International Journal of Community Service Learning
International Journal of Community Service Learning is a scientific journal Community Service published by Universitas Pendidikan Ganesha. This journal is published 4 times a year, ie in February, May, August, and November. The article was published on the results of community service related to education, science, technology, socio-economics, and entrepreneurship.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 2 (2024): May"
:
9 Documents
clear
Edukasi Pendekatan One Health dalam Pencegahan Penyakit Zoonosis Rabies pada Sekolah Dasar di Kota Kupang
Gelolodo, Maria Aega;
Maxs U. E Sana;
Elisabet Tangkonda;
Larry R.W Toha;
Novalino H. G Kallau
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.66385
Rabies adalah penyakit zoonosis penting yang menyebabkan kematian setiap tahunnya terutama pada anak-anak. Penyakit fatal ini pada umumnya menyebakan kematian pada populasi rentan yang erat berhubungan dengan tingkat edukasi yang rendah dan kemiskinan yang tinggi. Oleh karena signifikasi penyakit ini bagi kesehatan masyarakat maka berbagai program telah dilakukan untuk mengeradikasi penyakit ini. Pendekatan One Health adalah pendekatan multisektoral yang sudah banyak diaplikasikan untuk mengatasi penyakit ini. Salah satu pendekatan One Health yang dilakukan adalah dengan adanya edukasi pada masyarakat khususnya anak-anak usia sekolah dasar. Kegiatan edukasi yang dilakukan di sekolah dasar di Kota Kupang ini menerapkan bentuk edukasi berupa penyuluhan dan diskusi interaktif. Dari kegiatan ini diketahui bahwa partisipan sudah mengetahui tentang rabies namun belum semuanya mengetahui bahaya rabies serta tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini. Oleh sebab itulah kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang rabies harus rutin dilakukan untuk menjangkau berbagai golongan masyarakat. Dengan meningkatnya tingkat pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya anak-anak tentang bahaya rabies maka diharapkan risiko gigitan anjing pada manusia dan penyebaran rabies di NTT dapat dikontrol.
Pelatihan Hidroponik bagi Ibu-Ibu PKK untuk Menciptakan Kawasan Urban Farming
Istiqomah, Ni'matul;
Magistyo Purboyo Priambodo;
Nur Anita Yunikawati;
Wahjoedi
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.70158
Tahun 2020 merupakan tantangan bagi seluruh masyarakat di dunia. Pandemi Covid-19 saat ini menajdi perhatian dunia. Adanya keadaan pandemic ini menyebabkan berbagai permasalahan di berbagai sektor tidak terkecuali pada sektor sosial dan ekonomi. Dari segi sosial, kegiatan sosial dan interaksi antar warga menjadi terbatas. Sedangkan dari sisi ekonomi, pandemic covid-19 membuat krisis dan menyebabkan penurunan pendapatan masyarakat karena keterbatasan mobilitas pekerja. Tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah, (1) memberikan keterampilan sebagai salah satu upgrade skill dalam bidang penanaman hidroponik di lahan sempit, (2) menumbuhkan aktivitas masyarakat yang terhenti karena adanya wabah covid-19. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan sosialisasi. Pelatihan dilakukan dengan memberikan contoh praktek langsung kepada warga bagaimana memulai untuk menanam hidroponik dengan peralatan hidroponik pada umumnya yaitu berupa pipa dan peralatan lengkap dan memberikan pelatihan bagaimana menanam hidroponik dengan menggunakan peralatan sehari-hari di sekitar rumah. Subjek dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK Kelurahan Kauman Kota Malang sejumlah 35. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada warga untuk bertanam hidroponik. Selain itu, memberikan gambaran kepada masyarakat tentang pentingnya bertanam di tengah perkotaan untuk menciptakan Kawasan urban farming. Implikasi dalam kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam bertana hidroponik.
