dan juga permasalahan siswa dimulai dari Bimbingan Konseling. Bimbingan dan Konseling adalah proses membantu dan mendampingi oleh seorang ahli konselor terhadap seseorang dalam pembelajaran akademis dan non akademis, permasalahan, karier, dan juga pengambilan keputusan. Bimbingan dan Konseling di sekolah dasar bertujuan untuk membantu mengembangkan potensi siswa dalam melaksanakan proses belajar. Manfaat dari penelitian ini adalah agar siswa mendapatkan pelayanan Bimbingan dan Konseling secara merata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan apa saja yang sering terjadi di SDN Cibatu 02. Metode yang dilakukan adalah metode kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara dan melibatkan siswa secara langsung untuk melakukan program Bimbingan dan Konseling di SDN Cibatu 02.
Pengaruh Kesulitan Bahasa Pada Ketidakpuasan Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Sunda: Aplikasi Teori Kognitif Sosial (SCT) Kurnia, Ira Restu; Junda, Aisyah Aizza; Wiharja, Alda; Sopotunida, Dea; Darmawan, Jingga Agustin Eka; Mahulae, Tiara Rosalia; Riansyah, Tengku Reynaldi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini meneliti hubungan antara kesulitan mempelajari bahasa Sunda dan ketidakpuasan siswa terhadap subjek tersebut. Dengan menggunakan Teori Kognitif Sosial (TKS), penelitian ini menemukan bahwa persepsi siswa tentang kesulitan bahasa mempengaruhi sikap mereka terhadap mempelajari bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Sunda menjadi subjek yang tidak disukai oleh siswa karena kesulitan bahasa dan kurangnya penggunaan bahasa Sunda dalam kehidupan sehari-hari. Faktor lain seperti lingkungan sekolah dan keluarga juga berperan dalam ketidakpuasan siswa. Dalam sintesis, penelitian ini menekankan pentingnya menangani persepsi siswa tentang kesulitan bahasa untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi mereka dalam belajar bahasa Sunda.
Efektivitas Program Bimbingan Konseling dalam Mendukung Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar dengan Kesulitan Belajar Kognitif: Kasus Studi dari SDIT Nurul Ilmi Kurnia, Ira Restu; Laelly, Tazkia Aisha; Febriyanti, Utari; Pratomo, Ikhsan Fauzi Cahyo; Rifqia, Muhammad Wafa; Noviyanti, Noviyanti; Apriliani, Firda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan konseling memiliki peran yang krusial dalam mendukung pembelajaran siswa dengan kesulitan belajar kognitif. Bimbingan belajar membantu siswa untuk memahami dirinya sendiri, mengambil keputusan yang tepat, mengetahui potensi yang dimilikinya, serta belajar bagaimana mengembangkan potensi tersebut secara efektif. Mengadakan bimbingan konseling untuk mendukung pembelajaran siswa bermanfaat agar guru bisa mengenal, memahami dan mengetahui karakter para peserta didik. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menyelidiki dan mengevaluasi efektivitas program bimbingan konseling dalam mendukung pembelajaran siswa dengan kesulitan belajar kognitif di SDIT Nurul Ilmi. Dalam pembuatan jurnal ini, penyusun menggunakan metode kualitatif dengan pencarian data menggunakan teknik wawancara dan obervasi. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa program bimbingan konseling memiliki dampak positif dalam meningkatkan pembelajaran siswa dengan kesulitan belajar kognitif, dengan faktor-faktor seperti dukungan emosional, motivasi, dan pembelajaran berbasis kebutuhan teridentifikasi sebagai kontributor utama dalam efektivitas program bimbingan konseling siswa sekolah dasar.