cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Analisis Pelafalan Bahasa Indonesia di Telinga Penutur Bahasa Asing Loly Amalia Putri Sihaloho; Gora Gloria Siahaan; Safinatul Hasanah Harahap
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40766

Abstract

Penelitian ini meneliti fenomena pelafalan huruf "R" dalam bahasa Indonesia yang sering kali dipandang oleh penutur bahasa asing sebagai suara yang sangat mencolok dan penuh penekanan. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis karakteristik fonetik dari suara bergetar alveolar dalam bahasa Indonesia serta dampak latar belakang linguistik penutur asing terhadap pendengaran mereka tentang suara tersebut. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis fonologi kontras. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan observasi sekunder pada interaksi bahasa penutur asing di platform media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelafalan huruf "R" dalam bahasa Indonesia memerlukan getaran aktif dari ujung lidah yang terus-menerus. Bagi para penutur asing yang tidak memiliki suara bergetar ini seperti penutur bahasa Prancis yang memiliki R uvular atau penutur bahasa Inggris dengan R retrofleks artikulasi tersebut menciptakan kesan ketajaman suara. Kesimpulannya, keyakinan bahwa penutur bahasa Indonesia selalu memberikan penekanan pada huruf "R" ketika berbicara sebenarnya bukan merupakan bentuk penekanan intonasi, tetapi lebih kepada perbedaan sistem fonetik antara bahasa ibu penutur asing dan cara artikulasi dalam bahasa Indonesia.
Eksplorasi Peran Aplikasi BRImo sebagai Digital Banking dan Mitigasi Cybercrime dalam Mempertahankan Loyalitas Nasabah di Era Transformasi Digital Pada Bri Cabang Jember Siti Shofiatul Mukarromah; Siti Alfiyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40767

Abstract

Akselerasi transformasi digital dalam industri perbankan nasional menuntut penyediaan layanan yang adaptif, lincah, dan efisien demi merespons pergeseran perilaku transaksional masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran aplikasi BRImo sebagai platform digital banking, menganalisis proses pembentukan loyalitas nasabah melalui pengalaman digital, serta mengidentifikasi aspek-aspek mitigasi cybercrime yang dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Jember dalam upaya mempertahankan loyalitas nasabahnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data primer dan sekunder dihimpun melalui observasi langsung, dokumentasi resmi unit kerja, serta wawancara mendalam terhadap Supervisor Operasional & Layanan beserta lima nasabah aktif selaku subjek riset yang dipilih secara purposive. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi reduksi data, penyajian data secara tematik, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi BRImo memainkan peran krusial sebagai platform digital banking terintegrasi yang memberikan kemudahan, kenyamanan, dan otonomi transaksi. Proses pembentukan loyalitas nasabah berjalan secara hierarkis dari aspek kognitif, afektif, konatif, hingga loyalitas tindakan. Sinergi antara keandalan sistem pengamanan mandiri serta ketangguhan strategi mitigasi kejahatan siber melalui kampanye gerakan tabayyun digital terbukti efektif memelihara kepercayaan nasabah di era transformasi digital.
Pengaruh Good Corporate Governance dan Leverage terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Sektor Pertambangan dan Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2024 Chicha Kurnianingrum; Bintis Ti’anatud Diniati; Marshanda Putri Firdaus; Lathifatul Fikriyah; Salwa Putri Qomariyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40769

Abstract

Menjaga stabilitas keuangan perusahaan di tengah lanskap bisnis Indonesia yang makin kompetitif bukan perkara sepele. Ada banyak faktor yang bermain di sana, tapi dua hal yang sering jadi perhatian utama adalah bagaimana perusahaan dikelola secara internal dan bagaimana struktur permodalannya dirancang. Dari sinilah penelitian ini bern on Assets (ROA).Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif, dengan analisis regresi linier berganda sebagai instrumen utama untuk menelaah hubungan antar variabel. Data dikumpulkan dari laporan tahunan perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, yakni pemilihan yang didasarkan pada kriteria tertentu agar sampel yang diperoleh benar-benar relevan dengan fokus penelitian yang dijalankan.Adapun hasil yang diperoleh cukup menarik untuk dicermati. Secara parsial, GCG tidak terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ROA. Kondisi ini mengindikasikan bahwa praktik tata kelola yang sudah berjalan belum sepenuhnya mampu mendorong profitabilitas perusahaan secara terukur, setidaknya pada perusahaan-perusahaan yang menjadi objek dalam penelitian ini. Variabel leverage menunjukkan hasil yang tidak jauh berbeda. Tingkat penggunaan utang oleh perusahaan ternyata juga tidak memberikan dampak yang berarti terhadap kinerja keuangan dalam kerangka penelitian ini.
Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Sosiologi di SMA Negeri 6 pandeglang Nilam Cahya; Septi Kuntari; Subhan Widiansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40770

