cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Mangaji Tubuh Dalam Ajaran Tarekat Syattariyah Jorong Koto Tinggi Kecamatan Sungai Garingging Kabupaten Padang Pariaman Nurshaila Nurshaila; Gazali Gazali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada salah satu ajaran dalam Tarekat Syattariyah, yaitu Mangaji Tubuh yang dipraktikkan di Jorong Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman. Tarekat Syattariyah merupakan salah satu tarekat penting dalam tradisi tasawuf Islam yang berasal dari ajaran Syaikh Abdullah Asy-Syattar, seorang penerus dari tarekat Suhrawardiyah. Ajaran Mangaji Tubuh memiliki keunikan karena mengintegrasikan pemahaman aspek lahiriah dan batiniah manusia sebagai media pendalaman spiritual dan pendekatan kepada Tuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap praktik Mangaji Tubuh, wawancara mendalam bersama guru serta jamaah, dan analisis dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mangaji Tubuh memandang tubuh manusia sebagai unsur penting dalam perjalanan spiritual, yang terbagi ke dalam dua dimensi utama, yaitu tubuh lahiriah (jasmani/kasar) dan tubuh batiniah (ruh/halus). Tubuh lahir difungsikan sebagai wadah fisik yang bergerak dan beraktivitas, sedangkan tubuh batin diyakini sebagai esensi ruhani yang bersifat tidak terbatas, tidak kasat mata, dan menjadi pusat kesadaran spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Mangaji Tubuh merupakan bentuk pengajaran tasawuf yang menekankan pentingnya pengenalan diri (ma’rifat al-nafs) sebagai jalan menuju pengenalan dan kedekatan dengan Allah (ma’rifatullah). Ajaran ini menunjukkan keterpaduan antara aspek fisik dan spiritual sebagai fondasi pembinaan kesadaran keagamaan dalam Tarekat Syattariyah.
Plang Edukasi Sampah: Media Kesadaran Lingkungan di Nagari Lubuk Karak Junil Ardi; Elza Zulfitri; Mifratul Jannah Jannah; Assih Ramadhani; Riska Novilia Ramadhani; Najihani Rahmi; Shella Ferjin Mayesha; Dinda Faridza Putri; Muhammad Rafli; Milla Amalya; Wandi Akbar Zein
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama di Nagari Lubuk Karak adalah belum tersedianya media edukasi visual yang membantu masyarakat memahami kategori sampah dan cara pengelolaannya. Kondisi ini menyebabkan informasi mengenai sampah tidak tersampaikan secara efektif kepada warga. Kegiatan KKN ini bertujuan merancang, membuat, dan memasang plang edukasi sampah sebagai sarana informasi yang mudah diakses serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan, perencanaan desain plang, proses pembuatan dengan tahapan pengukuran, sketsa, dan pengecatan, serta pemasangan plang pada lokasi strategis di depan Kantor Wali Nagari. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya media edukatif yang informatif, ringkas, dan mudah dipahami mengenai jenis sampah. Kesimpulannya, pembuatan plang edukasi ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam pengabdian masyarakat serta membantu mendukung peningkatan literasi lingkungan dan penyediaan sarana edukasi di Nagari Lubuk Karak.
