cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Nilai-Nilai Sosial dan Perlawanan dalam Puisi “Peringatan” Karya Wiji Thukul: Kajian Sosiologi Sastra Devanda Rizky Novianti; Elok Triana Azzahra Luckys; Ikhthiyatus Solikhah; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial dan semangat perlawanan dalam puisi Wiji Thukul "Peringatan" menggunakan pendekatan sosiologis terhadap sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa teks puisi yang dianalisis berdasarkan konteks sosial-politik era Orde Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini mengandung nilai-nilai sosial berupa keberanian, solidaritas, tanggung jawab moral terhadap kebenaran, dan perlawanan terhadap ketidakadilan. Wiji Thukul melalui puisinya tidak hanya menyuarakan aspirasi rakyat tertindas, tetapi juga menciptakan ruang kolektif untuk melawan penindasan kekuasaan. Puisi "Peringatan" menjadi simbol perjuangan rakyat jelata dan representasi kondisi sosial-politik Indonesia pada waktu itu.
Evaluation of English Instructional Modules in Vocational High Schools in Supporting Learning Outcomes of the Merdeka Curriculum Hevriani Sevrika; Yetti Zainil; Fitrawati Fitrawati; Putri Dian Afrinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pencapaian capaian pembelajaran yang komunikatif, kontekstual, dan relevan dengan pendidikan vokasi. Oleh karena itu, modul ajar Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut untuk selaras dengan capaian pembelajaran tersebut serta mendukung kebutuhan komunikasi di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi modul ajar Bahasa Inggris yang digunakan di SMK dalam mendukung capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis dokumen secara kuantitatif. Data penelitian berupa modul ajar Bahasa Inggris yang dikembangkan untuk kelas X (Fase E) pada program keahlian Manufaktur dan Rekayasa. Instrumen penelitian berupa document checklist yang mencakup struktur modul, kesesuaian dengan capaian pembelajaran, relevansi kejuruan (English for Specific Purposes), aktivitas pembelajaran, asesmen, serta karakteristik Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar memiliki kesesuaian yang baik dengan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan capaian persentase keseluruhan sebesar 73,33%. Kekuatan modul terletak pada kelengkapan struktur, pembelajaran berpusat pada peserta didik, dan aktivitas komunikatif. Namun, modul masih menunjukkan keterbatasan dalam integrasi konten Bahasa Inggris berbasis kejuruan dan konteks dunia kerja. Dengan demikian, meskipun modul ajar telah memenuhi standar umum kurikulum, pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk memperkuat orientasi vokasional dan mendukung capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka secara optimal di SMK.
Implementasi Strategi Pembelajaran Problem Based Learning pada Pembelajaran Fikih di Kelas XI MAN 1 Medan Arlina Arlina; Shifa Alya Nafisa; Nur Citra Naadirah Br Tarigan; Amir Khairi Armah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran Fikih di MAN 1 Medan serta menilai dampaknya terhadap keaktifan dan kemampuan berpikir siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI yang mengampu mata pelajaran Fikih dan siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning berjalan cukup efektif, ditandai dengan meningkatnya keterlibatan siswa dalam mengidentifikasi masalah, berdiskusi, dan menyusun solusi berdasarkan dalil serta konsep fikih yang relevan dengan materi pembelajaran. Siswa terlihat lebih aktif menyampaikan pendapat, bertanya, serta menghubungkan persoalan yang diberikan dengan situasi nyata yang mereka pahami. Wawancara dengan siswa memperlihatkan bahwa pembelajaran berbasis masalah membantu mereka memahami materi fikih secara lebih runtut dan bermakna, karena proses belajar dimulai dari contoh persoalan yang dekat dengan pengalaman mereka. Observasi kelas juga menunjukkan bahwa Problem Based Learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan kolaboratif, sementara guru berperan sebagai fasilitator yang menjaga alur diskusi tetap terarah. Beberapa kendala yang muncul meliputi perbedaan kemampuan siswa dalam menganalisis masalah serta kebutuhan waktu yang lebih panjang untuk menyelesaikan setiap tahap pembelajaran. Meskipun demikian, strategi ini secara keseluruhan mampu meningkatkan motivasi belajar, interaksi, dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Fikih.
Membangun Generasi Berperadaban Islami yang Berkarakter dalam Pemikiran Ibnu Khaldun Vahra Nuraini; Annisa Tunazzah Mahani; Annisa Fitria; Amin Nasrullah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia modern tengah menghadapi krisis multidimensional yang tidak hanya melanda aspek ekonomi dan politik, tetapi juga moral dan spiritual. Fenomena ini berdampak signifikan terhadap generasi muda Muslim yang mengalami degradasi karakter akibat pengaruh globalisasi, kemajuan teknologi, dan lemahnya internalisasi nilai-nilai Islam. Tujuan utama kajian ini adalah menganalisis pemikiran Ibnu Khaldun mengenai pendidikan dan peradaban dalam membentuk generasi Muslim yang berkarakter dan beradab, serta meninjau relevansinya dengan konteks pendidikan Islam modern. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis konten tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Ibnu Khaldun menawarkan paradigma pendidikan integratif yang menggabungkan aspek intelektual, moral, spiritual, dan sosial. Ia menekankan pentingnya adab sebagai fondasi moral, pendidikan bertahap (tadrīj), keteladanan guru, dan solidaritas sosial (asabiyyah) sebagai faktor pembentuk karakter generasi berperadaban. Pendidikan menurut Ibnu Khaldun bukan sekadar transfer ilmu, tetapi proses pembentukan manusia beradab yang berfungsi sebagai penggerak peradaban (‘umran). Pemikirannya sejalan dengan prinsip pendidikan karakter modern dan relevan diterapkan dalam sistem pendidikan Islam kontemporer.
Sintesis Budaya Organisasi Sekolah dalam Praktik Pembelajaran: Tinjauan Literatur Sistematis Ervira Febriati; Umi Anugerah Izzati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi sekolah merupakan aspek krusial dalam keberhasilan sekolah, karena budaya yang positif mendorong terciptanya lingkungan belajar yang mendukung efektivitas pembelajaran. Penelitian ini melakukan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel terindeks Scopus dalam lima tahun terakhir untuk mengidentifikasi tema utama, konteks, dan implikasi bagi praktik pendidikan. Metode mengikuti pedoman PRISMA 2020 melalui tahap identifikasi, seleksi, penilaian kelayakan, dan inklusi artikel. Hasil menunjukkan bahwa budaya organisasi sekolah memengaruhi kepemimpinan, kolaborasi guru, inovasi pembelajaran, inklusivitas, disiplin, serta keterlibatan siswa dan komunitas. Sekolah dengan budaya kuat memiliki koordinasi internal baik, komunikasi efektif, dan kepemimpinan transformasional. Konteks lokal, kebijakan, dan jenjang sekolah memengaruhi implementasi budaya, misalnya disiplin di SD dan inovasi kurikulum di SMP. Keterlibatan orang tua dan komunitas memperkuat praktik budaya serta strategi pembelajaran aktif. Kesimpulannya, budaya organisasi menjadi kunci peningkatan motivasi guru, kualitas pengajaran, manajemen, dan prestasi siswa.
Analisis Proses Bisnis Penjualan ATTB dan Material Hapus di PT PLN (Persero) UIP JBTB Euis Jihan Nur Faadhilah; R. Yuniardi Rusdianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan aset berperan penting dalam mendukung efektivitas proses bisnis perusahaan, khususnya pada badan usaha milik negara seperti PT PLN (Persero) yang memiliki aset tidak lagi digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan sehingga perlu dilakukan penghapusan dan penjualan Aset Tetap Tidak Beroperasi serta material hapus. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis proses bisnis penjualan aset tersebut di PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, keterlibatan dalam kegiatan administrasi, dan penelaahan dokumen pendukung. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa proses penjualan aset dilaksanakan secara terstruktur melalui mekanisme lelang resmi.
Analisis Manajemen Risiko pada Usaha Toko Apotek di Kota Tegal M. Aldo Julianto; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko pada usaha toko apotek di Kota Tegal dengan menggunakan kerangka ISO 31000:2018. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 pemilik dan pengelola toko apotek. Analisis dilakukan berdasarkan tiga tahapan manajemen risiko, yaitu identifikasi, pengukuran, dan pengelolaan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas apotek telah mampu mengidentifikasi dan mengelola risiko operasional dan kepatuhan dengan baik, yang tercermin dari penerapan prosedur pengecekan ganda, pelatihan karyawan, serta kepatuhan terhadap regulasi farmasi. Namun demikian, risiko laten masih ditemukan pada aspek persediaan dan keuangan, khususnya terkait potensi kekosongan obat, keterlambatan suplai, serta dampak penurunan daya beli masyarakat terhadap omzet. Pengelolaan risiko keuangan telah dilakukan melalui perencanaan anggaran dan penyediaan dana cadangan, meskipun tingkat penerapannya masih bervariasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko pada usaha toko apotek di Kota Tegal telah berjalan relatif baik, namun masih memerlukan penguatan pada perencanaan persediaan dan ketahanan keuangan untuk menjaga keberlanjutan usaha.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Toleransi Beragama antar Siswa kelas VII di SMPN 3 Tambusai Desi Lestari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan elemen paling penting dalam dunia pendidikan. Perannya sangat besar, seperti menanamkan akhlak mulia, membentuk sikap toleransi, menjadi motivator, dan banyak lagi. Guru pendidikan agama Islam memiliki tanggung jawab yang besar dalam menumbuhkan sikap toleransi, khususnya toleransi antarumat beragama. Sikap toleransi beragama menjadi hal yang wajib dimiliki oleh setiap siswa.Rumusan masalah dalam penelitian ini berangkat dari kondisi bahwa siswa di SMPN 3 Tambusai tidak hanya beragama Islam, tetapi juga terdapat siswa yang menganut agama lain. Oleh karena itu, peneliti mengambil judul “Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan nilai-nilai Toleransi Beragama Antar Siswa kelas VII di SMPN 3 Tambusai.” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru pendidikan agama dalam menanamkan sikap toleransi beragama di kalangan siswa SMPN 3 Tambusai.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, termasuk profil SMPN 3 Tambusai Utara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru pendidikan agama islam dalam menanamkan sikap toleransi beragama telah berjalan dengan baik. Upaya yang dilakukan guru antara lain memberikan bimbingan kepada siswa serta menjadi teladan dalam menerapkan sikap toleransi beragama. Dalam prosesnya, terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat yang memengaruhi keberhasilan guru dalam menanamkan nilai-nilai toleransi tersebut.
Pengaruh Media Adobe Animate terhadap Peningkatan Keterampilan Membaca Bahasa Arab di Sekolah Mengenah Pertama Fatimah Azzahra; Rita Febrianta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak integrasi multimedia berbasis animasi, khususnya Adobe Animate, dalam pengajaran membaca bahasa Arab bagi siswa kelas IX MTs Muhammadiyah Saning Bakar. Berlandaskan Teori Kognitif Pembelajaran Multimedia, penelitian ini menyelidiki apakah petunjuk visual dan auditif dinamis dapat meningkatkan pemahaman dalam lingkungan linguistik yang kompleks. Menggunakan desain quasi-eksperimental pretest-posttest dengan kelompok kontrol dan eksperimental, penelitian ini menemukan peningkatan yang signifikan secara statistik dalam pemahaman membaca di antara siswa yang terpapar materi instruksional animasi. Temuan ini menunjukkan bahwa alat multimedia tidak hanya meningkatkan kinerja tetapi juga mempromosikan keterlibatan dan konsistensi di antara siswa. Penelitian ini berkontribusi pada bukti yang semakin berkembang bahwa intervensi digital yang dirancang dengan baik dapat mengatasi tantangan yang persisten dalam literasi Arab dan menawarkan wawasan praktis untuk praktik pendidikan yang skalabel dan inklusif.
Dari 'Cogito' ke 'Algorithm': Pergeseran Paradigma Epistemologis Mahasiswa di Era AI Desi Purnama Sari; Syihabbudin Syihabbudin; Mahardhika Zifana; Evi Lestaria; Iskandar Iskandar; Istiqamah Putri Lushinta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah mengubah cara mahasiswa memproses informasi dan membangun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi orientasi epistemologis mahasiswa di era digital dengan mengkaji kecenderungan penggunaan AI, pola berpikir mandiri (cogito), serta praktik verifikasi informasi. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan melibatkan 40 mahasiswa dari salah satu kelas di Universitas Pendidikan Indonesia. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran mandiri tetap dominan pada konteks kehidupan sehari-hari dan tahap awal pengerjaan tugas, sementara penggunaan AI meningkat pada konteks akademik yang menuntut kecepatan akses informasi dan penyederhanaan konsep. Meskipun frekuensi penggunaan AI cukup tinggi, mayoritas mahasiswa tidak menerima jawaban AI secara langsung; mereka melakukan verifikasi, membandingkan dengan sumber lain, dan menggabungkannya dengan penalaran pribadi. Analisis tematik mengungkap empat tema utama: penggunaan AI sebagai pendamping belajar, cognitive offloading yang terkendali, praktik evaluasi dan verifikasi, serta upaya menjaga kemandirian berpikir. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa membangun epistemologi hibrid yang memadukan proses berpikir mandiri dengan bantuan teknologi. Implikasi penelitian menekankan perlunya kebijakan etika penggunaan AI dan penguatan literasi digital di pendidikan tinggi.