cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 861 Documents
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Bantuan Peta Konsep untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn pada Siswa Kelas VI SD Sudanta, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.54628

Abstract

Guru PKN cenderung masih menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas, guru yang tidak menguasai cara untuk membuat media pembelajaran yang baik. Hal tersebut akan menimbulkan kejenuhan dalam diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan bantuan peta konsep. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 35 orang siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes belajar. Metode analisis data dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran PKn dinyatakan hasil siswa dengan predikat baik, dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 2470, rata-rata 71, daya serap 71%, ketuntasan belajar 71%) dan siklus II (jumlah 2755, rata-rata 79, daya serap 79%, ketuntasan belajar 89%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata 8% dan peningkatan ketuntasan belajar sebesar 18%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan bantuan peta konsep pada siswa kelas VI SD dapat meningkatkan hasil belajar PKn. Implikasi penelitian ini diharapkan guru dapat terus meningkatkan kemampuan dalam memilih dan menerapkan stategi serta model pembelajaran yang efektif sesuai dengan karakteristik siswa, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Keterampilan Abad XXI pada Mata Pelajaran IPS melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Jumiarti, Dede Novita; Kurniawati
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.55428

Abstract

Keterampilan Abad XXI pada mata pelajaran IPS yang dicapai siswa masih rendah, masih ada siswa yang memiliki keterampilan abad XXI dengan kategori rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan menganalisis keterampilan abad XXI pada mata pelajaran IPS melalui pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Tindakan kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 8.7 yang berjumlah 40 siswa. Data keterampilan abad XXI diperoleh dengan kuesioner kepada siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan Teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Pembelajaran yang berlangsung di kelas 8 kurang meningkatkan keterampilan abad XXI pada siswa. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang dilakukan masih bersifat teacher center dan belum memberikan ruang kepada siswa dalam menyesuaikan gaya belajar dan proses pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase peningkatan keterampilan abad XXI pra siklus adalah 59 persen dengan kategori rendah. Siklus I persentase menjadi 68 persen dengan kategori sedang. Siklus II dengan persentase 83 persen dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa, penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan keterampilan abad XXI. Dampak dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi yaitu siswa mampu berkomunikasi, berfikir kritis, berfikir kreatif, dan berkolaborasi dalam.
Model Pembelajaran PBL Berbasis PTK-LS terhadap Penguasaan Konsep dan Keterampilan Proses Sains Agustinus, Made Dedi; Yusuf, Munawir; Subagya
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.56631

Abstract

Keterampilan proses sains dan dan pengusaan konsep siswa masih perlu ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran inovatif yang dapat dilakukan guru secara kolaboratif. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan model PBL berbasis PTK-LS terhadap aspek keterampilan proses sains dan penguasaan konsep siswa kelas X SMK Pertanian pada mata pelajaran biologi. Desain PTK menggunakan model Kemmis, Taggart & Nixon yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus dengan 4 kali lesson study yang masing-masing terdiri dari tahap Plan, Do dan See. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode non tes dan tes. Metode non tes berupa metode observasi untuk mengukur keterlaksanaan LS, keterlaksanaan sintaks PBL, dan keterampilan proses sains, metode tes uraian untuk mengukur penguasan konsep siswa.  Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan LS pada siklus I dan II termasuk kategori sepenuhnya terlaksana. Keterlaksanaan sintaks PBL termasuk kategori sepenuhnya terlaksana. Keterampilan proses sains siswa meningkat dari kategori tinggi pada siklus I menjadi sangat tinggi pada siklus II. Penguasaan konsep siswa juga meningkat dari kategori tinggi pada siklus I menjadi sangat tinggi pada siklus II. Simpulan penelitian penerapan model pembelajaran PBL berbasis PTK-LS meningkatkan aspek keterampilan proses sains dan penguasaan konsep siswa.
Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI Suindhia, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.57098

