cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Efektivitas Penerapan Asas Sederhana, Cepat, dan Biaya Ringan dalam Hukum Acara Perdata di Indonesia: Suatu Studi Literatur Ratu Hafizah Alania Nur Suruury Surianata; Nayla Syalwa Cantika; Adelia Tri Utami; Farahdinny Siswajanthy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40606

Abstract

Hukum acara perdata merupakan instrumen penting dalam sistem peradilan yang berfungsi untuk menjamin perlindungan dan penegakan hak-hak keperdataan masyarakat melalui mekanisme hukum yang teratur dan berkeadilan. Penyelenggaraan peradilan perdata di Indonesia berpedoman pada asas sederhana, cepat, dan biaya ringan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Namun, dalam praktiknya, penerapan asas tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti prosedur yang kompleks, lamanya proses penyelesaian perkara, serta tingginya biaya yang harus ditanggung oleh para pencari keadilan. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, Mahkamah Agung Republik Indonesia melakukan transformasi digital melalui penerapan sistem e-Court dan e-Litigation sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelayanan peradilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan asas sederhana, cepat, dan biaya ringan dalam hukum acara perdata di Indonesia serta mengkaji implementasi sistem e-Court sebagai bentuk modernisasi peradilan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan yuridis normatif. Data penelitian diperoleh dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah, serta bahan hukum tersier yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui pengkajian berbagai literatur yang berkaitan dengan hukum acara perdata dan sistem peradilan elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem e-Court telah memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan asas sederhana, cepat, dan biaya ringan melalui penyederhanaan administrasi perkara, percepatan proses persidangan, peningkatan transparansi layanan, serta pengurangan biaya yang harus dikeluarkan oleh para pihak. Meskipun demikian, efektivitas penerapannya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, kesenjangan akses internet, rendahnya literasi digital masyarakat, serta belum optimalnya kesiapan sumber daya manusia di lingkungan peradilan. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan hukum acara perdata, penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas aparatur peradilan, serta perluasan edukasi hukum dan teknologi kepada masyarakat guna mewujudkan sistem peradilan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berkeadilan.
An Error Analysis of the English Translation of the Indonesian Folktale Timun Mas Salwa Khumairoh Hasyim; Firza Sakinah; Rosanti Nasution; Isma Hani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40607

Abstract

Terjemahan memainkan peran penting dalam mentransfer makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Namun, perbedaan struktur linguistik dan kosakata dapat menyebabkan kesalahan terjemahan yang memengaruhi ketepatan transfer makna. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan terjemahan yang ditemukan dalam terjemahan bahasa Inggris dari cerita rakyat Timun Mas. Studi ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Data terdiri dari kata, frasa, klausa, dan kalimat yang diambil dari versi bahasa Indonesia Timun Mas dan terjemahan bahasa Inggrisnya. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan Analisis Kesalahan dengan mengklasifikasikan kesalahan yang teridentifikasi ke dalam empat kategori: penghilangan, penambahan, pemilihan, dan penataan. Sebanyak tujuh kesalahan terjemahan diidentifikasi di kedua versi teks tersebut. Temuan menunjukkan bahwa kesalahan pemilihan merupakan jenis yang paling dominan, diikuti oleh kesalahan penghilangan, penambahan, dan penataan. Kesalahan ini ditemukan dalam pilihan leksikal, informasi yang dihilangkan, elemen yang ditambahkan, dan susunan kata. Kesalahan tersebut memengaruhi ketepatan dan kesetaraan makna antara teks sumber dan teks sasaran. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun terjemahan bahasa Inggris secara umum menyampaikan alur cerita dongeng aslinya, beberapa bagian terjemahan dapat ditingkatkan untuk mencapai transfer makna yang lebih akurat. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada studi penerjemahan, memberikan wawasan tentang tantangan penerjemahan umum dalam teks sastra, dan berfungsi sebagai referensi praktis bagi penerjemah yang bekerja dengan materi dongeng Indonesia.
Pemerataan Pendidikan Didaerah Tertinggal Papua Pegunungan Melalui Program Kampus Mengajar Ramot Anugrah Sagala; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40608

