cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL OBOR PENMAS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
THE ROLE OG VILLAGE ASSISTANT IN OPTIMIZING THE DISTRIBUTION OF VILLAGE FUNDS IN GUNUNGCUPU CIAMIS DISTRICT: Peran Pendamping Desa dalam Mengoptimalkan Penyaluran Dana Desa di Gunungcupu Kabupaten Ciamis Sulistiani; Nastiti Novitasari; Ahmad Hamdan
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Okober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.19209

Abstract

The imbalance between the needs and availbility of village funds and the limited human resource of goverment staf, make it quite difficult for the village goverment to optimize the distribution of priority village funds. The presence of village assistants in one of the major supports for the goverment and the community in overcoming these problems. This study aims to determine the role played by village assistants in optimizing the distribution of village fund in Gunungcupu,Ciamis Regency. The reserch method used is a qualitative approach with thw descriptive method. The techniques used are observation, interviews and dosumentation. The result of the study show that there are several roles played by village assistants in optimizing the distribution of village funds in Gunungcupu, namely the role in conveying various matters related to village funds in village delibration forums and banners in strategic place, inventory problems together with the goverment and community by conducting survey in the field, openly provide consultation and education related to things that are not yet understood by the community and goverment both in the planning process to reporting, facilitate community groups that need training, conduct regular monitoring and evaluation of activities that have been funded by village funds. The conclusion of this study is that Gunungcupu Village assistants have attemted to provide assistance in the distribution of village funds through the role of socializing, identifying problems, providing consultation and education, conducting monitoring and evaluation. This is in accordance with the village assistant SOP.
PERAN TUTOR DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PROGRAM PAKET C DI PKBM TIM SUARA MASYARAKAT DAWUAN (TSMD) CIKAMPEK Dea Puspita Pramesti; Sutarjo; Ratna Sari Dewi
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Okober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20055

Abstract

PKBM merupakan lembaga pendidikan non-formal yang menyediakan layanan bagi masyarakat yang tidak bisa mengikuti pendidikan formal karena berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran tutor dalam meningkatkan minat belajar program paket C di PKBM Tim Suara Masyarakat Dawuan (TSMD) Cikampek serta faktor pendukung dan penghambat peran tutor dalam meningkatkan minat belajar program paket C di PKBM Tim Suara Masyarakat Dawuan (TSMD) Cikampek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah tujuh orang, terdiri dari kepala sekolah PKBM TSMD, dua tutor paket C dan empat warga belajar paket C. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu tahap pra lapangan, tahap pekerjaan lapangan dan tahap analisis data. Teknik analisis data dilakukan dengan, 1) Reduksi data (penyederhanaan), 2) Display data (penyajian) 3) Verifikasi data (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tutor dalam meningkatkan minat belajar pada program paket C di PKBM TSMD dilakukan dengan perannya sebagai, a) Informator, b) Organisator, c) Motivator, d) Mediator, e) Fasilitator dan f) Evaluator. Faktor pendukung peran tutor dalam meningkatkan minat belajar pada warga belajar paket C di PKBM TSMD didukung oleh, 1) Sarana dan Prasarana, 2) Ketertarikan dan rasa ingin tahu. Adapun faktor penghambat diantaranya, 1) Rendahnya motivasi belajar, 2) Kurangnya dukungan keluarga 3) Minat baca rendah.
IMPLEMENTASI PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL VISUAL PADA WARGA BELAJAR PAKET C DI PKBM NURUL ISLAM Nurjanah, Kharisma; Musa, Safuri; Santika, Tika
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Okober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20062

