cover
Contact Name
Risky Kusuma Hartono, SKM, MKM
Contact Email
Risky_kusuma@yahoo.com
Phone
+6285646814814
Journal Mail Official
jikes@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 14122804     EISSN : 23548207     DOI : https://doi.org/10.33221/jikes
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan mempersembahkan naskah original terkait perkembangan terkini isu kesehatan. Jurnal mendiskusikan tulisan-tulisan ilmiah terkait ilmu kesehatan masyarakat. Bidang keilmuwan jurnal mencakup medis, klinis, kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Naskah ilmiah dalam jurnal ilmiah kesehatan berisikan hasil riset, studi kasus, atau kondisi konseptual, Jurnal ini diterbitka oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) dengan frekuensi terbit 4 bulanan yaitu 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret, Agustus dan Desember setiap tahunnya. Pengiriman artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (GRATIS), tetapi biaya publikasi (HANYA jika dipublikasikan). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef, serta pengecekan plagiat dengan similarity check turnitin Karena itu, semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI yang unik.
Articles 136 Documents
DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA EALES DISEASE : A LITERATURE REVIEW Victor, Andi Arus; Suryoadji, Kemal Akbar; Adishabri, Ananda Kukuh; Abdullah, Muhammad Raoul Taufiq
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i02.2657

Abstract

Penyakit Eales adalah vaskulopati retina oklusif idiopatik yang utamanya memengaruhi retina perifer. Penyakit Eales ditandai oleh vaskulitis retina dan perdarahan vitreus berulang, iskemia retina, dan neovaskularisasi yang disertai nyeri kepala, konstipasi, dan epistaksis. Penyebab pasti belum sepenuhnya dipahami namun diduga terkait reaksi imunologis terhadap agen eksogen seperti tuberkulosis. Patofisiologi melibatkan periflebitis retina, iskemia retina, dan neovaskularisasi. Tinjauan pustaka menggunakan sumber data dari NCBI atau PubMed dengan kata kunci "Eales disease" dan kriteria inklusi berupa naskah lengkap dan berbahasa Inggris. Studi ini bertujuan untuk meninjau pustaka mengenai diagnosis dan tatalaksana penyakit Eales, serta menyajikan informasi berbagai pilihan pengobatan berdasarkan tahap penyakit guna meningkatkan prognosis visual. Diagnosis penyakit Eales didasarkan pada anamnesis dan pemeriksaan oftalmologis meliputi tajam penglihatan, pemeriksaan segmen anterior, vitreus, saraf optik, dan retina. Pemeriksaan penunjang seperti fundus fluorescein angiography (FFA), B-scan ultrasonography, dan tomografi koherensi optik (OCT) membantu memastikan diagnosis. Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk menyingkirkan penyakit lain penyebab vasculitis. Tatalaksana penyakit Eales melibatkan terapi medis dengan steroid (oral atau periokular) pada tahap inflamasi, fotokoagulasi laser pada tahap proliferasi untuk mengatasi neovaskularisasi, dan pembedahan vitreoretinal (vitrektomi) pada kasus dengan perdarahan vitreus persisten atau retinal detachment. Komplikasi termasuk perdarahan vitreus berulang, neovaskularisasi iris, katarak, dan glaukoma neovaskular. Penyakit Eales adalah vaskulopati retina dengan gejala vaskulitis dan perdarahan vitreus berulang. Diagnosis didukung oleh pemeriksaan seperti FFA, B-scan ultrasonography, dan OCT. Tatalaksana melibatkan penggunaan steroid, fotokoagulasi laser, dan pembedahan vitreoretinal.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI Syuhada, Ambar Dani; Dewita, Trisna
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i02.2672

