cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Implementasi Pembelajaran Akhlak dalam Mengarahkan Perilaku Murid Pada Era Media Sosial di MTsN Pematang Siantar Muhammad Zein; Reny Yuliana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran moral dalam membimbing perilaku siswa di era media sosial di MTsN Pematang Siantar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan moral yang semakin kompleks yang dihadapi siswa akibat pengaruh media sosial, yang dapat berdampak positif maupun negatif terhadap perilaku mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran moral dilakukan melalui integrasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran, teladan guru, kebiasaan perilaku positif, dan penggunaan media sosial sebagai alat pendidikan. Strategi yang diterapkan meliputi pendekatan kontekstual, reflektif, dan kolaboratif antara sekolah dan orang tua. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara otentik dengan penekanan pada perubahan sikap dan perilaku siswa. Namun, terdapat beberapa kendala seperti kurangnya pengawasan di luar sekolah dan pengaruh lingkungan digital yang sulit dikendalikan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk memperkuat perkembangan moral siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa pembelajaran moral kontekstual dan adaptif terhadap perkembangan media sosial mampu mengarahkan perilaku siswa ke arah yang lebih positif dan mulia.
Triangulasi Observasi dan Wawancara dalam Supervisi Pembelajaran di SMA Negeri 1 Cibeber Findi Alexsandy; Mulyawan Safwandy Nugraha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40643

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi dan supervisi pembelajaran yang mampu menghasilkan data yang valid, mendalam, dan objektif sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam praktiknya, supervisi pembelajaran sering kali hanya berfokus pada observasi kelas tanpa didukung triangulasi data melalui wawancara atau diskusi reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi observasi dan wawancara dalam evaluasi dan supervisi pendidikan di SMA Negeri 1 Cibeber, meliputi praktik observasi kelas, teknik wawancara dan diskusi, strategi menjaga validitas data, serta tantangan etika dalam pengumpulan data lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap 6 narasumber pada bulan April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi observasi dan wawancara mampu meningkatkan validitas dan reliabilitas data supervisi melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Observasi memberikan gambaran empiris mengenai proses pembelajaran, sedangkan wawancara membantu menggali refleksi, kendala, dan pengalaman guru secara lebih mendalam. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model supervisi pembelajaran yang lebih humanis, reflektif, dan berbasis data kontekstual.
Pengembangan Modul Pembelajaran Software PLC Simulator Berbasis Android untuk Meningkatkan Logika Pemrograman Dwi Aditiya Kurniawan; Yulia Fransisca
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40644

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membuka peluang untuk pengembangan materi pembelajaran yang fleksibel dan inovatif di sekolah menengah kejuruan, khususnya untuk mata pelajaran Programmable Logic Controller (PLC). Tantangan umum dalam pengajaran PLC meliputi keterbatasan akses terhadap peralatan praktik dan kurangnya sumber daya yang mendukung pemahaman konsep dasar dan penerapan pemrograman diagram tangga. Kondisi ini menyulitkan siswa untuk memahami logika pemrograman dan membatasi kemampuan mereka untuk berlatih dan melakukan simulasi. Oleh karena itu, modul pembelajaran perangkat lunak Simulator PLC berbasis Android dikembangkan untuk memungkinkan siswa belajar secara mandiri menggunakan perangkat Android. Modul ini dirancang menggunakan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) untuk melatih keterampilan analitis siswa dan kemampuan mereka dalam merancang solusi sistem kontrol. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran tersebut untuk meningkatkan logika pemrograman siswa di SMK Negeri 1 Cerme. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Hasil validasi menunjukkan skor modul sebesar 88,04%, skor pre-test dan post-test sebesar 95,83%, skor lembar observasi psikomotorik sebesar 100%, dan skor kuesioner siswa sebesar 82,91%, sehingga mengkonfirmasi validitasnya. Kepraktisan modul mendapat skor 93,5%, dikategorikan sebagai sangat praktis. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan pada domain kognitif dari 57,17 menjadi 84,50 dan pada domain psikomotorik dari 58,17 menjadi 87,83. Nilai N-Gain sebesar 0,66 dan 0,7 termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, modul tersebut dianggap valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan logika pemrograman siswa sekolah menengah kejuruan.
Fairness and Data Triangulation in Educational Evaluation for School Accountability: A Case Study at SMA Plus As-Salam Ikhwan Jamil; Mulyawan Safwandy Nugraha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40645

