cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
The Relationship of Coping Strategies, Self-Efficacy, and Scientific Attitudes towards Science Learning Outcomes of Fifth Grade Elementary School Students Made Meilinda Dwi Lestari; I Gede Margunayasa; Diki
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59271

Abstract

Lack of facilities and infrastructure limited teacher in utilizing science and technology and science become a factor causing learning loss. Strong and simultaneous collaboration between all educational personnel must be improved to realize the freedom of learning in Indonesian. The purpose of the study was to analyze the influence of coping strategies, self-efficacy, and scientific attitudes on science learning outcomes. The population in this study was 270 grade V elementary school student. The study sample totaled 159 students who were determined by proportional random sampling technique. Coping strategy data, self-efficacy data and scientific attitude data were collected with questionnaire sheets. Data on science learning outcomes are collected with an objective test in the form of a multiple choice test. Data were analyzed using SPSS 20 program-assisted multiple liner regression. The rcount value of coping strategies, self-efficacy, scientific attitudes and simultaneously greater than the rtable value. This shows that there is a significant positive influence between coping strategies on science learning outcomes. There is a significant positive influence between self-efficacy on science learning outcomes. There is a significant positive influence on scientific attitudes towards science learning outcomes. Simultaneously there is a significant positive influence of coping strategies, self-efficacy, and scientific attitudes on student science learning outcomes. Thus, it was concluded that there was a significant influence between coping strategies, self-efficacy and scientific attitudes on the results of science learning for fifth grade students of elementary school.
Dampak Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Tingkat Kecemasan Siswa Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Ni Nyoman Budhi Suryanti; I Gede Margunayasa; Diki
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59272

Abstract

Kualitas pendidikan dalam bidang IPA di Indonesia masih tergolong rendah dan perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran berbasis masalah dan tingkat kecemasan siswa terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 356 siswa. Sampel penelitian berjumlah 93 siswa yang ditentukan melalui teknik random sampling, kemudian dilanjutkan dengan pengundian kelas untuk menentukan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Metode pengumpulan data dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model konvensional (nilai FA=9,45 dengan signifikansi 0,003). Terdapat interaksi antara model pembelajaran berbasis masalah dengan tingkat kecemasan dalam pengaruhnya terhadap hasil belajar IPA siswa (nilai FA*B sama dengan 41,56 dengan signifikansi 0,000. Hasil belajar IPA siswa yang memiliki tingkat kecemasan rendah lebih tinggi ketika mengikuti model pembelajaran berbasis masalah (Qhitung sama dengan 9,54 lebih dari Qtabel sama dengan 2,82). Hasil belajar IPA siswa yang memiliki tingkat kecemasan tinggi lebih tinggi ketika mengikuti model pembelajaran konvensional (Qhitung sama dengan 3,37 lebih dari Qtabel sama dengan 2,82). Simpulan penelitian menunjukkan model pembelajaran berbasis masalah dan tingkat kecemasan siswa berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.
Mind Set dan Sikap Ilmiah dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar I Nyoman Adi Saputra; I Ketut Gading; Siti Aisyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59273

Abstract

Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan berfikir menggunakan penalaran, belum memiliki kebiasaan membaca sambil berpikir dan bekerja untuk memahami informasi esensial atau strategis dalam menyelesaikan soal atau permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pikir (mind set) dan sikap ilmiah terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian adalah jenis Expose facto. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 428 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 171 siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji korelasi product moment, dan uji F Regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat kontribusi negatif pola pikir tetap terhadap kemampuan literasi sains siswa yang ditunjukkan dengan nilai korelasi sebesar -0,820, hal ini dapat diartikan bahwa pola pikir tetap berbanding terbalik terhadap kemampuan literasi sains siswa. Secara simultan, terdapat kontribusi pola pikir berkembang dan sikap ilmiah terhadap kemampuan literasi sains siswa, dengan hasil F hitung sama dengan 389,396 dengan signifikansi 0,000 kurang dari 0,05. Disimpulkan bahwa terdapat kontribusi pola pikir dan sikap ilmiah terhadap kemampuan literasi sains siswa. Implikasi penelitian ini dharapkan guru dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa hendaknya juga mempertimbangkan factor internal yang dimiliki oleh siswa berupa pola pikir dan sikap ilmiah.
Dampak Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar IPA dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ni Made Budhi Mulyanti; I Ketut Gading; Diki
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59276

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa juga sering ditemui pada kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah. Hal ini akan mempengaruhi hasil belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan design yang digunakan yaitu pretest-post test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah 110 orang siswa, sampel penelitian sejumlah 39 orang ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling terpilih 20 orang siswa kelas 5 dan 19 orang siswa kelas 5. Metode pengumpulan data menggunakan tes.  Data dianalisis menggunakan Uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan hasil belajar IPA dan kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dipadukan dengan multimedia digital lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan tersebut, dengan nilai Fhit sebesar 5,047 dan nilai signifikansi kurang 0,01. Sehingga dapat disimpulkan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing dipadukan dengan multimedia digital secara simultan mampu meningkatkan hasil belajar IPA dan kemampuan berpikir kritis  siswa kelas 5 SD. Implikasi penelitian ini diharapkan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang telah terbukti secara empiris dan berkontribusi positif dalam peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis.
Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan Matematika dengan Model Pembelajaran RESIK berbantuan Media Komik Ni Komang Ayu Tri Pramana Putri; I Wayan Wiarta; I Komang Ngurah Wiyasa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.58808

Abstract

Matematika merupakan pembelajaran yang mempelajari logika, susunan, bentuk, besaran, dan konsep yang saling berkaitan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi, diperoleh bahwa hasil belajar siswa pada ulangan harian masih berada di bawah KKM. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan Matematika siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk membuktikan pengaruh yang signifikan model Realistic Setting Kooperatif (RESIK) berbantuan media komik terhadap kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas V SD Negeri di Gugus Srikandi sebanyak 376 orang siswa dan sampel pada penelitian ini sebanyak 61 orang siswa. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan metode tes, instrumen yang digunakan berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan rerata gain skor ternomalisasi kompetensi pengetahuan matematika kelompok eksperimen (0,701) lebih besar daripada rerata gain skor ternomalisasi kompetensi pengetahuan matematika kelompok kontrol (0,554). Berdasarkan analisis uji-t diperoleh thitung (4,595) lebih besar daripada ttabel (2,000) dengan dk 59 dan taraf signifikansi 5%, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Realistic Setting Kooperatif (RESIK) berbantuan media komik terhadap kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Srikandi.
Pendapatan Orang Tua terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas V Ratih Oktavia Rahmawati; Ika Candra Sayekti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59744

Abstract

Mayoritas pendapatan orang tua siswa dapat digolongkan menjadi 5 yaitu kurang, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan orang tua terhadap minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini yaitu berjumlah 345 terdiri dari orang tua dan siswa kelas V di SD. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling, dan teknik pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil data yang diperoleh tingkat pendapatan orang tua mempengaruhi minat dan hasil belajar siswa secara positif dan signifikan dengan nilai fhitung 7,523 lebih dari ftabel 3,81 dan nilai signifikan sebesar 0,004 kurang 0,05. Pendapatan orang tua secara partial berpengaruh positif signifkan terhadap minat belajar siswa, dapat dibuktikan dengan nilai dari thitung 1,683 lebih dari 1,674 ttabel dengan nilai signifikan sebesar 0,039 kurang 0,05. Secara partial pendapatan orang tua dapat memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, dapat dibuktikan dengan nilai dari thitung 2,378 lebih dari 1,674 ttabel dengan nilai signifikan sebesar 0,035 kurang 0,05. Pendapatan orang tua berkontribusi terhadap minat dan hasil belajar siswa sebesar 35,2 sedangkan sisanya 64,8% dipengaruh oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat pendapatan orang tua maka minat dan hasil belajar yang diperoleh siswa juga akan semakin tinggi.
Model Discovery Learning Berbasis STEAM: Dampaknya Terhadap Hasil Belajar IPA dan Keterampilan Proses Sains Siswa Putu Netha Kusumayuni; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59771

Abstract

Kondisi pandemi menyebabkan proses pembelajaran menjadi terbatas dan berdampak pada kurang optimalnya penerapan model pembelajaran inovatif guna peningkatan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model discovery learning berbasis STEAM terhadap hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains siswa kelas V SD. Penelitian eksperimen    semu (Quasi Eksperimen) ini menggunakan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD, yang terdiri dari 457 orang siswa. Sebanyak 71 siswa   sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan tes pilihan ganda, sedangkan data keterampilan proses sains dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data dianalis dengan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model discovery learning berbasis STEAM dengan pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara siswa yang mengikuti pembelajaran model discovery learning berbasis STEAM pembelajaran konvensional kelas. Terdapat perbedaan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains secara simultan antara siswa yang mengikuti pembelajaran model discovery learning berbasis STEAM dengan pembelajaran konvensional. Simpulan penelitian ini model discovery learning berbasis STEAM berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains siswa kelas V SD.
Kompetensi Kepribadian Guru PAK dalam Memberikan Motivasi Belajar Siswa Kelas V di SD Deviana Sibulo; Ferofianes L. Tanjung; Eka Mirma Selan; Yakobus Adi Saingo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.56730

