cover
Contact Name
Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
im-tegeh@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11 Singaraja, Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Ilmu
ISSN : 1829877X     EISSN : 26859033     DOI : 10.23887/mi
Core Subject : Education,
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles 568 Documents
Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Tradisi Lisan Aceh Muhammad Taufik Hidayat; Teuku Junaidi; Muhammad Yakob
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28913

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa terhadap tradisi lisan yang disebabkan oleh guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional sehingga siswa merasa cepat bosan dalam belajar. Selain itu belum adanya media pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan pembelajaran Blended Learning dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap tradisi lisan aceh. Jenis penelitian ini adalah pengembangan (research and development). Metode penelitian ini menggunakan model Borg dan Gall yang dikombinasikan dengan model pembelajaran Dick dan Carey. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 3 Langsa. Tahap uji coba dalam penelitian ini adalah dimulai dengan ahli materi, ahli media, serta ahli dalam desain pembelajaran. Langkah selanjutnya yaitu ujicoba produk yang meliputi uji coba perseorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Hasil penelitian yaitu yaitu: ahli media pembelajaran menunjukan nilai sebesar 3,47 (baik), ahli materi pembelajaran menunjukan nilai sebesar 3,70 (baik), ahli desain pembelajaran menunjukan nilai sebesar 3,55 (baik). Pada tahap uji coba perorangan menunjukan nilai sebesar 3,04 (baik), kelompok kecil menunjukan nilai sebesar 3,14, (baik) dan pada kelompok besar sebesar 3,52 (baik). Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Blended Learning layak digunakan untuk proses pembelajaran dan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap tradisi lisan aceh.
Metode Pembelajaran Paired Storytelling Berbantuan Pop-Up Book Efektif Meningkatkan Keterampilan Bercerita Dea Lestari; Anggia Suci Pratiwi; Sunanih Sunanih
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28914

Abstract

Rendahnya keterampilan berbicara siswa disebabkan karena kurang optimalnya penggunaan model pembelajaran sehingga siswa kesulitan untuk memahami pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan kemampuan keterampilan bercerita siswa antara kelas yang diajar dengan menggunakan metode paired storytelling dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan metode paired storytelling. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen. Desain penelitian ini adalah pre-test and post-test group. Populasi penelitian ini berjumlah 22 peserta didik. Sampel diambil menggunakan tenik random sampling yang terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen sebanyak 11 peserta didik dan kelas kontrol sebanyak 11 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data meliputi tahap persiapan, tabulasi, dan penerapan data. Data penelitian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai thitung>ttabel yaitu 9,775>3,900 dengan df 20 pada taraf signifikansi 0.05. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada prestasi keterampilan bercerita antara kelas yang diajar dengan menggunakan metode paired storytelling dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan metode paired storytelling; Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode paired storytelling lebih efektif dalam pembelajaran keterampilan bercerita siswa.
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa yang Diajar Dengan Model Problem Based Learning dan Discovery Learning Surya Elita Pasaribu; Helendra Helendra; Ristiono Ristiono; Yusni Atifah
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28918

Abstract

Berpikir kritis adalah kemampuan menalar seseorang dalam menilai, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan ilmiah. Berpikir kritis merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan dalam implementasi Kurikulum 2013 dan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat digunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Hasil observasi peneliti menunjukkan bahwa di SMPN 5 Panyabungan belum menerapkan penilaian kemampuan berpikir kritis siswa dan cenderung menggunakan model pembelajaran yang monoton sehingga minat peserta didik dalam mengikuti kagiatan belajar masih rendah, yang dimana tergambar dari nilai rata-rata ujian akhir peserta didik. penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan menggunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian The Statistic Group Comparison yang dimodifikasi karena tidak menggunakan kelas kontrol, tetapi menggunakan dua kelas sampel yaitu Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling sebanyak dua kelas berdasarkan selisih nilai rata-rata terkecil. Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II ditentukan secara acak. Kemudian diperoleh VIII1 sebagai Kelas Eksperimen I dan VIII2 sebagai Kelas Eksperimen II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbandingan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Kelas Eksperimen I yang menggunakan model Problem Based Learning memiliki nilai rata-rata 77,9 dan Kelas Eksperimen II yang menggunakan model Discovery Learning memiliki nilai rata-rata 63,3.
Buku Ajar Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Pada Mata Pelajaran Komputer Akuntansi Accurate Ida Ambarwati; Rochmawati Rochmawati
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28931

