cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 2,685 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024)" : 2,685 Documents clear
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share di Kelas IV SD Negeri 05 Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya Wardahtun Aisyah, Silvi; Anita, Yesi; Waldi, Atri; Mansurdin, Mansurdin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dikarenakan guru belum memberikan pengalaman bekerja sama yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan model Kooperatif Tipe Think Pair Share. Penelitian ini merupakan penilitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah guru dan peserta didik kelas IV. Data penelitian diperoleh dari penilaian Modul Ajar, pelaksanaan, dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan non-tes. Hasil penelitian siklus I aspek modul ajar rata-rata 85,4% meningkat pada siklus II 95,8%. Pelaksanaan siklus I aspek aktivitas guru memperoleh rata-rata sebesar 87,5% meningkat pada siklus II menjadi 95%. Pelaksanaan aktivitas peserta didik meningkat rata-rata sebesar 87,5% dan meningkat pada siklus II menjadi 95%. Hasil belajar peserta didik siklus I rata-rata 71,9 meningkat siklus II menjadi 87,7%. Dapat disimpulkan bahwa model Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar.
Students' Difficulties on Oral Presentation in Classroom Interaction Faced by Fourth Semester Students at an Islamic State University Nadila, Sintya; Ginanto, Dion Efrijum; Alfian, Alfian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa semester empat dalam presentasi lisan di interaksi kelas pada sebuah universitas negeri Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung terhadap mahasiswa yang berpartisipasi dalam presentasi lisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi berbagai kesulitan, seperti rasa gugup, kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, dan kesulitan dalam mengorganisasi ide. Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti tekanan dari rekan sejawat dan persepsi terhadap penilaian dosen juga mempengaruhi kinerja mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan presentasi lisan mahasiswa.
Analisis Tingkat Kesesuaian Materi Fisika SMA dengan Materi Kekeringan Putri, Green Nada Intan; Fauzi, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki musim kemarau tak jarang mengalami bencana kekeringan. Maka dari itu, sangat penting memiliki wawasan tentang mitigasi bencana yang dapat dicapai melalui pendidikan kebencanaan. Pendidikan tentang mitigasi bencana diselaraskan ke dalam proses pembelajaran fisika di sekolah. Akan tetapi, tidak semua materi fisika dapat dikaitkan dengan topik kekeringan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis terlebih dahulu guna menilai kesesuaian materi kekeringan dengan materi fisika untuk kelas X, XI, dan XII di SMA/MA, agar dapat ditentukan semester yang paling tepat untuk menggabungkan materi kekeringan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan merupakan penelitian deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui studi dokumentasi, dan instrumen yang digunakan berupa tabel analisis kesesuaian materi kekeringan dengan materi fisika. Data yang dikumpulkan merupakan data primer yang diperoleh melalui studi dokumentasi. Populasi dan sampel dalam penelitian ialah materi fisika untuk SMA/MA kelas X, XI dan XII berdasarkan kurikulum merdeka. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tabel analisis kesesuaian materi kekeringan dengan materi fisika. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa tingkat kesesuaian materi fisika dengan materi kekeringan memiliki kategori berikut: kelas X semester 1 dikategorikan sesuai; kelas X semester 2 dikategorikan sangat sesuai; kelas XI semester 1 dikategorikan kurang sesuai; kelas XI semester 2 dikategorikan cukup sesuai; kelas XII semester 1 dikategorikan kurang sesuai; kelas XII semester 2 dikategorikan cukup sesuai.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa melalui Media Aplikasi Blooket pada Pembelajaran IPS di Kelas IV SD Negeri 20 Pulubala Nirmala, Nirmala; Sarlin, Muhammad; Nurainun, Nurainun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan media aplikasi Blooket pada pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 20 Pulubala. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 14 orang. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan teknik pengmpulan data observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media aplikasi Blooket yang digunakan pada pembelajaran IPS dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 20 Pulubala. Pada siklus I, tingkat motivasi belajar siswa memperoleh rata-rata sebesar 57,33% kategori cukup (C) dengan rincian 2 orang siswa atau (14%) memperoleh kategori baik (B), 10 orang siswa atau (72%) memperoleh kategori cukup (C) dan 2 orang siswa atau (14%) memperoleh kategori kurang (K). Sedangkan pada siklus II, tingkat motivasi belajar siswa memperoleh hasil sebesar 84,73% kategori sangat baik (SB) dimana seluruh siswa memperoleh kategori sangat baik (SB). Dari seluruh tindakan pada penelitian tindakan kelas sudah dapat dikatakan berhasil sebab tingkat motivasi belajar siswa yang terdapat pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media aplikasi Blooket mampu meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 20 Pulubala.
