cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 2,051 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 3 (2024)" : 2,051 Documents clear
Gambaran Hasil Pemeriksaan Sifilis Pada Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Puskesmas Kota Yogyakarta Sulistian, Sulistian; Bimantara, Arif; Irfani, Farida Noor
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi menular seksual (IMS) yang disebut sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Biasanya, sifilis ditularkan melalui kontak pribadi dengan pasangan yang terinfeksi. Penularan ini dapat disebabkan oleh hubungan seksual oral atau vaginal. Penularan bakteri Treponema pallidum terjadi melalui hubungan seksual dan kontak langsung dengan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan sifilis pada LGBT di Puskesmas Kota Yogyakarta pada tahun 2023. Rancangan penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data di Puskesmas Kota Yogyakarta pada tahun 2023. Data kasus sifilis yang digunakan dari bulan Januari sampai dengan Desember tahun 2023 yaitu LGBT yang tertular dan tidak tertular sifilis di Puskesmas Kota Yogyakarta berdasarkan pemeriksaan Tes cepat Treponema pallidum (TP- Rapid). Mayoritas LGBT di Puskesmas Kota Yogyakarta dari 41 pasien, 30 orang (73,2%) tidak menderita sifilis dan sebanyak 11 orang (26,8%) sedang menderita sifilis. Kelompok reaktif berada pada rentan usia 17 - 25 dengan tertinggi reaktif pada usia 22 - 23 tahun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa prevalensi kasus reaktif sifilis yang lebih tinggi berada dalam rentang usia 17-25 tahun.
Penerapan Permainan Rounders untuk Meningkatkan Motivasi Siswa dalam Pembelajaran PJOK di SMPN 63 Surabaya Hidayatullah, Muhammad Rafly; Hartati, Sasminta Christina Yuli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan adalah pendidikan jasmani yang diberikan disetiap jenjang pendidikan dan dapat digunakan sebagai alat untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan dan kebugaran individu siswa. Rounders termasuk pada materi permaian kecil yang diajarkan di dalam pendidikan jasmani salah satunya adalah Rounders. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan Rounders untuk meningkatkan motivasi siswa dan besarnya pengaruh penerapan permainan Rounders dalam pembelajaran PJOK di SMPN 63 Surabaya. Penelitian ini menggunakan sampel siswa kelas VII B dengan jumlah 29 siswa danVII C dengan siswa 27 siswa, keseluruhan berjumlah 56 siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni dengan desain eksperimen Pretest-Posttest Randomized Control Group. Analisis data yang diambil saat penelitian memenuhi persyaratan hasil uji t (paired samples t-test) antara kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukan nilai yang signifikan. Peneliti menganalisis data Pre-test dan Post-test dengan menggunakan angket motivasi. Hasil analisi data dari kelompok eksperimen yaitu Pre-test 83,86 dan Post-test 94,61 maka ada peningkatan motivasi siswa sebesar 10,75%. Kemudian pada kelompok kontrol yaitu Pre-test 81,79. dan Post-test 69,27 maka ada penurunan motivasi siswa sebesar 12,52%. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil tes kelompok eksperimen lebih baik dari pada kelompok kontrol.
Keterlaksanaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Berbantuan Augmented Reality Susilowati, Ruruh; Martini, Martini; Mahdiannur, Muhamad Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemanfaatan teknologi dan model pembelajaran yang masih bersifat tradisional Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran pada saat penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan Augmented Reality (AR) pada materi Struktur Bumi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitiannya adalah poor-experimental designs dengan one-group pretest-posttest. Subyek penelitian ini merupakan siswa salah satu SMP di Surabaya kelas VIII. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas yaitu model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan media AR, sedangkan variabel terikat yang digunakan yaitu hasil belajar siswa. Keterelaksanaan pembelajaran ini diamati oleh dua pengamat, dengan menggunakan lembar pengamatan Stallings snapshot instrument yang diadaptasi dari World Bank Group. Penelitian yang dilakukan sebanyak tiga pertemuan ini didapatkan bahwa model pembelajaran ini dapat terlaksana. Hasil observasi menunjukkan pada instruction active pada ketiga pertemuan berjalan baik karena lebih dari 50, sedangkan keterlaksanaan belajar dengan baik karena intruction passive 20, 10, dan 5. Data dari student on task sebesar 68, 75, dan 65. Pada student of task sebesar 68, 75, dan 3, sedangkan student off task sebesar 5,5, dan 3, pada Classroom Management dan Teacher Of Task diperoleh 8, 8, dan 11. Hal ini menujukkan keterlaksaan pembelajaran kooperatif dengan tipe TAI berjalan dengan baik.
Analisis Penggunaan Gaya Belajar Audio - Visual dan Kinestetik untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa terhadap Matematika Irwansyah, Rendy; Simorangkir, Sonia Miranda; Zahro, Nazwa Al; Hutahaean, Debora Falensia; Sembiring, Indri Yonisa Br
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari banyaknya siswa yang merasa jenuh saat pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan gaya belajar audio visual dan kinestetik dalam meningkatkan motivasi belajar siswa terhadap matematika di SD. Penelitian ini dilakukan di SDS Kristen Sungai Kehidupan Martubung. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV dan wali kelas kelas IV. Metode ipenelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatof yang diaman data diperoleh dari hasil pengamatan, obseravsi, wawancara dan angket yang diberikan kepada siswa. Hasil akhirnya dari penelitian ini adalah penarikan kesimpulan berdasarkan hasil analisis dari yang telah dilakukan.
Pembuatan E-LKPD Model Discovery Based Learning untuk Pembelajaran Fisika Pada Materi Termodinamika di Kelas XI SMA Yulanda, Dira; Putra, Amali; Asrizal, Asrizal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang model pembelajaran berbasis penemuan (discovery based learning) E-LKPD yang layak serta bermanfaat untuk mata kuliah fisika SMA mata kuliah termodinamika kelas XI. Model pengembangan 4 dimensi (Four-D Models) yang dipakai pada penelitian ini adalah definisi, desain, pengembangan, serta diseminasi. Subjek penelitian adalah sembilan siswa kelas XI SMAN 1 Kubung, 2 guru fisika, serta 3 akademisi fisika FMIPA UNP. Mengacu hasil penelitian bisa disimpulkan yakni E-LKPD yang dihasilkan mempunyai nilai rata-rata 89% pada kriteria sangat baik oleh validator. Dari segi kepraktisan, E-LKPD yang dihasilkan mempunyai nilai rata-rata 90% pada kriteria sangat praktis yang ditetapkan oleh guru, sedangkan nilai rata-rata 87% pada kriteria sangat praktis diraih dari penilaian siswa. Mengacu hasil penelitian, sudah dihasilkan sebuah model pembelajaran berbasis penemuan (Discovery Based Learning) E-LKPD yang handal serta bermanfaat untuk pembelajaran fisika pada mata pelajaran termodinamika kelas XI SMA.
Analisis Pola Sebaran Minimarket Berdasarkan Karakteristik Lokasi di Kota Bukittinggi Dinda Dewi Safitri; Prarikeslan, Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran minimarket di Kota Bukittinggi dan mengetahui karakteristik lokasi sebaran minimarket di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode mix methode dan analisis secara spasial yaitu menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil analisis menunjukkan bahwa pola sebaran minimarket di Kota Bukittinggi membentuk pola acak (random). Minimarket cenderung tersebar pada bagian utara Kota Bukittinggi yaitu pada Kecamatan Mandiangin Koto Selayan sebesar 56,67%. Lokasi minimarket terkonsentrasi pada fungsi jalan dengan tingkat aksesibilitas yang tinggi yaitu pada jalan kolektor sebesar 62,17% dan dilayani oleh angkutan kota sebesar 91,89%. Terjadi overlapping area pelayanan minimarket dalam radius 100 meter dan 300 meter karena pemilihan lokasi minimarket yang strategis dengan tingkat aksesibilitas yang tinggi. Minimarket cenderung berlokasi pada wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang rendah sebesar 51,35%.
