Articles
5,428 Documents
Manajemen Pembelajaran Sekolah Dasar di Daerah Tertinggal Kabupaten Kayong Utara
Fazarudin, Fazarudin;
Wulaningsih, Rusti;
Januarsi, Euis;
Suryani, Rani
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7390
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan; (1) penyusunan program pembelajaran, (2) implementasi program pembelajaran, (3) evaluasi program pembelajaran, (4) faktor pendukung pembelajaran, (5) faktor penghambat pembelajaran, dan (6) solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Hasil analisis yang menjadi temuan adalah jumlah kebutuhan guru lebih besar daripada jumlah guru yang tersedia; guru tidak pernah menerima pelatihan, pembinaan, pendampingan dan dukungan finansial tidak sesuai dengan tingkat kesulitan yang dihadapi guru; guru yang aktif di sekolah adalah lulusan SD, SMP, dan SMA/SMK sehingga kualitas proses pembelajaran menurun. Simpulan penelitian ini: (1) penyusunan program pembelajaran menggunakan kurikulum ganda yaitu K13 dan KTSP, (2) implementasi program pembelajaran secara administrasi menggunakan dua kurikulum yaitu K13 dan KTSP, (3) evaluasi program pembelajaran yang dilakukan guru ada dua jenis evaluasi pembelajaran yaitu evaluasi sumatif dan evaluasi sumatif, (4) faktor pendukung pembelajaran ada dua sumber yang pertama dari lingkungan internal sekolah dan juga lingkungan eksternal sekolah, (5) faktor penghambat pembelajaran ada dua sumber yang pertama dari lingkungan internal sekolah dan juga lingkungan eksternal sekolah
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) dalam Meningkatkan Sikap Toleransi Peserta Didik
Kamila, Najwa;
Hanim, Wirda;
Hasanah, Uswatun
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7391
Pada kenyataannya, kesadaran untuk saling menghargai dan menghormati khususnya di kalangan siwa SD masih rendah, padahal pendidikan saat ini juga bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik, salah satunya berkebhinekaan global dimana peserta didik memiliki sikap toleran terhadap perbedaan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mengkaji sebuah penelitian yang bertujuan untuk memberikan wawasan terkait model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan sikap toleransi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dimana peneliti mengumpulkan data dengan cara membaca, mempelajari, dan menganalisis jurnal-jurnal dan artikel dari penelitian terdahulu yang ada hubungannya dengan objek penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diterapkannya pembelajaran dengan model TGT, sikap toleransi peserta didik mengalami peningkatkan. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata peserta didik yang terus meningkat dari siklus I sampai sikuls III dan skor lebih baik di kelas yang melakukan pembelajaran dengan TGT dibanding kelas konvensional. Sebab, dengan membentuk kelompok yang heterogen, TGT mendorong interaksi, diskusi, dan pemecahan masalah di antara peserta didik. Sehingga penerapan pembelajaran melalui TGT dapat meningkatkan sikap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan antar peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat dijadikan strategi untuk meningkatkan sikap toleransi peserta didik tentunya dengan berbagai inovasi agar pembelajaran lebih beragam
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Digital pada Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Herdianti, Nabila Putri;
Hanim, Wirda;
Hasanah, Uswatun
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7393
Penelitian ini didorong oleh perlunya menggunakan sarana pendidikan yang interaktif dan menyenangkan, yang bertujuan untuk menarik minat siswa pada pembelajaran IPS. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan partisipasi dalam proses pembelajaran serta keterlibatan sosial siswa sekolah dasar kelas empat dalam pembelajaran IPS. Dengan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), khususnya model ADDIE, penelitian ini berfokus pada tahap awal: analysis (analisis). Populasi penelitian ini adalah pendidik dan siswa kelas IV SD Budi Wanita. Sampel penelitian ini adalah seorang guru dan 17 siswa SD Budi Wanita. Metode pengumpulan data kualitatif yaitu wawancara dan kuesioner digunakan sebagai instrumen penelitian. Temuan dari angket siswa menunjukkan bahwa 82% responden menyatakan minat dan setuju mengenai integrasi media pembelajaran ular tangga digital berbasis Genially ke dalam pembelajaran IPS. Selain itu, guru mengakui potensi media pembelajaran digital ini untuk meningkatkan keterlibatan dan partisipasi siswa dalam pelajaran IPS. Berdasarkan hal tersebut, hasil analisis kebutuhan guru dan siswa mengindikasikan bahwa media permainan ular tangga digital berbasis genially diperlukan oleh siswa dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini dapat dikembangkan untuk pengembangan media ular tangga digital agar dapat mendorong peningkatan partisipasi belajar siswa dan menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa kelas IV sekolah dasar
Analisis Model Quantum Teaching terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Mata Pelajaran IPA
Syaukani, Annisa Putri;
Kurnianti, Endang M.;
Hasanah, Uswatun
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7412
Pendidikan Sekolah Dasar menjadi landasan utama dalam mengukur kualitas kehidupan sumber daya manusia dalam dunia pendidikan dan mengembangkan kemampuan pengetahuan dalam diri. Tuntutan dalam menggapai hasil belajar optimal dalam proses belajar menjadi sebuah permasalahan dalam menghadapi berbagai tantangan dalam proses belajar mengajar bagi siswa Sekolah Dasar khususnya pada mata pelajaran IPA. Tujuan penelitian untuk menganalisis penerapan model belajar Quantum Teaching dalam membantu mencapai strategi pembelajaran terbaik pada siswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan studi literatur yang mendapatkan data berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu. Hasil penelitian didapatkan sebuah pernyataan bahwasanya penggunaan model pembelajaran Quantum berpengaruh signifikan positif terhadap hasil belajar siswa untuk pelajaran IPA sekaligus terbukti dapat menjadi strategi pembelajaran terbaik kepada siswa yang dilakukan oleh guru sebagai tenaga pengajar.
Efektivitas Penggunaan Media Komik terhadap Keterampilan Berbicara (Kajian Meta-Analisis)
Khisbiyah, Nurul;
Harsiati, Titik;
Widyartono, Didin
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7419
Penggunaan media komik dalam pembelajaran bahasa Indonesia telah banyak dilakukan oleh para peneliti. Dalam artikel ini akan diuji efektivitas penggunaan media komik pada pembelajaran bahasa Indonesia, dengan fokus pada keterampilan berbicara. Artikel ini merupakan artikel meta-analisis yang menggabungkan 15 artikel dari jurnal nasional yang telah dipilih sesuai dengan rumpun pembahasan. Metode penelitian kuantitaif dipilih dalam artikel ini karena melalui metode tersebut diketahui nilai effect size dari sejumlah data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa penggunaan media komik dalam pembelajaran bahasa Indonesia memiliki pengaruh yang sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis dan hitung data-data berupa artikel. Nilai rata-rata pretest adalah 59,29 kemudian media komik diimplementasikan, rata-ratanya berubah menjadi 78,17. Dari perolehan rata-rata tersebut, dikemukakan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar sebanyak 18,88. Berdasarkan uji paired sampe test diperoleh nilai sig 0,000 < 0,5 yang menunjukkan adanya peninggian rata-rata hasil belajar dari dua tes yang telah diteliti. pada effect size yang bersumber dari kriteria penilaian Cohen diperoleh nilai 2,02 > 0,8 menujukkan bahwa media komik memiliki pengaruh sangat besar pada hasil pembelajaran peserta didik
Penguatan Pengenalan Al-Qur’an melalui Metode Qiro’ati pada Anak Usia Dini
Rohmah, Siti;
Muhdi, Ali
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7421
Banyak guru dan orang tua berusaha memberikan pendidikan dasar kemampuan membaca kitab suci Al-Qur’an sejak dini kepada putra putrinya. Metode Qiro’ati merupakan salah satu metode membaca Al-Qur’an yang memudahkan anak untuk membaca Al-Qur’an secara tepat dan benar sesuai dengan ilmu Tajwid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang penguatan pengenalan huruf Hijaiyah menggunakan metode “Qiro’ati” pada anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dan metode yang digunakan termasuk kategori metode lapangan (field research). Hasil penelitian memaparkan bahwa Metode Qiro’ati mampu membantu anak dalam mengenal huruf Hijaiyah secara Tartil (pelan dan fasih) sesuai “Tajwid” (tata cara baca Al-Qur’an yang benar). Dengan metode Qiro’ati anak-anak usia dini juga sudah dapat membedakan jenis, bentuk, dan bunyi dalam huruf Hijaiyah. Proses penguatan pengenalan huruf Hijaiyah dengan metode Qiro’ati untuk anak usia dini dilakukan dengan pendekatan individual dan kelompok. Dalam tahap evaluasi, tidak hanya peserta didik namun guru juga melakukan evaluasi yaitu melalui program Halaqoh atau Majlis Mu’allimil Qur’an (MMQ). Dapat ditarik kesimpulan dari penelitian ini bahwa Qiro’ati bisa menguatkan pengenalan baca Al-Qur’an siswa Pendidikan Anak Usia Dini dengan baik dan lancar
Pendekatan STEAM dengan Model Inquiry Learning Berbantuan Liveworksheet untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar
Audiana, Mia;
Rusnilawati, Rusnilawati
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7423
Kemampuan berpikir yang menentukan adalah kemampuan untuk mengatasi suatu masalah dan membedah data yang sesuai sehingga siswa dapat mencapai kesimpulan yang jelas. Penelitian ini bertujuan dapat mengetahui sejauh mana kemampuan berpikir kritis matematika peserta kelas IV SD Negeri Trosemi 02 Gatak Sukoharjo telah berkembang dengan menerapkan cara STEAM pada model Inquiry Learning dengan bantuan liveworksheets. Jenis eksplorasi adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang diselesaikan dalam dua siklus dengan empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pemeriksaan informasi menggunakan penjelasan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 18 siswa kelas IV SD Negeri Trosemi 02 Gatak Sukoharjo. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini, tingkat ketuntasan belajar pra siklus siswa hanya sebesar 22,2% dengan nilai rata-rata sebesar 53,7. Kemudian pada pelaksanaan siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 72,2% dengan nilai rata-rata sebesar 79. Persentase siswa yang puas terhadap pembelajarannya meningkat menjadi 94,40% pada siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 90,33. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas IV SD Negeri Trosemi 02 Gatak Sukoharjo dapat meningkatkan kemampuannya dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan pendekatan STEAM yang dipadukan dengan model inquiry learning dan liveworksheets.
Analisis Kemampuan Spasial Siswa dalam Pembelajaran Matematika melalui Kendi Maling Banyumulek
As’ari, Wiyana;
Kusaeri, Al
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7427
Kemampuan spasial merupakan kemampuan berpikir siswa melalui transformasi gambar mental. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan spasial siswa dalam pembelajaran matematika pada kelas X-A di MAN 1 Lombok Barat melalui kendi maling Banyumulek. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan subjek sebanyak 6 orang siswa yang ditentukan dengan purposive sampling yaitu berdasarkan kategori tingkat kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Data yang dikumpulkan berupa hasil tes dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Siswa dengan kategori tingkat kemampuan matematika tinggi mampu memenuhi tiga indikator kemampuan spasial dengan benar yaitu menentukan penampilan objek dari perspektif yang berbeda, menentukan hubungan antara bagian yang satu dengan yang lainnnya pada objek dan merotasikan posisi suatu objek. 2) Siswa dengan kategori tingkat kemampuan matematika sedang mampu memenuhi dua indikator kemampuan spasial dengan benar ketika menentukan hubungan antara bagian yang satu dengan yang lainnnya pada objek dan merotasikan posisi suatu objek. 3) Siswa dengan kategori tingkat kemampuan matematika rendah mampu memenuhi satu indikator kemampuan spasial dengan benar pada indikator menentukan penampilan objek dari persfektif yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kendala lebih banyak ditemukan pada aspek spatial visualization maka guru perlu memberikan pendekatan komprehensif melalui objek budaya lainnya untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep spasial.
Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Kemampuan Kolaboratif Siswa Sekolah Dasar
Mukromin, Abdul Malik;
Kusumaningsih, Widya;
Suherni, Suherni
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7430
Kemampuan kolaboratif merupakan kemampuan yang sangat penting pada siswa karena memungkinkan siswa untuk belajar bekerja sama sehingga perlu ditinggkatkan dengan pembelajaran berdiferensiasi yang merupakan pendekatan yang memungkinkan guru untuk mengakomodasi perbedaan individu dalam kelas sehingga dapat meningkatkan kemampuan kolaboratif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis proses pembelajaran berdiferensiasi di SDN Sendangmulyo 02; 2) menganalisis hambatan yang dihadapi guru dan siswa dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di SDN Sendangmulyo 02; dan 3) menganalisis dampak pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan kolaboratif siswa di SDN Sendangmulyo 02. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data dipilih secara purposife dan bersifat snowball sampling. Sampel yang digunakan oleh peneliti adalah guru kelas 2 SDN Sendamulyo 02. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas 2 di SDN Sendangmulyo 02 dilakukan dengan memahami tingkat pemahaman siswa, pengelompokkan siswa, dan penggunaan metode pembelajaran yang beragam sesuai tingkat pemahaman siswa. Namun, terdapat hambatan dalam proses pembelajaran berdiferensiasi yaitu, sumber daya yang terbatas. Sumber daya tersebut dapat berupa waktu maupun fasilitas-fasilitas dalam melakukan pembelajaran berdiferensiasi yang menekankan variasi pembelajaran. Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan kolaboratif siswa siswa kelas 2 di SDN Sendangmulyo 02 adalah dapat meningkatkan kemampuan kerja sama dan komunikasi siswa.
Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Canva untuk Mengembangkan Budaya Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar
Ningrum, Sarah Kartika;
Sakmal, Juhana;
Dallion, Engga
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7432
Dalam pendidikan budaya literasi digital sangat diperlukan oleh siswa karena dapat menunjang pengetahuan dalam menguasai semua mata pelajaran disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi canva untuk mengembangkan budaya literasi digital di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dengan studi Pustaka dengan mencari 10 artikel ilmiah yang relavan dengan penelitian. Literasi digital adalah kemampuan atau keterampilan seseorang untuk mengolah, menganalisis, serta evaluasi pada sebuah media berbasis teknologi. Dengan kondisi adanya literasi saat ini tingkat literasi Indonesia masih rendah karena kurangnya pemahaman akan konsep literasi dasar yang benar atau bisa juga karena implementasi dari pelaksanaan literasi kurang mendukung dan berkelanjutan. Dengan rendahnya budaya membaca canva dapat digunakan sebagai alat atau media yang dapat menarik budaya literasi dengan desain menarik. Media yang bergerak pada bidang budaya literasi digital adalah canva Berdasarkan hasil peneltiain 10 artikel ilmiah jurnal dapat disimpulkan bahwa penggunaan media aplikasi canva dapat mengembangkan budaya literasi digital siswa sekolah dasar sehingga dapat memberikan dampak yang positif, siswa lebih tertarik dan semangat mengikuti kegiatan pembelajaran, memudahkan siswa mendapatkan informasi, mengekspresikan kreativitas siswa sehingga dapat mengembangkan pengetahuan dan kreativitas.