Abstract

Internet merupakan sumber informasi yang luas dan mudah diakses, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan internet, manfaat yang diperoleh, serta kendala yang dihadapi siswa dalam penggunaannya pada mata pelajaran IPS Sosiologi di SMA Negeri 6 Pandeglang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memanfaatkan internet untuk mencari materi pelajaran, referensi tambahan, dan mengerjakan tugas sekolah. Kendala yang ditemui meliputi kestabilan jaringan, keterbatasan kuota , serta kemampuan menyaring informasi yang kuat. Pemanfaatan ini membantu memudahkan pemahaman konsep sosiologi serta memperluas wawasan siswa. Kendala yang ditemui antara lain kestabilan jaringan dan keterampilan memilih informasi yang akurat.
Analisis Konseptual Literasi Keuangan Syariah dalam Pencegahan Investasi Fiktif: Kajian Literatur Nur Amanah Bunda; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40771

Abstract

Literasi keuangan syariah adalah kemampuan individu untuk memahami, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip Islam, seperti larangan riba, gharar, dan maysir (perjudian), serta penerapan keadilan dan transparansi dalam transaksi. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya literasi keuangan syariah dalam pencegahan investasi fiktif. Rendahnya tingkat literasi keuangan serta keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap legalitas suatu produk investasi merupakan faktor utama yang menyebabkan tingginya angka kasus penipuan investasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif untuk memahami, menafsirkan, dan mendeskripsikan fenomena spesifik berdasarkan literatur yang ada. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah membantu masyarakat memahami prinsip-prinsip syariah seperti larangan riba, gharar (ketidakjelasan), dan maysir (spekulasi/judi), sehingga mampu menilai kelayakan suatu investasi secara lebih kritis. Literasi keuangan syariah juga mendorong masyarakat memilih investasi yang transparan, memiliki dasar usaha yang jelas, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Dengan demikian, peningkatan literasi keuangan syariah menjadi salah satu strategi efektif dalam mengurangi risiko terjebak pada investasi fiktif dan memperkuat perlindungan masyarakat terhadap praktik penipuan investasi.
Integrated Boarding School Monitoring System: Implementasi Edunav dalam Meningkatkan Efisiensi Administrasi dan Operasional di SMA Garuda Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Alini Syakira Putri; Hilmi Sudarjat Barokah; Dadang Saepuloh
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40772

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan strategis bagi sekolah berasrama yang memiliki kompleksitas administrasi dan operasional lebih tinggi dibandingkan sekolah reguler. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi aplikasi EDUNAV dalam mendukung efisiensi administrasi dan operasional di SMA Garuda Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive yang meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, staf administrasi, pengelola asrama, dan operator teknologi informasi yang terlibat dalam implementasi sistem. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan model Miles dan Huberman dengan dukungan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EDUNAV mampu mengintegrasikan layanan akademik, administrasi, asrama, dan komunikasi dalam satu platform digital yang terhubung secara real-time. Implementasi sistem berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi administrasi melalui otomatisasi proses kerja, pengurangan beban kerja manual, peningkatan akurasi data, serta percepatan pelaporan dan pengambilan keputusan. Selain itu, sistem memperkuat koordinasi operasional, monitoring siswa, dan keterlibatan orang tua melalui akses informasi yang transparan dan berkelanjutan. Meskipun demikian, keberhasilan implementasi tetap memerlukan dukungan organisasi, kompetensi pengguna, dan adaptasi terhadap perkembangan sistem. Penelitian ini menghasilkan konsep Integrated Boarding School Monitoring System sebagai model pengelolaan sekolah berasrama berbasis sistem informasi terintegrasi.
Pengembangan Model Pembelajaran Literasi Finansial Terintegrasi Digitalisasi Transaksi Sederhana pada Siswa SMP Rizqi Muji Prisnaini; Anton Jaelani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran literasi finansial terintegrasi digitalisasi transaksi sederhana menggunakan aplikasi M Kasir pada siswa SMP. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi keuangan siswa serta perlunya integrasi teknologi digital dalam pembelajaran matematika, khususnya materi aritmatika sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bukateja pada siswa kelas VII semester genap. Implementasi model pembelajaran dilakukan melalui kegiatan bazar aritmatika berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan integrasi digitalisasi transaksi menggunakan aplikasi M Kasir. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan bermakna. Peserta didik menunjukkan keterlibatan aktif dalam kegiatan pembelajaran, seperti menentukan modal, menetapkan harga jual, melakukan transaksi, dan menganalisis keuntungan maupun kerugian. Penggunaan aplikasi M Kasir membantu siswa melakukan pencatatan transaksi secara sistematis dan efisien. Hasil kegiatan bazar menunjukkan keuntungan total sebesar Rp62.000,00 dan kerugian sebesar Rp42.000,00. Selain itu, pembelajaran berbasis praktik nyata dan digitalisasi transaksi mampu meningkatkan motivasi belajar, kemampuan literasi finansial, literasi digital, berpikir kritis, serta kemampuan pengambilan keputusan siswa. Dengan demikian, model pembelajaran literasi finansial terintegrasi digitalisasi transaksi sederhana menggunakan aplikasi M Kasir layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran matematika SMP pada materi aritmatika sosial.
Analisis Manajemen Risiko dalam Mengantisipasi Pembiayaan Bermasalah Pada Koperasi Al Anshari (Studi Kasus: KSPPS Al-Anshari Bukittinggi) Tia Rahmadani; Yenty Astarie Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40774