Abstract

Pendidikan nonformal memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. PKBM Nurul Islam telah mengimplementasikan pelatihan desain grafis untuk warga belajar Paket C, dengan tujuan membekali peserta dengan kemampuan dan keterampilan praktis dalam desain grafis. Pelatihan ini diselenggarakan di ruangan yang dilengkapi dengan komputer, AC, Wi-Fi, dan perangkat lunak CorelDraw. Proses pelatihan dimulai dengan tutor menjelaskan materi, kemudian warga belajar mempraktikkan apa yang telah dijelaskan. Namun, kemampuan warga belajar dalam memahami literasi digital masih terbatas, dengan hanya beberapa orang yang mampu memahami materi dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menjelaskan dan memberikan respon terhadap pertanyaan-pertanyaan mengenai pelatihan desain grafis. Hasil pelatihan sangat positif, dengan beberapa peserta yang sudah mampu menghasilkan uang sendiri melalui keterampilan desain grafis yang mereka pelajari. Keberhasilan peserta ini membuktikan bahwa pelatihan desain grafis dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan dan peluang kerja bagi masyarakat. Dengan demikian, pendidikan nonformal dapat berperan penting dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat Indonesia di era teknologi saat ini. Kata kunci: Pendidikan Nonformal, Pelatihan Desain Grafis, Literasi Digital Visual
IMPLEMENTASI STANDAR PROSES PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) KABUPATEN KARAWANG Salmiah, Angel Intan; Musa, Safuri; Hidayat, Dayat
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Okober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi standar proses pendidikan kesetaraan Paket B di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Karawang dan faktor-faktor yang mendukung serta menghambat keberhasilannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk menggali pengalaman, persepsi, dan tantangan yang dihadapi oleh kepala sekolah, pendidik, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKB telah berhasil mengimplementasikan kurikulum yang sesuai dengan pedoman nasional, dan proses perencanaan pembelajaran dilakukan dengan menyusun RPP yang sistematis. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka, kegiatan tutorial, dan pembelajaran mandiri dilakukan dengan baik, meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya dukungan dari keluarga peserta didik. Faktor pendukung seperti sikap positif, motivasi belajar yang tinggi, serta dorongan dari teman sebaya sangat berperan dalam keberhasilan pembelajaran. Namun, perbaikan pada fasilitas pembelajaran dan peningkatan keterlibatan keluarga sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesetaraan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam perbaikan implementasi pendidikan kesetaraan di masa depan. Kata Kunci: Pendidikan Kesetaraan, Standar Proses, Pelaksanaan Pembelajaran, SKB.
PENGGUNAAN METODE READ ALOUD DALAM MENINGKATKAN MINAT MEMBACA ANAK DI TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) SAHABAT BUKU KARAWANG sari, Aisyah Puspita; Dewi, Ratna Sari; Hoerniasih, Nia
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Okober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan penggunaan metode read aloud dalam meningkatkan minat membaca anak di Taman Bacaan Masyarakat Sahabat Buku Karawang, 2) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat penggunaan metode read aloud dalam meningkatkan minat membaca anak di Taman Bacaan Masyarakat Sahabat Buku Karawang, dan 3) Mendeskripsikan hasil penggunaan metode read aloud dalam meningkatkan minat membaca anak di Taman Bacaan Masyarakat Sahabat Buku Karawang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode read aloud dalam meningkatkan minat membaca anak di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sahabat Buku Karawang menunjukkan bahwa adanya peningkatan minat membaca anak secara positif. Faktor pendukung, seperti ketersediaan bahan bacaan yang memdai, partisipasi orang tua, serta lingkungan sekitar yang mendukung meningkatnya budaya membaca, sementara faktor penghambat berasal dari aspek internal anak dan kendala teknis saat kegiatan berlangsung. Kata kunci: Metode Read Aloud, Minat Membaca, TBM
PENGEMBANGAN DAFTAR HADIR WARGA BELAJAR PAKET B BERBASIS QR CODE DI SPNF SKB KOTA PALEMBANG Ilham, Ilham Ramadhan; Saputra, Ardi; Shomedran, Shomedran
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Okober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan daftar hadir berbasis QR Code bagi warga belajar Paket B di SPNF SKB Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang dimodifikasi menjadi empat tahap: analisis, desain, pengembangan, dan implementasi. Subjek uji coba terdiri dari 24 warga belajar dan 4 tutor. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket. Hasil validasi menunjukkan bahwa sistem absensi yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan rata-rata skor 98%. Uji kepraktisan menunjukkan bahwa sistem ini sangat praktis digunakan, dengan skor rata-rata 92% pada uji coba perorangan dan 94% pada uji coba kelompok kecil. Jika digabungkan, total skor dari kedua tahapan uji coba tersebut mencapai 131, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 94%. Hasil ini menunjukkan bahwa daftar hadir berbasis QR Code yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis digunakan sebagai solusi digital untuk menggantikan metode absensi manual yang selama ini digunakan. Implementasi sistem ini memberikan kemudahan dalam pencatatan kehadiran, meningkatkan efisiensi, serta mengurangi risiko kesalahan rekapitulasi data.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PETERNAK MADU KELULUT OLEH BINAAN CSR PT PERTAMINA ASSET 5 SANGATTA FIELD Fatman, Apriolana; Winarti, Hepy Tri
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Okober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20730

Abstract

Abstrak: Program Madu Kelulut merupakan salah satu program unggulan dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina Asset 5 Sangatta Field yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar melalui pengembangan usaha peternakan lebah kelulut dan produksi madu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan program pemberdayaan masyarakat melalui madu kelulut oleh binaan CSR PT. Pertamina Aset 5 Lapangan Sangatta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tahapan program madu kelulut oleh CSR PT. Pertamina Asset 5 Sangatta Field telah berjalan dengan baik. Program ini telah berhasil memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai cara budidaya lebah kelulut dan pengolahan madu, serta meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Program ini menunjukkan hasil yang positif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan perlu ditingkatkan dengan adanya pelatihan lebih lanjut serta dukungan dari berbagai pihak.
STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI LITERASI AKUNTANSI: STUDI KASUS DI POKDAKAN ALAM TIRTO KABUPATEN KULON PROGO Irawan Syarifuddin Daher; Ramadlani, Afra Shafa; Pujiarto, Pujiarto
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Okober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.21621

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perikanan melalui literasi akuntansi dengan pendekatan pendidikan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Alam Tirto di Kabupaten Kulon Progo. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelaku UMKM perikanan sebelumnya belum memiliki praktik pencatatan keuangan yang memadai, sehingga kesadaran akan pentingnya laporan keuangan masih rendah. Intervensi berupa buku ajar literasi akuntansi berbasis experiential learning terbukti meningkatkan kemampuan peserta dalam mencatat arus kas, menyusun laporan laba rugi sederhana, dan memisahkan modal dengan keuntungan. Dampak pemberdayaan juga terlihat pada meningkatnya transparansi internal, kepercayaan diri dalam mengelola usaha, serta terbukanya akses pembiayaan formal. Meskipun demikian, program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu belajar dan motivasi sebagian peserta, sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa literasi akuntansi bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.