Abstract

Pemanfaatan laboratorium sendiri belum cukup baik karena ruang laboratorium dipakai sebagai ruang belajar. Hal ini menyebabkan kurangnya guru melakukan kegiatan pembelajaran dilaboratorium pada materi yang messti dapat dieksperimenkan, sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran fisika kelas XI dengan model pembelajaran inkuiri mata pelajaran fisika. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus yang dilakukan dengan empat kegiatan pokok: perencanaan PTK, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian siswa kelas XIyang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data hasil belajar siswa dengan tes. Teknis analasis data adalah analisis data kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa, yang dibuktikan dengan adanya peningkatan skor hasil belajar fisika yaitu pada pra siklus nilai rata-rata siswa 53,24. Pada Siklus II hasil belajar siswa sudah mencapai kriteria minimal ketuntasan 70% yaitu sebesar 90,63% dengan nilai-rata-rata kelas pada angka 80,29 dan telah melebihi target KKM 70, sehingga model pembelajaran inkuiri ini layak untuk diterapkan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap hasil belajar serta prestasi belajar siswa.
Meningkatkan Kreativitas Anak Kelompok A1 Melalui Pembelajaran Bermain Pasir dan Teknik Mozaik Jamiatun
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.57661

Abstract

Kreativitas anak masih belum bisa dikatakan optimal, hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan yang dilakukan pada anak kelompok A1 menunjukkan bahwa dari 18 anak, hanya 3 orang anak (16,67%) yang mampu meningkatkan kreativitasnya. Tujuan untuk mengkaji adanya peningkatan kretaivitas anak  meningkatkan kreativitas anak kelompok A1 melalui pembelajaran bermain pasir dan teknik  mozaik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan empat alur yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak kelas A1 yang berjumlah 18 anak, cara pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis datanya menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data pada siklus I hasilnya adalah 61,11%. Hal ini menunjukkan bahwa kriteria tingkat pencapaian kreativitas anak belum berhasil. Maka penelitian ini berlanjut pada siklus II dan memperoleh hasil 83,33 %. Hal ini membuktikan bahwa kriteria tingkat pencapaian kreativitas anak sudah tercapai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kreativitas anak dengan menggunakan metode pembelajaran bermain pasir dan teknik mozaik di Kelompok A1. Sehingga, direkomendasikan bahwa pembeljaarn ini bisa digunakan sebagai metode pembelajarn inovatif untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini.
Bimbingan Individual untuk Meningkatkan Kemampuan Menyusun Asesmen Autentik Guru SD Gantiasih, Luh
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.58220

Abstract

Guru belum mampu menerapkan   penilaian   autentik   sesuai   dengan kurikulum 2013. Beberapa guru yang melakukan catatan penilaian dari semester kemarin yang belum terisi semua tetapi anak sudah menerima rapor. Penelitian tindakan ini bertujuan untuk untuk menganalisis kemampuan menyusun penilaian autentik pada guru SD melalui penerapan bimbingan individual. Subjek penelitian adalah guru SD yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari 1 orang guru laki-laki dan 7 orang guru perempuan. Data kemampuan guru menyusun penilaian autentik diperoleh melalui penilaian dokumen penilaian yang telah disusun dengan menggunakan instrumen observasi. Teknik analisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif disajikan dalam bentuk rata-rata nilai kemampuan guru menyusun penilaian autentik. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus, Hal ini terlihat dari peningkatan kemampuan guru dalam menyusun penilaian autentik yaitu sebelum dilaksanakan bimbingan individual nilai rata-rata kemampuan guru sebesar 65,36 meningkat pada siklus I menjadi 71.07 dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 77,59. Simpulan penelitian bahwa penerapan bimbingan individual dapat meningkatkan kemampuan guru SD dalam menyusun penilaian autentik. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun penilaian autentik.
Model Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Widana, I Wayan; Widyastiti, Ni Made Rupita
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.59337

Abstract

Peserta didik cenderung menghafal rumus dan kurang aktif dalam aktivitas yang menyebabkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kurang terlatih. Proses pembelajaran ini juga tidak memberikan kesempatan peserta didik untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri dan membatasi ruang peserta didik dalam menyampaikan pemikirannya. Hal ini berpengaruh pada saat guru memberikan soal dengan level yang lebih tinggi, peserta didik tidak dapat mengerjakannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis matematika melalui implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI yang terdiri dari 46 orang. Data kemampuan berpikir kritis matematika dikumpulkan dengan tes tertulis. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan tercapai peningkatan rata-rata skor kemampuan berpikir kritis matematika dalam kategori baik dan sangat baik pada refleksi awal hanya 21,70%, pada siklus I meningkat menjadi 52,20%, dan pada siklus II meningkat menjadi 84,80%. Kesimpulan model pembelajaran Learning Cycle 5E mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika peserta didik. Implikasi penelitian ini diharapkan peserta didik dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran dan dalam kegiatannya mengakomodasi kemampuan berpikir tingkat tinggi yang meliputi berpikir kritis dan berpikir kreatif.
Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Keterampilan Mengajar Guru SD Suarniti, Luh
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.59474

Abstract

Keterbatasan waktu dalam mengajar tidak hanya menyebabkan banyak permasalahan bagi siswa tetapi juga pada diri guru. Permasalahan tersebut tentunya sangat berpengaruh terhadap hasil belajar pada tiap bidang studi yang semakin rendah. Selain itu, menyebabkan menurunnya kompetensi pedagogi guru khususnya dalam keterampilan mengajar guru. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis keterampilan mengajar guru di SD melalui supervisi akademik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang melibatkan guru kelas yang berjumlah 6 orang guru. Metode pengumpulan data dengan lembar observasi. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa skor keterampilan mengajar guru dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan keterampilan mengajar guru antara siklus I (jumlah 104, rata-rata 17.33, kriteria baik) dan siklus II (jumlah 140, rata-rata 23.33, kriteria baik). Terjadi peningkatan skor keterampilan mengajar guru antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata sebesar 6. Kesimpulan skor keterampilan mengajar guru di SD setelah diterapkannya supervisi akademik dapat meningkat. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan yang berharga dalam pengambilan-pengambilan kebijakan pendidikan, khususnya berkait dengan pemberdayaan, serta peningkatan profesionalitas pendidik dan tenaga kependidikan.
Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Menyusun RPP Melalui Penerapan Supervisi Akademik Karuna, Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.59482

Abstract

Masih banyak guru yang ditemui tidak mampu menyusun sesuai dengan kaidah penyusunan RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun rpp melalui penerapan supervisi akademik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan guru kelas yang berjumlah 6 orang guru terdiri dari 2 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Desain penelitian yang digunakan sesuai dengan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam siklus, setiap satu siklus terdiri dari empat tahap penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data kompetensi pedagogik guru dikumpulkan dengan lembar observasi, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi pedagogic guru dalam menyusun RPP dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan kompetensi pedagogic guru antara siklus I (jumlah 471.88, rata-rata 78.65, kriteria baik) dan siklus II (jumlah 518.75, rata-rata 86.46, kriteria sangat baik). Terjadi peningkatan kompetensi pedagogic guru antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata sebesar 7.81. Kesimpulan kompetensi pedagogi guru di SD dalam menyusun RPP setelah diterapkannya supervisi akademik dapat meningkat. Implikasi penelitian ini diharapkan melalui supervisi akademik guru dapat meningkatkan kompetensi pedagogik.
Supervisi Klinis Untuk Meningkatkan Keterampilan Mengajar Guru SD Suparmi, Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i2.59483

Abstract

Rendahnya kompetensi guru dikarenakan jarang mengikuti pelatihan-pelatihan yang mendukung peningkatan kompetensi guru sehingga meningkatkan ketidaksiapan guru dalam memberikan layanan pengajaran kepada siswa. Guru hanya sebagai penyampai materi yang berupa fakta-fakta kering yang tidak bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis supervisi klinis untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang melibatkan guru kelas yang berjumlah 6 orang guru. Penelitian ini memnggunakan desain Classroom Action Researh (CAR). Model yang digunakan adalah model Kemmis & Taggart sebuah model penelitian yang menggunakan 4 tahap meliputi perencanaan, pelaksanaan atau tindakan, pengamatan atau observasi, dan refleksi atau pantulan Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa skor keterampilan mengajar guru dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan keterampilan mengajar guru antara siklus I (jumlah 117, rata-rata 19.50, kriteria baik) dan siklus II (jumlah 171, rata-rata 28.50, kriteria sangat baik). Terjadi peningkatan skor keterampilan mengajar guru antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata sebesar 9. Kesimpulan penelitian menunnjukkan keterampilan mengajar guru di SD setelah diterapkannya supervisi klinis dapat meningkat. Implikasi penelitian ini diharapkan guru hendaknya selalu berupaya untuk meningkatkan komitmen kerja yang dimilikinya, sehingga apa yang dikerjakannya dapat optimal.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue