cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL OBOR PENMAS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
PENDIDIKAN ANTI-BIAS : MEMBANGUN SIKAP TOLERANSI PADA ANAK USIA DINI DI SATUAN PENDIDIKAN NONFORMAL KABUPATEN BENGKULU TENGAH Putra, Ari; Chanafiah, Yayah; Yusiyaka, Rahmi Alendra; Gusti, Ririn
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.18633

Abstract

Peran perempuan dalam pembangunan telah menjadi isu strategis, terutama dalam konteks ketahanan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk membahas pemberdayaan ibu rumah tangga di Desa Renah Semanek, Bengkulu Tengah sebagai strategi meningkatkan ketahanan keluarga melalui program kecakapan hidup batik eco print. Program ini merup kelanjutan dari pilot proyek tahun 2023 yang mengembangkan Posko Mitra Keluarga Responsif Gender dari wadah pengasuhan anak menjadi platform pemberdayaan ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini diperoleh dengan pendekatan Pentahelix, melibatkan pemerintah, akademisi, masyarakat, NGO, dan media, program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan ekonomi berkelanjutan kepada ibu rumah tangga. Penelitian ini menganalisis pelaksanaan, dampak, dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program batik eco print tidak hanya meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi ibu rumah tangga tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK UMKM MINUMAN TRADISIONAL HOMEMADE DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN DAGANG DI ERA GLOBALISASI Wilujeng Aprillia; Muhammad Fadhil Rifansyah; Merlydatul Wardiyati; Aldiansyah Bagus Hartomo; I Dewa Gede Darma Putra S
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19011

Abstract

Usaha kecil menengah minuman tradisional termasuk dalam bidang pengolahan pangan. Dalam realitasnya usaha ini banyak mengalami permasalahan terutama dalam hal pengembangan usaha supaya mampu bertahan dalam persaingan bisnis. Perencanaan strategis untuk pengembangan usaha perlu dibuat agar operasional industri dapat berjalan efektif dan efisien. Dengan ini kami mencoba untuk mengembangkan produk dengan berjualan di Program kewirausahaan Mahasiswa. Adanya persaingan dagang di era globalisasi menjadikan penjualan produk jamu olahan tradisional mengalami penurunan disebabkan oleh minat masyarakat yang berkurang karena kemasan minuman yang kurang menarik, strategi promosi yang belum efisien, serta pandangan masyarakat mengenai minuman tradisional identik dengan minuman untuk lansia. Sehingga pangsa pasar yang didapatkan tidak menyeluruh. Adanya beberapa kendala tersebut akan berdampak pada pendapatan penjualan Usaha minuman tradisional. Oleh sebab itu kami mencoba untuk menjual minuman tradisional dengan campuran beberapa topping, ternyata dengan penambahan topping dan pengemasan yang lebih menarik keuntungan yang di dapat lebih tingi. Dari hasil penjualan kami, kami bisa mendapatkan untung hingga 2x lipat. Selain itu pandangan konsumen mengenai minuman tradisional mulai berubah terutama konsumen dengan usia remaja.
DAMPAK INOVASI TREN MINUMAN KEKINIAN : MINUMAN JELLY TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR Cahya, Denny; Dwi Prasetyo, Aldi; Niagara, Aga; Nur Aji Wijaya Kusuma, Rachmadani; Hidayani, M. Syarif
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19085

Abstract

Inovasi dalam pemasaran minuman jelly telah membawa perubahan signifikan dalam selera konsumen dan pola konsumsi di masyarakat. Selain itu, inovasi dalam rasa, tekstur, dan tampilan yang menarik telah membuat minuman jeli menjadi salah satu produk paling populer di masyarakat, terutama di kalangan remaja dan anak-anak. Oleh karena itu, sebagai sebuah inovasi dibandingkan minuman jelly biasa, minuman ini hadir dengan kemasan yang menarik serta cita rasa yang membuat produk ini menonjol dibanding minuman sejenis lainnya baik dari segi rasa maupun tampilan. Produk minuman yang dikembangkan disebut "MINJELL". Tujuan dari inovasi ini adalah untuk menganalisis dampak sosial konsumsi minuman jeli dalam hal kesehatan dan juga menerapkannya di kampus-kampus, tempat jajanan dan beberapa warung kecil, sehingga dapat memperluas jangkauan pasar hingga 50%. Selain itu, kemasan yang menarik dan berkelanjutan merupakan daya tarik utama, terutama bagi konsumen muda yang sadar lingkungan. Hasilnya, inovasi ini tidak hanya membuat produk lebih kompetitif tetapi juga menyebabkan perubahan masyarakat ke arah pola konsumsi yang lebih modern. Kesimpulannya menyoroti pentingnya menggabungkan inovasi produk dengan strategi pemasaran untuk meningkatkan penerimaan dan keberlanjutan bisnis minuman jelly.
PERAN ORANG TUA DALAM MEMPERSIAPKAN LITERASI PRA-MEMBACA PADA ANAK USIA DINI DI KECAMATAN KEDURANG KABUPATEN BENGKULU SELATAN arifin, muhamad; Putra, Ari; Sofino, Sofino
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan minat dan kesiapan literasi pra-membaca pada anak usia dini di TK Dzakkyyah, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan. Peran orang tua dalam penelitian ini mencakup pemberian motivasi, penyediaan fasilitas, peran sebagai mediator, evaluator, serta pengawas dalam mendukung perkembangan keterampilan membaca anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki kontribusi yang signifikan dalam tahap awal perkembangan literasi anak. Pendampingan yang dilakukan oleh orang tua sebelum anak mulai membaca berperan dalam pengembangan keterampilan kognitif, pembentukan sikap positif terhadap aktivitas membaca, serta peningkatan motivasi anak. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan berbagai kendala yang dihadapi orang tua dalam mendampingi anak, seperti keterbatasan waktu, kurangnya pemahaman terhadap metode pendampingan yang efektif, dan minimnya akses terhadap bahan bacaan yang sesuai. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih optimal untuk mendukung peran orang tua guna meningkatkan kesiapan membaca anak usia dini secara efektif.
DAMPAK PROGRAM MENTORING KARIR PADA PENINGKATAN KAPASITAS PENGETAHUAN DI RUANG BELAJAR AQIL Frida Intan Rasyidianti; Amin Yusuf
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19213

Abstract

Ruang Belajar Aqil (RBA) merupakan lembaga dengan program dan kegiatan yang pembelajarannya berpusat pada kebutuhan penerima manfaat dan pengalaman, salah satunya adalah program Mentoring Karir dengan sasarannya relawan yang belum memiliki tujuan dalam perencanaan karir setelah lulus pendidikan maupun belum mengetahui minat dan skills yang dimiliki untuk mendukung karir yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak, faktor pendukung, dan faktor penghambat program Mentoring Karir pada peningkatan kapasitas pengetahuan relawan di Ruang Belajar Aqil (RBA). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Mentoring Karir memberikan dampak positif pada peningkatan kapasitas pengetahuan relawan, yaitu mengetahui mengenai perencanaan karir, pengembangan keterampilan, pemanfaatan jejaring, serta penerapan pada kegiatan sehari-hari. Faktor pendukung program ini meliputi kesesuaian tema dengan kebutuhan peserta serta peran mentor yang komunikatif. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti belum adanya wadah refleksi pembelajaran, belum adanya wadah umpan balik bagi mentor, kurangnya pemanfaatan jejaring, dan sesi mentoring yang tidak berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA DALAM PENGELOLAAN AIR MINUM BERBASIS ISO: IMPLEMENTASI DALAM PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Putranto, Johni Harius
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19327

Abstract

High-quality drinking water is a fundamental necessity that requires management in accordance with standards ensuring quality, sustainability, and efficiency. This community service program aims to enhance workers' capacity in implementing an ISO-based Integrated Management System (IMS) at PT Meta Adya Tirta Umbulan, Pasuruan. The training covers five key ISO standards: ISO 9001:2015 (quality), ISO 14001 (environment), ISO 45001 (occupational health and safety), ISO 27001 (information security), and ISO 50001 (energy efficiency). Through a technical mentoring and hands-on training approach, workers have gained a better understanding of operational documentation, improved environmental management (indicated by the presence of fish in water channels), enhanced workplace safety procedures, data protection, and energy efficiency. These results demonstrate that applying an ISO-based IMS can enhance the effectiveness of the drinking water industry while benefiting the community as service recipients. Strengthening workforce capacity in integrated management standards should continue to ensure the sustainability of the drinking water industry, focusing on quality, safety, and environmental preservation.
MODEL PELATIHAN KESIAPAN KERJA BERBASIS GREEN SKILLS UNTUK MENYIAPKAN LULUSAN MEMASUKI DUNIA KERJA Pramudia, Joni Rahmat; Ilfiandra; Purnomo; Mutamam, Mohamad Hadi Ali; Yulinda; Pradikto, Bayu
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19362

