Articles
5,428 Documents
Educational Model for Character Development on the Basis of Role Sustainable Models
Syakur, Abd.;
Sumardjoko, Bambang;
Harsono, Harsono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2687
Education is a crucial factor in determining whether or not character education is implemented. Character education is extremely important because, with character, humans will become noble and special beings when compared to other creatures, and even when compared to their fellow humans. Because of the critical importance of character education, the existence of character education methods and approaches is one of the role models to achieving an essential character both in attitude and action. Character education methods and approaches include: The purpose of this research is to develop an exemplary method for character development. By employing the Systematic Literature Review (SLR) method of research, we have discovered that exemplary character education is an effective method and approach when implemented comprehensively by educators in every educational environment, with a particular emphasis on cognitive, affective, and psychomotor aspects. These three aspects are the driving force for all groups, both in terms of behavior and daily activitie
Efektivitas Media Animasi pada Keterampilan Membaca Permulaan Siswa di Sekolah Dasar
Bua, Mety Toding
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2689
Media Animasi merupakan salah satu alternatif media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan media animasi diharapkan dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas media animasi pada keterampilan membaca permulaan siswa di SDN 035 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 SDN 035 Tarakan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan data siswa kelas II A SD 035 Tarakan, terhadap pemahaman mengenai membaca permulaan di kelas awal, menunjukkan nilai rata-rata yaitu 99,1 dan hasil analisis siswa kelas II B SD 035 Tarakan, terhadap pemahaman mengenai membaca permulaan di kelas awal, menunjukkan nilai rata-rata yaitu 97. Berdasarkan data yang ditemukan, media animasi ini sangat efektif dalam pembelajaran khususnya pada keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Hal ini di buktikan bahwa media animasi sangat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran yang diberikan melalui animasi pembelajaran, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Higher Order Tingking Skill (HOTS) pada Pembelajaran IPA
Sari, Dian Nur Indah;
Budiarso, Aris Singgih;
Wahyuni, Sri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2691
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan pengetahuan mengenai alam semesta dan fenomena-fenomena yang terjadi di alam. Pada proses pembelajaran IPA dibutuhkan bahan ajar. Salah satu bahan ajar yang dapat digunakan adalah LKPD. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan E-LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL). Populasi penelitian yakni siswa kelas VIII-C di MTSN 1 Jember. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahapan yakni analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Pengumpulan data menggunakan metode tes hasil belajar kemampuan Higher Order Thinking Skill (HOTS), angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni uji skor validitas, kepraktisan, N-gain dan uji skor angket respon siswa. Pada uji validitas diperoleh nilai 83% dengan krteria sangat baik. Pada uji keterlaksanaan didapatkan hasil 89% berkategori sangat praktis. Hasil uji N-gain didapatkan skor yakni 0,53 berkategori sedang. sedangkan pada uji angket respon siswa didapataan hasil yakni 82% dengan kategori sangat baik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis PBL dapat meningkatkan kemampuan HOTS pada pembelajaran IPA SMP.
Analisis Miskonsepsi Materi Sistem Pernapasan Hewan Berbasis Peta Konsep pada Siswa Sekolah Dasar
Setyaputri, Dine Vita Ayu;
Destya, Anatri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2692
Penelitian ini merupakam penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik kelas 5 di SD Negeri 2 Wanglu pada materi sistem pernapasan pada hewan menggunakannpeta konsep. Data dianalisis secara deskriptif sesuai dengan kriteria tingkat pemahaman peserta didik yang telah ditentukan. Sebanyak 17 peserta didik di tes dan beberapa peserta didik diwawancarai untuk memperoleh data mengenai penyebab terjadinya miskonsepsi. Hasil penelitiannmenunjukkan bahwa terdapat 41,17% peserta didik yang medapat nilai peta konsep masuk kedalam kriteria sedang, 58,82% peserta didik mendapat nilai peta konsep yang masuk kriteria rendah dan tidak ditemukannpeserta didik yang mendapat kriteria nilai tinggi. Penyebab dari peserta didik yang medapat nilai rendah dikarenakan mengalami miskonsepsi, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi pada peserta didik yaitu kurangnya ketertarikannpeserta didik dengan pelajaran IPA yang beranggapan banyaknya materi yang perlu dihafalkan, kegiatan pembelajaran yang menggunakan metode ceramah sehingga hanya berpusat kepada guru yang menyebangkan peserta didik mudah bosan.Â
Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia Melalui Tacit Knowledge dan Religiusitas: Peran Motivasi Berprestasi Sebagai Mediasi Studi Guru Madrasah Ibtdidaiyah
Imron, Ali;
Pratiwi, Ratih
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2693
Organisasi mendorong sumber daya manusia untuk bersaing satu sama lain untuk pencapaian terbaik mereka. Kebutuhan akan prestasi dalam organisasi akan sangat didukung oleh kepemilikan individu atas pengetahuan yang tertanam. Namun jika prestasi tidak dilandasi dengan nilai-nilai spiritual, maka akan menjadi persaingan tidak sehat yang akan memperburuk kinerja. sehingga nilai-nilai agama sangat menentukan dalam membentuk motivasi berprestasi seseorang. Tujuan penelitian yakni menganalisis peran Tacit Knowledge, Religiusitas, dan Motivasi Berprestasi dalam Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia dengan populasi yakni seluruh guru MI di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 190 orang. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling pada pegawai yang masa kerja lebih dari 5 tahun. Data diukur menggunakan skala Likert 1 sampai 10 dan dianalisis menggunakan alat statistik PLS SEM. Adapun hasil penelitian yakni Tacit Knowledge dan Religiusitas berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Berprestasi. Kemudian Tacit Knowledge, Religiusitas, dan Motivasi Berprestasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja SDM. Motivasi berprestasi berperan sebagai variabel mediasi terhadap pengaruh antara religiusitas dan kinerja SDM. Namun, motivasi berprestasi tidak dapat bertindak sebagai variabel mediasi pada pengaruh antara pengetahuan tacit dan kinerja SDM.
Improving Students’ Reading Skills in Understanding English Texts Using Culture-Based Text Teaching Materials
Adlis, Yon;
Soma, Robi;
Sufri, Sufri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2695
One of the factors causing the lack of success in reading comprehension in English in high school is the text used in learning that is set in a foreign culture. This study aims to describe the improvement of students' skills in understanding the contents of reading texts by using a model of text-based teaching materials based on local culture. This research uses classroom action research with implementation steps; (1) initial observations to determine research problems and data collection; (2) formulate research action plans, formulate models of teaching materials (3) development of teaching materials; (4) carry out the action; (5) collaborate with English teachers; (6) draw up a teaching plan; (7) reflection and revision of actions; (8) classroom action; (9) improvement of teaching materials. The subjects of this study were two English teachers and 28 high school students in class XI who were studying English with the topic of Reading Comprehension. The results showed an increase in student involvement in discussions, higher student initiative to ask questions, higher student activity in digging information. Learning outcomes indicated by the level of students' ability to answer questions are also getting higher. Learning becomes more effective and efficient in achieving learning objectives.
Wayang Sukuraga: Media Pengembangan Karakter Menuju Profil Pelajar Pancasila
Sari, Zahra Apriantika Ardi;
Nurasiah, Iis;
Lyesmaya, Dyah;
Nasihin, Nasihin;
Hasanudin, Hasanudin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2698
Kurikulum paradigma baru merupakan kurikulum yang digunakan pada saat ini dengan luaran jangka panjang yaitu profil pelajar pancasila. Dalam kurikulum tersebut pendidikan karakter merupakan hal yang perlu dimunculkan dalam pembelajaran. Berdasarkan observasi awal didapatkan permasalahan mengenai karakter siswa terutama karakter peduli lingkungan. Salah satu solusi untuk memecahkan permasalahan karakter yakni dengan menerapkan media berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa di kelas III menggunakan media digital berbasis kearifan lokal yakni wayang sukuraga. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang dilakukan melalui II siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pembelajaran. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 8 peserta didik yakni 4 peserta didik laki-laki dan 4 peserta didik wanita. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan terjadi kenaikan pada siklus I dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 63,28 menuju siklus II sebesar 86,33. Signifikansi peningkatan karakter peduli lingkungan siswa dari siklus I ke siklus II adalah 23,08 dapat diklasifikasikan kedalam kategori sangat baik. Maka dari itu dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media digital wayang sukuraga dapat meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa.
The Profile of Professional, Pedagogical, Social, and Personal Competence of Elementary School Teacher Education Graduates
Andayani, Andayani;
Handayani, Monika;
Hanafi, Hanafi;
Mardiana, Ade;
Prabowo, Suryo;
Saputra, Alfin Herman
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2700
The purpose of this study is to provide an overview of 4 (four) competencies that must be possessed by teachers, namely Professional, Social Pedagogic, and Personality from graduates of the Open University (UT) S1 Study Program Elementary School Teacher Program (PGSD) from various regions in Indonesia. . The research method used in this research is descriptive evaluative. This research was conducted in 112 (one hundred and twelve) elementary schools (SD), both public and private. The total number of graduates who became respondents in this study was 182 (one hundred and eighty-two). Data was collected by distributing questionnaires to the principals of these schools. The results of this study indicate that 4 (four) competencies possessed by UT graduates generally fall into the good category. The four competencies that need to be paid more attention to are professional, especially those related to research/scientific works and as resource persons in educational activities. This is a recommendation for UT to prepare teachers for the competencies that need attention.
Increasing Higher Order Thinking Skills of Elementary School Students Through Video in Environmental Pollution Case
Musyaffa, AA;
Asiah, Siti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2701
The research was carried out on the science learning process on environmental material is one of the important topic. Students at the elementary school level have an important role play a role in protecting the environment around them. This research is carried out with the aim of improving Higher Order Thinking Skills (HOTS) students in learning science on environmental materials. as for The research method used in this study uses Classroom Action Research with details of 3 cycles. The research was conducted during September-0ktober 2021 at SDN 054/IV and SDN 048/IV . The number of samples taken is 76 students. this research the treatment given is to play case-based learning videos in class.The results showed that there was an increase in students' HOTS in science subjects learning using case-based videos. The conclusion of this study is that case-based learning video can increase the HOTS of SDN students in the Teluk Teluk Subdistrict, Jambi City.
Optimalisasi Gaya Kepempinan Kepala Sekolah untuk Mendukung Terciptanya Green School
Zuhriyah, Aminah;
Supandi, Dedi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2705
Masalah lingkungan semakin kompleks, membutuhkan perubahan sikap individu untuk lebih melindungi lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. Peran penting lembaga pendidikan, yaitu sekolah di seluruh dunia, dalam mendorong pembangunan berkelanjutan untuk mendukung terciptanya sekolah hijau. Dalam tulisan ini, digunakan metode kualitatif dengan meninjau dan mensintesis jurnal yang terkait dengan gaya Kepemimpinan, dan sekolah hijau. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya pemimpin transformasional di sekolah merupakan penentu keberhasilan kinerja sekolah hijau. Apalagi dengan penetapan tujuan SDGs yang menuntut peran sekolah sebagai lembaga yang mengedepankan Education for Sustainable Development (ESD).