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Anak Melalui Metode Pembiasaan Kelompok B di PAUD KB Al-Aqso Garut Sarimanah, Imas; Widiyastuti, Arie; Hatiningsih, Nuligar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan anak di PAUD KB Al-Aqso Garut melalui metode pembiasaan, karena masih rendahnya tingkat kedisiplinan anak-anak di PAUD tersebut. Jenis penelitian yang digunakan yaitu melalui Penelitian Tindakan Kelas, dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Di mana penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus tindakan. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 anak kelompok B di PAUD KB Al-Aqso Garut. Sebelum dilakukan tindakan siklus, peneliti melakukan observasi terhadap 10 anak tersebut atau disebut dengan pra tindakan (pra siklus). Data perkembangan kedisiplinan anak pada pra siklus yang diperoleh adalah terdapat anak dengan kriteria belum berkembang 6 anak (52,5%), kriteria mulai berkembang ada 3 anak (37,5%) dan anak dengan kriteria berkembang sesuai harapan 1 anak (10%). Seteleh dilakukan tindakan melalui metode pembiasaan pada siklus I, hasil yang diperoleh pada perkembangan kedisiplinan anak meningkatkan sebesar 45% atau 5 anak dengan kriteria berkembang sesuai harapan. Karena masih belum mencapai angka ketuntasan minimum yang disepakati peneliti dan kolaborator yaitu 76%, maka kegiatan siklus dilanjutkan pada siklus II. Hasil tindakan pada siklus II adanya peningkatan perkembangan kedisiplinan anak yang signifikan, yaitu sekitar 80% di mana anak dengan kriteria berkembang sesuai harapan ada 8 anak, bahkan ada 1 anak (10%) pada kriteria Berkembang Sangat Baik. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan selama dua siklus ini, maka dapat disimpulkan bahwa metode pembiasaan dapat meningkatkan kedisiplinan anak di PAUD KB Al-Aqso Garut.
Upaya Meningkatkan Sikap Akhlakul Karimah pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) Sumiarsih, Iyar; Widiyastuti, Arie; Hatiningsih, Nuligar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini, yaitu melihat keadaan di lapangan mengenai pembiasaan berakhlakul karimah masih rendah, maka peneliti mengadakan upaya peningkatan dalam sikap berakhlakul karimah di lingkungan sekolah PAUD KOBER Al-Aqso Garut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah ketika datang ke sekolah mereka kurang bertegur sapa dan bahkan masih sedikit yang suka mengucapkan salam serta masih kurang dalam hal tata krama dan sopan santunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kebiasaan sikap berakhlakul karimah melalui metode 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas dengan melalui beberapa tahapan dalam mengumpulkan data yaitu yang berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini melalui 10 orang anak siswa-siswi PAUD Al-AQSO Garut. Dengan menggunakan penelitian dalam 2 siklus. Hasil observasi yang di peroleh pada pratindakan adalah sebanyak 40% atau sebanyak 4 orang anak dari 10 orang berkembang sesuai harapan. Anak yang belum berkembang dalam peningkatan akhlakul karimahnya sebanyak 30% atau 3 orang anak, dan anak yang mulai berkembang pun baru 30% atau ada 3 orang anak. Setelah dilakukan tindakan selama 2 siklus, adanya peningkatan pembiasaan berakhlakul karimah sebesar 15% meningkat pada siklus 1 menjadi 55% dan pada siklus ke II meningkat lagi sebesar menjadi 82,5%. Berdasarkan data yang sudah diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penyampaian materi melalui pembiasaan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dapat meningkatkan kemampuan dalam pembiasaan berakhlakul karimah yang baik pada anak kelompok B di PAUD KOBER Al-Aqso Garut.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Interaktif Menggunakan Aplikasi LIVEWORKSHEET pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar Fitri, Miftahul; Zuwirna, Zuwirna; Hendri, Nofri; Amilia, Winanda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) merupakan salah satu media yang dapat digunakan guru untuk meningkatkan keterlibatan dan aktivitas peserta didik dalam proses belajar mengajar. LKPD dapat mengarahkan peserta didik untuk menemukan konsep-konsep melalui aktivitasnya sendiri atau dalam kelompok kerja. Adapun kelebihan dari LKPD yaitu memiliki beberapa manfaat dan tujuan bagi peserta didik dalam pembelajaran diantaranya menjadikan peserta didik aktif dalam proses pembelajaran, membantu peserta didik dalam mengembangkan konsep dan melatih peserta didik untuk menemukan dan mengembangkan proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D), dengan model pengembangan ADDIE. Teknik yang digunakan yaitu wawancara, angket, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang dilakukan analisis kurikulum, analisis bahan ajar, analisis peserta didik, dan analisis kebutuhan. Penelitian ini dilakukan pada April sampai Mei 2024. Dengan lokasi penelitian di SD Negeri 22 Galapung. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa LKPD Interaktif yang dikembangkan sesuai dengan prosedur pengembangan ADDIE. Hasil analisis menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan kurikulum yang digunakan sekolah sehingga produk dirancang dan dikembangkan sesuai hasil analisis LKPD Interaktif yang dikembangkan kemudian divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Setelah dinyatakan layak, produk diimplementasikan sehingga diketahui respon pendidik dan peserta didik terkait kepraktisan produk. Hasil validasi media memperoleh nilai dengan persentase 92,5% dengan kategori “sangat valid” hasil validasi materi memperoleh nilai dengan persentase 95% dengan kategori “sangat valid”. Hasil angket respon pendidik memperoleh nilai dengan persentase 97% dengan kategori “sangat praktis” dan hasil angket respon peserta didik memperoleh nilai dengan persentase 96% dengan kategori “sangat praktis”. Hasil uji efektivitas hasil belajar peserta didik memperoleh nilai rata-rata pre-test 70,31 dan memperoleh nilai rata-rata post-test 93,12 setelah penggunaan LKPD Interaktif. Pengembangan LKPD Interaktif telah sesuai dengan prosedur pengembangan model ADDIE dan LKPD Interaktif dinyatakan sangat valid, sangat praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas V SD.