Abstract

Kurangnya bahan ajar menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam belajar secara mandiri. Selain itu belum adanya bahan ajar inovatif yang menarik minat siswa dalam belajar. Tujuan Penelitian ini adalah mengembangkan buku ajar berbasis CTL pada mata pelajaran komputer akuntansi accurate. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah Four-D yang terdiri dari empat langkah yaitu define, design, develop, and disseminate. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara, observasi dan kuesioner. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data didapatkan bahwa validator memperoleh presentase rata-rata kelayakan materi 86,18%, kelayakan bahasa 85,24% dan kelayakan grafis 94,92% sehingga kesimpulan kelayakan buku ajar adalah 88,78% dengan kriteria “sangat layak”. Buku ajar berbasis CTL pada mata pelajaran komputer akuntansi accurate mendapat respon peserta didik sebesar 94,5% dengan krteria “sangat memahami”. Sehingga, penelitian ini  menyimpulkan bahwa buku ajar berbasis CTL pada mata pelajaran komputer akuntansi accurate “sangat layak” dimanfaatkan dalam pembelajaran
Korelasi Antara Lingkungan Keluarga dan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar IPS Rizky Krisna; Luh Putu Putrini Mahadewi; I Wayan Widiana
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28984

Abstract

Penelitian ini didasari oleh beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi yang signifikan secara simultan antara lingkungan keluarga dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar IPS. Penelitian ini adalah penelitian expost-facto dengan metode non tes yang dianalisis menggunakan uji analisis regresi sederhana dan berganda. Berdasarkan hasil analisis pada taraf signifikansi 5% = (0,189), diperoleh bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara lingkungan keluarga dan hasil belajar IPS dengan rx1y = 0,724 (52,4%), terdapat korelasi yang signifikan antara gaya belajar siswa dan hasil belajar IPS dengan rx2y = 0,614 (37,7%), dan secara simultan terdapat korelasi yang signifikan antara lingkungan keluarga dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Buleleng dengan rx1x2y = 0,764 (58,4%). Dengan demikian, baik buruknya hasil belajar IPS siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan keluarga dan gaya belajar siswa.
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Ispring pada Materi Sejarah Komputer Dochi Ramadhani; Umi Liwayanti
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.30702

Abstract

Kurangnya media pembelajaran yang membantu mahasiswa dalam belajar membuat mahasiswa kesulitan dalam memahami materi pelajaran. Tujaun penelitian ini yaitu untuk menganalisis gambaran kreativitas dan hasil belajar mahasiswa, peningkatan kreativitas dan hasil belajar mahasiswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran berbasis ispring pada materi sejarah komputer. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu quasi eksperimental design. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dan tes hasil belajar yang diberikan kepada 65 mahasiswa. Teknik analisis data yaitu menggunakan statistic deskriptif dan uji t untuk uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata nilai kreativitas mahasiswa yaitu 53,26 untuk kelas kontrol dan 52,80 untuk kelas eksperimen. Dan rata-rata nilai hasil belajar mahasiswa sebelum yaitu 37,14 untuk kelas eksperimen dan 24,33 untuk kelas kontrol, rata-rata nilai hasil belajar mahasiswa sesudah yaitu 46,14 untuk kelas eksperimen dan 36,29 untuk kelas kontrol. Terdapat peningkatan kreativitas mahasiswa setelah menerapkan media pembelajaran yaitu 21,50% pada kelas eksperimen dan 19,65% pada kelas control. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan media pembelajaran berbasis ispring pada materi sejarah dengan perbedaan nilai pretest dan posttest sebesar 11,96. Implikasi penelitian ini membantu siswa dalam belajar sehingga hasil belajar siswa meningkat.
Kontribusi Kreativitas dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan Siswa Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Yose Fenandes; Hasan Maksum; Wawan Purwanto; Eko Indrawan
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.31337

