JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN KECERDASAN INTERPERSONAL GURU TK SE-KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU
Rahmadhani, Nia;
Novianti, Ria;
Hukmi, Hukmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.402
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya kecerdasan interpersonal pada guru TK Se-Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru yang berhubungan dengan konsep diri guru TK, dimana adanya guru yang susah untuk merasakan dan memahami perubahan orang lain, kurangnya kepedulian guru terhadap guru lain yang mendapatkan musibah, sulitnya berinteraksi, kurang menjalin komunikasi yang baik sehingga menyebabkan suasana kerja yang kurang harmonis, kurang terbukanya guru dalam menginformasikan hasil inovasi belajar dan mengajar yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan kecerdasan interpersonal guru TK Se-Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan penelitian korelasi. Adapun populasi dari penelitian ini adalah guru TK Se-Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru yang berjumlah 80 guru TK, sampel penelitian ini sebanyak 60 guru TK yang diambil dengan menggunakan rumus sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment menggunakan program SPSS Ver. 22. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri dengan kecerdasan interpersonal guru TK Se-Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Hal ini dapat diketahui dari nilai koefisien korelasi sebesar rxy= 0,391 dan taraf signifikansi 0,002 < 0,05. Tingkat hubungan konsep diri dengan kecerdasan interpersonal guru TK Se-Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru termasuk dalam kategori rendah nilai koefisien determinasi yang dihasilkan 15,3%, memiliki makna bahwa konsep diri memberi pengaruh sebesar 15,3% terhadap kecerdasan interpersonal.
PENGARUH KONSEP DIRI TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI YAYASAN PERMATA BUNDA TK PERTIWI AIRMOLEK
Sari, Novi Sartika;
Febrialismanto, Febrialismanto;
Solfiah, Yeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.403
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya Konsep diri anak di Tk Pertiwi Airmolek yang berpengaruh terhadap kedisiplinan anak usia 5-6 tahun, dimana anak masih kurang bertanggung jawab atau disiplin, misalnya setelah selesai belajar anak tidak merapikan peralatan belajarnya, ketika piket dihari itu, anak tidak melakukanya, tidak meletakkan barang pada tempatnya, misalnya (meletakkan sepatu pada tempatnya, meletakkan tas pada tempatnya). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh konsep diri terhadap kedisiplinan anak usia 5-6 tahun di Yayasan Permata Bunda TK Pertiwi Airmolek. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan penelitian korelasi. Adapun populasi dari penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Airmolekyang berjumlah 60 anak, sampel penelitian ini sebanyak 60 anak yang diambil dengan menggunakan analisis Regresi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi. Teknik analisis data menggunakan Teknik Regresi Linier sederhanamenggunakan program SPSS Ver. 23. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara konsep diri terhadap kedisiplinan anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Airmolek. Hal ini dapat diketahui dari nilai koefisien Regresi sebesar 0,287 dan taraf signifikansi 0,000<0,05. Tingkat pengaruh antara konsep diri terhadap kedisiplinan anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Airmolek termasuk dalam kategori cukup baik dengan nilai koefisien determinasi yang dihasilkan 18.2%, memiliki makna bahwa konsep diri memberi pengaruh sebesar 18.2% terhadap kedisiplinan.
EKSISTENSI IKAN LARANGAN SEBAGAI KEARIFAN LOKAL PEMBANGUNAN MASYARAKAT MINANGKABAU (STUDI KASUS : IKAN LARANGAN DIBATU BUSUK KELURAHAN LAMBUNG BUKIT PAUH PADANG)
Ramayani, Ramayani;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.405
Masyarakat di Minangkabau memiliki banyak cara untuk membangun Kampung, salah satunya dengan memelihara ikan larangan disekitar tempat tinggal yang secara ekonomi memiliki nilai jual cukup tinggi dan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan Kampung. Penelitianini bertujuan untuk melihat bagaimana caranya masyarakat Kampung Batu Busuk menjaga keberadaan ikan di sungai supaya jangan punah akibat pencemaran lingkungan dan memberi niali guna untuk pembangunan Kampung.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sementra itu teori yang relevan disini adalah teori struktural fungsional Robert K. Merton tentang konsep fungsi manifest dan fungsi latent dari ikan larangan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan latar belakang munculnya kesepakatan masyarakat Kampung Batu Busuk untuk menjadikan ikan sungai sebagai ikan larangan, upaya apa yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat setempat untuk menjaga ikan tetap eksis keberadaannya serta pemanfaatan dana hasil pemeliharaan ikan untukpembangunan Kampung.
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PESISIR DALAM MITIGASI BENCANA DI KOTA PARIAMAN
Maharani, Suci;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.406
Potensi kearifan lokal dalam menghadapi ancaman bencana alam sangat penting dalam upaya mitigasi bencana di daerah-daerah yang rawan bencana.Penelitian ini dimaksudkan untuk mengenali kearifan lokal khususnya terkait dengan pengelolaan lingkungan dan kebencanaan yang bermanfaat untuk menggali kekayaan sistem sosial budaya masyarakat pesisir Kota Pariaman.Tipe penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kearifan lokal masyarakat pesisir pantai Kota Pariaman mengarah ke sistem religi yang tampak dari berbagai tradisi keagamaan. Kearifan lokal yang ada yaitu adanya mitos-mitos dalam masyarakat dan menjadi pengetahuan lokal terkait kondisi alam sebelum bencana datang. Pengetahuan lokal ini diwariskan turun temurun dan dijadikan mitigasi bencana yang berbasis lokal. Penanggulangan bencana masyarakat pesisir pantai dengan berbagai tradisi keagamaan, tradisi “hoyak tabuik”, penanaman cemara dan mangrove di pesisir pantai serta keyakinan akan terlindungi oleh pulau-pulau kecil disekitar laut Kota Pariaman. Untuk itu nilai-nilai kearifan lokal dalam sistem sosial masyarakat, harus dihayati, dipraktekkan, diajarkan dan diwariskan agar dapat dipahami oleh generasi penerus.
ANALISIS PELAKSANAAN KEGIATAN KEMITRAAN ORANG TUA DENGAN SEKOLAH DI TK NEGERI PEMBINA KOTA PEKANBARU
Turnip, Elvyona Sumurung;
Kurnia, Rita;
Chairilsyah, Daviq
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.407
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan kemitraan orang tua dengan sekolah di TK Negeri Pembina Kota Pekanbaru. Adapun sampel pada penelitian ini adalah orang tua di TK Negeri Pembina Kota Pekanbaru yang berjumlah 80 orang tua. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif untuk melihat gambaran pelaksanaan kegiatan kemitraan orang tua dengan sekolah di TK Negeri Pembina Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif presentase dengan program IBM SPSS for windows ver. 23. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan kemitraan orang tua dengan sekolah di TK Negeri Pembina Kota Pekanbaru mulai persentase paling tinggi dengan indikator keterlibatan orang tua dalam pembelajaran di rumah dengan nilai persentase 81,37%, parenting dengan nilai persentase 77,08%, komunikasi dengan nilai 75,56%, volunteer dengan nilai persentase 70,56%, kolaborasi dengan masyarakat dengan nilai 68,06%, pengambilan keputusan dengan nilai persentase 67,18. Hasil akhir dari penelitian ini berada dalam kategori tinggi dengan nilai persentase 73,28% yang masuk dalam kriteria 61-80% yang memiliki makna bahwa pelaksanaan kegiatan kemitraan orang tua dengan sekolah di TK Negeri Pembina Kota pekanbaru berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan bersama dan mau terlibat dalam proses tumbuh kembang dan proses belajar anak.
PENGARUH KEGIATAN FLYING COLOURS TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK FADHILAH AMAL 3 PADANG
Nofitri, Diana;
Hartati, Sri;
Rakimahwati, Rakimahwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.408
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kegiatan Flying Colours terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak di Taman Kanak-Kanak Fadhilah Amal 3 Padang. Berdasarkan observasi awal ditemukan bahwa motorik halus anak belum berkembang dengan baik, serta media yang digunakan kurang bervariasi dan kurang menarik bagi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dalam bentuk quasi eksperimen, menggunakan kegiatan Flying Colours. Kegiatan Flying Colours Efektif dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak di Taman Kanak-Kanak Fadhilah Amal 3 Padang. Berdasarkan pada analisis data, nilai rata-rata perkembangan motorik halus anak yang diperoleh di kelas eksperimen dengan menggunakan kegiatan Flying Colours mendapatkan nilai lebih tinggi, dari pada hasil nilai rata-rata kelompok kontrol yang menggunakan kegiatan melukis dengan pola. Membuktikan bahwa kegiatan Flying Colours berpengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak sebab kegiatan dilakukan secara berulang, sehingga pengembangan motorik halus anak lebih optimal.