Desain Media Pembelajaran Terintegrasi Augmented Reality pada Materi Pengenalan Alat-Alat Laboratorium Kimia Fase E SMA/MA Khaliq, Pretty Ismi Nuriah; Guspatni, Guspatni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran sangat erat kaitannya dengan perkembangan teknologi yang terjadi. Salah satu teknologi yang diaplikasikan ke dalam bidang pendidikan khususnya media pembelajaran adalah augmented reality. Augmented reality merupakan suatu teknologi yang dapat seolah menggabungkan dunia nyata dengan dunia digital. Augmented reality dapat digunakan dalam berbagai mata pelajaran, termasuk kimia seperti pada materi pengenalan alat-alat laboratorium kimia. Media ini dibuat dengan menggunakan tiga software utama, yaitu Blender 3D, Easy AR dan Unity. Media ini di desain dengan menggunakan model pengembangan plomp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat media pembelajaran augmented reality pada materi pengenalan alat-alat laboratorium kimia yang dibatasi pada self-evaluation sehingga menghasilkan prototipe II berupa media pembelajaran yang dapat diuji lebih lanjut. Diharapkan media pembelajaran ini dapat memberikan suasana belajar yang menyenangkan dan inovatif sehingga dapat menarik minat belajar siswa.
Nilai Moral dalam Naskah Monolog ”Aeng” Karya Putu Wijaya Ardelia, Ailsa; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan tujuan penulis berupa mengambil nilai moral dalam sebuah naskah monolog yang berjudul “Aeng” karya Putu Wijaya lalu penulis mengeksplorasi bagaimana dampak nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra dengan metode penelitiannya ialah kualitatif deksriptif. Pendekatan sosiologi yang digunakan mengacu pada teori dari Burhan Nurgiyantoro, yang dianggap sesuai untuk menganalisis wujud nilai moral dalam karya sastra ini. Data berupa kata-kata dari tokoh Alimin yaitu karakter utama monolog Aeng. Data ditemukan berupa wujud nilai moral : 1)hubungan antara manusia dan diri sendiri, 2) manusia dengan lingkungan (sosial dan alam), 3) manusia dengan Tuhan, serta dampak yang muncul pada kutipan teks naskah monolog “ Aeng ” dengan total sebanyak 30 data nilai moral. Penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana karya sastra dapat berfungsi sebagai cerminan dan panduan moral dalam kehidupan masyarakat.
Meningkatkan Aktivitas dan Motivasi Belajar Siswa Materi Menulis Berdasarkan Gambar Menggunakan Model HEBAT Kelas IA SDN Gadang 2 Banjarmasin Jannah, Raudatul; Noorhapizah, Noorhapizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama penelitian ini ialah rendahnya tingkat keterlibatan dan antusiasme siswa untuk belajar. Pembelajaran yang bersifat satu arah, rendahnya keterlibatan siswa selama pembelajaran, dan kurangnya penggunaan sumber daya pembelajaran seperti media menjadi penyebabnya. Upaya mengatasinya dengan menggunakan model HEBAT. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindakan guru, melihat bagaimana aktivitas dan motivasi belajar siswa meningkat, dan menilai hasil pembelajaran. PTK digunakan dalam penelitian ini, yang berlangsung selama empat kali pertemuan. Selama semester kedua tahun ajaran 2023-2024, siswa kelas IA SDN Gadang 2 menjadi subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Hasil belajar dari penilaian tertulis kelompok dan individu digabungkan dengan data dari pengamatan aktivitas instruktur, aktivitas siswa, dan motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 memperoleh kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “kurang aktif” menjadi “sangat aktif”. Motivasi belajar pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “kurang terampil” menjadi “sangat terampil”. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa pertemuan 1 sampai 4 terjadi peningkatan secara klasikal. Berdasarkan temuan dapat disimpulkan bahwa model HEBAT dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan motivasi belajar, serta hasil belajar pada siswa