cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2021): June" : 20 Documents clear
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menengah Kejuruan Melalui Mobile Learning Haryati, Sovia; Rizal, Fahmi; Syah, Nurhasan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.31896

Abstract

Masih banyak guru yang belum mampu menerapkan teknologi pada setiap pembelajaran. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mobile learning pada siswa menengah kejuruan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang telah dimodifikasi. Populasi penelitian adalah 62 siswa. Sampel penelitian ini adalah 31 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuisioner. Instrumen yang digunakan adalah angket berupa skala likert. Teknik analisis data yang digunakan analisis statistic kualitatif dan kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi yang dilakukan diperoleh persentase rata-rata penilaian sebesar 88% dengan kategori valid dengan begitu dapat disimpulkan aplikasi media pembelajaran mobile learning sudah valid untuk digunakan dalam pembelajaran Mekanika Teknik. Hasil penilaian yaitu nilai yang diberikan oleh materi pembelajaran yaitu 0,875 (valid), penilaian yang diberikan oleh ahli media pembelajaran yaitu 87,93 (praktis), hasil uji coba siswa mendapatkan nilai 87,93 (valid) dan hasil uji Efektivitas pembelajaran dikatakan efektif jika tingkat ketuntasan hasil belajar siswa dalam satu kelas mencapai 80%. Dapat disimpulkan bahwa mobile learning yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru sebagai fasilitas untuk belajar mandiri pada siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Video Pembelajaran pada Materi Keberagaman Budaya Bangsaku Bermuatan Masalah Sosial Nopiantari, I Gusti Agung Ayu; Agung, Anak Agung Gede
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32058

Abstract

Kurangnya inovasi media pembelajaran bermuatan masalah sosial di sekolah dasar menyebabkan rendahnya hasil belajar IPS siswa. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan video pembelajaran dengan materi keberagaman budaya bangsaku dan mengetahui validitas media tersebut. Penelitian pengembangan ini berpedoman pada model ADDIE. Subjek dalam penelitian pengembangan ini berjumlah 7 orang yang meliputi para ahli dan siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data pada peneltian ini observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu kuesioner. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini yaitu metode analisis deskriptif kuantitatif dan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil review ahli isi memperoleh skor 92,50% (kualifikasi sangat baik), hasil review uji ahli desain instruksional diperoleh skor 93,75% (kualifikasi sangat baik), hasil review uji ahli media pembelajaran diperoleh skor 90,00% (kualifikasi sangat baik), dan hasil uji perorangan diperoleh skor 95,45% (kualifikasi sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran layak digunakan dalam muatan IPS Implikasi dari penelitian ini yakni penggunaan video pembelajaran mampu memotivasi siswa dalam belajar IPS.
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Bali Siswa Melalui Multimedia Flashcard Bilingual Wiweka, Nyoman Arya; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32074

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas I Sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Bali disebabkan oleh pengkemasan pembelajaran kurang menarik, serta belum adanya penerapan multimedia pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian untuk menciptakan multimedia flashcard bilingual pada mata pelajaran bahasa bali. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan prosedur ADDIE. Subjek penelitian ini terdiri 3 pakar ahli, 6 siswa kelompok kecil dan 3 siswa uji perorangan.  Metode pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, pencatatan dokumen, serta menyebarkan kuesioner.  Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data hasil uji validasi menunjukan bahwa multimedia flashcard bilingual valid digunakan berdasarkan: hasil review ahli isi bidang studi (83%), hasil review ahli desain media (91%), hasil review ahli media dengan kualifikasi baik (83%), hasil uji coba peroarangan dengan kualifikasi sangat baik (94%), dan hasil uji coba kelompok kecil (93,7%). Jadi multimedia flashcard bilingual dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini media yang dikembangkan dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap pembelajaran bahasa Bali dan dapat meningkatkan kreativitas pendidik.
Multimedia Interaktif Berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada Pembelajaran Matematika Pratiwi, Rianti Ika Maya; Wiarta, I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32220