Abstract

This study examines the green skills-based job readiness training model to prepare graduates to enter the workforce in order to overcome the challenges of the transition to new environmentally friendly jobs through the Research & Development method or abbreviated as R & D, with a mixed methods approach (quantitative and qualitative) which aims to find an effective green skills-based job readiness training model to prepare graduates to enter the workforce, especially in various environmentally friendly job schemes. Through in-depth interviews, FGDs and questionnaires, this study found that respondents realized the importance of green skills-based job readiness training, felt its benefits, and showed a positive attitude towards the developed training model. The conceptual training model is based on rational aspects, assumptions, objectives, principles, strategies, procedures, competencies and success indicators. Meanwhile, the implementation of the training model refers to six main steps, namely getting started, planning, generation and evaluation of green productivity options, implementation of green productivity options, monitoring and review, and sustaining green productivity.
PERAN PEREMPUAN DALAM USAHA SAGU: KAJIAN GENDER KETAHANAN EKONOMI KELUARGA PASAR TEBAT, BENGKULU UTARA Aura Frasischa; Putra, Ari; Sofino
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pekerja perempuan dalam usaha sagu dengan perspektif kajian gender dan ketahanan ekonomi keluarga di Desa Pasar Tebat, Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi waktu, subjek, dan teknik untuk memperoleh hasil yang akurat dan terpercaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam usaha produk sagu memberikan kontribusi pada ketahanan ekonomi keluarga serta pengembangan teori ketahanan keluarga dan pembagian kerja berbasis gender. Temuan ini menegaskan bahwa pembagian peran dalam sektor usaha sagu tidak hanya dipengaruhi oleh faktor fisik, tetapi juga oleh norma sosial yang berlaku di masyarakat. Meskipun perempuan umumnya mengerjakan tugas yang lebih ringan secara fisik, peran pekerja perempuan tetap signifikan dalam menopang ekonomi keluarga secara keseluruhan. Penelitian ini juga menyoroti potensi perubahan persepsi terhadap peran perempuan dalam ekonomi lokal, membuka ruang diskusi baru, serta membuka peluang kajian lebih lanjut mengenai kontribusi perempuan dalam sektor ekonomi domestik yang selama ini kurang mendapat perhatian dari berbagai pihak.
PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA MELALUI LITERASI DIGITAL DAN PEMASARAN AFILIASI: STUDI KASUS PROGRAM SHOPEE DAN TIKTOK DI DESA KEMBANG AYUN: PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA MELALUI LITERASI DIGITAL DAN PEMASARAN AFILIASI: STUDI KASUS PROGRAM SHOPEE DAN TIKTOK DI DESA KEMBANG AYUN wiwin, Wiwin Yunita
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19839

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang ekonomi baru bagi pemuda di pedesaan melalui pemasaran afiliasi, namun keterbatasan akses internet dan rendahnya literasi digital menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program sosialisasi pemasaran afiliasi berbasis platform digital yang dilaksanakan di Desa Kembang Ayun, Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman pemuda desa mengenai konsep dan strategi pemasaran digital. Meskipun demikian, mereka masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan infrastruktur digital dan kurangnya keterampilan teknis dalam pembuatan konten promosi. Selain itu, motivasi pribadi dan dukungan dari lingkungan sosial terbukti menjadi faktor penting dalam mendorong partisipasi aktif dan keberhasilan awal dalam memperoleh komisi dari aktivitas afiliasi. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan akses digital, pelatihan lanjutan, dan pembentukan komunitas pendukung sebagai strategi keberlanjutan untuk memperkuat peran pemasaran afiliasi dalam pemberdayaan ekonomi pemuda desa.
ANALISIS PERILAKU KONSUMSI BERLEBIH PADA MASYARAKAT DALAM BENTUK FAST FASHION Maisalinia, Ria; Movi Riana Rahmawanti; Umi Fatonah; Ani Safitri; dewinta puspa pratiwi
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19892

Abstract

Tren fast fashion berkembang secara signifikan dalam masyarakat, keinginan untuk terus berkembang cepat sejalan dengan industry fashion, dan pertimbangan lainnya mengakibatkan konsumsi berlebih pada masyarakat. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi berlebih masyarakat dalam konteks fast fashion. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman mendalam mengenai dinamika konsumsi fast fashion di kalangan generasi muda. Instrumen penelitian yang digunakan melalui kuesioner dan wawancara terhadap 10 partisipan berusia 18-20 tahun. Analisis perilaku konsumsi berlebih difokuskan pada empat topik: frekuensi konsumsi, faktor pendorong, kesadaran, dan persepsi dampak fast fashion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan membeli fast fashion setiap tiga bulan sekali, mengindikasikan adanya konsumsi berlebih. Faktor utama yang memengaruhi pembelian adalah dorongan psikologis dan sosial untuk mengikuti tren dan keinginan sesaat, mengalahkan pertimbangan kebutuhan mendasat atas fashion. Sebagian besar partisipan mengakui perasaan bersalah setelah pembelian impulsif. Dalam hal persepsi dampak, partisipan cenderung lebih menyadari konsekuensi finansial dan perilaku pribadi dibandingkan kerusakan lingkungan yang lebih luas.