cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Dampak Kolonialisme terhadap Ekonomi Masyarakat Batavia (1900-1942) Dhea Nadilla Asy’ari; Ahmad Ruslan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40609

Abstract

Penelitian ini membahas dampak kolonialisme terhadap ekonomi masyarakat Batavia pada tahun 1900-1942. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh kebijakan kolonial Belanda terhadap struktur ekonomi, kehidupan sosial, serta perubahan sistem perdagangan masyarakat Batavia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis buku, jurnal ilmiah, dan sumber sejarah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolonialisme Belanda membawa perubahan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur, modernisasi perdagangan, dan integrasi Batavia ke dalam jaringan ekonomi global. Namun, kebijakan kolonial juga menimbulkan eksploitasi sumber daya alam dan tenaga kerja, ketimpangan sosial ekonomi, serta ketergantungan ekonomi masyarakat bumiputera terhadap kepentingan kolonial. Struktur ekonomi dualistik yang diterapkan pemerintah Hindia Belanda menyebabkan masyarakat bumiputera tetap berada dalam sektor tradisional dengan tingkat kesejahteraan rendah. Dengan demikian, kolonialisme memberikan dampak ekonomi yang kompleks dan berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi Indonesia hingga masa modern.
Analisis Perilaku Penakut Pada Anak Usia Dini di Lingkungan Sekolah Inklusif Misna Yani; Faizatul Faridy; Ghina Raudhatul Jannah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40610

Abstract

Perilaku penakut pada anak usia dini dapat memengaruhi perkembangan sosial, emosional, serta kemampuan anak dalam beradaptasi di lingkungan sekolah sehingga memerlukan perhatian dari guru dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku penakut pada anak usia dini di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap anak, guru, dan orang tua di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penakut pada anak ditandai dengan rasa malu, takut mencoba hal baru, kurang percaya diri, serta sulit berinteraksi sosial. Faktor penyebab perilaku tersebut meliputi pola asuh, lingkungan keluarga, pengalaman anak, dan interaksi sosial di sekolah. Guru memiliki peran penting dalam membantu anak mengurangi rasa takut melalui pendekatan positif, pemberian motivasi, dan kegiatan bermain yang menyenangkan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang aman dan dukungan guru dapat membantu meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri anak. Novelty penelitian ini terletak pada kajian mendalam mengenai perilaku penakut pada anak usia dini melalui pendekatan kualitatif di lingkungan sekolah.
Konsep Moderasi Beragama dalam Agama Semitik Endang Ekowati; Ismail Dasopang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40611

Abstract

Moderasi beragama merupakan konsep penting dalam kehidupan masyarakat plural yang bertujuan menciptakan sikap keberagamaan yang seimbang, toleran, dan menghargai perbedaan. Agama-agama Semitik yang meliputi Islam, Yahudi, dan Kristen memiliki ajaran yang menekankan nilai-nilai moderasi, keadilan, kasih sayang, dan kehidupan berdampingan secara damai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep moderasi beragama dalam agama-agama Semitik melalui pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti kitab suci, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga agama Semitik memiliki landasan teologis yang mendukung sikap moderat, meskipun terdapat perbedaan dalam implementasi dan pemahaman ajaran masing-masing. Moderasi beragama dalam Islam tercermin melalui konsep wasathiyah, dalam Kristen melalui ajaran kasih dan perdamaian, sedangkan dalam Yahudi melalui prinsip keadilan dan penghormatan terhadap sesama manusia. Oleh karena itu, moderasi beragama dapat menjadi dasar penting dalam membangun kerukunan dan memperkuat hubungan antarumat beragama di tengah masyarakat multikultural.
Sekte Terbesar dalam Agama-Agama Semetik dan Pemikirannya Endang Ekowati; Ismail Dasopang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40612

Abstract

Agama Semitik, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam, memiliki keterkaitan sejarah serta tradisi kenabian yang sama, tetapi berkembang menjadi berbagai aliran akibat perbedaan penafsiran, kondisi sosial, dan dinamika politik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif untuk mengkaji aliran-aliran utama dan konsep dasar dalam ketiga agama tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yudaisme Ortodoks merupakan aliran terbesar dalam Yahudi yang berpegang pada Taurat, Talmud, dan Halakha; Gereja Katolik menjadi denominasi terbesar dalam Kristen dengan berlandaskan Kitab Suci dan Tradisi Suci; sedangkan Ahlusunah wal Jamaah (Sunni) merupakan aliran terbesar dalam Islam yang berpedoman pada Al-Qur'an dan Sunnah serta menggunakan ijma' dan qiyas dalam penetapan hukum. Ketiganya memiliki kesamaan dalam menekankan ketakwaan kepada Tuhan, pelestarian ajaran para nabi, dan pembentukan moralitas umat. Pemahaman terhadap aliran-aliran utama agama Semitik dapat memperluas wawasan tentang keragaman keagamaan serta mendorong toleransi, saling menghargai, dan dialog antarumat beragama.
Hospitality Students’ Perceptions Toward English Speaking Training at SMKN 9 Padang Annisha Dyuli Adha; Dian Christina; Shally Amna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri perhotelan saat ini semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris yang baik agar dapat berinteraksi secara efektif dengan tamu dan berbagai pihak dari berbagai negara. Oleh karena itu, sekolah kejuruan dituntut untuk memberikan pembelajaran yang mampu meningkatkan kompetensi komunikasi siswa, terutama dalam keterampilan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa perhotelan terhadap program pelatihan berbicara bahasa Inggris yang dilaksanakan di SMKN 9 Padang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 33 siswa dari Jurusan Perhotelan dan Tata Boga. Instrumen penelitian terdiri atas 17 pernyataan yang menggunakan skala Likert yang mencakup penilaian terhadap materi pelatihan, kinerja fasilitator, kegiatan pembelajaran, hasil pembelajaran, serta tingkat kepuasan peserta terhadap program pelatihan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung skor rata-rata untuk menggambarkan persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap pelatihan yang diikuti, dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,81 pada skala lima poin. Aspek yang memperoleh penilaian tertinggi adalah kesesuaian materi pelatihan dengan kebutuhan siswa (M = 4,94) dan tingkat kepuasan siswa terhadap pelatihan secara keseluruhan (M = 4,94). Selain itu, siswa juga merasakan adanya peningkatan dalam penguasaan kosakata, pemahaman terhadap istilah-istilah teknis di bidang perhotelan, serta motivasi untuk terus belajar bahasa Inggris. Berdasarkan pelatihan yang diberikan, permainan, aktivitas interaktif, dan kegiatan belajar secara kolaboratif menjadi bagian yang paling disukai oleh siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan berbicara bahasa Inggris berperan penting dalam meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi siswa, sekaligus mendukung kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja di industri perhotelan.
Berakhlak dan Berilmu Sehat Sultoni Dalimunthe; Salsabila Ramadani Matondang; Durrutul Hikmah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40622

Abstract

Kajian mengenai integrasi antara akhlak dan ilmu menjadi semakin penting di tengah perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan, namun tidak selalu diiringi dengan kualitas moral yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep berakhlak dan berilmu dalam perspektif pendidikan Islam dengan merujuk pada literatur klasik pesantren dan kajian tasawuf. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis sumber-sumber utama yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam tradisi pendidikan Islam, ilmu tidak hanya dipahami sebagai akumulasi pengetahuan, tetapi juga harus disertai dengan pembentukan akhlak dan penyucian jiwa.
Gontor Pelopor Pesantren Modern Sehat Sultoni Dalimunthe; Rumondang Bulan; Fauzi Anwar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40623

Abstract

Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam modernisasi sistem pesantren di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah, sistem pendidikan, serta kontribusi Gontor dalam pembaharuan pesantren. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa Gontor berhasil mengintegrasikan sistem pendidikan tradisional pesantren dengan pendekatan modern, baik dari segi kurikulum, manajemen, maupun orientasi pendidikan, sehingga menjadi pelopor pesantren modern di Indonesia.
Keterbatasan Fisik (Tunarunggu) Anak Usia Dini Asmaul Husna; Hijriati Hijriati; Rahmi Putri Ananta; Dominic Shifa; Munna Salsabila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan fisik khususnya tunarungu pada anak usia dini serta dampaknya terhadap perkembangan bahasa, sosial, komunikasi, dan pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang dipadukan dengan observasi lapangan di PAUD Harsya Ceria, Lingke Banda Aceh. Data penelitian diperoleh dari 15 artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan serta hasil observasi terhadap proses pembelajaran dan interaksi sosial anak tunarungu di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, studi literatur, dan observasi lapangan, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan pendengaran pada anak usia dini memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan bahasa, komunikasi, kemampuan akademik, sosial, dan emosional anak. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa anak tunarungu mengalami kesulitan memahami instruksi verbal sehingga membutuhkan bantuan komunikasi visual, media pembelajaran interaktif, dan pendampingan guru dalam proses belajar. Selain itu, intervensi dini, dukungan keluarga, pendidikan inklusif, serta penggunaan teknologi pembelajaran berbasis visual memiliki peran penting dalam membantu perkembangan anak tunarungu. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam mendukung perkembangan anak tunarungu agar dapat berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimilikinya.
Analisis Diagnostik Speech Delay Pada Anak Usia Dini Berbasis Pola Komunikasi Orang Tua di Rumah Asmaul Husna; Faizatul Faridy; Awal Maulidza; Dominic Shifa; Mutiara Mutiara; Meutia Rahmasari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40640

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mensitasi dan mengkaji diagnosis speech delay pada populasi anak usia dini melalui lensa pola komunikasi orang tua dalam konteks domestik. Pendekatan metodologis yang diadopsi adalah kualitatif, memanfaatkan tinjauan literatur ekstensif. Ini melibatkan analisis komprehensif terhadap lima belas artikel jurnal internasional yang terkemuka dan memiliki reputasi baik. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi, diikuti dengan analisis isi (content analysis) untuk mengungkap pola, konsep, dan korelasi antar variabel. Temuan utama mengindikasikan bahwa pola komunikasi orang tua memegang peranan krusial dalam perkembangan linguistik anak, yang terutama termanifestasi melalui responsivitas, frekuensi interaksi, dan mutu stimulasi verbal. Anak-anak yang terlibat dalam dialog verbal yang dinamis, berkelanjutan, dan bermutu cenderung menunjukkan perkembangan bahasa yang sangat baik, sementara defisiensi dalam interaksi verbal dapat secara signifikan meningkatkan predisposisi terhadap speech delay. Selain itu, lingkungan rumah yang komunikatif serta keterlibatan aktif orang tua dalam intervensi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak. Penelitian ini menegaskan bahwa pola komunikasi orang tua dapat dijadikan sebagai indikator penting dalam analisis diagnostik yang lebih kontekstual dan komprehensif. Dengan demikian, pendekatan berbasis keluarga memiliki potensi besar dalam mendukung deteksi dini dan penanganan speech delay pada anak usia dini.
Penerapan Micro-Habits sebagai Strategi Pembentukan Karakter Disiplin pada Peserta Didik Sekolah Dasar Visca Najwah Arini; Riskiyah Putri; Delis Ning Agustina; Muhammad Lutfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40641

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kedisiplinan siswa di kelas, seperti ketidaktepatan waktu, ketidakpatuhan terhadap peraturan sekolah, serta kurangnya tanggung jawab dalam menghadapi tantangan. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan micro-habits sebagai metode pengembangan karakter disiplin pada siswa Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah literature review yang melibatkan pengumpulan dan analisis berbagai publikasi ilmiah yang berkaitan dengan pengembangan sikap positif dan pendidikan karakter di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan micro-habits melalui kebiasaan sederhana yang konsisten, seperti manajemen waktu, kebersihan, dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah, dapat meningkatkan kedisiplinan siswa. Keberhasilan strategi ini juga dipengaruhi oleh guru, lingkungan sekolah, dan individu. Dengan demikian, micro-habits dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengembangkan karakter yang disiplin pada siswa di Sekolah Dasar.