cover
Contact Name
Risky Kusuma Hartono, SKM, MKM
Contact Email
Risky_kusuma@yahoo.com
Phone
+6285646814814
Journal Mail Official
jikes@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 14122804     EISSN : 23548207     DOI : https://doi.org/10.33221/jikes
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan mempersembahkan naskah original terkait perkembangan terkini isu kesehatan. Jurnal mendiskusikan tulisan-tulisan ilmiah terkait ilmu kesehatan masyarakat. Bidang keilmuwan jurnal mencakup medis, klinis, kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Naskah ilmiah dalam jurnal ilmiah kesehatan berisikan hasil riset, studi kasus, atau kondisi konseptual, Jurnal ini diterbitka oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) dengan frekuensi terbit 4 bulanan yaitu 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret, Agustus dan Desember setiap tahunnya. Pengiriman artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (GRATIS), tetapi biaya publikasi (HANYA jika dipublikasikan). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef, serta pengecekan plagiat dengan similarity check turnitin Karena itu, semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI yang unik.
Articles 136 Documents
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan tentang Pemilihan Bra dan Perilaku Sadari Habibah, Siti Nur; Ramadhan, Syahrul; Puspitasari, Nunik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v22i02.2495

Abstract

Perawatan kesehatan payudara sesuai dengan fase perkembangannya penting dilakukan dengan melakukan pemilihan bra yang tepat dan melakukan pecegahan penyakit sedini mungkin melalui perilaku SADARI. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas media video animasi dalam meningkatkan pengetahuan siswi SMP Ma’arif Kebunrejo Genteng tentang pemilihan bra dan perilaku SADARI. Desain penelitian ini eksperimental dengan intervensi melalui video animasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas 7 dan 8 SMP Ma’arif Kebunrejo Genteng yang berjumlah 112 siswa dan sampel 87 siswa. Variabel penelitian yaitu pengetahuan terkait pemilihan bra dan pengetahuan terkait perilaku SADARI. Pengukuran pengetahuan menggunakan pretest dan posttest yang terdiri dari 20 pertanyaan. Teknis analisis data menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori pengetahuan sebelum intervensi sebanyak 26 (29,9%) baik, 55 (63,2%) cukup, dan 6 (6,9%) buruk. Kategori pengetahuan setelah intervensi sebanyak 72 (82,8%) baik, 14 (16,1%) cukup, dan 1 (1,1%) buruk. Rata-rata pengetahuan siswa tentang pemilihan bra dan perilaku SADARI sebelum diberikan intervensi adalah 14,34 dan sesudah diberikan intervensi menjadi 17,02. Berdasarkan paired t-test menunjukkan hasil p = 0,000 yang artinya terdapat perbedaan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Kesimpulannya, media video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden tentang pemilihan bra dan perilaku SADARI.
Prevalensi Infeksi Human Papilloma Virus Risiko Tinggi Pada Wanita dengan Positif Human Immunodeficiency Virus di Dunia: Tinjauan Sistematis Berdasarkan Studi Terkini Kusuma, Fitriyadi; Suryoadji, Kemal Akbar; Abdullah, Muhammad Raoul Taufiq; Fauzi, Ahmad; Ridwan, Alifaturrasyid Syafaatullah; Purwoto, Gatot; Winarto, Hariyono; Anggraeni, Tricia Dewi; Utami, Tofan Widya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v22i02.2652