Peningkatan Manajemen Pemeliharaan Ternak dengan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Rekording Ternak
Luju, Maria Tarsisia;
Bollyn, Yohana Maria Febrizky;
Rinca, Korbinianus Feribertus
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.76719
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Rekording merupakan upaya program studi Peternakan menjawab permasalahan yang dihadapi para peternak. Rekording memiliki peran yang sangat penting dalam suatu usaha peternakan. Namun, masih banyak masyarakat peternak yang belum menyadari dan mengetahui betapa pentingnya melalukan rekording ketika menjalankan suatu usaha peternakan. Rekording tidak selalu dilakukan hanya untuk peternakan dengan skala atau jumlah ternak yang besar. Hal ini menjadi penting karena melalui rekording kita dapat menganalisis perkembangan ternak, meskipun perkembangan itu sangat sederhana. Sehingga dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas manajemen pemeliharaan yang lebih baik. Kurangnya pengetahuan para peternak mengenai tata kelola rekaman atau rekording ternak menyebabkan kurang maksimalnya produktivitas ternak. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan model pemberdayaan melalui tahapan kegiatan tahap survei awal, tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Subejk yang terlibat dalam penelitian ini adalah masyarakat peternak babi. Berdasarkan masalah tersebut, dilakukan pemberdayaan melalui sosialisasi mengenai rekording dan pelatihan pembuatan kartu rekording pada ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu peningkatan pengetahuan dan kemampuan peternak dalam manajemen pemeliharaan ternak babi melalui pembuatan kartu recording ternak. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan para peternak dalam membuat kartu rekording ternak. Implikasi penelitian ini adalah peternak lokal dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam manajemen data ternak.
Pelatihan Pembuatan Mainan Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu dalam Stimulasi Perkembangan Balita
Kurniawati, Ida;
Witari, Ni Putu Diah;
Dewi, A.A. Ayu Asri Prima;
Kerans, Fransiscus Fiano Anthony;
Wangsa, Putu Gde Hari;
Adhitya, I Putu Gde Surya
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.76911
Proses tumbuh kembang anak pada periode emas akan sangat menentukan fase tumbuh kembang anak selanjutnya. Deteksi dini dan stimulasi perkembangan anak perlu dilakukan secara berkala sebagai upaya untuk mengoptimalkan perkembangan dan mencegah masalah terkait yang dapat muncul pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan keterampilan pembuatan mainan edukasi anak berbahan sederhana dan memberikan pengetahuan mengenai peranan mainan edukasi dalam stimulasi perkembangan anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik pendekatan survey kepada masyarakat. Penelitian ini melibatkan subjek sebanyak 15 orang anak. Metode pelaksanaan PKM meliputi sosialisasi dan diskusi menggunakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menentukan permasalahan di masyarakat. Adapun instrumen yang digunakan adalah panduang FGD. Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu terdapat peningkatan keterampilan mitra dalam pembuatan mainan edukasi untuk stimulasi perkembangan anak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, pelatihan pembuatan mainan edukasi anak dapat meningkatkan kemampuan peserta untuk berkreasi dalam membuat mainan edukasi anak berbahan sederhana Penelitian ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan bagi kader posyandu terkait pembuatan mainan edukatif untuk stimulasi tumbuh kembang balita. Permainan edukatif sangat bermanfaat dalam proses perkembangan anak.
Peran Ganda Istri Dalam Keluarga Masyarakat Jawa Perspektif Konsep Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir
Santi Puspitasari;
Sri Lum’atus Sa’adah;
Ahmad Junaidi
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.77932
Fenomena yang banyak terjadi pada masyarakat Jawa masih sangat memegang teguh budaya patriarkhi. Sehingga peran ganda tersebut membuat istri mengalami beban yang berlebih. Dalam penelitian ini memfokuskan pada faktor penyebab peran ganda yang terjadi di Masyarakat Jawa dan penerapan konsep mubadalah terhadap peran ganda dalam Masyarakat Jawa di Desa Tembokrejo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab peran ganda yang terjadi di Masyarakat Jawa serta penerapan konsep Mubadalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari 20 warga masyarakat yang bekerja di berbagai sector. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian dari masyarakat masih sangat menganut buudaya patriarkhi, sedangkan sebagian lainnya menggunakan prinsip kesamaan/mubadalah dimana dalam keluarga semua beban dan tanggung-jawab dipikul bersama. Penelitian ini berimplikasi dalam mempromosikan nilai-nilai kesetaraan gender dan memperkuat hubungan keluarga melalui pembagian peran yang lebih adil, yang dapat berdampak positif pada kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Equipping Young Entrepreneurs: How Smart Presentation Apps Foster Vocational High-School Students’ Innovation
Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri Astawa;
Ida Ayu Oka Purnami
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.78338
Smart presentation apps are software or digital platforms designed to help users create engaging and effective presentations. They are often equipped with features such as a wide selection of slide designs, visual elements, templates, animation effects, and the ability to easily insert images, videos, graphics, and text. This research aims to improve young entrepreneurs' and vocational high school students' presentation skills in presenting products or businesses in the ideation stage. This activity involved 80 participants and consisted of several stages: team division, needs analysis, solution determination, preparation, implementation, and evaluation. Explicit methods were used to provide instructions during implementation. The pre-test and post-test comparison results showed a significant change in the participants' abilities before and after the activity was carried out. This study concludes that using the Canva application significantly increases creativity when creating innovative presentations. This study implies that Canva helps students' independent practice by allowing participants to explore their creativity and ideas when making presentations to showcase their products.
Training of Kurikulum Merdeka Teaching Module Using Experiential Learning Cycle in Physics MGMP
Ermawati, Imas Ratna;
Tri Isti Hartini;
Sugianto;
Nuraeni Nanda Sari;
Sekar Tyas Widyanti;
Putri Sri Wahyuni;
Mardiana Ningsih
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.78671
Most of the Physics Subject Teacher Conference (MGMP) teachers need help understanding the making of the Merdeka Curriculum teaching module and still depend on lesson plans from the 2013 Curriculum. This hinders the implementation of the new curriculum designed to improve teaching quality. This study aims to analyze the independent curriculum teaching module using the experiential learning cycle in the physics MGMP. This study uses a qualitative-descriptive research method with a participatory research design. The research subjects involved 15 physics teachers from MGMP who participated in the two-day training, totalling 16 lesson hours. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires, with instruments in the form of interview guides and questionnaires. Data analysis was conducted using the thematic analysis method. The results showed that 88% of the participants considered the material discussed very important, and 90% expressed great satisfaction with the training method. This study concludes that training is efficacious in improving teachers' understanding and skills in developing teaching modules relevant to the Merdeka Curriculum. The implication of this research is the need for continuous development of training programs to support the implementation of the new curriculum and improve the overall quality of education.
Implementasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Provinsi Kalimantan Timur
Apriani, Fajar;
Nurul Ramdanis, Sapril;
Ansyari, Herry;
Erhandi, Trisna
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.79094
Penanganan masalah Narkoba selain membutuhkan upaya pemerintah juga menempatkan masyarakat sebagai unsur pendukung penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi P4GN yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui penggunaan kombinasi teknik wawancara terstruktur, dan observasi. Mengukur keabsahan data, dipergunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian yaitu pencapaian kinerja pada tahun 2023 adalah sebesar 98,54 persen dengan telah terpenuhinya tujuh Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) dan 11 IKK melebihi target. Meskipun hal itu bermakna implementasi P4GN telah terlaksana secara akuntabel, efektif dan efisien, namun penelitian ini menyoroti bahwa penetapan target kinerja tahun 2023 menurun dibandingkan target tahun 2022 dan masih terdapat dua IKK yang tidak tercapai. Masih terdapat keterbatasan anggaran pada pelaksanaan kegiatan Bagian Pencegahan untuk edukasi P4GN, khususnya penyuluhan bagi masyarakat untuk bersih Narkoba, juga keterbatasan anggaran dan SDM pada Bidang Rehabilitasi dan Pemberantasan. Fasilitas rehabilitasi rawat jalan maupun rawat inap bagi para pecandu Narkoba di Kalimantan Timur tersedia berupa Klinik Pratama BNN Provinsi Kalimantan Timur dan Balai Rehabilitasi BNN Kota Samarinda, namun kapasitasnya masih terbatas, terlebih ketika jumlah pecandu Narkoba di Kalimantan Timur pada tahun 2023 meningkat. Selain itu, belum ada kantor BNN untuk seluruh wilayah Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur.
Mengembangkan Kemampuan Mengajar Literasi Baca tulis Guru Melalui Pelatihan dan Pendampingan
Rediani, Ni Nyoman;
Kaize, Bernadetha Rizki
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.79872
Rendahnya kemampuan literasi baca tulis anak sekolah dasar disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru berkaiatan dengan pembelajaran menyenangkan. Dengan alasan inilah pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengajar literasi baca tulis bagi guru merupakan upaya yang sangat positif. Sasaran dari kegiatan ini adalah para guru yang berjumlah 35 orang. Dari jumlah tersebut, 20 orang merupakan guru berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan 15 orang adalah guru kontrak. Metode pengabdian yang dilakukan adalah pelatihan dengan teknik ceramah, diskusi dan praktik sedangkan pendampingan dilakukan dengan teknik klinik RPP. Hasil Buktinya menunjukkan terlihat adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengajar literasi baca tulis dengan cara yang lebih menyenangkan. Para guru mulai menguasai metode inovatif dalam pengajaran. Oleh karena itu, direkomendasikan agar kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilanjutkan dan dijadikan sebagai kegiatan rutin. Dengan ditetapkannya program rutin, diharapkan kualitas mengajar guru akan terus meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Program ini tidak hanya membantu guru dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan keterampilan mereka yang berguna untuk pengembangan profesional jangka panjang.