Abstract

Kasus keracunan pestisida di Jawa Barat pada tahun 2019 tercatat sebanyak 334 jumlah kasus, jumlah angka kasus tersebut berpotensi meningkat setiap tahunnya. Diperlukannya promosi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi K3 terhadap pengetahuan dan sikap petani di terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dari bahaya pestisida kepada Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) Tunas Harapan di Desa Bobos Kecamatan Legon kulon Kabupaten Subang. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest – posttest yaitu dilakukan observasi sebelumnya, lalu melihat perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya perlakuan. Desain ini dilakukan tanpa adanya kelompok kontrol. Pemberian materi menggunakan alat bantu berupa proyektor untuk memberikan ilustrasi secara audio visual dan menggunakan leaflet. Sampel penelitian 48 responden kepada gapoktan Tunas Harapan di Desa Bobos Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat uji-t dependen (parametrik). Tingkat pendidikan mayoritas sekolah menengah atas sebanyak 56%, umur 40% dewasa awal, jenis kelamin 83% laki-laki. Terdapat pengaruh promosi k3 menggunakan media audio visual dan leaflet terhadap pengetahuan dan sikap sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah diberikan penyuluhan dengan nilai p : 0,0001. Disarankan hendaknya Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian di Desa Bobos Kecamatan Legon kulon Kabupaten Subang membuat program promosi K3 setiap 6 bulan sekali dan membuat tim pos Upaya Kesehatan Kerja.
ANALISIS SPASIAL INDIKATOR FAKTOR RISIKO STUNTING TERHADAP BALITA STUNTING KOTA PALEMBANG TAHUN 2022 Salsabila, Gea; Najmah, Najmah; Aprina, Fenty; Arpansyah, Arpansyah; Cahyono, Heri; Nurita, Yuni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i1.2958

Abstract

Penyebab stunting pada balita terlihat dari beberapa faktor risiko yaitu gizi ibu pada masa hamil, kondisi sosial dan ekonomi, penyakit pada bayi, kebutuhan gizi yang kurang pada bayi. Berbagai faktor risiko ini biasanya berlangsung dalam periode yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk melihat distribusi sebaran kasus stunting dan indikator faktor risiko penyebab stunting di Kota Palembang Tahun 2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif, desain penelitian ekologi menggunakan pendekatan spasial. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh balita stunting tahun 2022. Sampel data sekunder dari Elektornik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) Dinas Kesehatan Kota Palembang yaitu seluruh balita stunting tahun 2022 di Palembang berjumlah 517 balita. Hasil penelitian yaitu wilayah stunting dibagi menjadi 5 kategori warna prevalensi stunting berdasarkan WHO, dimana wilayah dengan prevalensi stunting >30% disimbolkan dengan wilayah berwarna merah gelap dan semakin rendah angka prevalensi stunting semakin pudar pula warna merah pada wilayah tersebut. Kota Palembang termasuk kota dengan prevalensi stunting paling rendah karena memiliki prevalensi stunting dibawah 2,5%. Data stunting disandingkan dengan indikator faktor risiko penyebab stunting yang disimbolkan dengan diagram pie. Kesimpulan penelitian yaitu masih banyak balita yang terkena stunting walaupun di Kota Palembang termasuk kategori stunting yang rendah dan hampir semua indikator faktor risiko sudah memenuhi target kemenkes RI.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERAPI RANITIDINE DAN OMEPRAZOLE TERHADAP LAMA RAWAT INAP PASIEN DISPEPSIA Nabilah, Ayi; Harfiani, Erna; Hasanah, Uswatun; Yusmaini, Hany
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v22i03.2972

