cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Membangun Generasi Berperadaban Islami yang Berkarakter dalam Pemikiran Ibnu Khaldun Vahra Nuraini; Annisa Tunazzah Mahani; Annisa Fitria; Amin Nasrullah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia modern tengah menghadapi krisis multidimensional yang tidak hanya melanda aspek ekonomi dan politik, tetapi juga moral dan spiritual. Fenomena ini berdampak signifikan terhadap generasi muda Muslim yang mengalami degradasi karakter akibat pengaruh globalisasi, kemajuan teknologi, dan lemahnya internalisasi nilai-nilai Islam. Tujuan utama kajian ini adalah menganalisis pemikiran Ibnu Khaldun mengenai pendidikan dan peradaban dalam membentuk generasi Muslim yang berkarakter dan beradab, serta meninjau relevansinya dengan konteks pendidikan Islam modern. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis konten tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Ibnu Khaldun menawarkan paradigma pendidikan integratif yang menggabungkan aspek intelektual, moral, spiritual, dan sosial. Ia menekankan pentingnya adab sebagai fondasi moral, pendidikan bertahap (tadrīj), keteladanan guru, dan solidaritas sosial (asabiyyah) sebagai faktor pembentuk karakter generasi berperadaban. Pendidikan menurut Ibnu Khaldun bukan sekadar transfer ilmu, tetapi proses pembentukan manusia beradab yang berfungsi sebagai penggerak peradaban (‘umran). Pemikirannya sejalan dengan prinsip pendidikan karakter modern dan relevan diterapkan dalam sistem pendidikan Islam kontemporer.
Sintesis Budaya Organisasi Sekolah dalam Praktik Pembelajaran: Tinjauan Literatur Sistematis Ervira Febriati; Umi Anugerah Izzati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi sekolah merupakan aspek krusial dalam keberhasilan sekolah, karena budaya yang positif mendorong terciptanya lingkungan belajar yang mendukung efektivitas pembelajaran. Penelitian ini melakukan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel terindeks Scopus dalam lima tahun terakhir untuk mengidentifikasi tema utama, konteks, dan implikasi bagi praktik pendidikan. Metode mengikuti pedoman PRISMA 2020 melalui tahap identifikasi, seleksi, penilaian kelayakan, dan inklusi artikel. Hasil menunjukkan bahwa budaya organisasi sekolah memengaruhi kepemimpinan, kolaborasi guru, inovasi pembelajaran, inklusivitas, disiplin, serta keterlibatan siswa dan komunitas. Sekolah dengan budaya kuat memiliki koordinasi internal baik, komunikasi efektif, dan kepemimpinan transformasional. Konteks lokal, kebijakan, dan jenjang sekolah memengaruhi implementasi budaya, misalnya disiplin di SD dan inovasi kurikulum di SMP. Keterlibatan orang tua dan komunitas memperkuat praktik budaya serta strategi pembelajaran aktif. Kesimpulannya, budaya organisasi menjadi kunci peningkatan motivasi guru, kualitas pengajaran, manajemen, dan prestasi siswa.
Analisis Proses Bisnis Penjualan ATTB dan Material Hapus di PT PLN (Persero) UIP JBTB Euis Jihan Nur Faadhilah; R. Yuniardi Rusdianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan aset berperan penting dalam mendukung efektivitas proses bisnis perusahaan, khususnya pada badan usaha milik negara seperti PT PLN (Persero) yang memiliki aset tidak lagi digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan sehingga perlu dilakukan penghapusan dan penjualan Aset Tetap Tidak Beroperasi serta material hapus. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis proses bisnis penjualan aset tersebut di PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, keterlibatan dalam kegiatan administrasi, dan penelaahan dokumen pendukung. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa proses penjualan aset dilaksanakan secara terstruktur melalui mekanisme lelang resmi.
Analisis Manajemen Risiko pada Usaha Toko Apotek di Kota Tegal M. Aldo Julianto; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko pada usaha toko apotek di Kota Tegal dengan menggunakan kerangka ISO 31000:2018. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 pemilik dan pengelola toko apotek. Analisis dilakukan berdasarkan tiga tahapan manajemen risiko, yaitu identifikasi, pengukuran, dan pengelolaan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas apotek telah mampu mengidentifikasi dan mengelola risiko operasional dan kepatuhan dengan baik, yang tercermin dari penerapan prosedur pengecekan ganda, pelatihan karyawan, serta kepatuhan terhadap regulasi farmasi. Namun demikian, risiko laten masih ditemukan pada aspek persediaan dan keuangan, khususnya terkait potensi kekosongan obat, keterlambatan suplai, serta dampak penurunan daya beli masyarakat terhadap omzet. Pengelolaan risiko keuangan telah dilakukan melalui perencanaan anggaran dan penyediaan dana cadangan, meskipun tingkat penerapannya masih bervariasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko pada usaha toko apotek di Kota Tegal telah berjalan relatif baik, namun masih memerlukan penguatan pada perencanaan persediaan dan ketahanan keuangan untuk menjaga keberlanjutan usaha.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Toleransi Beragama antar Siswa kelas VII di SMPN 3 Tambusai Desi Lestari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan elemen paling penting dalam dunia pendidikan. Perannya sangat besar, seperti menanamkan akhlak mulia, membentuk sikap toleransi, menjadi motivator, dan banyak lagi. Guru pendidikan agama Islam memiliki tanggung jawab yang besar dalam menumbuhkan sikap toleransi, khususnya toleransi antarumat beragama. Sikap toleransi beragama menjadi hal yang wajib dimiliki oleh setiap siswa.Rumusan masalah dalam penelitian ini berangkat dari kondisi bahwa siswa di SMPN 3 Tambusai tidak hanya beragama Islam, tetapi juga terdapat siswa yang menganut agama lain. Oleh karena itu, peneliti mengambil judul “Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan nilai-nilai Toleransi Beragama Antar Siswa kelas VII di SMPN 3 Tambusai.” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru pendidikan agama dalam menanamkan sikap toleransi beragama di kalangan siswa SMPN 3 Tambusai.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, termasuk profil SMPN 3 Tambusai Utara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru pendidikan agama islam dalam menanamkan sikap toleransi beragama telah berjalan dengan baik. Upaya yang dilakukan guru antara lain memberikan bimbingan kepada siswa serta menjadi teladan dalam menerapkan sikap toleransi beragama. Dalam prosesnya, terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat yang memengaruhi keberhasilan guru dalam menanamkan nilai-nilai toleransi tersebut.
Pengaruh Media Adobe Animate terhadap Peningkatan Keterampilan Membaca Bahasa Arab di Sekolah Mengenah Pertama Fatimah Azzahra; Rita Febrianta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak integrasi multimedia berbasis animasi, khususnya Adobe Animate, dalam pengajaran membaca bahasa Arab bagi siswa kelas IX MTs Muhammadiyah Saning Bakar. Berlandaskan Teori Kognitif Pembelajaran Multimedia, penelitian ini menyelidiki apakah petunjuk visual dan auditif dinamis dapat meningkatkan pemahaman dalam lingkungan linguistik yang kompleks. Menggunakan desain quasi-eksperimental pretest-posttest dengan kelompok kontrol dan eksperimental, penelitian ini menemukan peningkatan yang signifikan secara statistik dalam pemahaman membaca di antara siswa yang terpapar materi instruksional animasi. Temuan ini menunjukkan bahwa alat multimedia tidak hanya meningkatkan kinerja tetapi juga mempromosikan keterlibatan dan konsistensi di antara siswa. Penelitian ini berkontribusi pada bukti yang semakin berkembang bahwa intervensi digital yang dirancang dengan baik dapat mengatasi tantangan yang persisten dalam literasi Arab dan menawarkan wawasan praktis untuk praktik pendidikan yang skalabel dan inklusif.