Abstract

Kurangnya variasi media dan pendekatan pembelajaran yang digunakan guru pada pembelajaran matematika secara daring mengakibatkan rendahnya pemahaman siswa. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan multimedia interaktif berbasis pendidikan matematika realistik Indonesia pada pembelajaran matematika kelas II.  Jenis penelitian ini adalah pengembangan menggunakan model ADDIE. Subjek ujicoba produk ini berjumalh 8 orang yang terdiri dari para ahli dan siswa. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis pendidikan matematika realistik Indonesia: (a) pada hasil review ahli isi media berkualifikasi sangat baik (90%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran media berkualifikasi sangat baik (95%), (c) hasil review ahli media pembelajaran menunjukkan bahwa media berkualifikasi sangat baik (93,33%), (d) hasil uji coba perorangan menunjukkan media berkualifikasi sangat baik (91,66%). Dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis pendidikan matematika realistik Indonesia pada pembelajaran matematika kelas II SD sangat baik dan layak untuk digunakan pada proses pembelajaran matematika. Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru daalm proses pembelajaran.
Video Pembelajaran Berbasis Pendekatan Kontekstual Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD Octavyanti, Ni Putu Liana; Wulandari, I Gusti Agung Ayu
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32223

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa didasari oleh minimnya media pembelajaran khususnya dalam bidang matematika, yang menyebabkan siswa sulit untuk memahami materi. Tujuan penelitian ini yaitu  mengembangkan video pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur model ADDIE. Subek uji coba penelitian ini yaitu 1 orang ahli isi pembelajaran, 1 orang ahli desain pembelajaran, 1 orang ahli media pembelajaran, 3 1 orang uji coba perorangan dan 6 orang uji coba kelompok kecil. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil review ahli isi pembelajaran memperoleh skor 91,67% (berkualifikasi sangat baik), hasil review ahli desain pembelajaran memperoleh skor 79,54% (berkualifikasi baik), hasil review ahli media pembelajaran memperoleh skor 93,33% (berkualifikasi sangat baik), hasil uji coba perorangan memperoleh persentase skor 93,74% (berkualifikasi sangat baik), dan hasil uji kelompok kecil memperoleh persentase skor 90,62% (berkualifikasi sangat baik). Jadi media video pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual pada mata pelajaran matematika layak untuk digunakan. Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran matematika.
Video Animasi Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran IPA Kelas VI Sekolah Dasar Sukarini, Komang; Manuaba, Ida Bagus Surya
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32347

Abstract

Kurangnya media pembelajaran yang menarik untuk menunjang pembelajaran secara mandiri disituasi pandemi covid-19 menjadi dasar rendahnya minat dan motivasi belajar siswa. Penggunaan media sederhana cenderung menyebabkan siswa cepat merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video animasi pembelajaran IPA untuk siswa kelas VI. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian meliputi 3 orang ahli dan 9 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa angket atau kuesioner, wawancara, pencatatan dokumen. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan  analisis deskriptif kuantitatif. Hasil review ahli isi pembelajaran memperoleh skor 100% (berkualifikasi sangat baik), hasil review ahli desain pembelajaran memperoleh skor 100% (berkualifikasi sangat baik, hasil review ahli media pembelajaran memperoleh skor 97% (berkualifikasi sangat baik), hasil review uji coba perorangan memperoleh skor 94,4% (berkualifikasi sangat baik), dan hasil review kelompok kecil memperoleh skor 93,4% (berkualifikasi sangat baik). Dapat disimpulkan bahwa media video animasi yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPA di kelas VI sekolah dasar. Implikasi penelitian ini yaitu video animasi ini dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran IPA.
Meningkatkan Semangat Siswa Pada Pembelajaran IPA Melalui Multimedia Interaktif Berorientasi Pendekatan Kontekstual Materi Sumber Energi Kelas IV SD Putra, I Made Juana; Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32356

Abstract

di kelas menyebabkan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan multimedia interaktif berorientasi pendekatan kontekstual materi sumber energi pada pembelajaran IPA. Subjek uji coba penelitian meliputi 1 orang ahli isi pembelajaran, 1 orang ahli desain pembelajaran, 1 orang ahli media pembelajaran dan 15 siswa. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan yang berpedoman pada model DDD-E (Decide, Design, Develop, & Evaulate). Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, angket dan wawancara tak terstruktur. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif.  Hasil review ahli isi menunjukkan multimedia ini berkualifikasi sangat baik (94,50%), Hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan multimedia ini berkualifikasi sangat baik (94,23%), hasil review ahli media menunjukkan multimedia ini berkualifikasi sangat baik (97,65%), Hasil uji coba perorangan memperoleh skor (93,33%) (kualifikasi sangat baik), dan hasil uji coba kelompok kecil memperoleh skor (93,50%) (kualifikasi sangat baik). Jadi multimedia interaktif layak digunakan dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD. Implikasi dari penelitian ini yaitu penggunaan multimedia interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.
Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Melalui Video Animasi IPA pada Pokok Bahasan Sistem Pernapasan Kelas V Candra Dewi, Ni Made Liana; Negara, I Gusti Agung Oka
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32501

