cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
jpppjournal@undiksha.ac.id
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
gtm_jd@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 19797109     EISSN : 26154498     DOI : 10.23887/jppp.v4i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (JPPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. p-ISSN : 1979-7109 (Print) and e-ISSN : 2615-4498 (Online)
Articles 675 Documents
Penerapan Audio Visual pada Pembelajaran Geometri Kelas V di Sekolah Dasar pada Masa Pandemi COVID 19 Asfiyanti, Nurul Aini; Putri, Syafia Eka; Amiroh, Yusri; Hasibuan, Riski Sakinah; Hasibuan, Nur Samsi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.34843

Abstract

Peserta didik banyak sekali yang belum memahami materi geometri ini sehingga menyulitkan siswasaat belajar di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media audio visual terhadap hasil belajar matematika, mengembangkan produk berupa media pembelajaran video animasi materi volume bangun ruang kelas V di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan eksperimen yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh media audio visual terhadap pembelajaran geometri manfaat dari pilihan dan digunakannya audio visual untuk mempermudah peserta didik dalam memahami materi pembelajaran geometri. Data yang terkait dengan aktivitas dan strategi yang digunakan peserta didik dalam menyelesaikan soal yang di berikan selama pembelajaran berlangsung dikumpulkan melalui jawaban tertulis peserta didik di lembar jawaban, hasil belajar geometri peserta didik yang dikumpulkan melalui tes objektif pilihan ganda. Hasil penelitian konvensional peserta didik tampaknya belum menguasai materi geometri, sehingga nilai peserta didik belum mencapai KKM dan nilai rata-rata peserta didik pun cenderung rendah. Sedangkan pada penelitian eksperimen dengan menggunakan media audio visual nilai peserta didik meningkat dan sudah ada yang mencapai KKM meskipun tidak banyak. Nilai rata-rata peserta didik pada penelitian konvensional 44,6 dan pada penelitian eksperimen 62. terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil penelitian pembelajaran geometri peserta didik antara kelompok peserta didik yang mengikuti pembelajaran media audio visual dan peserta didik mengikuti pembelajaran konvensional. Implikasi penelitian ini memberikan dampak pada hasil belajar siswa.
Media Video Animasi Berbasis Project dalam Muatan Materi Kenampakan Alam Mata Pelajaran IPS Saputra, I Made Mahendra; Surya Manuaba, Ida Bagus
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i1.32843

Abstract

Minimnya penggunaan media pembelajaran kususnya pada mata pelajaran IPS meyebabkan siswa mudah jenuh dalam proses pembelajaran yang berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan media pembelajaran video animasi berbasis project yang efektif untuk digunakan. Sehingga jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian pengembangan dengan subjek penelitian yakni seorang ahli isi, seorang ahli desain pembelajaran, seorang ahli media pembelajaran dan siswa sekolah dasar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan instrumen berupa angket/kuisioner, dengan teknik nalisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil sebagai berikut (1) hasil uji validitas ahli isi mata pelajaran mendapatkan persentase sebesar 95%, (2) hasil uji validitas ahli desain pembelajaran mendapatkan persentase sebesar 76,92%, (3) hasil uji validitas ahli media pembelajaran mendapatkan persentase sebesar 84,37%, dan (4) hasil uji coba perorangan mendapatkan persentase 83,3%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video animasi berbasis project berada pada kualifikasi baik dan layak digunakan sebagai sumber belajar mata pelajaran IPS kelas IV Sekolah Dasar. Media video animasi berbasis project dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa sehingga dapat menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.
Persepsi Peserta Didik Terhadap LKPD Terintegrasi STEM pada Materi Suhu dan Kalor Setiani, Agustin; Hendri, Menza; Rasmi, Dian Pertiwi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.33476