Dari 'Cogito' ke 'Algorithm': Pergeseran Paradigma Epistemologis Mahasiswa di Era AI Desi Purnama Sari; Syihabbudin Syihabbudin; Mahardhika Zifana; Evi Lestaria; Iskandar Iskandar; Istiqamah Putri Lushinta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah mengubah cara mahasiswa memproses informasi dan membangun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi orientasi epistemologis mahasiswa di era digital dengan mengkaji kecenderungan penggunaan AI, pola berpikir mandiri (cogito), serta praktik verifikasi informasi. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan melibatkan 40 mahasiswa dari salah satu kelas di Universitas Pendidikan Indonesia. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran mandiri tetap dominan pada konteks kehidupan sehari-hari dan tahap awal pengerjaan tugas, sementara penggunaan AI meningkat pada konteks akademik yang menuntut kecepatan akses informasi dan penyederhanaan konsep. Meskipun frekuensi penggunaan AI cukup tinggi, mayoritas mahasiswa tidak menerima jawaban AI secara langsung; mereka melakukan verifikasi, membandingkan dengan sumber lain, dan menggabungkannya dengan penalaran pribadi. Analisis tematik mengungkap empat tema utama: penggunaan AI sebagai pendamping belajar, cognitive offloading yang terkendali, praktik evaluasi dan verifikasi, serta upaya menjaga kemandirian berpikir. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa membangun epistemologi hibrid yang memadukan proses berpikir mandiri dengan bantuan teknologi. Implikasi penelitian menekankan perlunya kebijakan etika penggunaan AI dan penguatan literasi digital di pendidikan tinggi.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Hasil Belajar PJOK Materi Bolavoli Kelas X di SMK Negeri 2 Buduran Mujib Damiri; Advendi Kristiyandaru; Yuni Fitriyah Ningsih; Nanik Indahwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran mutakhir yang menekankan pembelajaran kontekstual melalui tugas-tugas sulit adalah PjBL. Mencari tahu bagaimana model PjBL berdampak pada hasil belajar bolavoli PJOK kelas X adalah tujuan dari penelitian ini. Menggunakan desain kelompok kontrol non-randomized pre-test-post-test dengan metode deskriptif kuantitatif. Kelas X Akuntansi 1 menjadi kelompok kontrol dan kelas X Manajemen Perkantoran 2 sebagai kelompok eksperimen, yang dilakukan di SMKN 2 Buduran Sidoarjo. Instrumen yang digunakan adalah tes pengetahuan dan keterampilan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi statistik deskriptif, homogenitas, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, dan uji non-parameter (uji u Mann-Whiteney). Pengetahuan dan keterampilan passing kelas eksperimen dan kontrol memiliki Sig. 0,000 < 0,05 pada uji Mann-Whiteney, sedangkan pengetahuan dan keterampilan serve kelas eksperimen dan kontrol memiliki Sig. 0,003 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa hasil belajar bolavoli kelas X PJOK dipengaruhi oleh paradigma PjBL.
Revitalisasi Peran Lingkungan sebagai Agen Pendidikan Karakter Religius pada Anak Usia Dini Destiva Trisna; Winda Oktaviana; Birrul Walid Primadasa; Titin Kusayang; Reza Ainun Adi Nadila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, kualitas karakter religius dalam masyarakat mengalami penurunan, yang tercermin dari maraknya kekerasan, pornografi, tawuran, dan sejenisnya. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi program penting yang harus diterapkan di seluruh jenjang pendidikan formal nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya revitalisasi peran lingkungan sebagai agen dalam membentuk karakter religius pada anak usia dini. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter religius anak usia dini. Aktivitas keagamaan yang diselenggarakan oleh masyarakat memberikan pengalaman belajar yang kaya bagi anak-anak untuk mengembangkan aspek religius dalam kepribadian mereka. Dukungan dari berbagai pihak seperti orang tua, tokoh agama, keluarga besar, dan tetangga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembentukan karakter religius anak.
Mitigasi Bencana Taman Nasional Bukit Duabelas Provinsi Jambi Adnan Aulia M; Fadlu Rohman; Falihah Rukmawati Jasmine; Nanda Wahyu Ikawati; Nova Srikandi; Sukini Sukini; Zainul Muttaqien; Marningot Tua Natalis Situmorang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nasional Bukit Dua belas (TNBD) memiliki peranan penting sebagai kawasan konservasi yang tidak hanya menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi komunitas Suku Anak Dalam (SAD). Namun, kawasan ini menghadapi berbagai ancaman bencana lingkungan seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor, kekeringan, serta alih fungsi lahan yang mengancam keberlanjutan ekosistem. Penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai upaya mitigasi telah dilakukan melalui pengendalian kebakaran dengan patroli terpadu dan pembangunan sekat bakar, rehabilitasi hutan di area kritis, pengawasan tata guna lahan, serta pemberdayaan masyarakat melalui program Masyarakat Peduli Api (MPA). Partisipasi masyarakat, khususnya komunitas SAD, menjadi faktor kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui penerapan kearifan lokal dan praktik konservasi tradisional. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kerentanan bencana berasal dari aktivitas manusia, kondisi iklim, dan tekanan alih fungsi lahan. Oleh karena itu, strategi mitigasi diarahkan pada penguatan tiga aspek utama, yaitu pembangunan infrastruktur pencegahan bencana, peningkatan kapasitas masyarakat dalam sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan melalui kegiatan seperti agroforestri dan ekowisata. Secara keseluruhan, kesuksesan mitigasi bencana di TNBD sangat bergantung pada sinergi antara pengelolaan konservasi, pemberdayaan masyarakat lokal, dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga konservasi, serta komunitas setempat. Pendekatan yang berkelanjutan dan partisipatif menjadi kunci utama dalam membangun ketahanan ekosistem serta mewujudkan keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.