Abstract

Motivasi belajar siswa akan semakin meningkat ketika guru menghidupi kompetensi kepribadian yang unggul dengan menjadi pribadi yang mampu mengelola kelas dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis kompetensi kepribadian guru PAK dalam memberikan motivasi belajar peserta didik kelas V di SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data dari 5 orang subjek. Pengumpulan data menggunakan wawancara. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian bahwa kompetensi kepribadian guru PAK berdampak pada meningkatnya motivasi belajar siswa kelas V SD dengan cukup baik dan signifikan, yang diperkuat dengan hampir semua indikator dari kompetensi kepribadian guru PAK telah diterapkan, seperti menjadi pribadi disiplin, pribadi jujur, pribadi adil, pribadi berakhlak mulia, pribadi dengan keteladanan hidup positif, pribadi bijaksana, dan pribadi yang percaya diri. Implikasinya terjadi peningkatan motivasi belajar yang dapat diamati berdasarkan indikatornya yaitu adanya hasrat untuk berhasil, adanya kesadaran belajar sebagai kebutuhan, adanya harapan meraih cita-cita, adanya penghargaan dalam belajar, adanya pandangan bahwa belajar sebagai kegiatan menarik. Implikasi penelitian ini diharapkan dengan adanya motivasi belajar yang tinggi akan berpengaruh pada hasil belajar dan peningkatan prestasi di sekolah dari peserta didik itu sendiri.
Aplikasi Volcano Berbasis Android Pada Materi Vulkanisme Sebagai Media Microlearning Geografi Ranida Seviana; Yusuf Suharto; Fatiya Rosyida; Ferryati Masitoh
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59506

Abstract

Keterbatasan media pembelajaran berbasis teknologi dalam menyajikan materi vulkanisme yang abstrak dan kompleks membuat siswa kesulitan dalam memahami materi tersebut. Oleh karena itu, dikembangkan sebuah media berupa aplikasi Volcano yang memiliki keterbaruan dari segi penyajian materi dengan berbasis microlearning yang mengkombinasikan beragam komponen di dalamnya, seperti objek 3D augmented reality, video youtube, dan gambar dengan menyesuaikan karakter siswa generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media aplikasi Volcano berbasis android, mengetahui kelayakan, serta efektivitas media aplikasi Volcano dalam pembelajaran Geografi SMA/MA materi vulkanisme. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 2 dosen sebagai ahli materi dan ahli media, 34 siswa dan guru geografi. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket. Teknik analisis data pada penelitian pengembangan ini, yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil uji validasi dari ahli materi diperoleh persentase sebesar 83,93%, sedangkan ahli media sebesar 98,33%. Uji coba produk kepada guru dan siswa diperoleh persentase sebesar 88,15% dan 86,60% dengan kriteria sangat layak, sedangkan hasil uji efektivitas produk yang diperoleh dari nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 83,47 menunjukkan bahwa media ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini yaitu dengan adanya aplikasi Volcano diharapkan dapat membantu siswa dalam mempelajari materi vulkanisme.
Media Video Blogging pada Microlearning Materi Mitigasi Bencana Muhammad Ilham Athalla Naufal Susantyo; Alfi Sahrina; Hadi Soekamto; Syamsul Bachri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59677

Abstract

Penelitian ini didasari atas materi mitigasi bencana yang perlu pemahaman nyata, namun ditemukan kendala berupa keterbatasan ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media vlog (video blogging) pada microlearning materi mitigasi bencana. Penelitian dilakukan dengan inovasi teknologi dan microlearning berupa vlog. Media seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter siswa. Pengembangan dilakukan dengan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari siswa-siswi pada kelas XI IPS 4 dan satu guru Geografi. Metode pengumpulan data dengan angket. Analisis data dilakukan pada hasil validasi berupa kritik serta saran dengan angket terbuka dan data tanggapan oleh guru dan siswa dengan angket semi terbuka sebagai bentuk data kualitatif dan kuantitatif. Validasi memperoleh rekomendasi “sangat layak” oleh ahli media dan “layak dengan revisi kecil” oleh ahli materi dan dilakukan revisi. Tanggapan pada tahap implementasi diperoleh skor rata-rata 89% oleh siswa dan 95% oleh guru yang keduanya termasuk dalam kualifikasi “sangat baik” atau sesuai dengan kebutuhan, yang mana media dapat menjadi alat bantu pembelajaran dan acuan penelitian lanjutan terkait kekurangan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan tools tambahan sebagai wadah untuk peserta didik jika ingin mempelajari materi yang lebih dalam.