Abstract

Rendahnya kreativitas dan kedisiplinan siswa dapat berdampak pada kurang efektifnya pelaksanaan pembelajaran, sehingga perlu dianalisis pengaruh kreativitas dan kedisiplinan terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kreativitas dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sasis Dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan. Jenis penelitian ini adalah korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dan XII yang berjumlah 55 orang dan diambil 30 orang untuk dijadikan sampel. Metode pengumpulan data didalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan instrumen tes berupa angket kreativitas dan kedisiplinan kepada siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil analisis uji coba penelitian validitas dan reliabelitas mendapatkan 8 butir pernyataan yang tidak valid pada variabel kreativitas belajar (X1) dan pengujian reliabilitas mendapatkan hasil reliability statistics sebesar 0,894. Simpulan penelitian ini adalah instrumen kontribusi kreativitas dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan dinyatakan valid dan reliabel. Implikasi penelitian ini adalah mendapatkan output seberapa besar persentasi kontribusi kreativitas dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa.
Hubungan Sikap Belajar dan Kebiasaan Belajar dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran Teknologi Dasar Otomotif (TDO) Fauzan Fauzan; Hasan Maksum; Wawan Purwanto; Eko Indrawan
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.31347

Abstract

Kurangnya minat siswa dalam belajar membuat hasil belajar siswa dibawah rata-rata nilai ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sikap belajardan kebiasaan belajar dengan hasil belajar mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif (TDO) Kelas X TAB. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif melalui pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X berjumlah 36 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu uji normalitas, reliabilitas, dan uji prasyarat data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan sikap belajar dengan hasil belajar TDO siswa kelas X TAB berada pada kategori kuat. Kontribusi sikap belajar terhadap hasil belajar TDO siswa kelas X TABK sebesar 56,1%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan kebiasaan belajar dengan hasil belajar TDO siswa kelas X TAB berada pada kategori kuat. Kontribusi kebiasaan belajar terhadap hasil belajar TDO siswa sebesar 32,4%. Dapat disimpulkan bahwa kebiasaan belajar dengan hasil belajar berpengaruh pada hasil belajar siswa.
Efektivitas Model Pembelajaran Accelerated Learning Pada Mata Pelajaran Teknologi Dasar Otomotif Silvermen Boil; Syahril Syahril; Wakhinuddin Wakhinuddin
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.31350

Abstract

Pembelajaran yang masih berpusat pada guru yang berdampak terhadap berkurangnya minat belajar siswa yang berdampak terhadap hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKR dengan jumlah 22 siswa. Instrumen penelitian menggunakan lembaran observasi untuk aktivitas belajar dan soal tes untuk hasil belajar. Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif ketuntasan individu dan klasikal, sedangkan data aktivitas belajar dianalisis dengan teknik persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) Model pembelajaran Accelerated Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dilihat dari ketuntasan klasikal sebesar 54,5% pada siklus I dan 86,4% pada siklus II dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 12,6 dari 2 siklus; (2) peningkatan aktivitas belajar sebesar 21,9%. pada siklus I diperoleh sebesar 59,1% dalam kategori cukup dan pada siklus II sebesar 80,79% dalam kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran accelerated learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Problem Based Learning with ICT Based with Learning Creativity to Improve History Learning Achievement Erna Sukestini; Achmad Noor Fatirul; Hartono Hartono
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.31486

Abstract

Proses pembelajaran yang membosankan membuat partisipasi siswa dalam kegiatan belajar di kelas kurang antusias sehingga dapat membuat prestasi belajar siswa menurun. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis masalah TIK dengan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar sejarah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial. Sampel penelitian ini adalah XI - IPA 1, XI - IPA 2, XI - IPA 3, dan XI - IPA 5 yang masing-masing kelas terdiri dari 34 siswa dan total 170 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda dan tes kreativitas berupa soal uraian. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan statistik inferensial dengan Two Way Anova. Hasil penelitian ini diperoleh F-hitung = 28,908 dengan nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05, diperoleh F-hitung = 4,623 dengan nilai signifikansi 0,033 lebih kecil dari 0,05, diperoleh F-hitung = 6,060 dengan a nilai signifikansi 0,015 lebih kecil dari 0,05. Dari hasil penelitian ini dapat diimplikasikan untuk meningkatkan prestasi belajar sejarah, model pembelajaran berbasis masalah dapat digunakan sebagai model alternatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif.