cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2025): May" : 20 Documents clear
Media Question Card Materi Suku dan Budaya Bangsa dalam Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis Siswa Sekolah Dasar Dewi , Ni Luh Putu Santika; Lasmawan, Wayan; Parmiti, Desak Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.91714

Abstract

Hasil survei dan observasi terhadap guru-guru menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan bernalar kritis, terutama dalam materi suku dan budaya bangsa yang disebabkan oleh metode pengajaran yang monoton dan kurang variatif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan edia Question Card materi suku dan budaya bangsa dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa SD. Jenis penelitian ini Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 30 orang siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner validasi ahli, angket uji kepraktisan, serta pre-test dan post-test untuk uji keefektifan media. Hasil studi ini menunjukkan bahwa rancang bangun media Question Card yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Validasi isi media menunjukkan bahwa materi relevan dengan tujuan pembelajaran. Validasi media menunjukkan bahwa media tersebut dapat digunakan dengan efektif. Validasi desain menunjukkan bahwa desain media menarik dan sesuai dengan standar pembelajaran, validasi bahasa memudahkan siswa dalam memahami materi yang disajikan. Kepraktisan media dari guru dan siswa menunjukkan bahwa media ini mudah digunakan dalam pembelajaran.  Penggunaan media Question Card secara efektif meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa, dengan peningkatan dalam kategori sedang. Disimpulkan bahwa media Question Card pada materi suku dan budaya bangsa efektif dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa SD.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Konkret Terhadap Hasil Belajar IPAS Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Dewi, Dewa Ayu Pramita; Arnyana, Ida Bagus Putu; Gading, I Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.91900

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA siswa sekolah dasar sering kali disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media konkret dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 155 siswa kelas IV Sekolah Dasar. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar IPA dan angket motivasi berprestasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas) serta uji hipotesis menggunakan ANAVA dua jalur (two-way ANOVA) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang menggunakan model Jigsaw berbantuan media konkret dan yang mengikuti pembelajaran konvensional. Kedua, terdapat interaksi signifikan antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar. Ketiga, pada siswa dengan motivasi berprestasi tinggi, terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara kelompok Jigsaw dan konvensional. Keempat, pada siswa dengan motivasi berprestasi rendah, juga terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok pembelajaran. Dengan demikian, model Jigsaw berbantuan media konkret efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA, baik pada siswa dengan motivasi tinggi maupun rendah. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan, khususnya dalam bidang model pembelajaran kooperatif dan media pembelajaran pada jenjang sekolah dasar.
Optimalisasi Rapor Pendidikan untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Penggerak Mayuni, Ni Putu Wiwik; Yudana, I Made; Sulindawati, Ni Luh Gede Erni
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.91955

Abstract

Pemanfaatan Rapor Pendidikan di Sekolah Penggerak masih menghadapi kendala dalam cakupan data, kualitas yang bervariasi, serta dominasi data kuantitatif. Minimnya pengukuran keterampilan lunak serta kesulitan interpretasi data menghambat pengambilan keputusan dan perancangan intervensi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana Rapor Pendidikan dimanfaatkan oleh satuan pendidikan dalam menganalisis capaian pembelajaran, serta bagaimana data dan rekomendasi yang disajikan dapat dijadikan dasar dalam perencanaan dan pelaksanaan program peningkatan mutu.  Penelitian ini menggunakan metode evaluatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk menilai efektivitas Rapor Pendidikan dalam penyusunan program berbasis data. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, waka, bendahara, guru, dan operator sekolah di tiga Sekolah Penggerak jenjang SMP dengan total 94 responden. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan evaluasi model CIPP dengan pendekatan analisis kuadran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Rapor Pendidikan dinilai efektif dalam aspek Context, Process, dan Product, tetapi masih lemah pada aspek Input. Pola evaluasi (+-++) mengindikasikan bahwa meskipun program memberikan dampak positif, validitas data, kesiapan tenaga pendidik, dan infrastruktur pendukung masih menjadi tantangan utama. Diperlukan penguatan aspek Input melalui optimalisasi pelatihan berbasis kebutuhan yang berfokus pada pengembangan keterampilan analisis data bagi tenaga pendidik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi pemanfaatan Rapor Pendidikan memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di Sekolah Penggerak.
Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Media Wordwall Terhadap Hasil Belajar IPAS Ditinjau dari Self-Regulation Siswa Sulisthia, Putu Sri; Kertih, I Wayan; Arnyana, Ida Bagus Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.91957

Abstract

Permasalahan rendahnya hasil belajar IPAS di SD diduga disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang inovatif dan rendahnya regulasi diri siswa dalam mengelola proses belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan media Wordwall terhadap hasil belajar IPAS ditinjau dari regulasi diri siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, melibatkan total 72 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar IPAS dan kuesioner regulasi diri. Analisis data menggunakan teknik ANOVA dua jalur untuk melihat pengaruh utama dan interaksi antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPAS antara siswa yang diajarkan dengan model PjBL berbantuan Wordwall dan siswa yang diajarkan dengan model konvensional.  Kedua, terdapat interaksi signifikan antara model pembelajaran dan regulasi diri terhadap hasil belajar IPAS. Ketiga, pada kelompok siswa dengan regulasi diri tinggi, model PjBL berbantuan Wordwall menghasilkan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan model konvensional. Keempat pada kelompok siswa dengan regulasi diri rendah, model PjBL berbantuan Wordwall tetap memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan model konvensional. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran PjBL berbantuan media Wordwall dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS.
Media Micro Content Berorientasi HOTS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Santika, Dewa Gede Alit Widya; Kertih, I Wayan; Arnyana, Ida Bagus Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.92009

Abstract

Kualitas proses pembelajaran merupakan faktor penentu mutu pendidikan yang harus mampu menginspirasi siswa serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menantang. Namun, pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi kendala, seperti rendahnya hasil belajar siswa dan kurang bervariasinya media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media Micro Content berorientasi HOTS yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes hasil belajar, dengan validasi dari ahli isi, media, dan bahasa. Kepraktisan media dinilai oleh 10 guru dan 10 siswa, sementara efektivitasnya diuji menggunakan desain one group pretest-posttest pada 30 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Micro Content berorientasi HOTS valid berdasarkan aspek isi, media, dan bahasa dengan skor 83,71% (kategori baik), praktis berdasarkan penilaian guru (81,09%) dan siswa (96,18%), efektif meningkatkan hasil belajar IPAS, dengan perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penggunaan, serta effect size sebesar 1,71 (kategori besar). Dengan demikian, media ini layak digunakan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Implikasi penelitian ini media Micro Content dalam pembelajaran IPAS berpotensi mengoptimalkan pengalaman belajar siswa dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa secara lebih mendalam.
Model Discovery Learning Berbantuan STEAM Melalui Efikasi Diri terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Putra, I Gede Made Yoga Dwi; Margunayasa, I Gede; Wibawa, I Made Citra
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.92143

Abstract

Hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar masih tergolong rendah. Metode pembelajaran yang kurang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dapat menghambat pencapaian hasil belajar secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPAS antara siswa yang mengikuti model discovery learning berbasis STEAM dan pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain post-test only control group. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta tes hasil belajar dan angket efikasi diri, kemudian dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur dengan bantuan SPSS. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN sebanyak 243 siswa, dengan sampel 132 partisipan. Teknik analisis data menggunakan Manova. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan pendekatan STEAM melalui efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ini mengalami peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional.  Kesimpulannya, model ini lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS. Implikasinya, model pembelajaran inovatif berbasis STEAM dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Media Flipbook pada Materi Sistem Organ Tubuh Manusia untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar Mahayani, Luh PT Oka; Arnyana, Ida Bagus Putu; Gading, I Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.92283

Abstract

Kemampuan literasi sains siswa kelas V SD masih belum optimal, yang ditunjukkan oleh rendahnya keaktifan dalam pembelajaran, kesulitan memahami konsep, serta hasil belajar yang belum maksimal. Salah satu penyebab utama permasalahan ini adalah terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik siswa, di mana pembelajaran masih didominasi oleh teks dalam buku pegangan tanpa dukungan visualisasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media flipbook pada materi sistem organ tubuh manusia yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan alur ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner dan tes, sedangkan instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner dan tes hasil belajar. Penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancang bangun media flipbook pada materi sistem organ tubuh manusia dirancang berupa buku digital yang menarik dan memuat teks, gambar, serta link yang terhubung pada sumber maupun media belajar. Media flipbook ini sangat valid dan memenuhi kriteria sebagai media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa kelas V SD. Media flipbook mendukung pembelajaran sistem organ tubuh manusia ini dinilai sangat praktis dalam meningkatkan literasi sains siswa kelas V SD. Media flipbook merupakan alat pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa kelas V SD.
Literasi Digital, Kedisiplinan, dan Komitmen Kerja terhadap Kinerja Guru Setyarini, Ni Dewa Ayu Putu Rahmi Lira; Werang, Basilius Redan; Ariawan, I Putu Wisna
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.92800

Abstract

Teknologi digital telah menjadi bagian penting dalam pendidikan, namun masih terdapat kesenjangan dalam literasi digital di kalangan guru. Keterbatasan infrastruktur, variasi tingkat komitmen kerja, dan kedisiplinan juga berpengaruh terhadap kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, kedisiplinan, dan komitmen kerja terhadap kinerja guru. Metode penelitian yang digunakan adalah ex-post facto dengan desain causal research, di mana variabel bebas telah terjadi secara alami tanpa manipulasi dari peneliti. Populasi penelitian adalah seluruh guru yang berjumlah 54 orang, sehingga seluruhnya dijadikan sampel. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner dan lembar observasi untuk mengumpulkan data tentang literasi digital, kedisiplinan, komitmen kerja, dan kinerja guru, yang dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji linieritas, regresi sederhana dan ganda, serta korelasi parsial dan ganda dengan bantuan SPSS. Hasil utama penelitian ini menunjukkan bahwa literasi digital berkontribusi sebesar 76,2%, kedisiplinan 75,6%, dan komitmen kerja memiliki kontribusi tertinggi sebesar 86,5% terhadap kinerja guru. Secara simultan, ketiga variabel ini memberikan kontribusi sebesar 92,3% terhadap peningkatan kinerja guru. Dengan demikian, peningkatan literasi digital, kedisiplinan, dan komitmen kerja dapat secara signifikan meningkatkan efektivitas kerja guru serta kualitas pembelajaran. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi sekolah, guru, dan pemerintah dalam meningkatkan kinerja guru melalui literasi digital, kedisiplinan, dan komitmen kerja, serta menjadi referensi bagi penelitian lanjutan dalam administrasi pendidikan.
Eny Rahma Zaenah, Pemimpin Wanita Dalam Pendidikan dengan Kepemimpinan yang Futuristik Elegan Yahya, Nadjibah; Giyoto; Maslamah
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.93496

Abstract

Terdapat kesenjangan tersembunyi dan adanya tekanan dari masyarakat dengan adanya pemimpin wanita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seorang wanita menjalankan bisnis keluarganya sekaligus menjalankan bisnis sekolah ditengah polemik antara pihak yang menghambat adanya pimpinan wanita dengan pihak yang menyetujui adanya pimpinan wanita dalam sebuah lembaga. Metode penelitian ini bersifat kualitatif  dengan metode pendekatan life histori. Subyek penelitiannya Hj. Eny Rahma Zaenah, SE, MM dan sekolah-sekolah Al Firdaus Surakarta. Informan penelitian adalah pendiri dan penasehat di Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus (YLPAF), direktorat YLPAF dan konselor. Informan penelitian lain adalah agai orangtua siswa dan siswa di YLPAF. Pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisa datanya dengan analisa tematik. Hasil penelitian ini, wanita memiliki kapasitas kepemimpinan yang sama baik dengan laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan yang bersifat futuristik, dengan ciri kolaboratif, profil lulusan di sekolah yang beliau bentuk sesuai dengan kebutuhan sumber daya manusia saat ini, membuat sekolah inklusi jauh sebelum program inklusi dicanangkan, berani mengambil resiko dan berprinsip kuat, membentuk klinik tumbuh kembang Puspa untuk mendampingi sekolah inklusi, mendidik siswa sesuai jamannya, tanggap situasi, mampu berinovasi dan multitasking. Pemimpin ini memiliki kepemimpinan yang elegan dengan ciri  memiliki kompetensi dengan legalitas formal, kuat pendiriannya dan mampu mengkomunikasikan ide nya dengan baik, mampu berinovasi, memimpin dengan kasih sayang dan rasa keibuan serta memberi teladan.
Media Pembelajaran Anatomi dan Fisiologi Rambut Berbasis Augmented Reality untuk Siswa Tata Kecantikan Rahayu, Tree; Budiastuti, Emy
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.93849

Abstract

Peserta didik jurusan Tata Kecantikan sering mengalami kesulitan dalam memahami materi Anatomi dan Fisiologi Rambut yang bersifat abstrak dan kompleks. Media pembelajaran konvensional kurang mampu memvisualisasikan struktur dan fungsi rambut secara konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan, kepraktisan, serta efektivitas media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa pada materi tersebut. Penelitian ini merupakan jenis Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Subjek penelitian terdiri dari satu ahli materi, dua ahli media, dan 30 siswa sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui angket validasi, angket respons siswa, serta tes pretest dan posttest. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, kuesioner angket, dan soal tes. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan perhitungan N-Gain. Hasil validasi menunjukkan bahwa media AR dinilai sangat layak dengan skor 97% oleh ahli materi dan rata-rata 94,76% oleh ahli media. Peningkatan pemahaman konseptual siswa berada pada kategori sedang dengan nilai N-Gain 0,42 dan 0,68. Respons siswa tergolong positif dengan skor 79,07% dan 83,26%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media AR mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang bersifat abstrak. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa media AR layak dan efektif digunakan sebagai alat bantu pembelajaran dalam bidang keahlian Tata Kecantikan. Implikasinya, media ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran berbasis visual.

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue