cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hsibyan@unsiq.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ
ISSN : 2534689X     EISSN : 26143763     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ (Jurnal PPKM) merupakan media komunikasi dan desiminasi hasil-hasil penelitian, pengabdian, studi kasus dan ulasan ilmiah (terapan) bagi ilmuwan dan praktisi di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2014 dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo secara berkala empat bulan sekali yaitu bulan Januari, Mei dan September dengan ISSN (print) 2354-869X | ISSN (online) 2614-3763.
Arjuna Subject : -
Articles 462 Documents
WORKSHOP PENINGKATKAN GRIT PADA TENAGA PEMASAR DI PT SRIKANDI DIAMOND MOTORS (DEALER MITSUBISHI CAKUNG) Sonny Taufan; Astriyani Sandya Paramita; Mujiyono Mujiyono
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i2.3980

Abstract

Suatu dealer mobil harus memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik terutama bagian front office yang langsung berhubungan dengan konsumen. Bagian front office yang menjadi salah satu kunci sukses pada dealer yaitu tenaga pemasar. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, tenaga pemasar perlu memiliki kinerja yang baik. Sesuai dengan kebutuhan dari mitra untuk menganalisa faktor yang dapat mempengaruhi motivasi karyawannya dalam mencapai target penjualan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi kerja seorang tenaga pemasar adalah grit. Selain bakat dan potensi diri yang dimiliki oleh seorang tenaga pemasar juga diperlukan karakter grit yang tinggi dalam mencapai tujuan. Karakter grit yang tinggi akan memotivasi seseorang dalam bekerja sehingga sales performance juga akan tinggi pula. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan grit pada diri seorang tenaga pemasar pada Dealer Mitsubishi Cakung. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yakni penyuluhan dan workshop langsung berupa pemaparan materi grit dan hubungannya dengan motivasi dan sales performance. Sasaran dan target pada kegiatan ini adalah seluruh tenaga pemasar di Dealer Mitsubishi Cakung. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan tingkat pemahaman peserta terkait dengan grit pada diri sehingga dapat motivasi dalam bekerja dan dapat meningkatkan performance dalam mencapai target penjualan dan tujuan perusahaan.
PERENCANAAN AIR BERSIH DI DESA TANI BHAKTI KECAMATAN SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Misrianto Misrianto; Marulan Andivas; Alex Kisanjani; Lauw Vito Pizaro
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i2.4061

Abstract

Desa Tani Bhakti dikenal sebagai petani lada yang terletak di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara. Kebutuhan air bersih Desa diperoleh dari dua sumber yaitu Embung dan Sumur Bor. Ke-dua Sumber ini menghasilkan debit air bersih sebesar 1,204 liter/detik yang didistribusikan ke warga Desa sebanyak 1734 jiwa. Pada tahun 2022 Desa mengalami kekurangan air bersih setelah permsalahan yang sama di tahun 2015-2016. Pengabdian ini bertujuan untuk mensimulasikan kebutuhan air Desa Tani Bhakti berdasarkan data populasi penduduk pada tahun 2042. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan pertumbuhan populasi penduduk dan konsumsi air bersih melalui pendekatan analitis. Pertumbuhan populasi penduduk disimulasikan menggunakan pendekatan geometrik sedangkan simulasi kebutuhan air bersih menggunakan pendekatan debit air yang dihasilkan oleh ke-dua sumber air bersih. Data populasi penduduk awal 2016-2021 dan proyeksi dari 2022-2042. Data debit air diperoleh sebesar 1,204 liter/detik pada tahun 2016-2021. Hasil simulasi menggambarkan terjadinya pertumbuhan penduduk rentang 2016-2021 sebesar 2,824%. Rasio tersebut digunakan untuk mensimulasikan pertumbuhan penduduk 2022-2042 dan menghasilkan populasi penduduk maksimum sebesar 3580 jiwa. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa rentang tahun 2016-2021 sudah terjadi kekurang air bersih karena ke-dua sumber hanya mampu mendistribusikan air besih ke warga sebesar 1,204 liter/detik sedangkan yang dibutuhkan lebih besar atau setara dengan 1,382 liter/detik. Simulasi proyeksi kebutuhan air bersih Desa Tani Bhakti menggunakan rasio pertumbuhan penduduk di atas menghasilkan populasi penduduk maksimum sebesar 3580 dengan tingkat konsumsi air bersih 2,486 liter/detik.
The Penerapan Puzzle-Based Learning untuk Mengajar Sains di Pasantren dengan Kelas Heterogen Ogi Danika Pranata
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i2.4269

Abstract

The main problem face by teachers in heterogeneous classes is how to choose and teach subjects properly. The subject may too difficult for a low level students (Elementary School) or too easy for a high level students (Secondary School). Puzzle-based learning applied as an alternative solution for teaching in heterogeneous classes in plane geometry topics. Puzzle-based learning can create interesting learning situations for low levels students and not boring for higher levels students. Furthermore, puzzle-based learning can also increase motivation, activity, argument, and conceptual understanding. The understanding of subject indicated by the student's score after attending the lesson with a high average, which is 80.17. In the end, the teacher found that most of the students viewed puzzle-based learning as useful for learning, especially in mathematics and science.
Training and Assistance in Making Meat Grinder Machines to Improve SMEs in Ogan Ilir Regency Edi Setiyo; Esti Susiloningsih; Nova Lingga Pitaloka; Henny Helmi; Rudi Hermawan
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i2.4272

Abstract

Pemanfaatan teknologi mesin di era modern seperti saat ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas dan perkembangan UKM, terutama di Desa Meranjat 1, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir. Salah satu usaha yang dikembangan UKM di daerah tersebut adalah produksi kerupuk. Hal penting yang dibutuhkan dalam produksi kerupuk adalah penggiling daging sebagai alat pengolah bahan pokok dari kerupuk itu sendiri. Namun, rendahnya pemahaman masyarakat terkait pengembangan mesin terutama penggiling daging menjadi kendala yang menghambat efisiensi dan efektifitas kerja dalam produksi kerupuk tersebut. Untuk itu. kegiatan pengabdian masyarakat ini pada dasarnya memiliki tujuan penting yaitu, memberikan pengetahuan dan motivasi terkait pentingnya ilmu rekayasa dibidang teknologi bagi pelaku UKM. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan alat penggiling daging ini dilakukan secara luring, setelah diberi pelatihan, para pelaku UKM dibimbing untuk menerapkan hasil pelatihan dalam rangka peningkatan kemampuan UKM dalam kegiatan teknis membuat produk dari rancangan sebelumnya. Selanjutnya, metode pelatihan yang diterapkan, yaitu; metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode simulasi. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan yang telah dilakukan, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa para anggota UKM mampu memahami materi pembuatan mesin penggiling dengan baik. Sehingga pada tahap implementasi dari alat mesin penggiling tersebut dapat dikuasai dengan baik oleh tiap anggota UKM.
PENINGKATAN KESADARAN KELUARGA AKAN ASUPAN GIZI DAN KEAMANAN PANGAN BAGI ANAK DI DESA MATESIH, KARANGANYAR, JAWA TENGAH Akhmad Mustofa; Yannie Asrie Widanti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i2.4286

Abstract

Tumbuh kembang anak di umur 1 – 5 tahun adalah hal yang sangat penting dan harus selalu diperhatikan oleh orang tua. Pertumbuhan anak membutuhkan asupan gizi yang tidak hanya seimbang tapi juga mencukupi atau sesuai dengan kebutuhan anak. Keterbatasan pengetahuan orang tua khususnya dalam memberikan asupan gizi dan juga tentang keamanan makanan atau minuman bagi anak berpengaruh nyata terhadap sikap dan perilaku orang tua terhadap anak dalam menyediakan pangan bagi anak – anak mereka. Matesih yang merupakan salah satu desa di kecamatan Matesih kabupaten Karanganyar, walaupun sudah memiliki sarana informasi yang memadai tetapi informasi asupan gizi dan keamanan pangan bagi anak masih tetap dibutuhkan. Tujuan dari pengabdian ini adalah bagaimana meningkatkan kesadaran orang tua tentang asupan gizi dan keamanan pangan bagi anak. Diskusi interaktif dengan para orang tua memberikan banyak masukan dan juga membuka wawasan para orang tua akan pentingnya memahami tumbuh kembang anak dengan mendukung anak – anak dalam menyediakan makanan yang bergizi, mencukupi kebutuhan dan aman bagi anak – anak.
Program Automatic Guided Vehicle (AGV) Sebagai Transportasi Material Di Workshop Furnitur Dengan Kendali Fuzzy Logic Wahyu Widiyanto; Agung Ari Purwanto
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i2.4359