Abstract

KSPPS merupakan koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiayaan berbasis prinsip syariah. Banyaknya jumlah anggota yang mengalami pembiayaan bermasalah menjadi perhatian utama dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah serta penerapan manajemen risiko yang dilakukan dalam mengantisipasi terjadinya pembiayaan bermasalah pada KSPPS Al-Anshari Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang berlokasi di jalan Prof. DR. Hamka No. 27 Gurun Panjang Bukittinggi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya pembiayaan bermasalah itu terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. penerapan manajemen risiko yang digunakan yaitu identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko dan pengendalian risiko. mencakup analisis 5C, kelengkapan dokumen, serta monitoring rutin dengan melakukan kunjungan harian terhadap anggota. Dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah KSPPS Al-Anshari Bukittinggi menggunakan pendekatan persuasive dengan melakukan musyawarah kemudian diterapkan seperti penjadwalan kembali (reschedulling), persyaratan kembali (reconditioning), penataan kembali (restructuring), hingga penarikan jaminan. Penerapan manajemen risiko yang telah diterapkan kurang berjalan dengan efektif dalam meminimalisasi risiko pembiayaan bermasalah. Hal ini di buktikan dengan masih adanya sedikit kenaikan pada tingkat jumlah anggota yang mengalami pembiayaan macet dari pada tahun sebelumnya.
Peran Pesantren dalam Pendidikan Keagamaan di Indonesia Alya Angelin; Asmiranda Putri; Maulia Apriani Panjaitan; Miftahul Jannah; Nazhimatul Fadhiyah; Nazwa Putri Rahmadani; Nazwa Ramadhani; Rizka Aziz; Shella Maulidya; Syagita Arisa Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40775

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki kedudukan penting dalam perkembangan pendidikan keagamaan di Indonesia. Keberadaan pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu agama, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter, pembinaan moral, serta penanaman nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan perkembangan zaman, pesantren terus menunjukkan eksistensinya dengan beradaptasi terhadap berbagai perubahan sosial, budaya, dan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar pendidikan Islam yang menjadi ciri khasnya. Oleh karena itu, pesantren memiliki peran yang sangat besar dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pesantren dalam pendidikan keagamaan di Indonesia serta melihat kontribusinya dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen yang berkaitan dengan pendidikan pesantren. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk memahami fungsi dan kontribusi pesantren dalam sistem pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren berperan penting dalam menanamkan pemahaman agama Islam melalui pengajaran Al-Qur’an, hadis, fikih, akidah, dan akhlak. Selain memberikan pendidikan keagamaan, pesantren juga membentuk sikap disiplin, kemandirian, tanggung jawab, serta kepedulian sosial pada para santri. Di tengah perkembangan era digital, banyak pesantren yang mulai mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dan teknologi ke dalam kurikulumnya sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga kompetensi yang dibutuhkan dalam kehidupan modern. Selain itu, pesantren turut berperan dalam memperkuat nilai moderasi beragama, toleransi, dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Berdasarkan hasil kajian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan keagamaan di Indonesia. Perannya yang tidak hanya berfokus pada aspek keilmuan agama, tetapi juga pembentukan karakter dan kehidupan sosial, menjadikan pesantren tetap relevan dan dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Implementasi Pembelajaran Bermain dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia 4–5 Tahun (Studi Kasus di RA Al-Hikmah) Dinda Alfiyah Damanik; Khoirunnisa Khoirunnisa; Sofia Suandi; Tria Andriani; Husna Zebua
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran bermain dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia 4–5 tahun di RA Al-Hikmah. Kemampuan sosial merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting bagi anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan berinteraksi, bekerja sama, berbagi, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan di RA Al-Hikmah yang berlokasi di Jalan Penguin XII, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelompok usia 4–5 tahun, dan anak-anak kelompok A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bermain diimplementasikan melalui kegiatan bermain peran, permainan kelompok, diskusi interaktif, dan aktivitas kolaboratif lainnya. Kegiatan tersebut mampu mengembangkan kemampuan sosial anak yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berbagi, menunggu giliran, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Faktor pendukung implementasi pembelajaran bermain meliputi kreativitas guru, ketersediaan media pembelajaran, dan kerja sama orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakteristik anak, kondisi emosi yang masih berkembang, dan kurang sinkronnya pembiasaan antara rumah dan sekolah. Dengan demikian, pembelajaran bermain terbukti menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia dini.