cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Cognitive Behavior Therapy Pada Individu Dewasa Awal yang Mengalami Cognitive Distortion Aurelia Yunis Tira; B. Primandini Yunanda Harumi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa dewasa awal merupakan tahap perkembangan yang penuh dengan tuntutan dan perubahan, seperti penyesuaian karier, relasi romantis, serta pencarian kemandirian, yang sering kali menimbulkan tekanan psikologis dan kesalahan berpikir atau cognitive distortion. Distorsi kognitif yang menetap dapat menyebabkan kecemasan, rendahnya efikasi diri, serta gangguan dalam pengambilan keputusan adaptif. Salah satu pendekatan psikoterapi yang terbukti efektif untuk mengatasi hal tersebut adalah Cognitive Behavior Therapy (CBT), yang berfokus pada restrukturisasi pikiran negatif menjadi pola pikir yang lebih rasional dan realistis. Penelitian ini menggunakan metode literatur review terhadap sepuluh jurnal nasional terbitan tahun 2015–2025 yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu penelitian yang membahas penerapan CBT pada individu dewasa awal dengan cognitive distortion. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas CBT dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain metode intervensi yang digunakan (psikoedukasi, restrukturisasi kognitif, trauma narrative, in vivo exposure, dan mindfulness breathing), keterlibatan tenaga profesional yang kompeten, serta konsistensi waktu pemberian terapi. Faktor internal seperti motivasi dan kepatuhan subjek, serta faktor eksternal berupa dukungan sosial dan keluarga, juga terbukti meningkatkan keberhasilan terapi. Selain itu, ditemukan bahwa wanita lebih banyak menunjukkan keberhasilan dalam CBT dibandingkan pria karena memiliki sikap yang lebih positif terhadap pencarian bantuan psikologis.
Pengaruh Pengetahuan Keuangan, Sikap Keuangan dan Kepribadian terhadap Perilaku Manajemen Keuangan Pada Pelaku UMKM Kuliner Rumahan di Desa Morobakung Jihan Amalia Mardhotillah; Riska Agustin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan kepribadian terhadap perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM kuliner rumahan di Desa Morobakung. Metode penelitian bersifat kuantitatif survei dengan penyebaran kuesioner kepada 40 pelaku UMKM. Pengukuran menggunakan skala Likert 1–5; analisis meliputi uji reliabilitas (Cronbach’s alpha), statistik deskriptif, korelasi, dan regresi linier berganda. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sikap keuangan dan pengetahuan keuangan berpengaruh positif terhadap perilaku manajemen keuangan (sikap signifikan p < 0.01; pengetahuan mendekati signifikan p ≈ 0.051), sedangkan variabel kepribadian tidak menunjukkan pengaruh signifikan pada sampel ini. Implikasi dan keterbatasan penelitian dibahas.
Analisis Framing dalam Isu Tambang Raja Ampat : Model Pan & Kosicki terhadap Media, Pemerintah, Aktivis & Masyarakat Felinka Destiara; Anggih Purnama Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu Tambang di kawasan konservasi Raja Ampat pada tahun 2024 menimbulkan konflik wacana antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana berbagai aktor media, pemerintah, aktivis lingkungan, dan netizen membingkai isu ini menggunakan model framing Pan & Kosicki. Dengan melakukan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi terhadap sejumlah berita, pernyataan publik, dan konten digital, ditemukan bahwa framing pelestarian lingkungan lebih dominan secara tematik dan retoris dibandingkan narasi pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bagaimana isu terkait tambang raja ampat di bingkai oleh media, pemerintah, dan aktivis lingkungan untuk menggunakan model analisis framing Pan & Kosicki. Pada model penelitian ini fokus terhadap empat struktur framing: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris.
Deteksi Dini dan Gangguan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini di TKIT Nurul Ilmi Andriani Marshanda Lubis; Ririn Marheni Br Barus; Sarina Wahyuni; Seri Rezjeki Wardani Tamba; Khadijah Khadijah; Homsani Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penting untuk memahami bahwa skrining adalah prosedur rutin dalam penilaian perkembangan anak sehari-hari, yang dapat memberikan panduan jika ada masalah yang memerlukan perhatian. Akibatnya, perlu dilakukan pemeriksaan fisik yang teliti dan penilaian penunjang lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami perkembangan anak usia dini dalam berbagai aspeknya. Sasaran kegiatan ini adalah guru dan anak usia empat hingga lima tahun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deteksi tumbuh kembang anak KPSP dan untuk memberikan manfaat signifikan dalam membantu guru dan individu memahami kondisi perkembangan anak. Hasil skrining dapat digunakan sebagai dasar untuk kegiatan belajar dan stimulasi yang tepat, memungkinkan pertumbuhan anak berkembang secara optimal dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Anak Usia Dini di TK Tunas Bangsa Andriani Marshanda Lubis; Ririn Marheni Br Barus; Sarina Wahyuni; Seri Rezjeki Wardani Tamba
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis berbagai faktor yang memengaruhi status gizi anak usia dini di TK Tunas Bangsa, mengingat pentingnya nutrisi dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif pada masa emas (golden age). Status gizi yang buruk pada rentang usia 3-6 tahun berisiko menghambat kemampuan motorik, fokus belajar, hingga memicu dampak permanen seperti stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi, serta wawancara tidak terstruktur bersama guru dan orang tua pada September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi anak dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor primer dan sekunder. Faktor ekonomi menjadi fondasi utama dalam aksesibilitas pangan bergizi, namun pengetahuan ibu menjadi variabel kunci yang menentukan kualitas asupan melalui pemilihan jenis makanan dan pola asuh nutrisi (responsive feeding). Selain itu, lingkungan sekolah turut berperan melalui ketersediaan fasilitas sanitasi yang higienis untuk mencegah infeksi serta penerapan pendidikan gizi interaktif, seperti kegiatan cooking class dan berkebun, yang terbukti lebih efektif dalam membentuk perilaku makan sehat pada anak dibandingkan metode teoretis. Temuan ini menegaskan bahwa penanganan masalah gizi memerlukan kolaborasi sinergis antara penguatan literasi gizi di tingkat keluarga dan penyediaan lingkungan pendidikan yang suportif guna memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.
Peran Etika Pergaulan Islam dalam Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Yulinda Yulinda; Muslimin Muslimin; M. Aminullah; Nurlaila Nurlaila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya etika pergaulan dalam perspektif Islam sebagai upaya pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Islam mengatur interaksi sosial, khususnya antara laki-laki dan perempuan, serta bagaimana prinsip tersebut berkontribusi dalam menjaga kehormatan, keselamatan, dan ketertiban moral di masyarakat. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan menganalisis buku, jurnal ilmiah, dan literatur relevan untuk membangun kerangka konseptual yang mengaitkan ajaran etika Islam dengan tantangan sosial kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika pergaulan Islam, meliputi penghormatan terhadap yang lebih tua, kasih sayang kepada yang lebih muda, interaksi setara di antara teman sebaya, serta aturan khusus dalam pergaulan laki-laki dan perempuan, berfungsi sebagai mekanisme preventif terhadap penyimpangan moral dan perilaku seksual yang merugikan. Selain itu, penelitian mengungkap bahwa pelecehan seksual muncul dalam berbagai bentuk, baik fisik, verbal, nonverbal, maupun digital, dan berdampak serius terhadap psikologis dan sosial korban. Pencegahan yang komprehensif diperlukan melalui pendidikan, penguatan karakter, pembinaan keluarga, dan pembentukan lingkungan sosial yang suportif. Integrasi antara prinsip etika pergaulan Islam dan upaya pencegahan kekerasan seksual memberikan kerangka kerja untuk membangun interaksi sosial yang aman, bermartabat, dan sesuai dengan nilai-nilai kemuliaan manusia.
Penerapan Media Flash Card untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas I SDN 129 Hutarimbaru Siti Makwa Nst; Zulfikar Zulfikar; Junita Irawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media flash card dalam pembelajaran membaca permulaan serta mengetahui peningkatan kemampuan membaca peserta didik kelas I SDN 129 Hutarimbaru. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus dengan subjek 15 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media flash card melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi mampu meningkatkan aktivitas dan kemampuan membaca permulaan peserta didik. Pada siklus I ketercapaian kemampuan membaca sebesar 53,33%, meningkat menjadi 93,33% pada siklus II. Pembelajaran menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan terarah. Disimpulkan bahwa media flash card efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Nilai-Nilai Sosial dan Perlawanan dalam Puisi “Peringatan” Karya Wiji Thukul: Kajian Sosiologi Sastra Devanda Rizky Novianti; Elok Triana Azzahra Luckys; Ikhthiyatus Solikhah; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial dan semangat perlawanan dalam puisi Wiji Thukul "Peringatan" menggunakan pendekatan sosiologis terhadap sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa teks puisi yang dianalisis berdasarkan konteks sosial-politik era Orde Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini mengandung nilai-nilai sosial berupa keberanian, solidaritas, tanggung jawab moral terhadap kebenaran, dan perlawanan terhadap ketidakadilan. Wiji Thukul melalui puisinya tidak hanya menyuarakan aspirasi rakyat tertindas, tetapi juga menciptakan ruang kolektif untuk melawan penindasan kekuasaan. Puisi "Peringatan" menjadi simbol perjuangan rakyat jelata dan representasi kondisi sosial-politik Indonesia pada waktu itu.
Evaluation of English Instructional Modules in Vocational High Schools in Supporting Learning Outcomes of the Merdeka Curriculum Hevriani Sevrika; Yetti Zainil; Fitrawati Fitrawati; Putri Dian Afrinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pencapaian capaian pembelajaran yang komunikatif, kontekstual, dan relevan dengan pendidikan vokasi. Oleh karena itu, modul ajar Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut untuk selaras dengan capaian pembelajaran tersebut serta mendukung kebutuhan komunikasi di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi modul ajar Bahasa Inggris yang digunakan di SMK dalam mendukung capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis dokumen secara kuantitatif. Data penelitian berupa modul ajar Bahasa Inggris yang dikembangkan untuk kelas X (Fase E) pada program keahlian Manufaktur dan Rekayasa. Instrumen penelitian berupa document checklist yang mencakup struktur modul, kesesuaian dengan capaian pembelajaran, relevansi kejuruan (English for Specific Purposes), aktivitas pembelajaran, asesmen, serta karakteristik Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar memiliki kesesuaian yang baik dengan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan capaian persentase keseluruhan sebesar 73,33%. Kekuatan modul terletak pada kelengkapan struktur, pembelajaran berpusat pada peserta didik, dan aktivitas komunikatif. Namun, modul masih menunjukkan keterbatasan dalam integrasi konten Bahasa Inggris berbasis kejuruan dan konteks dunia kerja. Dengan demikian, meskipun modul ajar telah memenuhi standar umum kurikulum, pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk memperkuat orientasi vokasional dan mendukung capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka secara optimal di SMK.
Implementasi Strategi Pembelajaran Problem Based Learning pada Pembelajaran Fikih di Kelas XI MAN 1 Medan Arlina Arlina; Shifa Alya Nafisa; Nur Citra Naadirah Br Tarigan; Amir Khairi Armah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran Fikih di MAN 1 Medan serta menilai dampaknya terhadap keaktifan dan kemampuan berpikir siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI yang mengampu mata pelajaran Fikih dan siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning berjalan cukup efektif, ditandai dengan meningkatnya keterlibatan siswa dalam mengidentifikasi masalah, berdiskusi, dan menyusun solusi berdasarkan dalil serta konsep fikih yang relevan dengan materi pembelajaran. Siswa terlihat lebih aktif menyampaikan pendapat, bertanya, serta menghubungkan persoalan yang diberikan dengan situasi nyata yang mereka pahami. Wawancara dengan siswa memperlihatkan bahwa pembelajaran berbasis masalah membantu mereka memahami materi fikih secara lebih runtut dan bermakna, karena proses belajar dimulai dari contoh persoalan yang dekat dengan pengalaman mereka. Observasi kelas juga menunjukkan bahwa Problem Based Learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan kolaboratif, sementara guru berperan sebagai fasilitator yang menjaga alur diskusi tetap terarah. Beberapa kendala yang muncul meliputi perbedaan kemampuan siswa dalam menganalisis masalah serta kebutuhan waktu yang lebih panjang untuk menyelesaikan setiap tahap pembelajaran. Meskipun demikian, strategi ini secara keseluruhan mampu meningkatkan motivasi belajar, interaksi, dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Fikih.