Abstract

Tipe Human Papilloma Virus (HPV) risiko tinggi merupakan etiologi dari kanker serviks yang menjadi kanker kedua terbesar pada wanita. Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) menjadi salah satu faktor risiko infeksi HPV. Pada pasien dengan HIV terjadi penurunan sistem imun yang dapat menyebabkan peningkatan risiko infeksi terlebih jika kadar CD4+ rendah. Untuk menelusuri seberapa banyak wanita dengan HIV yang terinfeksi virus HPV risiko tinggi pada berbagai penelitian terkini. Penelusuran dilakukan dengan metode systematic review menggunakan database Pubmed, Cochrane, dan ScienceDirect. Digunakan kata kunci “((HPV Positive) AND (HIV) AND (Cervical Cancer))”.Dalam systematic reviews ini, didapatkan hasil akhir 3 penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Di antaranya penelitian di Kenya tahun 2012 menunjukkan 52,6% dari 498 wanita dengan HIV terinfeksi HPV risiko tinggi, penelitian di Nigeria pada 2017 menunjukkan 29% dari 449 wanita dengan HIV terinfeksi HPV risiko tinggi dan juga terdapat hubungan signifikan antara HIV pada pasien wanita dengan infeksi HPV risiko tinggi dibandingkan dengan pasien wanita tanpa HIV dengan dengan OR 3,38 (95% CI 2,34–4,87, p < 0,001), dan penelitian di Nigeria tahun 2014 menunjukkan prevalensi HPV risiko tinggi lebih besar pada pasien dengan HIV positif (24,5%) dibandingkan HIV negatif (15,9%) secara bermakna (P<0,005; OR=1,7; 95% CI=1,1-2,7), serta terdapat penurunan dari prevalensi infeksi HPV risiko tinggi pada wanita dengan HIV positif apabila jumlah CD4 pasien lebih dari 500 sel/mm3 (OR = 0,7; 95% CI: 0,5-0,8). Prevalensi yang besar dan hubungan signifikan antara infeksi HPV risiko tinggi dengan HIV pada pasien wanita menunjukkan diperlukannya skrining HPV tipe risiko tinggi pada pasien wanita dengan HIV sebagai strategi pencegahan yang lebih awal terhadap kanker serviks dan dibutuhkan pemberian terapi yang rutin kepada wanita dengan HIV positif untuk memiliki angka CD4 >500 sel/mm3.
GAMBARAN FAKTOR RISIKO HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS PADA PASIEN HEMODIALISA DI RSUD DR HARJONO PONOROGO Mahmuda, Iin Novita Nurhidayati; Bahrodin, Bahrodin; Ilhami, Afiq Zakie; Nugraheni, Frida Asfarina; Marhamah, Nisrinah; Izzati, Sofi Filda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i1.1863

Abstract

Gagal ginjal kronis merupakan kondisi progresif yang memengaruhi >10% populasi seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensi gagal ginjal kronik sebesar 0,5% dengan komorbid yang sering dijumpai adalah hipertensi (40,8%) dan diabetes mellitus (3,3%). Hemodialisis merupakan pilihan terapi pada gagal ginjal kronik dengan hipertensi sebagai salah satu komplikasinya. Kontrol glikemik dan penyesuaian terhadap agen diabetes dibutuhkan untuk menghindari efek samping hemodialisis pada pasien diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kejadian faktor risiko hipertensi dan diabetes mellitus pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD dr Harjono Ponorogo. Metode penelitian adalah desain studi deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di RSUD dr Harjono Ponorogo dengan sampel penelitian adalah seluruh pasien hemodialisis pada bulan Desember 2021 sejumlah 145 pasien. Data penelitian berupa data sekunder dari rekam medis pasien hemodialisis di RSUD dr Harjono Ponorogo. Analisis data penelitian menggunakan teknik deskriptif tabel frekuensi. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien hemodialisis di RSUD dr Harjono Ponorogo berjenis kelamin laki-laki (51,7%). Penyakit penyerta yang paling dominan dimiliki pasien gagal ginjal kronik yang melakukan hemodialisis adalah hipertensi (61%), disusul diabetes mellitus (25%). Kesimpulan penelitian adalah jumlah kejadian hipertensi lebih banyak dibandingkan kejadian diabetes mellitus pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD dr Harjono Ponorogo.
DESKRIPSI JUMLAH LEUKOSIT PADA PENDERITA KANKER SERVIKS SEBELUM DAN SESUDAH RADIOTERAPI cicillia artitin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v22i03.2175