Abstract

Kurangnya pemanfaatan media sebagai sarana pendukung pembelajaran dimasa pandemi saat ini. Media yang digunakan masih menggunakan buku siswa sehingga siswa belum memahami materi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan video animasi IPA pada materi Sistem Pernapasan untuk siswa kelas V. Penelitian ini menggunakan model Hannafin and Peck (Analysist, Design, Implementation & Development). Subjek penelitian yaitu 1 ahli isi pembelajaran, 1ahli desain pembelajaran dan 1 ahli media pembelajaran, 6 orang siswa. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan kuesioner. Instrument yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pada hasil uji ahli isi pembelajaran memperoleh skor 98,20% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji ahli desain pembelajaran memperoleh skor 100% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji ahli media pembelajaran memperoleh skor 98,6% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji coba perorangan memperoleh skor 95% dengan kualifikasi sangat baik, dan hasil uji coba kelompok kecil memperoleh skor 95% dengan kualifikasi sangat baik. Jadi media video animasi layak digunakan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini yaitu secara empiris terbukti bahwa penggunaan media video animasi dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa.
Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Melalui Multimedia Interaktif Pada Mata Pelajaran IPA Ardana Yasa, I Kadek Dwi Candra; Agung, Anak Agung Gede; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32523

Abstract

Belum tersedianya media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA sebagai penunjang pembelajaran didalam kelas mengakibatkan rendahnya minat belajar siswa kelas VI. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan multimedia interaktif untuk mata pelajaran IPA pada siswa kelas VI. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model DDD-E. Subyek penelitian ini yaitu 3 pakar, 3 siswa perorangan, 6 siswa kelompok kecil. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan kuesioner/angket (tertutup dan terbuka dengan isian singkat). Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukan kualifikasi sangat baik dengan persentase (95,50%), hasil review ahli desain pembelajaran menunjukan kualifikasi sangat baik dengan persentase (94,00%), hasil review ahli media menunjukkan kualifikasi sangat baik dengan persentase (91,00%), hasil uji perorangan menunjukan kualifikasi sangat baik dengan persentase (91,10%), hasil uji kelompok kecil menunjukan kualifikasi sangat baik dengan persentase (92,58%). Jadi multimedia interaktif layak diterapkan dalam pembelajaran. implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan dapat digunakan guru sebagai media yang membantu siswa dalam belajar.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Nilai Agama Pada Anak Usia Dini Melalui Media Pembelajaran Ular Tangga “Widya Suputra” Berbasis Tri Hita Karana Yeni Lestari, Ni Gusti Ayu Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32629

Abstract

Sulitnya guru PAUD bernuansa Hindu untuk mendapatkan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk menanamkan nilai-nilai Tri Hita Karana kepada anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran ular tangga “Widya Suputra” berbasis nilai-nilai Tri Hita Karana. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba produk terdiri dari 10 orang ahli. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu obervasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan untuk menganalisis data yaitu kuesioner. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus validasi isi Lawshe yaitu Content Validity Ratio (CVR). Hasil penelitian menunjukkan dari penilaian ahli materi dengan menggunakan CVR diperoleh perhitungan nilai CVR sebesar 0,99 dan nilai CVI sebesar 0,99. Ahli media diperoleh nilai CVR sebesar 0,99. Terdapat satu butir instrumen yang mendapatkan nilai CVR sebesar 0,6 dan nilai CVI sebesar 0,97 sehingga cukup mendekati nilai batas minimum Lawshe. Dengan demikian media ular tangga “Widya Suputra” dinyatakan valid. Berdasarkan hal tersebut, media ular tangga “Widya Suputra” layak untuk diterapkan pada kegiatan pembelajaran anak usia dini dalam pengenalan nilai Tri Hita Karana. Implikasi penelitian ini media yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran.

Page 1 of 2 | Total Record : 20