Abstract

Sekolah belum menerapkan atau membuat media pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah seperti apa yang dibutuhkan pada abad 21. Sekolah masih menggunakan media pembelajaran konvensional karena keterbatasan sarana dan prasarana sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terintegrasi STEM pada materi suhu dan kalor dan mengetahui persepsi peserta didik terhadap produk yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang menggunakan model 4D yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI MIPA. Instrumen pengumpulan data terdiri: lembar observasi, angket validasi, dan angket persepsi peserta didik. Teknik analisis data kualitatif secara deskriptif dan data kuantitatif dilakukan secara statistik deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa LKPD tersebut layak untuk digunakan dengan nilai kelayakan 3,36 dengan kategori sangat baik. Maka media pembelajaran berupa LKPD terintegrasi STEM pada materi suhu dan kalor layak digunakan pada proses pembelajaran. Adanya pengembangan LKPD diharapkan dapat membantu siswa dalam belajar khususnya memahami materti suhu dan kalor. Selain itu guru dapat menggunakan LKPD ini dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa.
Pengembangan Video Animasi Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Matematika Prasetya, Wisnu Ady; Suwatra, Ignatius I Wayan; Mahadewi, Luh Putu Putrini
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i1.32509

Abstract

Kurangnya penggunaan media pembelajaran yang tepat dalam dalam proses pembelajaran matematika mengakibatkan rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan video animasi pembelajaaran serta kualitas hasil validitas pengembangan video animasi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Hannafin dan Peck. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari 2 ahli isi pembelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 orang siswa untuk uji coba perorangan, dan 6 orang siswa untuk uji kelompok kecil. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Metode observasi, metode wawancara, metode pencatatan dokumen dan kuesioner dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Proses pengembangan Video Animasi Pembelajaran pada Mata pelajaran Matematika dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu (a) analisis kebutuhan, (b) desain, (c) pengembangan dan implementasi.  Hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan hasil persentase sebesar 93,25% (sangat baik), ahli desain pembelajaran 100% (sangat baik), ahli Media Pembelajaran 89% (baik), hasil uji coba perorangan sebesar 94,04% (sangat baik), dan hasil uji coba kelompok kecil sebesar 95% (sangat baik). Beradasrkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa vidio animasi pembelajaran pada mata pelajaran matematika layak untuk dikembangkan dan digunakan oleh siswa sekolah dasar kususnya siswa kelas IV SD.
Interaksi Sosial Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Siswa Damayanti, Anggun Prastika; Yuliejantiningsih, Yovitha; Maulia, Desi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.27576

Abstract

Masih banyak dijumpai motivasi belajar siswa yang rendah. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya interaksi sosial teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara interaksi sosial teman sebaya dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional yang bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya hubungan antara variabel Interaksi Sosial dengan motivasi belajar siswa. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 288 siswa, maka yang diteliti adalah sebagian dari populasi tersebut. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 74 siswa. Teknik pengambilan sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Teknik Simple Random Sampling.Subjek yang diteliti sebanyak 52 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara interaksi sosial teman sebaya dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Semarang. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung ˃ ttabel yaitu 254 ˃ 235 dengan nilai signifikan 5% (0,000 ˂ 0,05). Besarnya determinan sebesar 0,064 yang berarti bahwa sebesar 0,64% motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh interaksi sosial teman sebaya, sedangkan sisanya dapat dipengaruhi oleh variabel lain. Implikasi penelitian ini memberikan dampak pada interaksi sosial siswa yang semakin membaik dan motivasi belajar siswa meningkat.
Upaya Peningkatan Kinerja Guru IPA Dalam Melaksanakan Pembelajaran Pada Siswa Kelas XI Melalui Pembinaan in House Training Winata, I Komang
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.37033