Abstract

Dispepsia merupakan gangguan saluran pencernaan atas yang sering dikeluhkan oleh berbagai kalangan masyarakat. Konsensus Nasional Penatalaksanaan Dispepsia dan Infeksi Helicobacter pylori merekomendasikan tata laksana awal dispepsia salah satunya adalah obat antisekresi asam lambung. Obat antisekresi asam lambung yang paling sering digunakan pada pasien dispepsia rawat inap yaitu omeprazole dan ranitidine. Mekanisme obat yang berbeda menyebabkan efektivitas obat yang berbeda pula yang memengaruhi lama rawat inap pasien. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan terapi omeprazole dan ranitidine terhadap lama rawat inap pasien dispepsia dewasa. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif – analitik observasional dengan pendekatan potong lintang terhadap pasien dispepsia di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Penelitian dilakukan pada 64 pasien yang memenuhi kriteria dan diperoleh hasil rata-rata lama rawat inap pasien dispepsia dengan terapi omeprazole adalah 1,91 (±0,893) hari. Sedangkan, rata-rata lama rawat inap pasien dispepsia dengan terapi ranitidine adalah 2,16 (±1,194) hari. Hasil analisis bivariat perbandingan lama rawat inap terhadap kedua kelompok menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna/signifikan dengan nilai p>0,05 (p-value=0,542). Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna lama rawat inap pasien dispepsia yang diberikan terapi omeprazole dengan ranitidine di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Serang.
GAMBARAN PENYEBAB PENDING KLAIM BPJS KESEHATAN PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT X DI KOTA BOGOR Dinnillah, Amir Hamzah; Hardiana, Hedy; Susanti, Fitriani Ariani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i1.3007

Abstract

Penelitian ini menyoroti fenomena pending klaim BPJS Kesehatan di Rumah Sakit X, di mana pembayaran layanan kesehatan tertunda karena verifikasi yang diperlukan oleh BPJS Kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, untuk dapat menggambarkan fenomena pending klaim BPJS Kesehatan di rumah sakit X dengan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumen, dengan pengelolaan menggunakan analisis tematik dalam mengidentifikasi dan pemahaman terhadap pola tematik atau isu terkait pending klaim BPJS di rumah sakit. Hasilnya menunjukkan beberapa faktor penyebab, seperti ketidakcocokan dalam kode diagnosis, kelengkapan berkas pasien, perbedaan pandangan medis dan administratif, serta praktik dokumentasi oleh DPJP. Rekomendasi termasuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), perbaikan kelengkapan berkas pasien, koordinasi yang lebih baik, pemantauan Dokter Penangung Jawaban Pelayanan (DPJP), dan peningkatan kualitas dokumentasi. Dampak dari pending klaim adalah terhentinya aliran dana untuk pembayaran layanan kesehatan. Langkah-langkah perbaikan harus dilakukan oleh pihak internal rumah sakit, dengan kolaborasi antara berbagai pihak termasuk tim administratif, tenaga medis, dan DPJP.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR IURAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA PEKERJA SEKTOR INFORMAL Iqbal, Muhammad; Yeni, Rahma
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i02.3030

Abstract

Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) merupakan peserta yang bekerja di luar hubungan kerja atau peraturan ketenagakerjaan secara umum. Peserta pada segmen ini dapat diartikan sebagai pekerja pada sektor informal. Sistem kepesertaan ataupun pembayaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi pekerja sektor informal tidak bersifat memaksa dan didasari oleh kesadaran pribadi sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk berpartisipasi atau tidak dalam JKN. Secara nasional tunggakan iuran peserta paling tinggi pada peserta PBPU-pekerja mandiri (Rp5.654.930.976.944,-), yaitu sebesar 86,88% dari keseluruhan tunggakan iuran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kemauan membayar iuran program JKN pada pekerja sektor informal. Desain penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional, pengumpulan data dengan kuesioner pada 100 responden di kota Jakarta Timur tahun 2023 dengan manggunakan rumus slovin dan teknik random sampling. Data diolah dengan SPSS Versi 25 menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil diketahui terdapat pengaruh semua variabel independen pada perilaku kemauan membayar dengan hasil sebagai berikut, jumlah anggota keluarga (nilai p = 0,000 dan OR = 29.792), pengetahuan (nilai p = 0,000 dan OR = 5.440), riwayat katastropik (nilai p = 0,000 dan OR = 28,174), dan mutu layanan kesehatan (nilai p = 0,000 dan OR = 14.881). Dari data tersebut disimpulkan bahwa jumlah anggota keluarga, pengetahuan, riwayat katastropik, dan mutu layanan kesehatan berpengaruh pada kemauan peserta untuk membayar iuran program JKN. BPJS agar melakukan tindakan edukasi dan promosi atas manfaat yang program JK-KIS, melakukan evaluasi dengan melakukan survei lanjutan, dan melihat progresnya, menyarankan kepada peserta yang menunggak memilih segmen kepesertaan yang sesuai dengan kemampuan finansial.
KESEHATAN MENTAL DI ERA DIGITAL: TINJAUAN NARATIF DAMPAK MEDIA SOSIAL DAN TEKNOLOGI DIGITAL PADA KESEHATAN MENTAL DAN UPAYA UNTUK MENGATASINYA Suryoadji, Kemal Akbar; Ali, Najma; Sutanto, Reynardi Larope; Christian, Christopher; Putra, Elza Nur Warsa; Faruqi, Muhammad; Simanjuntak, Kevin Tadeus; A’yun, Ilham Qurrota; Setyawan, Dhanis Adrianto; Suskhan, Rizki Fauzi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i1.3115

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah gaya hidup dan perilaku manusia secara mendalam, terutama melalui penggunaan media sosial dan internet dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, dampaknya terhadap kesehatan mental manusia sangat kompleks. Penelitian ini mengulas secara mendalam dampak media sosial dan teknologi digital pada kesehatan mental, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi dampak tersebut. Studi ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan dokumen lainnya. Pencarian dilakukan melalui Google Scholar dan pencarian manual dengan kata kunci "(Kesehatan Mental) DAN (Era Digital)". Kriteria inklusi meliputi artikel-artikel yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2024, tersedia secara daring, dan memiliki relevansi langsung dengan topik penelitian. Kriteria eksklusi mencakup artikel yang tidak tersedia secara bebas, tidak berhubungan langsung dengan topik penelitian, atau memiliki kualitas metodologi yang rendah. Pengaruh media sosial dan teknologi digital terhadap kesehatan mental sangat kompleks dan beragam. Berbagai studi menunjukkan enam poin sintesis, termasuk dampak media sosial pada kesehatan mental, perasaan kesepian dan isolasi, paparan berita negatif, upaya pencegahan dan dukungan kesehatan mental online, kontrol diri digital, dan peran kebijakan pemerintah. Upaya pencegahan dan dukungan kesehatan mental online menjadi perhatian utama dalam mengatasi dampak negatif tersebut. Era digital membawa dampak kompleks pada kesehatan mental manusia. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan secara hati-hati manfaat dan risiko penggunaan media sosial dan teknologi digital. Dukungan kesehatan mental online dan regulasi pemerintah merupakan bagian integral dari solusi untuk menjaga kesehatan mental individu dan masyarakat di era digital yang terus berkembang.
PENGARUH PENYULUHAN PENCEGAHAN OBESITAS TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SMK SWASTA NAHDLATUL ULAMA MEDAN Sari, Fitri Dian Nila
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i02.3123