Analisis Faktor-Faktor Pemicu Konflik: Studi Kasus Persaingan Usaha Antara Pedagang Kaki Lima vs Toko Franchisee di Sekitar Universitas Negeri Padang Suci Rahma Novitri; Diana Mareta; Zalita Zalita; Putri Rezki; Lusiana Suhetsyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai persaingan usaha antara pedagang kaki lima dan toko franchise di kawasan pendidikan tinggi masih menunjukkan kesenjangan terkait pemahaman faktor-faktor sosial yang memicu maupun meredam konflik di ruang perdagangan informal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dinamika persaingan serta mengidentifikasi faktor-faktor pemicu konflik antara pedagang kaki lima dan toko franchise di sekitar Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tiga pedagang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pedagang terhadap franchise sangat bervariasi, dipengaruhi oleh pengalaman berjualan, karakteristik konsumen, serta daya tarik franchise berbasis tren dan fenomena Fear of Missing Out (FOMO). Temuan juga menunjukkan bahwa potensi konflik relatif rendah karena keberadaan norma sosial lokal, pembagian ruang yang bersifat informal, serta mekanisme penyelesaian berbasis kekeluargaan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan teori konflik sosial dan ekonomi informal, sekaligus memperluas pemahaman mengenai interaksi usaha lokal dan franchise dalam konteks wilayah kampus. Implikasi praktis penelitian menekankan pentingnya menjaga komunikasi antarpedagang dan pemangku kepentingan lokal untuk menciptakan lingkungan usaha yang harmonis. Studi ini juga membuka peluang penelitian lanjutan dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih luas dan memasukkan perspektif konsumen maupun pemilik franchise.
Penerapan Governance Digital Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil: Studi Kasus SIRANCAK Elga Frichila Yalsika; Syamsir Syamsir; Aisyah Al Maida; Annisa Putri Sahara; Atmi Septina Habila; Dewina Fauzira; Muhammad Dzaky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Governansi digital dalam konteks pelayanan publik merupakan pemanfaatan teknologi informasi oleh pemerintah untuk meningkatkan hubungan dengan berbagai pihak dalam aspek good governance, termasuk masyarakat dan lembaga bisnis, dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan layanan publik. Konsep ini berkembang seiring dengan revolusi industri sejak abad ke-18 hingga era digital saat ini, yang ditandai oleh kemajuan komputer, internet, mobile technology, dan kecerdasan buatan. Dalam konteks tersebut, artikel ini mengkaji penerapan governansi digital pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang melalui aplikasi SIRANCAK (Sistem Informasi Rakyat Administrasi Kependudukan). Aplikasi ini dirancang sebagai solusi digital untuk mengatasi ke ndala administratif tradisional seperti proses pelayanan yang lambat, antrian panjang, ketidakteraturan dokumen, dan rendahnya akurasi data akibat pencatatan manual. Studi kasus ini menguraikan bagaimana SIRANCAK berhasil mengubah layanan administrasi kependudukan yang sebelumnya mengharuskan masyarakat datang langsung ke kantor Disdukcapil, menjadi layanan online yang dapat diakses melalui berbagai perangkat digital. Penerapan SIRANCAK mempercepat proses pengurusan dokumen penting seperti KTP, KK, akta kelahiran, surat pindah domisili, dan akta-akta sipil lainnya, yang dari proses manual berhari-hari menjadi hanya 1-2 hari kerja. Selain peningkatan efisiensi waktu, aplikasi ini juga meningkatkan kualitas layanan melalui transparansi status dokumen yang dapat dipantau secara real-time oleh masyarakat, serta pemberitahuan otomatis terkait pengajuan dan kelengkapan dokumen. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap pelayanan Disdukcapil. Lebih jauh, implementasi aplikasi ini memberikan dampak positif pada pegawai Disdukcapil yang bertugas sebagai operator layanan. Beban pekerjaan administratif manual dapat berkurang secara signifikan, sehingga pegawai dapat lebih fokus pada pengawasan kualitas data dan peningkatan pelayanan publik. Sistem digital terintegrasi dengan database nasional juga membantu mempercepat verifikasi data yang lebih akurat dan valid, mendukung pembuatan kebijakan berbasis data yang tepat sasaran. Dasar teoretis penerapan governansi digital ini mengacu pada teori kecepatan pertumbuhan teknologi oleh Ray Kurzweil, teori adaptasi teknologi Everett Rogers, dan konsep masyarakat jaringan Manuel Castells, yang masing-masing menjelaskan percepatan kemajuan teknologi, proses adopsi teknologi oleh masyarakat, serta struktur sosial yang terhubung melalui jaringan digital. Prinsip-prinsip governansi digital seperti efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan pemberdayaan masyarakat menjadi kerangka kerja utama dalam pengembangan aplikasi SIRANCAK di Disdukcapil Kota Padang. Dengan demikian, artikel ini menegaskan bahwa penerapan governansi digital melalui aplikasi SIRANCAK bukan hanya sebagai digitalisasi layanan semata, tetapi sebagai transformasi menyeluruh dalam tata kelola pelayanan publik kependudukan yang responsif, akurat, dan berkualitas tinggi. Penerapan ini menjadi model yang relevan dan strategis bagi instansi pemerintahan lain dalam menghadapi tantangan era digital demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
Pemanfaatan Ecobrick Sebagai Solusi Inovatif Pengelolaan Sampah Plastik Junil Adri; Aufa Salsabila; Zakila Henjel Mizia; Widia Widia; Fitriyanti Fitriyanti; Abrilda Felisita; Rahma Putri; Viola Berliana; Fauziah Triananda; Nofika Safitri; Azkiatun Nisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya, dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam tersebut berlangsung. Tahun 2025 perkiraan jumlah penduduk Indonesia sebesar 284.829.000 orang atau bertambah 23.713.544 dari tahun 2016. Dilaporkan masih terdapat 82% sampah belum terkelola. Salah satu jenis sampah yang paling sulit terurai adalah sampah plastik yang bisa mencapai 400 tahun. Sampah plastik merupakan sampah yang karena sifat, konsentrasi atau volumenya memerlukan pengelolaan khusus. Pengelolaan sampah plastik menjadi tanggung jawab masyarakat yang tidak punya pilihan lain untuk membuang sampah selain insinerator dan timbunan sampah. Solusi inovatif yang ada adalah dengan menjadikan sampah plastik menjadi ecobrick. Penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research). Pemanfaatan plastik sendiri umumnya hanya difokuskan pada penggunaannya, sehingga setelah selesai digunakan akan dibuang atau dibiarkan begitu saja di alam. Permasalahan sampah adalah sesuatu yang dianggap cukup sederhana namun memiliki dampak yang besar. Ecobrick adalah salah satu usaha kreatif bagi penanganan sampah plastik. Pembuatan ecobrick adalah bentuk solusi inovatif pengelolaan sampah plastik. Ecobrick ialah metode yang memanfaatkan botol plastik yang diisi secara padat menggunakan sampah anorganik yaitu plastik sebagai solusi untuk mengatasi sampah plastik menjadi produk berguna yang memiliki manfaat dengan cara memberdayakan masyarakat yang bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka miliki. Ecobrick dapat dimanfaatkan sebagai barang-barang yang berguna seperti meja, kursi, dinding, dan lainnya.
Persepsi Anggota Koperasi Unit Desa (Kud) Marga Makmur Terhadap Program Simpan Pinjam Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Marlina Marlina; Ahmad Syahrizal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi anggota terhadap program simpan pinjam di Koperasi Unit Desa (KUD) Marga Makmur serta dampaknya terhadap kesejahteraan anggota. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program simpan pinjam yang dikelola oleh KUD Marga Makmur memberikan kemudahan akses permodalan bagi anggota, membantu meningkatkan pendapatan, serta mendorong perkembangan usaha anggota. Namun, masih terdapat kendala seperti keterlambatan pembayaran angsuran dan rendahnya pemahaman sebagian anggota mengenai mekanisme simpan pinjam. Secara keseluruhan, keberadaan program ini dinilai positif oleh anggota dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan mereka.
Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah di Nagari Tanjuang Labuah Melalui Sosialisasi Langsung Khairuddin Khairuddin; Abelia Putri Balgo; Cindy Valanda; Fadillah Suryani Efendi; Najwa Amelia Fitri; Zulfahmi Ms
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah masih menjadi persoalan lingkungan di banyak wilayah, termasuk Nagari Tanjung Labuah, yang ditandai dengan rendahnya literasi lingkungan, minimnya praktik pemilahan sampah, serta kebiasaan membakar dan membuang sampah sembarangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat melalui pendekatan edukasi dan sosialisasi langsung, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan awal, efektivitas intervensi sosialisasi, serta perubahan perilaku warga dalam pengelolaan sampah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain edukatif partisipatif, melibatkan 75 kepala keluarga yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner pra–pasca sosialisasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman warga, di mana 85% responden mampu membedakan jenis sampah dan 70% mulai menerapkan pemilahan di rumah, sementara volume sampah plastik yang dibakar menurun hingga 45%. Perubahan sikap dan tindakan juga terlihat dari meningkatnya penggunaan tempat sampah terpisah, partisipasi kegiatan bersih lingkungan, serta dukungan perangkat nagari melalui regulasi dan advokasi langsung. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat efektivitas pendekatan partisipatif sebagai strategi peningkatan literasi lingkungan di tingkat nagari dan memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program berkelanjutan seperti bank sampah, pelatihan daur ulang kreatif, dan pembentukan kader lingkungan.
Peran Governansi Digital dalam Program Business Matching Kementerian Perdagangan untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Indonesia Melani Putri; Syamsir Saili; Aura Fadhilah; Aisya Fitri Fadhila; Fatia Nur Fadila Qomari; Audrey Amanda; Zelvina Wati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran governansi digital dalam Program Business Matching Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan daya saing UMKM. Dengan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara informal, dan telaah dokumen, penelitian menemukan bahwa governansi digital berkontribusi pada integrasi data, transparansi proses, dan perluasan akses pasar UMKM. Kendala utama meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan integrasi sistem, dan infrastruktur yang belum merata. Upaya Kemendag mencakup pelatihan digital, penyederhanaan proses berbasis platform, dan penguatan koordinasi lintas lembaga. Governansi digital terbukti penting, namun perlu peningkatan ekosistem digital agar manfaatnya lebih optimal.
Strategi Manajemen Konflik di Sekretariatan Negara dalam Harmonisasi Program Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045 Melani Putri; Syamsir Saili; Aura Fadhilah; Aisya Fitri Fadhila; Fatia Nur Fadila Qomari; Audrey Amanda; Zelvina Wati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas strategi manajemen konflik dalam harmonisasi Program Asta Cita sebagai bagian dari upaya mendukung Visi Indonesia Emas 2045. Pelaksanaan Asta Cita yang melibatkan berbagai kementerian/lembaga menimbulkan potensi konflik seperti tumpang tindih regulasi, perbedaan prioritas kebijakan, serta ego sektoral. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konflik yang muncul selama implementasi program serta menganalisis peran Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) sebagai fasilitator utama dalam menjaga sinkronisasi kebijakan lintas sektor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, analisis dokumen kebijakan, serta observasi non-partisipatif selama kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Setneg berperan penting dalam melakukan harmonisasi regulasi, mediasi kebijakan, fasilitasi forum koordinasi, serta deteksi dini terhadap potensi konflik. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam mereduksi fragmentasi kebijakan dan memperkuat kolaborasi antar-K/L. Dengan demikian, manajemen konflik menjadi instrumen penting dalam mendukung keberhasilan harmonisasi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Analisis Praktik Bagi Hasil Pertanian Sawah Di Desa Kuala Lemang Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Maria Ulfa Almi; Muhamad Subhan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik bagi hasil pertanian sawah di Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, serta melihat dampaknya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian bagi hasil antara pemilik lahan dan penggarap dilakukan secara lisan tanpa kejelasan tertulis. Seluruh biaya produksi ditanggung oleh penggarap, sementara kontribusi pemilik lahan hanya berupa penyediaan lahan. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya peningkatan ekonomi masyarakat secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan penerapan kesepakatan yang lebih adil dan transparan, serta pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak, agar praktik bagi hasil dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.