Abstract

Radioterapi digunakan sebagai terapi kuratif pada kanker serviks, dimana total dosis radiasi diberikan 40-50 Gy per fraksi seminggu, dosis sekitar 0,5 Gy sudah dapat menyebabkan penurunan proses pembentukan sel-sel darah sehingga jumlah sel darah akan menurun. Leukopenia dapat terjadi setelah radioterapi karena sel leukosit sangat radiosensitif. Sel leukosit yang didalamnya terdapat sel limfosit yang berfungsi sebagai pertahanan. Apabila berkurang pertahanan tubuh terhadap penyakit menjadi lemah Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran jumlah leukosits ebelum dan setelah radioterapi. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode pengambilan data secara restropektif dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr.M. Djamil padang pada bulan April-Juni 2022 dengan jumlah populasi 25 dengan teknik purposive sampling, sehingga sampel pada penelitian ini adalah 10 orang pasien, kemudian data diolah dengan menggunakan program SPSS dengan analisis univariat. Hasil penelitian menyatakan bahwa jumlah leukosit normal sebelum penyinaran sebanyak 40,0% dan jumlah leukosit yang tidak normal sebanyak 70,0%. Jumlah leukosit normal pada minggu ke 1 sebanyak 60,0% dan jumlah leukosit yang tidak normal sebanyak 40,0%. Pada minggu ke 2 jumlah leukosit normal sebanyak 80,0% dan jumlah yang tidak normal sebanyak 20,0%. Pada mingguke 3 jumlah leukosit normal sebanyak 70,0% dan yang tidak normal sebanyak 30,0%. sehingga dapat disimpulkan bahwa dosis radiasi yang telah diberikan selama 3 minggu yaitu 20 Gy menurunkan jumlah leukosit.
PROMOSI KESEHATAN DI MEDIA SOSIAL DAN LITERASI KESEHATAN TERHADAP PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE II Hakim, Achmad Lukman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i1.2540

Abstract

Kurang maksimalnya pemanfaatan media sosial oleh profesional kesehatan sebagai media promosi kesehatan dikarenakan terbatasnya kemampuan dalam mengelola informasi kesehatan berbasis media sosial, serta minimnya literasi kesehatan pada usia subur terkait gaya hidup sehingga pencegahan diabetes melitus menjadi belum optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan di media sosial dan literasi kesehatan terhadap pencegahan diabetes melitus tipe II pada usia produktif di Kota Depok. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan desain analitik deskriptif menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat usia produktif di Kota Depok. Sampel pada penelitian ini berjumlah 400 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan multistage sampling. Hasil penelitian diketahui nilai F-hitung sebesar 767,643 dan nilai p sebesar 0,000 (< 0,05). Hal ini menunjukkan variabel promosi kesehatan di media sosial, dan literasi kesehatan secara bersama-sama (simultan) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan diabetes melitus pada usia produktif. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan informasi bagi masyarakat pada usia produktif tentang manfaat dari literasi kesehatan dan promosi kesehatan di media sosial dalam meningkatkan pengetahuan, memudahkan untuk mengakses informasi dasar dan cara pencegahan penyakit diabetes tipe II.
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI, LEMAK, AKTIVITAS FISIK DAN DIETARY DIVERSITY SCORE DENGAN STATUS GIZI PEGAWAI PUSKESMAS MAJALAYA KABUPATEN KARAWANG febriana, rena kurnia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v22i03.2567

Abstract

Tingginya prevalensi gizi lebih sebesar 13.47% dan obesitas 24,28% dan Jawa Barat masuk kedalam 5 besar provinsi dengan konsumsi tinggi kolesterol dan lemak yaitu sebanyak 50,1 % penduduk Jawa Barat. Petugas kesehatan yang mengalami gizi lebih berdampak pada kinerja pelayanan kesehatan dimana petugas kesehatan memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan Mengetahui ada tidaknya hubungan kecukupan energi, lemak, aktivitas fisik dan Dietary Diversity Score dengan status gizi pegawai Puskesmas Majalaya Karawang. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional dan menggunakan teknik total sampling. Responden penelitian ini 50 pegawai Puskesmas Majalaya Karawang. Pengukuran kecukupan energi, lemak, aktivitas fisik dan Dietary Diversity Score dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran berat badan dan tinggi badan menggunakan timbangan digital dan Gea stature meter. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil hasil uji chi square mengetahui kecukupan energi, lemak, aktivitas fisik dan Dietary Diversity Score dengan status gizi. Hasil analisis variabel kecukupan energi diperoleh p=0,004, kecukupan lemak diperoleh p=0,005, aktivitas fisik diperoleh p=0,157, dan Dietary Diversity Score diperoleh p=0,239.
PENGARUH BEBAN KERJA, IKLIM KERJA, CULTURE SHOCK DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT INDONESIA DI SAKAI HEISEI HOSPITAL JEPANG Mustaqim, Mustaqim; Aziz, Abdul; Hardiana, Hedy
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i1.2574