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan karena kinerja guru dalam mengajar belum maksimal. Dilihat dari kelengkapan administrasi guru dalam mengajar perlu mendapatkan perhatian dari Kepala Sekolah.. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan pembinaan dalam bentuk In House Training sebagai wahana pembinaan diyakini dapat meningkatkan kinerja guru IPA dan berdampak terhadap hasil belajar siswa kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan yaitu menggunakan tindakan (action research) dengan siklus sebanyak dua putaran atau dua siklus. Setiap putaran atau siklus terdiri dari empat tahap yaitu: 1) Rancangan (Planning), 2) Pelaksanaan Kegiatan (Acting), 3) Observasi (Observing), 4) Refleksi/Tindakan (reflecting). Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu peningkatan kinerja Guru IPA siklus I dengan nilai rata-rata = 7,2, 2), peningkatan kinerja guru IPA siklus II dengan nilai rata-rata = 10,2, 3). Peningkatan hasil belajar siswa Siklus I dengan nilai rata-rata = 75,4, dan peningkatan hasil belajar siswa siklus II dengan nilai rata-rata = 80. maka penerapan In House Training sebagai wahana pembinaan bagi guru IPA dapat meningkatkan kinerja Guru IPA dalam melaksanakan pembelajaran, serta berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas XI secara signifikan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak pada kinerja guru dan hasil belajar siswa.
Self-Directed Learning in EFL During Covid-19 Pandemic: Teacher's Perception and Students' Learning Autonomy Artaliawan, Gusti Ngurah Yoggy; Artini, L. P.; Padmadewi, N. N.
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v4i1.31959

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan proses pembelajaran dilaksanakan secara daring. Pembelajran daring mengakibatkan siswa lebih banyak belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru bahasa Inggris tentang pembelajaran mandiri selama pembelajaran daring, mengamati aktivitas yang ditugaskan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran mandiri di kelas online, dan untuk mengidentifikasi komponen pembelajaran mandiri dari aktivitas yang ditugaskan. oleh guru. Penelitian ini menggunakan metode embedded mix, yaitu penelitian yang data kualitatif lebih dominan daripada data kuantitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru Bahasa inggris yang menerapkan pembelajaran daring. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga yaitu angket penilaian diri, tabel observasi, dan tabel klasifikasi. Data hasil penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki jawaban positif yang signifikan terhadap angket penilaian mandiri pembelajaran mandiri; aktivitas guru tidak mencerminkan semua komponen pembelajaran mandiri; hanya ada 2 komponen pembelajaran mandiri yang muncul dalam aktivitas guru.
Students’ E-Learning Readiness in Remote Teaching Context Sandy, Luh Putu Dessy Derri; Santosa, Made Hery; Mahendrayana, Gede
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i1.32700

Abstract

Keberhasilan penerapan e-learning dipengaruhi oleh beberapa factor. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan e-learning adalah kesiapan penerapan e-learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan e-learning siswa serta faktor pendukung dan pembatas dalam penerapan e-learning. Penelitian ini menggunakan desain penelitian mix-method yaitu Explanatory Sequential Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 130 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 30 orang. Data diperoleh dengan menggunakan angket kesiapan belajar online dan pedoman wawancara. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan model analisis interaktif dari Miles & Huberman. Hasil skor kesiapan e-learning siswa adalah 3,70. Hasil wawancara menunjukkan faktor pendukung dalam penerapan e-learning adalah data internet gratis, e-learning fleksibel, dan media pembelajaran. Faktor pembatasnya adalah fasilitas dalam e-learning. Dapat disimpulkan bahwa kesiapan e-learning siswa di SMA tergolong siap tetapi perlu beberapa perbaikan dan beberapa faktor yang harus menjadi fokus perbaikan, antara lain faktor teknologi, manusia, inovasi, dan pengembangan diri untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. belajar dengan menggunakan e-learning.
Urgensi Pengembangan Booklet Dilengkapi Ensiklopedia Tentang Materi Bakteri Untuk Kelas X SMA Lativa, Veren; Syamsurizal, Syamsurizal; Fuadiyah, Sa’diatul
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.34668