PENGARUH MELUKIS TARIK BENANG TERHADAP PEKEMBANGAN MOTORIK HALUSANAK DI TAMAN KANAK-KANAK BHAYANGKARI 10 TANJUNG PATI HARAU
Fauzi, Mutiara Elfina;
Suryana, , Dadan;
Ismet, Syahrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.409
Penelitian ini bertujuan untuk megetahui pengaruh kegiatan melukis tarik benang terhadap pekembangan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Bhayangkari 10 Tanjung Pati Harau. Berdasarkan observasi awal ditemukan bahwa kurang motivasi dan latihan untuk perkembangan motorik halus, serta gerakan jari-jemari anak masih kaku dalam melakukan kegiatan sehingga kemampuan motorik halus anak belum beerkembang secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, penelitian ini berbentuk experiment dengan desain quasy exsperiment. Kegiatan melukis tarik benang terbukti dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Bhayangkari 10 Tanjung Pati Harau.
PENGARUH MONTASE TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK ASSYOFA KOTA PADANG
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i6.410
Penelitian ini dilatar belakangi dengan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Assyofa Kota Padang belum berkembang dengan baik, ini terlihat ketika proses belajar dengan kegiatan menggunting, menyusun dan merekat gambar masih banyak anak yang kurang mampu secara optimal, serta anak lebih cenderung mengerjakan dan mencontoh apa yang dilakukan oleh guru. Selain itu dalam kegiatan mewarnai gambar, anak cenderung mewarnai gambar tidak singkron dengan warna yang di inginkan. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti mencari alterntif penyelesain yaitu melalui kegiatan montase. Maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh montase terhadap perkembangan motorik halus anak di Taman Kanak-Kanak Assyofa Kota Padang. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimental menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh anak di TK Assyofa. teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini ini yaitu sampling purposive. yaitu kelompok B1 untuk kelas eksperimen dan kelompok B2 untuk kelas kontrol, masing-masing berjumlah 12 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes lisan, tes perbuatan dan instrumen pernyataan. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test). Berdasarkan analisis data, diperoleh rata-rata hasil tes kelompok eksperimen adalah 77,08 dan SD sebesar 8,96 sedangkan dikelompok kontrol adalah 70,83 dan SD sebesar 6,80. Pada pengujian hipotesis diperoleh t hitung sebesar 1, 871257> dan t tabel sebesar 2.07387 pada taraf nyata ?=0,05 (5%) dan dk = 22. Maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan montase berpengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak di TK Assyofa Kota Padang.
KOMPETENSI GURU: DALAM MEWUJUDKAN GENERASI BERKARAKTER DAN TERAMPIL DI ERA 4.0
A, Isriwal P;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.411
Tulisan ini mengkaji kompetensi guru sebagai tenaga profesional dalam menghadapi tantangan dan tuntutan di era 4.0. apakah guru telah memiliki kompetensi pokok yang diamanatkan dalam Undang-Undnag dan Peraturan pemerintah atau belum. Metode yang dipakai dalam tulisan ini adalah mendeskripsikan masalah-masalah yang dihadapi oleh guru sebagai tenaga pendidik dalam mengembangkan kompetensi yang dimilikinya serta perannya sebagai guru dalam membentuk karakter dan keterampilan siswa. dari kajian tersebut ditemukan bahwasanya, kompetensi kepribadian dan sosial guru sebagai tauladan untuk cerminan karakter siswa, kompetensi pedagogik sebagai kemampuan guru dalam mendidik dan membimbing serta membina siswa dan kompetensi profesionalitas guru dalam mengembangkan pembelajaran sangat dibutuhkan dan perlu dikembangkan untuk menjawab tantangan era revolusi 4.0
HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN BERBICARA ANAK DI RAUDHATUL ATHFAL IKHLAS GUNUNG PANGILUN PADANG
Calista, Rahma;
Yeni, Indra;
Pransiska, Rismareni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.412
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara pola komunikasi orang tua dengan perkembanga berbicara anak di Raudhatul Athfal Ikhlas Gunung Pangilun Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Berdasarkan analisis data, didapatkan koefisien determinasi pola komuniasi orang tua dengan perkembangan berbicara anak sebanyak 0,133. Koefisien korelasi pola komunikasi orang tua dengan perkembangan berbicara anak sebanyak 0,365. Artinya pola komunikasi orang tua sebanyak 36,5% dengan perkembangan berbicara anak signifikan pada taraf 5%. Artinya pola komunikasi orang tua memiliki korelasi yang signifikan dengan perkembangan berbicara anak di Raudhatul Athfal Ikhlas Gunung Pangilun Padang sebanyak 36,5%. Maka dapat dikatakan bahwa pola komunikasi orangtua dengan perkembangan berbicara anak itu memiliki keterkaitan satu sama lain, yang artinya cara orang tua berkomunikasi memiliki korelasi yang signifikan dengan perkembangan berbicara anak.