Abstract

Saat ini obesitas merupakan masalah kesehatan global yang semakin meningkat, dan remaja merupakan kelompok populasi yang rentan terhadap perkembangan obesitas. Menurut survei Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 340 juta anak dan remaja yang berusia 5-19 tahun mengalami kelebihan berat badan atau obesitas pada tahun 2016. Salah satu faktor yang mempengaruhi gizi seseorang adalah kurangnya pengetahuan tentang gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pencegahan obesitas terhadap pengetahuan siswa. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 orang responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Penelitian menggunakan metode pre-experimental dengan rancangan One Group Pre Test dan Post Test Design. Variabel pengetahuan siswa saat pretest atau sebelum diberikan penyuluhan mayoritas siswa berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 16 orang (53,3%), berpengetahuan baik 14 orang (46,7%), dan saat posttest atau setelah diberikan penyuluhan pencegahan obesitas jumlah responden yang berpengetahuan kurang menurun menjadi 9 orang (30%). Sedangkan jumlah siswa yang berpengetahuan baik meningkat menjadi 21 orang (70%). Rata-rata pengetahuan siswa pretest yaitu 1,4667 dengan Standar Deviasi 0,50742, meningkat menjadi 1,7000 saat posttest setelah diberikan penyuluhan dengan Standar Deviasi 0,46609. Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon didapat nilai p = 0,008 (p < 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan pencegahan obesitas terhadap pengetahuan pada siswa. Dari penelitian ini, saran kepada pihak sekolah agar ke depannya dapat bekerja sama dengan instansi pelayanan kesehatan setiap tahunnya untuk melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan berisi informasi tentang gizi seimbang.
GAMBARAN TELUR CACING PADA FESES SAPI DI DAERAH MAKROMAN KECAMATAN SAMBUTAN SAMARINDA Wardhany, Dewi Widya; i, Azhari; Azzahra, Sresta
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i02.3189

Abstract

Permintaan masyarakat terhadap kebutuhan daging sapi semakin meningkat. Populasi sapi potong dalam kurun waktu lima tahun terakhir cenderung meningkat dengan pertumbuhan 2,53% per tahun. Kesehatan ternak merupakan kunci yang menentukan mutu keberhasilan bagi usaha peternakan, banyak penyakit yang dapat menyerang sapi seperti dari genus Nematoda, Cestoda, dan Trematoda. Infeksi kecacingan ini bersifat zoonosis dan merugikan bagi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran telur cacing pada feses sapi di daerah Makroman Kecamatan Sambutan Samarinda. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dan jumlah sampel penelitian sebanyak 33 sampel feses sapi di 4 peternakan dengan teknik pengambilan total sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariate. Berdasarkan hasil penelitian dari 33 sampel menunjukan bahwa 11 (33,3%) sampel positif telur cacing Toxocara sp., Hookworm, Fasciola sp., dan Ascaris sp. dan 22 (66,7%) sampel negatif. Adanya sampel positif pada penelitian ini, peternak harus lebih memperhatikan lagi kebersihan dan hygenitas kandang, pemberian pakan ternak sapi serta kesehatan hewan ternak dengan pemberian obat cacing.
PENGARUH ANEMIA PADA IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN, PANJANG BADAN, DAN LINGKAR KEPALA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH PUSKESMAS SANGKRAH Wulandari, Retno Erawati; Sidiq, Halik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i02.3399

Abstract

Pengukuran Antropometri memiliki perbedaan dari kriteria panjang lahir, lingkar kepala, dan berat lahir pada ibu dengan anemia berat pengukurannya lebih rendah dibanding yang ringan. Desain penelitian cross sectional dengan menggunakan acuan laporan persalinan di wilayah puskesmas Sangkrah, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Data yang digunakan merupakan data persalinan yang berada pada rentang waktu Januari-September 2023. Uji hipotesis dengan Chi Square. Temuan empiris menunjukkan bahwa Variabel berat badan (gr) menunjukkan signifikasi 0,861. Pada variabel panjang badan (cm) menunjukkan signifikasi 0,040. Sedangkan pada lingkar kepala (cm) juga menunjukkan signifikasi 0,827. Tidak terdapat pengaruh antara anemia pada berat badan dan lingkar kepala bayi pada anemia di ibu hamil sedangkan ada pengaruhnya pada panjang badannya.

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024 Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024 Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024 Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023 Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023 Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 22 Nomor 01 Tahun 2023 Vol 21 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 21 Nomor 03 Tahun 2022 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022 Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022 Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021 Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 20 Nomor 02 Tahun 2021 Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021 Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020 Vol 19 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 19 Nomor 02 Tahun 2020 Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020 Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019 Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 18 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 17 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 17 Nomor 1 Tahun 2018 Vol 17 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 17 Nomor 3 Tahun 2018 Vol 16 No 03 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 16 Nomor 3 Tahun 2017 Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017 Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017 More Issue