cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Pernikahan Adat Melayu Riau sebagai Jembatan Integrasi Nilai Islam dan Identitas Sosial Kontemporer Dina Bahriani Putri; Saipul Annur; Choirun Niswah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the significance of Melayu Riau customary marriage as a medium for integrating Islamic values and contemporary social identity amidst modernization. The research aims to explore the ritual practices of customary marriage and their impact on social identity formation in the Melayu community. It employs a qualitative approach using library research methods. The population includes academic literature, historical documents, and regulations relevant to the topic, with purposive sampling from 2011-2025. Data collection instruments comprised documentation techniques, with content and descriptive analysis to examine patterns of Islamic value and cultural integration. Findings reveal that Melayu Riau customary marriage preserves Islamic values while adapting to modern demands, fostering a hybrid social identity that is both Sharia-compliant and adaptive. The conclusion emphasizes that this tradition serves as a crucial bridge for cultural and religious harmony and social legitimacy for younger generations, yet strategic support is necessary for sustainable preservation and development.
Pendekatan Manajemen Konflik yang Efektif di Kementerian Perhutanan Syamsir Syamsir; Nur Suhada; Muhammad Randu; Muhammad Zamzami; Diya Yandari; Pradini Prima Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik tenurial dan sengketa akses lahan masih menjadi isu utama yang memengaruhi efektivitas pengelolaan kehutanan di Indonesia, sementara kajian yang secara khusus menelaah pendekatan manajemen konflik dalam kerangka kelembagaan Kementerian Kehutanan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika konflik kehutanan dan mengevaluasi efektivitas strategi penyelesaiannya pada berbagai unit kerja, terutama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), pemegang izin PBPH, serta kelompok masyarakat dalam konteks Perhutanan Sosial dan Multi Usaha Kehutanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 18 informan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan telaah dokumen kebijakan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tenurial merupakan bentuk konflik yang paling dominan, sedangkan efektivitas penyelesaiannya sangat bergantung pada kombinasi mekanisme legal-formal dan dialog multipihak. Peran KPH terbukti sentral dalam memediasi konflik di tingkat tapak, sementara Perhutanan Sosial berkontribusi dalam menurunkan eskalasi konflik melalui pemberian akses kelola yang sah. Studi ini memberikan kontribusi bagi penguatan teori manajemen konflik sektor kehutanan, terutama terkait pentingnya pendekatan adaptif dan kolaboratif. Simpulan penelitian menekankan perlunya penguatan kelembagaan tapak, harmonisasi data spasial, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pemanfaatan hutan.
Digitalisasi Governansi Kehutanan: Tinjauan Kebijakan, Tantangan, dan Solusi Kementerian kehutanan dalam Pengelolaan Kawasan Hutan di Era RKTN 2011–2030 Rindiani Rindiani; Syamsir Syamsir; Nur Ainun Siagian; Nurul Zahra Andini; Fauziah Putri; Mohammad Jimmy; Muhammad Rafi; Nicholas Tamara
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi governansi kehutanan semakin menjadi fokus penting dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan hutan di Indonesia, namun kajian yang secara khusus menelaah penerapannya dalam konteks implementasi RKTN 2011–2030 masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam mendukung perencanaan, pengawasan, serta pengendalian kebijakan kehutanan, sekaligus mengidentifikasi tantangan dan solusi yang dihadapi Kementerian Kehutanan dalam proses tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus institusional, melibatkan 8–10 informan kunci yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan ketepatan data, mempercepat proses perencanaan kawasan hutan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelola. Namun, beberapa tantangan ditemukan, seperti keterbatasan kapasitas teknis aparatur, infrastruktur digital yang kurang merata, serta belum optimalnya integrasi data antar-unit kerja. Temuan ini memperkuat pengembangan teori governansi digital dan memberikan pemahaman lebih dalam mengenai peran teknologi dalam pengelolaan sumber daya hutan. Studi ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM, modernisasi infrastruktur, dan integrasi sistem sebagai strategi kunci, serta merekomendasikan perlunya penelitian lanjutan yang mengeksplorasi dampak digitalisasi dalam skala yang lebih luas dan beragam.
Manajemen Konflik di Kementerian Perdagangan: Implementasi, Tantangan, dan Upaya Penyelesaian dalam Mendukung Tata Kelola Birokrasi Hawa Dwi Pitrisia; Zahratul Khairia; Syalwa Prasauma Armeni; Sukma Julita; Syamsir Syamsir; Deti Rahmah Hidayati; Zinatul Hayati Eka Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi manajemen konflik di Kementerian Perdagangan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola birokrasi yang responsif dan akuntabel. Berbagai strategi diterapkan, mulai dari penguatan komunikasi internal, digitalisasi layanan, hingga penerapan regulasi dan budaya kerja kolaboratif. Namun, implementasi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan seperti struktur birokrasi yang hierarkis, kesenjangan kompetensi pegawai, dan keterbatasan integrasi sistem digital. Upaya penyelesaian konflik juga dilakukan melalui mekanisme Online Dispute Resolution (ODR), SOP, serta pendekatan mediasi untuk memastikan pelayanan publik berjalan efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen konflik yang efektif membutuhkan kombinasi instrumen teknis, peningkatan kapasitas aparatur, dan komitmen perubahan budaya organisasi.
Manajemen Konflik Antara Pedagang Kaki Lima dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Di Kawasan Pasar Raya Kota Padang Syamsir Syamsir; Rahmania Amanda Asri; Yulia Tri Ananda; Wahyu Ramadhany Rieva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik antara Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan isu penting dalam penataan ruang publik, namun kajian mendalam mengenai dinamika konflik di Pasar Raya Kota Padang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab konflik, bentuk dinamika yang muncul, serta strategi penanganan yang diterapkan Satpol PP. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan informan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dipicu oleh pelanggaran jam operasional, penolakan PKL terhadap lokasi relokasi yang dianggap tidak strategis, serta keterlibatan pihak ketiga yang memperburuk situasi di lapangan. Dinamika konflik membentuk pola berulang berupa siklus pelanggaran, penertiban, dan resistensi. Satpol PP merespons kondisi tersebut melalui pendekatan persuasif, pengawasan dan penertiban rutin, serta pencegahan terhadap individu yang berpotensi menjadi provokator. Temuan ini memperkaya kajian manajemen konflik dalam konteks penataan PKL dan menegaskan perlunya dialog berkelanjutan serta penyediaan lokasi relokasi yang lebih layak sebagai langkah strategis meredam konflik secara berkelanjutan.
Penerapan APE Multisensori Studi Kasus Anak Tuna Netra Ringan di TK Nurul Taqwa Musdalifa Musdalifa; Selpi Ayu Ansari; Sri Wahyuni; Murni Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood education serves as a critical foundation for children's development, particularly during the golden age when visual impairments like mild blindness require multisensory compensation through touch, hearing, and movement to prevent delays in cognitive, social, emotional, and motor domains. This study aims to analyze the implementation of multisensory educational play tools (APE) to enhance learning for a child with mild visual impairment at TK Nurul Taqwa. Employing a qualitative case study approach, the population comprised Group B children with special needs and their teachers, with purposive sampling of one 5-year-old boy, Alfarizki, and his classroom teacher. Instruments included participatory observation guidelines, semi-structured interviews, and documentation sheets, analyzed thematically via Miles, Huberman, and Saldaña's model with triangulation for validity. Findings reveal improved engagement, concept comprehension, motor independence, and social interaction through tactile-auditory games, transitioning Alfarizki from passive to active participation. In conclusion, multisensory APE proves effective for inclusive PAUD, recommending teacher training and curriculum integration despite limitations in generalizability.
Pengaruh Efektivitas Fitur Tiktok Shop Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Gen Z di Kota Jambi Trisna Jamila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong lahirnya berbagai platform social commerce, salah satunya TikTok Shop yang kini menjadi salah satu media belanja paling diminati oleh Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas fitur TikTok Shop terhadap keputusan pembelian Gen Z di Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel berjumlah 87 responden Gen Z berusia 17–24 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, sementara analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta regresi linear sederhana yang diolah menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur TikTok Shop berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, yang dibuktikan melalui nilai thitung > ttabel dan nilai signifikansi < 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,656 mengindikasikan bahwa fitur TikTok Shop mampu menjelaskan 65,6% variasi keputusan pembelian Gen Z. Temuan ini menunjukkan bahwa fitur seperti live streaming, affiliate marketing, endorsement, viral marketing, dan keranjang kuning berperan penting dalam membangun ketertarikan, kepercayaan, serta pengalaman berbelanja yang memudahkan pengguna dalam mengambil keputusan. Penelitian ini menegaskan bahwa TikTok Shop bukan hanya platform hiburan, tetapi juga media social commerce yang efektif dalam memengaruhi perilaku konsumtif generasi muda.
Pengaruh Literasi Zakat Dan Kepercayaan Terhadap Minat Membayar Zakat Melalui Baznas Pada Pedagang Pasar Tradisional di Desa Delima Kecamatan Tebing Tinggi Nisa Afifah Khairiyah; Addiarrahman Addiarrahman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat adalah kewajiban dalam Islam yang berperan penting dalam mengentaskan kemiskinan dan pemerataan ekonomi. Namun, realisasi zakat di Indonesia masih rendah dibanding potensinya, diduga karena rendahnya literasi zakat dan kurangnya kepercayaan terhadap lembaga seperti BAZNAS. Penelitian ini menganalisis pengaruh literasi zakat dan kepercayaan terhadap minat membayar zakat melalui BAZNAS pada pedagang pasar tradisional di Desa Delima, Kecamatan Tebing Tinggi, dengan metode kuantitatif dan 80 responden. Hasilnya, literasi zakat tidak berpengaruh signifikan, sedangkan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan. Secara bersama, keduanya berpengaruh signifikan terhadap minat membayar zakat. Penelitian menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan melalui transparansi dan akuntabilitas.
Program Literasi Sekolah terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis pada Siswa Kelas V SDN 01 Cimangeunteung Riri Asri Juniartrinur; Mutiara Zahra Khairunnisa; Ririn Mahera; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by reading and writing literacy difficulties among fifth-grade students at SDN 01 Cimangeunteung, such as phoneme-grapheme comprehension deficits and reading fluency issues. The objective was to enhance these skills through the School Literacy Program (PLS). The research employed Classroom Action Research (CAR) design across two cycles. The population and purposive sample comprised 26 fifth-grade students. Instruments included student activity observation, literacy tests, and reflective notes, analyzed using quantitative descriptive techniques. Results indicated student activity improvement from 73% (Cycle I) to 92% (Cycle II), with average scores rising from 53.46 (46.15% mastery) to 70.58 (92.31% mastery). The study concludes that PLS effectively addresses literacy challenges via cyclic approaches and motivational rewards.
Peran Transportasi Sungai Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Terusan Syahrum Mawaddah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transportasi sungai dalam meningkatkan Ekonomi masyarakat di Desa Terusan, serta memahami perilakunya dalam pandangan Ekonomi Syariah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, di mana peneliti melakukan gambaran proses trnasportasi sungai dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan masyarakat Desa Terusan dan salah satu penambang transportasi sungai, observasi langsung ke lapangan serta dokumentasi pada transportasi sungai. Hasil penelitian ini mengetahui bahwa transportasi sungai di Desa Terusan ini mengalami peningkatan dalam ekonomi masyarakat, serta transportasi sungai telah mendapat persetujuan dari lembaga Direktorat Perhubungan. Jika terjadi kendala saat penyebrangan masih menjadi tanggung jawab sendiri untuk penambang transportasi sungai. Dengan adanya sistem operasi penyebrangan maka tidak ada kecurangan atau kecemburuan terhadap sesama para penambang transportasi sungai.