Abstract

Pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit merupakan salah satu pelayanan yang sangat penting dan berorientasi pada tujuan asuhan keperawatan secara profesional sesuai standar keperawatan, yang dinilai berdasarkan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada pelayanan kesehatan. Kinerja kerja perawat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh beban kerja, iklim kerja, culture shock dan stress kerja terhadap kinerja perawat rawat inap di Sakai He iei Hospital Jepang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik total sampling. Responden penelitian ini 30 orang perawat Indonesia yang bekerja di Sakai Heisei Hospital. Berdasarkan hasil uji normalitas data diperoleh nilai p yaitu 0,119 atau > 0,05 artinya data berdistribusi normal dan hasil uji t didapatkan bahwa beban kerja, cultures shock dan stres kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja kerja perawat dengan nilai p= 0,022, 0,049, 0,043 atau < 0,05, hanya variabel iklim kerja yang tidak berpengeruh terhadap kinerja kerja perawat. Jika seorang perawat dengan beban kerja yang tinggi, stres kerja yang berat serta cultures shock yang dirasakan akan berdampak terhadap penurunan kinerja kerja perawat. Sebaiknya dalam manajemen Rumah Sakit perlunya menyediakan pelatihan khusus untuk perawat Indonesia guna meningkatkan atau menyesuaikan kompetensi perawat, agar pelayanan yang diberikan dapat maksimal dan dapat bersaing dengan perawat Jepang lainnya.
PENGARUH KONFLIK PEKERJAAN-KELUARGA, BEBAN KERJA, STRES KERJA, DAN BURNOUT TERHADAP KINERJA PERAWAT RUMAH SAKIT Karsini Karsini; Risky Kusuma Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v22i03.2582

Abstract

Kinerja perawat adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja Faktor-faktor tersebut yaitu konflik pekerjaan-keluarga, beban kerja, stres kerja, burnout, umur, jenis kelamin, status kerja, pendidikan, dan masa kerja. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh langsung konflik pekerjaan-keluarga, beban kerja, stres kerja dan burnout, terhadap kinerja. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat Rumah Sakit Brawijaya Duren Tiga yang bekerja di perawatan rawat inap. Hasil pengujian hipotesis dengan Structural Equation Model (SEM) smartPLS didapat temuan bahwa konflik pekerjaan-keluarga berpengaruh langsung terhadap beban kerja sebesar 38,45%, konflik pekerjaan-keluarga berpengaruh langsung terhadap stres kerja sebesar 36,10%, konflik pekerjaan-keluarga berpengaruh langsung terhadap burnout sebesar 13,16%, konflik pekerjaan-keluarga berpengaruh langsung terhadap kinerja perawat sebesar 25,45%, beban kerja berpengaruh langsung terhadap stres kerja sebesar 31,53%, beban kerja berpengaruh langsung terhadap burnout sebesar 19,82%, beban kerja berpengaruh langsung terhadap kinerja perawat sebesar 15,56%, stres kerja berpengaruh langsung terhadap burnout sebesar 44,73%, stres kerja berpengaruh langsung terhadap kinerja perawat sebesar 21,76%, dan burnout berpengaruh langsung terhadap kinerja sebesar 16,70%. Maka dapat disimpulkan bahwa dari empat variabel yang diteliti, variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja perawat rawat inap di RS adalah variabel konflik pekerjaan-keluarga dengan nilai langsung sebesar 25,45%. Saran dalam penelitian ini, memberikan penguatan agar perawat itu dapat membagi peran sebagai pekerja dan sebagai keluarga agar konflik pekerjaan-keluarga dapat diturunkan sehingga kinerja perawat inap meningkat.
PENGARUH KETERSEDIAAN FASILITAS, PERAN TENAGA KESEHATAN, DUKUNGAN KELUARGA, SELF EFFICIACY DAN SIKAP IBU IBU HAMIL TERHADAP PERILAKU IBU HAMIL MELAKUKAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN PADA MASA PANDEMI COVID -19 DI RSUD CIBINONG reza febiardi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v22i03.2609

