cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
aam@student.upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
teoremamathunigal17@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Teorema: Teori dan Riset Matematika
Published by Universitas Galuh
ISSN : 25410660     EISSN : 25977237     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Teorema: Teori dan Riset Matematika merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap bulan Maret dan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dengan P-ISSN 2541-0660 dan E-ISSN 2597-7237.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-COMIC PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Nailis Sakinah; Benny Hendriana
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.6922

Abstract

Perkembangan media pembelajaran semakin lama semakin maju, dalam hal ini guru berlomba-lomba menciptakan media yang layak dan efektif sehingga pesan dan materi yang disampaikan dalam media pembelajaran dapat tersampaikan dengan baik kepada siswa. Dalam penelitian ini menghasilkan media pembelajaran e-comic matematika dengan materi yang dikembangkan yaitu materi sistem persamaan linear dua variable. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model yang digunakan yaitu ADDIE (Analisys, Design, Development, Implementation, Evaluation). Media pembelajaran e-comic matematika ini telah melalui uji validasi untuk menentukan kevalidan media dan telah diuji cobakan ke dua sekolah yaitu SMP Plus Cahaya Insani Depok dan SMP Muhammadiyah Depok untuk menentukan kefektifan media. Dalam  uji validasi mendapatkan nilai 3,27 pada validasi materi, dan 3,84 pada validasi media yang keduanya mendapat kategori sangat baik. Hasil uji coba media pembelajaran mendaptkan rata-rata N-Gain 0,6 dengan kategori sedang, hasil resopon siswa terhadap media pembelajaran yang dihasilkan mendapatkan niliai rata-rata 6,35 dengan kategori sangat baik, serta hasil respon guru terhadap media pembelajaran e-comic mendapatkan nilai 3,77 dengan kategori sangat baik.
EKPLORASI LITERASI MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN TRANSCRIPT BASED LESSON ANALYSIS (TBLA) Redi Hermanto; Eva Mulyani; Ike Natalliasari; Tiara Rahmawati Nur
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.6765

Abstract

Penelitian yang banyak berfokus pada penerapan berbagai model pembelajaran inovatif sejak dekade terakhir tampaknya belum mencapai hasil yang ideal untuk dapat mengoptimalkan kemampuan literasi matematis. Berdasarkan hal tersebut, peneliti harus mencari fokus penelitian lain untuk mencapai hasil yang ideal, salah satunya yaitu dengan menganalisis proses pembelajaran yang terjadi di kelas, karena proses pembelajaran yang baik akan menghasilkan kualitas belajar yang baik. Oleh karena itu dengan memperhatikan proses pembelajaran diharapkan mampu meningkatkan kualitas terhadap literasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali komponen-komponen literasi matematis, yang meliputi komponen proses matematis (competencies/processes), komponen konten matematika (content areas), serta komponen situasi dan konteks (situation and contexs) yang terjadi dalam pembelajaran matematika menggunakan Transcript Based Lesson Analysis (TBLA) yang terbagi ke dalam empat segmen, yaitu segmen Ki, Sho, Ten dan Ketsu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode klinis interview. Dalam penelitian ini dilakukan observasi terhadap proses pembelajaran matematika di SMP Negeri 2 Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya dan melibatkan beberapa guru matematika, serta melakukan Focus Group Discussion (FGD) sebelum maupun setelah proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen proses matematis (competencies/processes) dalam pembelajaran matematika memunculkan 6 kemampuan dari 7 kemampuan yang ada, dimana dari keseluruhan segmen hanya satu yang tidak muncul yaitu using mathematical tools. Komponen konten matematika (content area) dalam pembelajaran matematika dengan materi perpangkatan dan bentuk akar muncul hanya dalam dua konten yaitu konten bilangan dan geometri. Komponen situasi dan konteks (situation and contexs) dalam pembelajaran matematika muncul dalam 3 segmen yaitu segmen Ki, Sho dan Ketsu.
ANALISIS PROSES LITERASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MODEL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM Rani Nurmaya; Ipah Muzdalipah; Yeni Heryani
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.6378

Abstract

Literasi matematis sangat penting dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari, salah satu upaya pemerintah untuk mengukur literasi matematis siswa yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Namun fakta di lapangan, proses literasi matematis siswa dalam mengerjakan soal AKM masih termasuk kategori rendah, salah satunya pada konten data dan ketidakpastian. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui proses literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal model Asesmen Kompetensi Minimum pada konten data dan ketidakpastian. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksplorasi. Teknik pengumpulan data berupa tes tulis dan wawancara dengan instrumen tes sebanyak satu soal. Subjek dari penelitian ini dari kelas X MIPA-2 di SMAN 1 Cihaurbeuti sebanyak empat orang diambil dari masing-masing kategori tingkat kompetensi perlu intervensi khusus, dasar, cakap dan mahir. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu dengan memberikan tes, kemudian subjek terpilih diwawancara untuk mengetahui lebih mendalam mengenai proses literasi matematis dan hasilnya dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses literasi matematis pada subjek kategori tingkat kompetensi “perlu intervensi khusus” terhambat pada ketiga proses literasi matematis yaitu pemahaman, penerapan dan penalaran. Proses literasi matematis pada kategori tingkat kompetensi “dasar” menyelesaikan soal proses pemahaman dan memenuhi seluruh indikator, sedangkan subjek terhambat pada soal penerapan dan penalaran. Proses literasi matematis pada kategori tingkat kompetensi “cakap” menyelesaikan soal pada proses pemahaman dan penerapan melewati seluruh indikator dengan baik, sedangkan subjek terhambat pada proses penalaran. Proses literasi matematis pada kategori tingkat kompetensi “mahir” mampu menyelesaikan soal proses pemahaman, penerapan dan penalaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA DALAM KHAZANAH ISLAM BERBASIS KONTEKSTUAL Nurjanah Nurjanah; Sobari Sobari; Amir Supriatna; Hendi Suhendraya Muchtar; Rita Sulastini
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.7051

Abstract

Penelitian ini dipicu oleh kebutuhan akan bahan ajar mata kuliah Matematika dalam Khazanah Islam. Metode yang digunakan adalah research and development atau penelitian dan pengembangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menghasilkan produk, serta menguji produk yang telah dikembangkan. Produk yang dihasilkan merupakan bahan ajar kajian pembelajaran matematika bernuansa islami, yang diharapkan dapat diajarkan dengan pendekatan pembelajaran kontekstual. Prosedur penelitian dan pengembangan yang diterapkan meliputi tujuh langkah, yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, uji coba terbatas, uji lapangan, dan produksi secara terbatas. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Uninus yang telah atau sedang mengikuti perkuliahan Logika dan Himpunan. Instrumen yang digunakan meliputi: lembar validasi, angket, lembar observasi kegiatan dosen, kuis, dan lembar observasi aktivitas mahasiswa. Simpulan yang diperoleh adalah, bahan ajar yang telah dirancang: valid, praktis, dan efektif.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DENGAN PEMBELAJARAN DARING Moch Rafly Aprilianto; Ahmadi Ahmadi; Rizqi Amaliyakh Sholikhakh
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.5947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis lisan dan tulisan peserta didik dengan tinjauan gaya belajar. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X IPA 4 SMA Negeri 3 Brebes. Pengambilan subjek menggunakan purposive sampling dari hasil angket gaya belajar dan nilai tes kemampuan komunikasi matematis sebanyak 7 subjek yaitu 3 subjek gaya belajar visual dengan kemampuan ikomunikasi matematis tinggi, sedang dan rendah; 3 subjek gaya belajar auditorial dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi, sedang dan rendah; i1 subjek gaya belajar kinestetik dengan kemampuan komunikasi matematis rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini untuk mengukur validitas dengan menggunakan rumus product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek gaya belajar visual tinggi imemenuhi lima indikator kemampuan komunikasi matematis lisan dan tulisan, subjek gaya belajar visual sedang memenuhi dua indikator kemampuan komunikasi matematis lisan dan tulisan, subjek gaya belajar visual rendah tidak memenuhi satupun indikator kemampuan komunikasi matematis lisan dan tulisan, subjek gaya belajar auditorial tinggi memenuhi lima indikator kemampuan komunikasi matematis lisan dan tulisan, subjek gaya belajar auditorial sedang memenuhi dua indikator kemampuan komunikasi matematis lisan dan tulisan, subjek gaya belajar auditorial rendah tidak memenuhi satupun indikator kemampuan komunikasi matematis lisan idan tulisan, subjek gaya belajar kinestetik rendah tidak memenuhi satupun indikator kemampuan komunikasi matematis ilsan dan tulisan.
FRONT & BACK MATTER, 7(1), MARET 2022 FRONT & BACK MATTER
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.7440

Abstract

FRONT MATTER, 7(1), MARET 2022
PENENTUAN JALUR EVAKUASI TSUNAMI BAGI PENGENDARA DI KOTA BENGKULU MENGGUNAKAN ALGORITMA FUZZY DIJKSTRA Nur Afandi; Siska Yosmar; Zulfia Memi Mayasari
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.6786

Abstract

Kota Bengkulu merupakan daerah yang sangat rawan terhadap terjadinya bencana Tsunami. Oleh karena itu sangat diperlukan jalur evakuasi tsunami yang dapat digunakan ketika bencana terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan jalur evakuasi tsunami yang dapat digunakan bagi pengendara agar pengendara dapat mencapai titik kumpul dalam waktu yang sesingkatnya. Penentun jalur evakuasi dilakukan dengan membentuk graf jalan, menentukan bobot pada setiap ruas jalan menggunakan fuzzy inferensia, dan menentukan rute terpendek menggunkan Algoritma Dijkstra. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebuah jalur evakuasi tsunami yang tidak hanya dapat digunakan oleh pengendara tetapi juga dapat digunakan oleh pejalan kaki.
IMPLEMENTASI GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Indah Suciati; Wahyuni H. Mailili; Hajerina Hajerina
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.5972

Abstract

Peserta didik dituntut untuk mampu berpikir kritis, analitis, logis, dan sistematis dalam menyelesaikan masalah matematika. Sehingga salah satu cara yang dapat digunakan peserta didik untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan matematisnya melalui aplikasi Geogebra. Tujuan dari Systematic Literature Review ini ialah untuk memberikan deskripsi melalui analisis implementasi geogebra terhadap kemampuan matematis peserta didik dalam pembelajaran matematika melalui kajian literatur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mendokumentasikan dan meninjau 200 artikel yang terkait dengan penggunaan geogebra terhadap kemampuan matematis yang diterbitkan dalam kurun waktu 2014-2021 yang diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional yang dapat diakses dan diunduh pada database Google Scholar dan Perpusnas yang akhirnya digunakan sebanyak 43 literatur. Model interaktif dari Miles & Huberman digunakan dalam menganalisis data. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa geogebra berpengaruh positif, efektif, dan lebih baik dalam meningkatkan kemampuan matematis peserta didik dalam proses pembelajaran matematika. Kemampuan matematis yang dapat ditingkatkan melalui aplikasi Geogebra antara lain: (1) kemampuan komunikasi matematis, (2) kemampuan pemahaman konsep matematis, (3) kemampuan penalaran matematis, (4) kemampuan pemecahan masalah matematis, dan (5) kemampuan koneksi matematis. Aplikasi Geogebra dapat pula dipadukan dengan berbagai model, pendekatan, dan teori belajar dalam pembelajaran matematika agar pembelajaran dapat lebih menyenangkan dan menarik bagi peserta didik.
PEMETAAN ZONASI RESIKO COVID-19 DI PROVINSI JAWA BARAT MENGGUNAKAN MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED ORDINAL LOGISTIC REGRESSION (GWOLR) Arif Rahman; Nurul Gusriani; Dianne Amor Kusuma
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.7050

Abstract

Zonasi resiko COVID-19 merupakan kategorisasi atau pemetaan suatu daerah terhadap penyebaran COVID-19 yang bertujuan untuk memberikan gambaran spasial mengenai kondisi dan potensi penyebaran COVID-19 di suatu daerah. Zonasi resiko COVID-19 merupakan permasalahan spasial yang terkait faktor geografis. Model Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression (GWOLR) digunakan untuk memodelkan hubungan antara variabel respon yang bersifat kategorik berskala ordinal dengan variabel prediktor yang bergantung pada lokasi geografis. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang terdiri dari variabel respon yaitu zonasi resiko COVID-19 dan variabel prediktor  yaitu faktor-faktor yang memengaruhi zonasi resiko COVID-19. Estimasi parameter model GWOLR menggunakan metode maksimum likelihood terboboti dengan fungsi pembobot Adaptive Gaussian Kernel yang dilanjutkan dengan iterasi Newton-Raphson. Pengujian signifikansi parameter model GWOLR secara serentak dilakukan dengan uji dan pengujian secara parsial dilakukan dengan uji . Berdasarkan hasil analisis, diperoleh model terbaik dengan variabel yang signifikan yaitu persentase penduduk yang memiliki keluhan kesehatan selama sebulan terakhir. Ketepatan klasifikasi antara hasil observasi dan prediksi sebesar 62.96%, dengan demikian model GWOLR cukup dapat direkomendasikan untuk memprediksi zonasi resiko COVID-19 di Provinsi Jawa Barat.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA SISWA KELAS X PADA MATERI PERBANDINGAN TRIGONOMETRI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING Cholid Cholid; Ahmadi Ahmadi; Dian Nataria Oktaviani
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v7i1.5720

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada model pembelajaran Discovery Learning dan rendahnya hasil ulangan harian siswa pada materi trigonometri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMA kelas X pada materi perbandingan trigonometri. Subjek pada penelitian adalah siswa kelas X SMA N 3 Kota Tegal dengan kemampuan pemahaman konsep matematis tinggi, sedang dan rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan menganalisis jawaban tes siswa dan hasil wawancara. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis, lembar wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi perbandingan trigonometri yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning masih tergolong rendah dengan persentase sebesar 41,66%. Penyebab rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis karena pembelajaran Discovery Learning yang dilakukan pada masa pandemi Covid-19 menyebabkan proses pembelajaran kurang efektif sehingga siswa kesulitan memahami materi yang diberikan.