Pengaruh Model Learning Cycle 5E terhadap Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik SMA Negeri 1 Sendana Sutrisno, Sutrisno; Nasir, Yusrianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap pemahaman konsep fisika peserta didik di SMA Negeri 1 Sendana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental), yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan model Learning Cycle 5E dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Sampel penelitian terdiri dari 60 peserta didik kelas X, yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing berjumlah 30 peserta didik. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman konsep fisika, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan model Learning Cycle 5E mengalami peningkatan pemahaman konsep fisika yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Rata-rata nilai post-test pada kelompok eksperimen adalah 82,5, sedangkan kelompok kontrol hanya 70,3. Selain itu, analisis gain score menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai kategori tinggi (0,75), sedangkan kelompok kontrol berada dalam kategori sedang (0,45). Hasil angket respon peserta didik juga menunjukkan bahwa 85% peserta didik merasa lebih termotivasi dan tertarik untuk belajar fisika dengan model Learning Cycle 5E. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika dan keterlibatan aktif peserta didik, serta dapat dijadikan alternatif dalam pengembangan metode pembelajaran fisika yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap pemahaman konsep fisika peserta didik di SMA Negeri 1 Sendana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental), yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan model Learning Cycle 5E dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Sampel penelitian terdiri dari 60 peserta didik kelas X, yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing berjumlah 30 peserta didik. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman konsep fisika, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan model Learning Cycle 5E mengalami peningkatan pemahaman konsep fisika yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Rata-rata nilai post-test pada kelompok eksperimen adalah 82,5, sedangkan kelompok kontrol hanya 70,3. Selain itu, analisis gain score menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai kategori tinggi (0,75), sedangkan kelompok kontrol berada dalam kategori sedang (0,45). Hasil angket respon peserta didik juga menunjukkan bahwa 85% peserta didik merasa lebih termotivasi dan tertarik untuk belajar fisika dengan model Learning Cycle 5E. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika dan keterlibatan aktif peserta didik, serta dapat dijadikan alternatif dalam pengembangan metode pembelajaran fisika yang lebih inovatifPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan model Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) terhadap pemahaman konsep fisika peserta didik SMA Negeri 1 Sendana. Jenis penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain nonequevalent control design. Penelitian ini dilakukan pada dua kelas, yaitu kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 3 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE), sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran Critical Thinking, Collaboration, Communication, Creativity (4C). Teknik pengumpulan data melalui tes pemahaman konsep berupa pretest dan post-test. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji T. Terlihat dari hasil penelitian pemahaman konsep peserta didik pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata pretest sebesar 27.87 kategori rendah dan rata-rata post-test 63,38 kategori tinggi, sedangkan pada kelas kontrol eksperimen diperoleh rata-rata pretest sebesar 22,15 kategori rendah dan rata-rata post-test 48,91 kategori sedang. Hasil uji normalitas terdistribusi normal dan uji homogenitas memiliki varians yang homogen dengan nilai sig. a > 0,05. Berdasarkan hasil Uji-T diperoleh nilai signifikan 0,029 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik SMA Negeri 1 Sendana.
Penerapan Model Pembelajaran TGT (Team Game Tournament) dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa SD GKST 7 Tentena Tjenemundan, Delfince; Alfiany, Herlin; Ambotuo, Viskarita F.M.; Alfian, Melky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.24876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa SD 7 Tentena melalui penerapan model pembelajaran TGT (Team Game Tournament). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 25 siswa dengan menggunakan instrumen yaitu lembar tes dan lembar observasi. Penelitian ini memiliki dua kriteria ketuntasan yaitu hasil tes mencapai 70% dan keaktifan siswa dengan nilai persentase sebesar ≥80 % keatas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, hasil belajar siswa mencapai 64%, dan keaktifan siswa dalam pembelajaran 56,02%. Pada siklus kedua, hasil belajar siswa mencapai 100% dan keaktifan siswa mencapai  74%. Pada siklus pertama, kriteria kesiapan guru dalam memberikan pelajaran adalah 2,88 pada interval nilai (2,50 TKG <3,50) dengan kriteria cukup, dan pada siklus kedua mencapai 3,50 pada interval nilai (3,50 TKG < 4,50) dengan kriteria baik. Sehingga kesimpulannya adalah penerapan model Team Game Tournament dapat meningkatkan hasil belajar.
Pendekatan dan Teknik Pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam di MI Berutu, Lestari Syawalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.25154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) guna meningkatkan pemahaman dan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik, termasuk jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual, berbasis karakter, dan aktif efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Sementara itu, metode ceramah, diskusi, demonstrasi, serta pemanfaatan teknologi digital terbukti memperkaya pengalaman belajar mereka. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber belajar dan kompetensi guru masih menjadi kendala. Oleh karena itu, pelatihan guru dan inovasi metode pembelajaran perlu terus dikembangkan agar pembelajaran PAI lebih efektif dan bermakna.
Peran Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Dalam Monitoring Harga Bahan Pokok Melalui Sistem Siskaperbapo Saputra, Mahardika Dimas; Prathama, Ananta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.25273

Abstract

Peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Disperindag) dalam memanfaatkan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (SISKAPERBAPO) sebagai alat monitoring harga bahan pokok. Disperindag memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok melalui deteksi dini, pengelolaan distribusi, dan pelaksanaan operasi pasar. Dengan menggunakan SISKAPERBAPO, Disperindag dapat memantau pergerakan harga secara real-time, menganalisis fluktuasi harga, dan merancang strategi mitigasi yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi SISKAPERBAPO mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data, sehingga berkontribusi pada stabilitas ekonomi daerah.

Page 38 of 206 | Total Record : 2051