Abstract

ANC merupakan suatu kegiatan memeriksakan keadaan ibu dan janin secara teratur selama kehamilan berlangsung dan sekaligus mendeteksi jika adanya penyimpangan. Pentingnya dilakukan kunjungan ANC, yaitu melalui ANC berbagai informasi serta edukasi terkait kehamilan dan persiapan persalinan bisa diberikan kebada ibu sedini mungkin. Tujuan penelitiani ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketersediaan fasilitas, peran tenaga kesehatan, dukungan keluarga, self-efficacy, dan sikap ibu hamil terhadap perilaku ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kehamilan selama pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Cibinong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasinya adalah semua ibu hamil yang datang ke RSUD Cibinong Bogor pada bulan Mei sampai bulan Agustus tahun 2021 dengan jumlah 100 orang. Sampel yang digunakan adalah 80 ibu hamil sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM).Hasil pengujian hipotesis dengan Structural Equation Model (SEM) menemukan bahwa variabel perilaku oleh ibu hamil di Kabupaten Bogor dipengaruhi oleh pengaruh Ketersediaan Fasilitas dengan nilai t statistic 11,85 > t tabel (1,96) berpengeruh signifikans dengan besar pengaruh 23,29%, peran tenaga kesehatan dengan t statistic sebesar 3,39 > t tabel (1,96) berpngerahub signifikans dnegan besar pengaruh 6,87%, dan sikap ibu hamil dengan t statistic sebesar 3,83 > t tabel (1,96) berpngearuh signifikans dengan besar pengaruh 15,43% di Kabupaten Bogor. Ketersediaan fasilitas merupakan faktor dominan yang mempengaruhi perilaku oleh ibu hamil di Rumah Sakit Cibinong. Semakin buruk ketersediaan fasilitas di Rumah Sakit Cibinong, semakin rendah perilaku ibu hamil di Kabupaten Bogor. Diperlukan upaya pengadaan fasilitas yang memadai bagi ibu hamil untuk memudahkan kunjungan rutin setelah persalinan serta pelayanan kesehatan yang menyediakan ruang konsultasi bagi ibu hamil.
HUBUNGAN KEBIASAAN PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL PADA ANAK PRASEKOLAH Maulana Agus Sofyan; Sri Mujiyanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v22i03.2621

Abstract

Prevalensi di seluruh dunia terdapat 5-25% anak usia pra-sekolah mengalami gangguan perkembangan. Sekitar 9,5% sampai 14,2% anak prasekolah memiliki masalah sosial emosional yang berdampak negatif terhadap perkembangan dan kesiapan sekolahnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan sosial adalah penggunaan gedget yang terlalu sering. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Anak Prasekolah di TK Pelita 2 Desa Bayah Timur Kecamatan Bayah Tahun 2023. Jenis penelitian ini kuantitatif, dengan desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Sampel yang digunakan sebenyak 44 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Berdasarkan Uji Chi-square di dapatkan hasil p value = (0,004) <0,05. Angka tersebut menunjukan adanya hubungan antara penggunaan gedget dengan perkembanagan sosial anak di TK Pelita 2 Desa Bayah Timur Kecamatan Bayah Tahun 2023. Oleh karena itu, Agar tidak mengganggu perkembangan anak, orang tua sebaiknya membatasi penggunaan gadget pada anak serta mengajarkan anak untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024 Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024 Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024 Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023 Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023 Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 22 Nomor 01 Tahun 2023 Vol 21 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 21 Nomor 03 Tahun 2022 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022 Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022 Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021 Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 20 Nomor 02 Tahun 2021 Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021 Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020 Vol 19 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 19 Nomor 02 Tahun 2020 Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020 Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019 Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 18 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 17 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 17 Nomor 1 Tahun 2018 Vol 17 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 17 Nomor 3 Tahun 2018 Vol 16 No 03 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 16 Nomor 3 Tahun 2017 Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017 Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017 More Issue