Abstract

Evaluasi pendidikan memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas pembelajaran, namun masih rentan terhadap bias yang melemahkan objektivitas dan akuntabilitas hasil penilaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis bias evaluasi, implementasi fairness, serta mekanisme triangulasi data dalam mendukung akuntabilitas berbasis bukti di sekolah Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di SMA Plus As-Salam melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan guru, siswa, dan pimpinan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya bias non-kognitif pada aspek sikap, keaktifan, dan disiplin akibat belum terstandarisasinya rubrik penilaian. Selain itu, ditemukan praktik triangulasi melalui dewan munaqasyah yang berfungsi sebagai mekanisme validasi lintas penilai untuk meningkatkan reliabilitas evaluasi. Temuan ini menegaskan bahwa sistem evaluasi telah bergerak menuju akuntabilitas berbasis bukti, namun masih memerlukan standardisasi instrumen dan penguatan prosedur triangulasi. Studi ini berkontribusi pada pengembangan model evaluasi pendidikan berbasis fairness dan triangulasi dalam konteks pendidikan Islam.
Strategi Guru dalam Menanamkan Nilai Karakter Melalui Metode Bercerita pada Anak Usia Dini di PAUD Sahabat Baru Medan Sri Darma Yanti Gultom; Ariana Puspita Daulay; Siti Syahirah Tarigan; Dinda Sri Hanifah Harahap; Nurul Hasanah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan nilai karakter melalui metode bercerita pada anak usia dini di PAUD Sahabat Baru Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, dan orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan metode bercerita secara terstruktur dengan memanfaatkan berbagai media seperti buku cerita bergambar, boneka tangan, gambar tempel, dan video sederhana untuk menanamkan nilai disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan sopan santun. Pelaksanaan metode bercerita dilakukan melalui kegiatan pembukaan, penyampaian cerita, diskusi, dan refleksi terhadap pesan moral yang terkandung dalam cerita. Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan tingkat konsentrasi anak, keterbatasan media pembelajaran, serta kurang optimalnya penguatan karakter di lingkungan keluarga. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru menggunakan media yang lebih variatif, menerapkan pembelajaran interaktif, dan menjalin kerja sama dengan orang tua. Dengan demikian, metode bercerita terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam menanamkan nilai karakter pada anak usia dini di PAUD Sahabat Baru.
Analisis Tindak Pidana Perjudian Online di Indonesia: Penerapan Asas Lex Specialis Shellvy Ella; Riris Paulina Hutabalian; Nayla Syakilla; M.Rafi Akbar Sitakar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40647

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong munculnya berbagai bentuk kejahatan siber, salah satunya adalah tindak pidana perjudian online. Praktik perjudian online semakin marak di Indonesia karena kemudahan akses internet dan penggunaan platform digital yang memungkinkan aktivitas perjudian dilakukan secara luas dan sulit diawasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Sumber data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan putusan pengadilan yang berkaitan dengan perjudian online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat ketidakkonsistenan dalam penerapan Pasal 303 KUHP dan Pasal 27 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terhadap pelaku perjudian online. Padahal, berdasarkan asas lex specialis derogat legi generali, ketentuan dalam UU ITE sebagai aturan khusus seharusnya lebih diutamakan dibandingkan ketentuan umum dalam KUHP ketika tindak pidana dilakukan melalui media elektronik. Oleh karena itu, diperlukan konsistensi dan pemahaman yang lebih komprehensif dari aparat penegak hukum dalam menerapkan aturan hukum yang relevan guna mewujudkan kepastian hukum, keadilan, dan efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana perjudian online di Indonesia.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Melalui Media Kartu Angka Pada Siswa Kelas I SD Bah Jambi Imelda Sabrina Sibarani; Agnes Cecilia Yohana Purba; Diah Kathryn Saragih; Santa Anderson Purba; Nahya Azrina Zahara Hutagalung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa melalui penggunaan media kartu angka pada siswa kelas I SD Bah Jambi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan berhitung siswa yang ditunjukkan dari kesulitan siswa dalam mengenal angka, mengurutkan bilangan, serta melakukan operasi hitung sederhana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas I SD Bah Jambi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu angka mampu meningkatkan kemampuan berhitung siswa secara signifikan. Pada tahap pra siklus, persentase ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 35% dengan nilai rata-rata 58. Pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 65% dengan nilai rata-rata 72. Selanjutnya pada siklus II, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 90% dengan nilai rata-rata 86. Selain meningkatkan hasil belajar, penggunaan media kartu angka juga meningkatkan keaktifan, motivasi, dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media kartu angka efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas I sekolah dasar.
Bahasa Manusia dalam Kajian Psikolinguistik Esra Polanda Br Simamora; Eka Putri Saptari Wulan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40649

