cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Keterbatasan Fisik (Tunarunggu) Anak Usia Dini Asmaul Husna; Hijriati Hijriati; Rahmi Putri Ananta; Dominic Shifa; Munna Salsabila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan fisik khususnya tunarungu pada anak usia dini serta dampaknya terhadap perkembangan bahasa, sosial, komunikasi, dan pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang dipadukan dengan observasi lapangan di PAUD Harsya Ceria, Lingke Banda Aceh. Data penelitian diperoleh dari 15 artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan serta hasil observasi terhadap proses pembelajaran dan interaksi sosial anak tunarungu di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, studi literatur, dan observasi lapangan, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan pendengaran pada anak usia dini memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan bahasa, komunikasi, kemampuan akademik, sosial, dan emosional anak. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa anak tunarungu mengalami kesulitan memahami instruksi verbal sehingga membutuhkan bantuan komunikasi visual, media pembelajaran interaktif, dan pendampingan guru dalam proses belajar. Selain itu, intervensi dini, dukungan keluarga, pendidikan inklusif, serta penggunaan teknologi pembelajaran berbasis visual memiliki peran penting dalam membantu perkembangan anak tunarungu. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam mendukung perkembangan anak tunarungu agar dapat berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimilikinya.
Analisis Diagnostik Speech Delay Pada Anak Usia Dini Berbasis Pola Komunikasi Orang Tua di Rumah Asmaul Husna; Faizatul Faridy; Awal Maulidza; Dominic Shifa; Mutiara Mutiara; Meutia Rahmasari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40640

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mensitasi dan mengkaji diagnosis speech delay pada populasi anak usia dini melalui lensa pola komunikasi orang tua dalam konteks domestik. Pendekatan metodologis yang diadopsi adalah kualitatif, memanfaatkan tinjauan literatur ekstensif. Ini melibatkan analisis komprehensif terhadap lima belas artikel jurnal internasional yang terkemuka dan memiliki reputasi baik. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi, diikuti dengan analisis isi (content analysis) untuk mengungkap pola, konsep, dan korelasi antar variabel. Temuan utama mengindikasikan bahwa pola komunikasi orang tua memegang peranan krusial dalam perkembangan linguistik anak, yang terutama termanifestasi melalui responsivitas, frekuensi interaksi, dan mutu stimulasi verbal. Anak-anak yang terlibat dalam dialog verbal yang dinamis, berkelanjutan, dan bermutu cenderung menunjukkan perkembangan bahasa yang sangat baik, sementara defisiensi dalam interaksi verbal dapat secara signifikan meningkatkan predisposisi terhadap speech delay. Selain itu, lingkungan rumah yang komunikatif serta keterlibatan aktif orang tua dalam intervensi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak. Penelitian ini menegaskan bahwa pola komunikasi orang tua dapat dijadikan sebagai indikator penting dalam analisis diagnostik yang lebih kontekstual dan komprehensif. Dengan demikian, pendekatan berbasis keluarga memiliki potensi besar dalam mendukung deteksi dini dan penanganan speech delay pada anak usia dini.
Penerapan Micro-Habits sebagai Strategi Pembentukan Karakter Disiplin pada Peserta Didik Sekolah Dasar Visca Najwah Arini; Riskiyah Putri; Delis Ning Agustina; Muhammad Lutfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40641

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kedisiplinan siswa di kelas, seperti ketidaktepatan waktu, ketidakpatuhan terhadap peraturan sekolah, serta kurangnya tanggung jawab dalam menghadapi tantangan. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan micro-habits sebagai metode pengembangan karakter disiplin pada siswa Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah literature review yang melibatkan pengumpulan dan analisis berbagai publikasi ilmiah yang berkaitan dengan pengembangan sikap positif dan pendidikan karakter di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan micro-habits melalui kebiasaan sederhana yang konsisten, seperti manajemen waktu, kebersihan, dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah, dapat meningkatkan kedisiplinan siswa. Keberhasilan strategi ini juga dipengaruhi oleh guru, lingkungan sekolah, dan individu. Dengan demikian, micro-habits dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengembangkan karakter yang disiplin pada siswa di Sekolah Dasar.
Implementasi Pembelajaran Akhlak dalam Mengarahkan Perilaku Murid Pada Era Media Sosial di MTsN Pematang Siantar Muhammad Zein; Reny Yuliana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran moral dalam membimbing perilaku siswa di era media sosial di MTsN Pematang Siantar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan moral yang semakin kompleks yang dihadapi siswa akibat pengaruh media sosial, yang dapat berdampak positif maupun negatif terhadap perilaku mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran moral dilakukan melalui integrasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran, teladan guru, kebiasaan perilaku positif, dan penggunaan media sosial sebagai alat pendidikan. Strategi yang diterapkan meliputi pendekatan kontekstual, reflektif, dan kolaboratif antara sekolah dan orang tua. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara otentik dengan penekanan pada perubahan sikap dan perilaku siswa. Namun, terdapat beberapa kendala seperti kurangnya pengawasan di luar sekolah dan pengaruh lingkungan digital yang sulit dikendalikan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk memperkuat perkembangan moral siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa pembelajaran moral kontekstual dan adaptif terhadap perkembangan media sosial mampu mengarahkan perilaku siswa ke arah yang lebih positif dan mulia.
Triangulasi Observasi dan Wawancara dalam Supervisi Pembelajaran di SMA Negeri 1 Cibeber Findi Alexsandy; Mulyawan Safwandy Nugraha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40643

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi dan supervisi pembelajaran yang mampu menghasilkan data yang valid, mendalam, dan objektif sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam praktiknya, supervisi pembelajaran sering kali hanya berfokus pada observasi kelas tanpa didukung triangulasi data melalui wawancara atau diskusi reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi observasi dan wawancara dalam evaluasi dan supervisi pendidikan di SMA Negeri 1 Cibeber, meliputi praktik observasi kelas, teknik wawancara dan diskusi, strategi menjaga validitas data, serta tantangan etika dalam pengumpulan data lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap 6 narasumber pada bulan April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi observasi dan wawancara mampu meningkatkan validitas dan reliabilitas data supervisi melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Observasi memberikan gambaran empiris mengenai proses pembelajaran, sedangkan wawancara membantu menggali refleksi, kendala, dan pengalaman guru secara lebih mendalam. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model supervisi pembelajaran yang lebih humanis, reflektif, dan berbasis data kontekstual.
Pengembangan Modul Pembelajaran Software PLC Simulator Berbasis Android untuk Meningkatkan Logika Pemrograman Dwi Aditiya Kurniawan; Yulia Fransisca
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40644

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membuka peluang untuk pengembangan materi pembelajaran yang fleksibel dan inovatif di sekolah menengah kejuruan, khususnya untuk mata pelajaran Programmable Logic Controller (PLC). Tantangan umum dalam pengajaran PLC meliputi keterbatasan akses terhadap peralatan praktik dan kurangnya sumber daya yang mendukung pemahaman konsep dasar dan penerapan pemrograman diagram tangga. Kondisi ini menyulitkan siswa untuk memahami logika pemrograman dan membatasi kemampuan mereka untuk berlatih dan melakukan simulasi. Oleh karena itu, modul pembelajaran perangkat lunak Simulator PLC berbasis Android dikembangkan untuk memungkinkan siswa belajar secara mandiri menggunakan perangkat Android. Modul ini dirancang menggunakan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) untuk melatih keterampilan analitis siswa dan kemampuan mereka dalam merancang solusi sistem kontrol. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran tersebut untuk meningkatkan logika pemrograman siswa di SMK Negeri 1 Cerme. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Hasil validasi menunjukkan skor modul sebesar 88,04%, skor pre-test dan post-test sebesar 95,83%, skor lembar observasi psikomotorik sebesar 100%, dan skor kuesioner siswa sebesar 82,91%, sehingga mengkonfirmasi validitasnya. Kepraktisan modul mendapat skor 93,5%, dikategorikan sebagai sangat praktis. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan pada domain kognitif dari 57,17 menjadi 84,50 dan pada domain psikomotorik dari 58,17 menjadi 87,83. Nilai N-Gain sebesar 0,66 dan 0,7 termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, modul tersebut dianggap valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan logika pemrograman siswa sekolah menengah kejuruan.
Fairness and Data Triangulation in Educational Evaluation for School Accountability: A Case Study at SMA Plus As-Salam Ikhwan Jamil; Mulyawan Safwandy Nugraha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40645

Abstract

Evaluasi pendidikan memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas pembelajaran, namun masih rentan terhadap bias yang melemahkan objektivitas dan akuntabilitas hasil penilaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis bias evaluasi, implementasi fairness, serta mekanisme triangulasi data dalam mendukung akuntabilitas berbasis bukti di sekolah Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di SMA Plus As-Salam melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan guru, siswa, dan pimpinan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya bias non-kognitif pada aspek sikap, keaktifan, dan disiplin akibat belum terstandarisasinya rubrik penilaian. Selain itu, ditemukan praktik triangulasi melalui dewan munaqasyah yang berfungsi sebagai mekanisme validasi lintas penilai untuk meningkatkan reliabilitas evaluasi. Temuan ini menegaskan bahwa sistem evaluasi telah bergerak menuju akuntabilitas berbasis bukti, namun masih memerlukan standardisasi instrumen dan penguatan prosedur triangulasi. Studi ini berkontribusi pada pengembangan model evaluasi pendidikan berbasis fairness dan triangulasi dalam konteks pendidikan Islam.
Strategi Guru dalam Menanamkan Nilai Karakter Melalui Metode Bercerita pada Anak Usia Dini di PAUD Sahabat Baru Medan Sri Darma Yanti Gultom; Ariana Puspita Daulay; Siti Syahirah Tarigan; Dinda Sri Hanifah Harahap; Nurul Hasanah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan nilai karakter melalui metode bercerita pada anak usia dini di PAUD Sahabat Baru Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, dan orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan metode bercerita secara terstruktur dengan memanfaatkan berbagai media seperti buku cerita bergambar, boneka tangan, gambar tempel, dan video sederhana untuk menanamkan nilai disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan sopan santun. Pelaksanaan metode bercerita dilakukan melalui kegiatan pembukaan, penyampaian cerita, diskusi, dan refleksi terhadap pesan moral yang terkandung dalam cerita. Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan tingkat konsentrasi anak, keterbatasan media pembelajaran, serta kurang optimalnya penguatan karakter di lingkungan keluarga. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru menggunakan media yang lebih variatif, menerapkan pembelajaran interaktif, dan menjalin kerja sama dengan orang tua. Dengan demikian, metode bercerita terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam menanamkan nilai karakter pada anak usia dini di PAUD Sahabat Baru.
Analisis Tindak Pidana Perjudian Online di Indonesia: Penerapan Asas Lex Specialis Shellvy Ella; Riris Paulina Hutabalian; Nayla Syakilla; M.Rafi Akbar Sitakar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40647

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong munculnya berbagai bentuk kejahatan siber, salah satunya adalah tindak pidana perjudian online. Praktik perjudian online semakin marak di Indonesia karena kemudahan akses internet dan penggunaan platform digital yang memungkinkan aktivitas perjudian dilakukan secara luas dan sulit diawasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Sumber data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan putusan pengadilan yang berkaitan dengan perjudian online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat ketidakkonsistenan dalam penerapan Pasal 303 KUHP dan Pasal 27 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terhadap pelaku perjudian online. Padahal, berdasarkan asas lex specialis derogat legi generali, ketentuan dalam UU ITE sebagai aturan khusus seharusnya lebih diutamakan dibandingkan ketentuan umum dalam KUHP ketika tindak pidana dilakukan melalui media elektronik. Oleh karena itu, diperlukan konsistensi dan pemahaman yang lebih komprehensif dari aparat penegak hukum dalam menerapkan aturan hukum yang relevan guna mewujudkan kepastian hukum, keadilan, dan efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana perjudian online di Indonesia.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Melalui Media Kartu Angka Pada Siswa Kelas I SD Bah Jambi Imelda Sabrina Sibarani; Agnes Cecilia Yohana Purba; Diah Kathryn Saragih; Santa Anderson Purba; Nahya Azrina Zahara Hutagalung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa melalui penggunaan media kartu angka pada siswa kelas I SD Bah Jambi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan berhitung siswa yang ditunjukkan dari kesulitan siswa dalam mengenal angka, mengurutkan bilangan, serta melakukan operasi hitung sederhana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas I SD Bah Jambi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu angka mampu meningkatkan kemampuan berhitung siswa secara signifikan. Pada tahap pra siklus, persentase ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 35% dengan nilai rata-rata 58. Pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 65% dengan nilai rata-rata 72. Selanjutnya pada siklus II, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 90% dengan nilai rata-rata 86. Selain meningkatkan hasil belajar, penggunaan media kartu angka juga meningkatkan keaktifan, motivasi, dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media kartu angka efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas I sekolah dasar.