Abstract

Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal diharapkan memiliki workshop furnitur yang menjadi smart factory. Untuk mencapai workshop yang smart factory, maka perlu adanya penunjang – penunjang seperti automatic guided vehicle (AGV) dengan kendali pintar yaitu menggunakan kendali fuzzy logic pada gerakan beloknya. Pada membership fungtion input fuzzy terdiri dari 5 fungsi segitiga dengan yang memiliki derajat keanggotaan. Secara software, program diuji dengan nilai error random yang diberikan pada input controller dan menghasilkan nilai yang PWMR dan PWMR yang sesuai yaitu pada nilai error bernilai antara 0 sampai 128 menghasilkan nilai PWMR bernilai 128 dikurangi nilai output dan nilai PWML bernilai 128 ditambah nilai output.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN MAGGOT BSF DAN IMPLEMENTASI RECIRCULATING AQUACULTURE SYSTEM DALAM BUDIDYA LELE Dewi Hambar Sari; Ronnawan Juniatmoko; Dwi Purbowati
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i2.4538

Abstract

Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan maggot black soldier flies (BSF) dan implementasi recirculating aquaculture system (RAS) untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses budidaya lele bagi kelompok budidaya lele di Desa Mojo. Pengabdian dilakukan melalui 2 kegiatan, 1) pendekatan community based research (CBR) dengan melakukan 3 variasi budidaya lele, yaitu T0 (pakan lele komersial, tanpa RAS), T1 (pakan lele komersial + maggot BSF, tanpa RAS), dan T2 (pakan lele komersial + maggot BSF, dengan RAS); 2) Diseminasi hasil CBR. Hasil menunjukkan bahwa budidaya lele dengan maggot BSF + pakan lele komersial yang dikombinasikan dengan implementasi RAS mampu menurunkan biaya pakan dan efektif dalam menjaga kualitas air budidaya. Melalui kegiatan ini, peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan awal dalam memanfaatkan maggot BSF dan RAS dalam budidaya lele.Selain itu, pada kegiatan pelatihan dan diseminasi hasil, peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan. This article reports community service activities aimed to increase participants’ knowledge and skills in utilizing the BSF larvae and implementing the recirculating aquaculture system (RAS) to increase the effectiveness and efficiency of the catfish farming process for the catfish farming group in Mojo Village. We carried out two main activities, 1) a community-based research (CBR) activity by conducting three variations of catfish farming, namely T0 (commercial catfish feed, without RAS), T1 (commercial catfish feed + BSF larvae, without RAS), and T2 (commercial catfish feed + BSF larvae, with RAS); 2) Dissemination of CBR results. The results show that catfish farming with BSF larvae + commercial catfish feed combined with RAS implementation can reduce feed costs and effectively maintain aquaculture water quality. Through this activity, participants acquire initial knowledge and skills in utilizing BSF larvae and implementing RAS in catfish farming. The participants enthusiastically participated in the training activities and dissemination of the results.
OPTIMALISASI SUMBER DAYA MANUSIA MENGGUNAKAN APLIKASI LiPS PADA KEGIATAN PENDAMPINGAN PROYEK DRAINASE KOTA PALANGKA RAYA Lendra Lendra; Robby Robby; Nasyiin Faqih
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i2.4697

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil pendampingan dan pengabdian kepada masyarakat dan dilaksanakan pada proyek saluran drainase di Jalan Tingang VI, Palangka Raya, yang merupakan sistem penting dalam perencanaan kota untuk mengelola kelebihan air. Tujuan pengabdian ini adalah membantu PT. Tanjong Harapan, kontraktor pelaksana, dan pemilik proyek Balai wilayah Sungai Kalimantan II dalam mencapai pelaksanaan optimal. Metode analisis yang digunakan adalah metode simpleks dengan memproses data dari proyek, seperti RAB, harga upah dan bahan, serta jadwal waktu. Hasil analisis meliputi kebutuhan tenaga kerja dan optimasi durasi proyek menggunakan Microsoft Project, durasi proyek berhasil diperpendek menjadi 258 hari. Selanjutnya, dilakukan optimasi menggunakan Aplikasi LiPS, di mana 14 uraian pekerjaan berhasil dioptimasi menjadi 6 uraian, yaitu pengukuran, galian tanah biasa, pekerjaan lantai kerja beton K-100, pekerjaan L-Gutter (pekerjaan bekisting), pekerjaan L-Gutter (pekerjaan pembesian), dan pekerjaan L-Gutter (pekerjaan beton). Jumlah total tenaga kerja per hari sebelum optimasi adalah 148 orang hari, setelah dioptimasi menjadi 107 orang hari, atau mengalami pengurangan sebesar 41 orang hari. Berdasarkan jumlah tenaga kerja sebelum optimasi, biaya tenaga kerja adalah Rp. 26.360.000,-/hari. Setelah dilakukan optimasi dengan metode simpleks, diperoleh biaya optimum pekerjaan per hari sebesar Rp. 19.310.000,-/hari, yang mengindikasikan penghematan sebesar Rp. 7.050.000,-/hari.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAH SAMPAH (MINI INCENERATOR) UNTUK MENGATASI LIMBAH DIAPERS DI KELURAHAN KEDUNGPANE KOTA SEMARANG Fajrul Falakh; Eko Purnomo; Amri Zarois Ismail; Elina Lestariyanti; M Rikza Chamami; Teguh Wibowo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4466

Abstract

Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang terdapat banyak keluarga yang memiliki anak bayi dan balita yang tentunya banyak menggunakan popok sekali pakai. Belum tersedianya mekasnime pengelolaan popok sekali pakai membuat kondisi sampah tidak tertangani dengan baik. solusi yang efektif dalam menangani permasalahan sampah popok sekali pakai yaitu dengan pemanfaatan teknologi tepat guna berupa mini incinerator skala rumah tangga. Pembuatan mini-incinerator ini dimaksudkan untuk menekan sumber daya yang diperlukan dalam membuat dan mengoperasikan insinerator komunal yang umumnya berukuran besar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan menyediakan serta memberikan pemhaman kepada masyarakat untuk dapat mengelola sampah sekali pakai dengan pendekatan teknologi tepat guna yang murah, aman dan tepat guna.
Pelatihan Pemesinan Bubut (Lathe) Bagi Pemuda di Kelurahan Simpang Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir Harlin Harlin; Rudi Hermawan; Elfahmi Dwi Kurniawan; Nopriyanti Nopriyanti; Anugrah Agung Ramadhan
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4495

Abstract

Seorang pemuda sangat diharapkan memiliki sebuah keahlian, keterampilan yang harus dipelajari secara terus-menerus, diperlukan banyak waktu latihan, keseriusan, komitmen serta kerja keras. Dalam hal ini adalah pengoperasian mesin bubut (Lathe). Namun lingkungan sekitar yang belum memadai karena masih minimnya penggunaan mesin tersebut. Selain itu, pemuda kesulitan mencari informasi dari berbagai sumber, terutama pada langkah-langkah dan prosedur mengoperasikan mesin bubut (Lathe). Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini dan strategi pelatihan akan diuraikan sebagai berikut: 1. Persiapan 2. Pelaksanaan pelatihan a. Presentasi dan Diskusi b. Pelatihan dan Pendampingan 3. EvaluasiEfektivitas pelatihan dan pendampingan Pemesinan Bubut meningkatkan pengetahuan keterampilan, dan komitmen pemuda dalam mengoperasikan mesin bubut serta mengembangkan kemampuan pemuda dalam mengoperasikan mesin sesuai SOP adalah 40 % dengan kriteria sangat baik, 20 % dengan kriteria baik, 10 % kriteria kurang baik, dan 30 % termasuk kriteria sangat tidak baik. Berdasarkan hasil analisa bisa disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan termasuk pada kriteria Sangat Baik atau Efektif.Pelatihan dan pendampingan tersebut menambah pengetahuan, keterampilan dan bermanfaat. Proses pelatihan disambut antusias dengan respon yang baik dari para peserta kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman dan interaksi diskusi tanya jawab. Respon diskusi tanya jawab yang erat terkait materi yang dipaparkan merupakan umpan balik yang menunjukkan bahwa kegiatan telah berjalan sesuai harapan. Pemuda dapat membuat benda kerja sederhana. Efektivitas pelatihan dan pendampingan Pemesinan Bubut meningkatkan pengetahuan keterampilan, dan komitmen pemuda dalam mengoperasikan mesin bubut serta mengembangkan kemampuan pemuda dalam mengoperasikan mesin sesuai SOP termasuk pada kriteria Sangat Baik atau Efektif.