Abstract

Pemerataan pendidikan di Papua Pegunungan masih menghadapi tantangan serius yang tidak hanya berkaitan dengan akses sekolah, tetapi juga mutu pembelajaran, keberlanjutan partisipasi, keterbatasan infrastruktur, kapasitas guru, dan rendahnya dukungan ekosistem literasi. Artikel ini bertujuan menelaah peran Program Kampus Mengajar sebagai strategi pemerataan pendidikan di daerah tertinggal Papua Pegunungan melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Literatur yang dianalisis mencakup artikel ilmiah, kajian sistematis, studi empiris, dan laporan resmi yang relevan dengan isu Kampus Mengajar, literasi-numerasi, pendidikan Papua, sekolah pedesaan, dan ketimpangan pendidikan di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kampus Mengajar memiliki potensi strategis dalam memperkuat literasi, numerasi, adaptasi teknologi sederhana, pendampingan guru, administrasi sekolah, dan pengembangan budaya belajar yang lebih kontekstual. Namun, efektivitas program sangat dipengaruhi oleh kesiapan sekolah, dukungan guru, keterbatasan fasilitas, kondisi sosial-budaya, penggunaan bahasa pertama peserta didik, dan keberlanjutan kolaborasi antaraktor. Artikel ini menawarkan model pemerataan pendidikan berbasis tiga lapis, yaitu kontekstualisasi pembelajaran, penguatan ekosistem sekolah, dan kolaborasi berkelanjutan. Dengan demikian, Kampus Mengajar perlu diposisikan bukan sekadar sebagai program penugasan mahasiswa, tetapi sebagai strategi afirmatif yang menghubungkan kebijakan nasional dengan kebutuhan nyata sekolah di wilayah pedalaman.
Dampak Kolonialisme terhadap Ekonomi Masyarakat Batavia (1900-1942) Dhea Nadilla Asy’ari; Ahmad Ruslan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40609

Abstract

Penelitian ini membahas dampak kolonialisme terhadap ekonomi masyarakat Batavia pada tahun 1900-1942. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh kebijakan kolonial Belanda terhadap struktur ekonomi, kehidupan sosial, serta perubahan sistem perdagangan masyarakat Batavia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis buku, jurnal ilmiah, dan sumber sejarah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolonialisme Belanda membawa perubahan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur, modernisasi perdagangan, dan integrasi Batavia ke dalam jaringan ekonomi global. Namun, kebijakan kolonial juga menimbulkan eksploitasi sumber daya alam dan tenaga kerja, ketimpangan sosial ekonomi, serta ketergantungan ekonomi masyarakat bumiputera terhadap kepentingan kolonial. Struktur ekonomi dualistik yang diterapkan pemerintah Hindia Belanda menyebabkan masyarakat bumiputera tetap berada dalam sektor tradisional dengan tingkat kesejahteraan rendah. Dengan demikian, kolonialisme memberikan dampak ekonomi yang kompleks dan berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi Indonesia hingga masa modern.
Analisis Perilaku Penakut Pada Anak Usia Dini di Lingkungan Sekolah Inklusif Misna Yani; Faizatul Faridy; Ghina Raudhatul Jannah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40610

Abstract

Perilaku penakut pada anak usia dini dapat memengaruhi perkembangan sosial, emosional, serta kemampuan anak dalam beradaptasi di lingkungan sekolah sehingga memerlukan perhatian dari guru dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku penakut pada anak usia dini di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap anak, guru, dan orang tua di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penakut pada anak ditandai dengan rasa malu, takut mencoba hal baru, kurang percaya diri, serta sulit berinteraksi sosial. Faktor penyebab perilaku tersebut meliputi pola asuh, lingkungan keluarga, pengalaman anak, dan interaksi sosial di sekolah. Guru memiliki peran penting dalam membantu anak mengurangi rasa takut melalui pendekatan positif, pemberian motivasi, dan kegiatan bermain yang menyenangkan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang aman dan dukungan guru dapat membantu meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri anak. Novelty penelitian ini terletak pada kajian mendalam mengenai perilaku penakut pada anak usia dini melalui pendekatan kualitatif di lingkungan sekolah.
Konsep Moderasi Beragama dalam Agama Semitik Endang Ekowati; Ismail Dasopang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40611

Abstract

Moderasi beragama merupakan konsep penting dalam kehidupan masyarakat plural yang bertujuan menciptakan sikap keberagamaan yang seimbang, toleran, dan menghargai perbedaan. Agama-agama Semitik yang meliputi Islam, Yahudi, dan Kristen memiliki ajaran yang menekankan nilai-nilai moderasi, keadilan, kasih sayang, dan kehidupan berdampingan secara damai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep moderasi beragama dalam agama-agama Semitik melalui pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti kitab suci, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga agama Semitik memiliki landasan teologis yang mendukung sikap moderat, meskipun terdapat perbedaan dalam implementasi dan pemahaman ajaran masing-masing. Moderasi beragama dalam Islam tercermin melalui konsep wasathiyah, dalam Kristen melalui ajaran kasih dan perdamaian, sedangkan dalam Yahudi melalui prinsip keadilan dan penghormatan terhadap sesama manusia. Oleh karena itu, moderasi beragama dapat menjadi dasar penting dalam membangun kerukunan dan memperkuat hubungan antarumat beragama di tengah masyarakat multikultural.
Sekte Terbesar dalam Agama-Agama Semetik dan Pemikirannya Endang Ekowati; Ismail Dasopang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40612

Abstract

Agama Semitik, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam, memiliki keterkaitan sejarah serta tradisi kenabian yang sama, tetapi berkembang menjadi berbagai aliran akibat perbedaan penafsiran, kondisi sosial, dan dinamika politik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif untuk mengkaji aliran-aliran utama dan konsep dasar dalam ketiga agama tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yudaisme Ortodoks merupakan aliran terbesar dalam Yahudi yang berpegang pada Taurat, Talmud, dan Halakha; Gereja Katolik menjadi denominasi terbesar dalam Kristen dengan berlandaskan Kitab Suci dan Tradisi Suci; sedangkan Ahlusunah wal Jamaah (Sunni) merupakan aliran terbesar dalam Islam yang berpedoman pada Al-Qur'an dan Sunnah serta menggunakan ijma' dan qiyas dalam penetapan hukum. Ketiganya memiliki kesamaan dalam menekankan ketakwaan kepada Tuhan, pelestarian ajaran para nabi, dan pembentukan moralitas umat. Pemahaman terhadap aliran-aliran utama agama Semitik dapat memperluas wawasan tentang keragaman keagamaan serta mendorong toleransi, saling menghargai, dan dialog antarumat beragama.
Hospitality Students’ Perceptions Toward English Speaking Training at SMKN 9 Padang Annisha Dyuli Adha; Dian Christina; Shally Amna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri perhotelan saat ini semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris yang baik agar dapat berinteraksi secara efektif dengan tamu dan berbagai pihak dari berbagai negara. Oleh karena itu, sekolah kejuruan dituntut untuk memberikan pembelajaran yang mampu meningkatkan kompetensi komunikasi siswa, terutama dalam keterampilan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa perhotelan terhadap program pelatihan berbicara bahasa Inggris yang dilaksanakan di SMKN 9 Padang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 33 siswa dari Jurusan Perhotelan dan Tata Boga. Instrumen penelitian terdiri atas 17 pernyataan yang menggunakan skala Likert yang mencakup penilaian terhadap materi pelatihan, kinerja fasilitator, kegiatan pembelajaran, hasil pembelajaran, serta tingkat kepuasan peserta terhadap program pelatihan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung skor rata-rata untuk menggambarkan persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap pelatihan yang diikuti, dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,81 pada skala lima poin. Aspek yang memperoleh penilaian tertinggi adalah kesesuaian materi pelatihan dengan kebutuhan siswa (M = 4,94) dan tingkat kepuasan siswa terhadap pelatihan secara keseluruhan (M = 4,94). Selain itu, siswa juga merasakan adanya peningkatan dalam penguasaan kosakata, pemahaman terhadap istilah-istilah teknis di bidang perhotelan, serta motivasi untuk terus belajar bahasa Inggris. Berdasarkan pelatihan yang diberikan, permainan, aktivitas interaktif, dan kegiatan belajar secara kolaboratif menjadi bagian yang paling disukai oleh siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan berbicara bahasa Inggris berperan penting dalam meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi siswa, sekaligus mendukung kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja di industri perhotelan.
Berakhlak dan Berilmu Sehat Sultoni Dalimunthe; Salsabila Ramadani Matondang; Durrutul Hikmah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40622

Abstract

Kajian mengenai integrasi antara akhlak dan ilmu menjadi semakin penting di tengah perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan, namun tidak selalu diiringi dengan kualitas moral yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep berakhlak dan berilmu dalam perspektif pendidikan Islam dengan merujuk pada literatur klasik pesantren dan kajian tasawuf. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis sumber-sumber utama yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam tradisi pendidikan Islam, ilmu tidak hanya dipahami sebagai akumulasi pengetahuan, tetapi juga harus disertai dengan pembentukan akhlak dan penyucian jiwa.
Gontor Pelopor Pesantren Modern Sehat Sultoni Dalimunthe; Rumondang Bulan; Fauzi Anwar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40623

Abstract

Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam modernisasi sistem pesantren di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah, sistem pendidikan, serta kontribusi Gontor dalam pembaharuan pesantren. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa Gontor berhasil mengintegrasikan sistem pendidikan tradisional pesantren dengan pendekatan modern, baik dari segi kurikulum, manajemen, maupun orientasi pendidikan, sehingga menjadi pelopor pesantren modern di Indonesia.