Abstract

Dalam proses belajar mengajar ditemukan kesulitan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran yang dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Selain itu, peserta didik dalam memahami materi biologi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis urgensi pengembangan media booklet dilengkapi ensiklopedia tentang materi bakteri intuk kelas X SMA. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dan penelitian studi literatur. Jenis pengumpulan dari hasi observasi penyebaran angket kepada siswa dan guru serta hasil Penilaian Harian Peserta Didik. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan 100% setuju dalam pengembangan bahan ajar booklet dilengkapi ensiklopedia tentang materi bakteri. Total 80% peserta didik setuju dalam pengembangan bahan ajar booklet dilengkapi ensiklopedia tentang materi bakteri. Pengembangan pembelajaran booklet yang dilengkapi ensiklopedia tentang materi bakteri untuk menunjang proses pembelajaran biologi. Tambahan ensiklopedia akan menambah pengetahuan peserta didik dalam  mempelajari materi Maka media booklet dilengkapi ensiklopedia tentang materi bakteri intuk kelas X SMA dapat digunakan pada proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dan siswa dapam proses pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar IPA Dwi Apriliani, Ni Md Putri; Wibawa, I Md Citra; Rati, Ni Wyn
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 2 (2019): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v3i2.17390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, pada siswa kelas V semester 2 tahun pelajaran 2017/2018 di SD Gugus III Kecamatan Marga. Penelitian ini menggunakan rancangan “non-equivalent post test only control group design”. Dari delapan sekolah yang ada di SD Gugus III Kecamatan Marga yang menjadi populsi dalam penelitian, terpilih dua sekolah untuk sampel penelitian dengan teknik random sampling sederhana. Hasilnya yaitu SD N 2 Kuwum sebagai kelompok eksperimen dan SD N 6 Marga sebagai kelompok kontrol. Penelitian menggunakan instrumen tes yang berjumlah 30 soal obyektif terdiri dari soal C2-C5. Dalam uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji statistik yaitu Uji-t. Berdasarkan perhitungan ditemukan bahwa hasil Uji-t diperoleh thitung = 13,828 dan ttabel = 2,021 yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rata-rata skor siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing adalah 23,88 dalam kategori tinggi, sedangkan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional  memiliki rata-rata skor 13,37 dengan kategori sedang. Jadi model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa, serta model pembelajaran ini perlu diterapkan agar hasil belajar siswa di sekolah menjadi lebih baik

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): July Vol. 9 No. 1 (2025): April Vol. 8 No. 3 (2024): October Vol. 8 No. 2 (2024): Juli Vol. 8 No. 1 (2024): April Vol. 7 No. 3 (2023): October Vol. 7 No. 2 (2023): Juli Vol. 7 No. 1 (2023): April Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober Vol. 6 No. 2 (2022): Juli Vol. 6 No. 1 (2022): April Vol 5, No 3 (2021): Oktober Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober Vol. 5 No. 2 (2021): Juli Vol 5, No 2 (2021): Juli Vol 5, No 1 (2021): April Vol. 5 No. 1 (2021): April Vol 4, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 4, No 1 (2020): April 2020 Vol 4, No 3 (2020): Oktober Vol 4, No 3 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020): Oktober Vol 4, No 2 (2020): Juli Vol. 4 No. 2 (2020): Juli Vol 4, No 1 (2020): April Vol. 4 No. 1 (2020): April Vol 3, No 3 (2019): Oktober 2019 Vol 3, No 2 (2019): Juli 2019 Vol 3, No 1 (2019): April 2019 Vol. 3 No. 3 (2019): Oktober Vol 3, No 3 (2019): Oktober Vol 3, No 2 (2019): Juli Vol. 3 No. 2 (2019): Juli Vol 3, No 1 (2019): April Vol. 3 No. 1 (2019): April Vol 2, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018 Vol 2, No 1 (2018): April 2018 Vol. 2 No. 3 (2018): Oktober Vol 2, No 3 (2018): Oktober Vol. 2 No. 2 (2018): Juli Vol 2, No 2 (2018): Juli Vol 2, No 1 (2018): April Vol. 2 No. 1 (2018): April Vol 1, No 3 (2017): Oktober 2017 Vol 1, No 2 (2017): Juli 2017 Vol 1, No 1 (2017): April 2017 Vol. 1 No. 3 (2017): Oktober Vol 1, No 3 (2017): Oktober Vol 1, No 2 (2017): Juli Vol. 1 No. 2 (2017): Juli Vol. 1 No. 1 (2017): April Vol 1, No 1 (2017): April More Issue