Abstract

Aktivitas berbahasa merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia karena menjadi sarana untuk menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan dalam berbagai situasi komunikasi. Dalam prosesnya, penggunaan bahasa tidak hanya melibatkan aspek linguistik, tetapi juga berkaitan dengan proses mental yang terjadi dalam diri penutur dan pendengar. Kajian psikolinguistik memandang aktivitas berbahasa sebagai hasil interaksi antara kemampuan bahasa dan mekanisme kognitif manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas berbahasa manusia dalam perspektif psikolinguistik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber yang relevan, seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas berbahasa melibatkan berbagai proses mental, seperti berpikir, persepsi, memori, pemerolehan bahasa, serta kemampuan otak dalam memahami dan memproduksi bahasa. Dengan demikian, psikolinguistik memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara bahasa dan proses kognitif manusia dalam kegiatan komunikasi.
Dinamika Teori dalam Penelitian Kualitatif: Fungsi, Kedudukan, dan Implementasinya Zamsiswaya Zamsiswaya; Rizki Ananda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40650

Abstract

Teori merupakan salah satu komponen penting dalam penelitian kualitatif karena berperan dalam membantu peneliti memahami, menjelaskan, dan menginterpretasikan fenomena yang diteliti. Meskipun demikian, penggunaan teori dalam penelitian kualitatif masih sering menjadi perdebatan, terutama terkait fungsi, posisi, dan penerapannya dalam proses penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi teori dalam mendukung penelitian kualitatif, mengkaji kedudukan teori dalam berbagai tradisi penelitian kualitatif, serta mendeskripsikan implementasi teori pada setiap tahapan penelitian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah dan buku metodologi yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola, konsep, dan perspektif yang berkembang dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori memiliki fungsi sebagai landasan konseptual, alat interpretasi, dan sarana pengembangan pengetahuan. Posisi teori bersifat dinamis sesuai paradigma dan pendekatan penelitian yang digunakan. Implementasi teori ditemukan sejak perumusan masalah, pengumpulan data, analisis data, hingga interpretasi hasil penelitian. Pemahaman yang tepat mengenai peran teori berkontribusi terhadap peningkatan kualitas dan konsistensi penelitian kualitatif.
Model Pembelajaran Terpadu dan Relevansinya dalam Mewujudkan Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Afila Firda Arifa; Afrisa Zayyana; Ima Siti Barokah; Dina Kamila Izzatillah; Rahmat Kamal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40651

Abstract

Pembelajaran tematik terpadu di MI/SD merupakan pendekatan yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Namun, implementasinya di era digital masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurang optimalnya pemilihan model pembelajaran dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa model pembelajaran terpadu yang paling relevan dalam mewujudkan pembelajaran tematik di MI/SD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Connected berfokus pada keterkaitan dalam satu mata pelajaran, model Webbed menggunakan tema sebagai penghubung antar mata pelajaran, dan model Integrated menggabungkan berbagai disiplin ilmu secara menyeluruh. Model Webbed dinilai paling relevan karena mampu mengintegrasikan berbagai mata pelajaran secara tematik serta lebih mudah diterapkan dibandingkan model Integrated dan lebih luas cakupannya dibandingkan model Connected. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan model yang tepat dan integrasi teknologi digital dapat meningkatkan kualitas pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar.