cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 202 Documents
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together Berbasis Pertanyaan Koktekstual (Nht- Bpk) Terhadap Keterampilan Kerjasama Dalam Tim Kelas X Sma Negeri 1 Tegaldlimo Rayyan, Wildan Babul; Adnyana, Putu Budi; Pertiwi, Ni Putu Dian
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i1.87432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil, peningkatan, dan perbedaan peningkatan keterampilan kerjasama antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran numbered head together berbasis pertanayan kontekstual (NHT-BPK) dengan direct instruction (DI). Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 1 Tegaldlimo, dengan popoulasi penelitian kelas X yang dipilih melalui teknik undian, dimana kelas X.5 menjadi kelas eksperimen dan kelas X.4 menjadi kelas kontrol. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik kusioner, kusioner diberikan sebelum perlakuan dan setelah perlakuan. Analisis data profil keterampilan kerjasama menggunakan rumus N-Gain, analisis data peningkatan keterampilan kerjasama menggunakan rumus peningkatan nilai kerjasama, dan uji hipotesis menggunakan SPSS 25,0 for windows dengan uji Mann-Whiteney. Hasil hipotesis menunjukan bahwa probabilitas (Sig. 2 talled) = 0,00 ˂ 0,05 (p ˂ 0,05), maka H0 ditolak. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan peningkatan keterampilan kerjasama antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran NHT-BPK dengan model pembelajaran DI. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran NHT-BPK terhadap keterampilan kerjasama berpengaruh dalam pembelajaran.implikasi penelitian penerapan model pembelajaran NHT-BPK terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan kerjasama siswa. Kata Kunci: Pembelajaran Abad 21, Keterampilan kerjasama, Numbered Head Together Berbasis Pertanyaan Kontekstual
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Keanekeragaman Hayati Sebagai Bahan Ajar Kelas X SMA Kurikulum Merdeka Marini, Ni Komang Tri; Warpala, I Wayan Sukra; Pertiwi, Ni Putu Dian
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i1.87866

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk pengembangan media pembelajaran yang lebih interaktif, salah satunya melalui E-Modul, guna memfasilitasi proses belajar mengajar secara mandiri dan fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul berbasis Inkuiri Terbimbing pada materi Keanekaragaman Hayati untuk kelas X SMA, yang dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam Kurikulum Merdeka. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rancang bangun, kepraktisan, dan validitas media E-Modul tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian pengembangan ASSURE. Pada tahap pengembangan media, dilakukan uji validitas media dan uji validitas materi E-Modul, yang masing-masing dilakukan oleh dua orang dosen yang sesuai dengan bidangnya. Perhitungan validitas menggunakan perhitungan Gregory. Uji kepraktisan dilakukan di SMA Negeri 1 Sukasada pada kelas XA, dengan melibatkan uji coba perorangan (3 peserta didik) dan uji coba kelompok kecil (12 peserta didik) dengan perhitungan skala likert dengan interval 1-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul berbasis Inkuiri Terbimbing sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan. Uji validitas menghasilkan nilai koefisien Validitas Gregory (KGV) sebesar 1, yang masuk dalam kategori sangat valid. Sementara itu, nilai kepraktisan memperoleh skor sebesar 89,65%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Kata kunci: strategi konstruktivisme, modul digital interaktif, pendekatan ilmiah, biodiversitas
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Proyek Berorientasi Social Emotional Learning Dalam Tri Hita Karana Ni Made Sukma Pebriyanti; Ardana, I Made; Astawa, I Wayan Puja
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i1.91785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan elektronik modul (e-modul) interaktif berbasis proyek berorientasi social emotional learning dalam tri hita karana untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif siswa yang memenuhi kualitas valid, praktis dan efektif. Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Baktiseraga dan SDN 1 Pemaron pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Prosedur pengembangan mengikuti alur penelitian desain tipe studi pengembangan dengan model Plomp yang terdiri atas tiga tahapan yaitu preliminary reasearch, prototyping, dan assessment. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, angket, teknik post-test dan penilaian proyek. Data yang dihasilkan dari angket dan tes kemudian dianalisis dengan dicari skor rata-ratanya dan diinterpretasikan menggunakan kriteria yang dirujuk serta dilihat ketuntasan dari setiap subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Validasi melalui proses expert review memperoleh skor rata – rata 4,6 (sangat valid), 2) Tingkat kepraktisan e-modul berdasarkan angket kepraktisan yang diisi oleh guru dan siswa dengan persentase guru adalah 96% dan siswa 86% berada pada kategori sangat praktis, 3) Tingkat efektivitas e-modul dilihat dari hasil post-test, hasil penilaian proyek dan lembar observasi karakter. Hasil post test dan penilaian proyek menunjukkan bahwa rata – rata nilai secara keseluruhan berada pada kategori baik dan kreatif (efektif) dan lebih dari 75% subjek penelitian telah melampaui kriteria ketuntasan minimum yang ditetapkan. Lembar observasi karakter kreatif juga menunjukkan hal yang sejalan yaitu karakter kreatif yang mulanya berada pada kategori ”mulai terlihat” telah bergeser positif ke arah ”menjadi kebiasaan” dan ”membudaya”. Oleh sebab itu disimpulkan bahwa e-modul interaktif yang dikembangkan telah memenuhi kualitas valid, praktis dan efentif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Kata Kunci : e-modul_interaktif, SEL, PjBL, pemahaman_konsep, matematika dan berpikir_kreatif.
Virtual Lab dalam Pembelajaran IPA: Analisis Literatur Sistematis tentang Dampak Pembelajaran Juniartina, Putu Prima; Riawan, I Made Oka; Agustini, Ketut; Sudhata, I Gde Wawan; Putra, Anak Agung Adi Wiryya
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i2.96757

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong inovasi dalam strategi pembelajaran, termasuk di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Salah satu pendekatan yang semakin berkembang adalah penggunaan laboratorium virtual (virtual lab) untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis efektifitas pembelajaran berbasis virtual lab dalam pembelajaran IPA yang telah dipublikasikan dalam jurnal nasional dan internasional terindeks selama tiga tahun terakhir (2022–2024). Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PICOS (Population, Intervention, Comparison, Outcome, Study type). Desain yang digunakan adalah merangkum, mereview, dan menganalisis sebanyak 20 artikel terpilih dianalisis berdasarkan strategi pembelajaran yang digunakan, efektivitas terhadap hasil belajar, peningkatan keterampilan abad ke-21, serta tantangan implementasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi berbasis virtual lab, terutama yang dikombinasikan dengan model pembelajaran seperti Problem-Based Learning (PBL), Inquiry-Based Learning (IBL), dan STEM, secara konsisten meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi belajar siswa. Virtual lab memungkinkan siswa melakukan eksperimen secara interaktif dan fleksibel, meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, serta motivasi belajar. Namun, kendala teknis, keterbatasan infrastruktur, dan kesiapan guru masih menjadi tantangan utama. Kajian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru dan pengembangan konten virtual lab berbasis kurikulum nasional untuk implementasi yang lebih optimal di berbagai jenjang pendidikan. Kata kunci: Virtual Lab, Pembelajaran IPA, Keterampilan Abad 21
Pengaruh Suplementasi Sinbiotik (EM4 X Ipomoea Batatas L) Dalam Pakan Terhadap Sintasan Dan Laju Pertumbuhan Benih Ikan nila (Oreochromis Niloticus) Margaretha, Elisabet; Yudasmara, Gede Ari; Fain, Hamdanul
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i2.99652

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan komoditas akuakultur air tawar penting di Indonesia, namun produktivitasnya sering terkendala kualitas air dan efisiensi pakan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi sinbiotik dalam pakan terhadap sintasan dan laju pertumbuhan benih ikan nila, serta menentukan dosis optimalnya. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan: Perlakuan A (Probiotik 0,02 ml + Prebiotik 0,04 gr ), Perlakuan B (Probiotik 0,04 ml + Prebiotik 0,02 gr), Perlakuan C (Probiotik 0,04 ml + Prebiotik 0,03 gr), dan Perlakuan D (kontrol, 100% pakan komersial). Sebanyak 180 ekor benih ikan nila (berat 4,9-5,1 gram/ekor) dipelihara selama 30 hari, dengan pakan diberikan 2-3 kali sehari sebesar 5% biomassa. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan spesifik (SGR) dan sintasan (SR), serta kualitas air (suhu, pH, DO). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut BNT pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi sinbiotik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap SGR dan SR benih ikan nila (P < 0,05). Perlakuan C ( Probiotik 0,04 ml + Prebiotik 0,03 gr ) menghasilkan kinerja terbaik, dengan rata-rata SGR sebesar 1,02% per hari dan sintasan mencapai 93,33%. Perlakuan ini secara signifikan lebih unggul dibandingkan perlakuan lainnya dan kontrol. Peningkatan ini diduga karena sinbiotik mengoptimalkan efisiensi pencernaan pakan, meningkatkan penyerapan nutrisi melalui perbaikan morfologi usus, serta memperkuat respons imun non-spesifik ikan. Kualitas air selama penelitian terjaga dalam kisaran optimal untuk budidaya ikan nila. Penelitian ini menyimpulkan bahwa suplementasi sinbiotik tepung ubi jalar dan EM4 efektif dalam meningkatkan performa budidaya benih ikan nila, dengan dosis optimal pada kombinasi probiotik EM4 0,04 ml dan prebiotik tepung ubi jalar 0,03 gr. Kata kunci: Ikan nila, sinbiotik, ubi jalar, laju pertumbuhan, sintasan.
Peningkatan Pemahaman dan Problem Solving Siswa Kelas VIII melalui Evaluasi Formatif pada Materi Fungsi Linear Rahmadani, Novriza Ardhia; Fuady, Anies; Puspitasari, Lila
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i2.101056

Abstract

Kesulitan memahami konsep dasar materi fungsi linear berdampak pada kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Berdasarkan hasil observasi awal, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan evaluasi formatif sebagai perlakuan yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi fungsi linear. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas VIII-E SMPN 25 Malang. Penelitian dilakukan dengan tahapan pra siklus, siklus I dan siklus II. Peningkatan nilai rata – rata dan persentase ketuntasan belajar terjadi selama tahapan siklus yang mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini berdasarkan evaluasi formatif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah dari rata – rata siswa 74,37 (siklus I) menjadi 84,41 (siklus II) dengan presentasi ketuntasan klasikal 50% (siklus I) menjadi 88,88%. Peningkatan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah terjadi karena adanya kenaikan persentase siswa dengan tingkat kemampuan kategori sangat baik. Dengan ini evaluasi formatif membantu siswa memperbaiki cara berpikir mereka, meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran, dan memahami kesalahan. Kata kunci: pemahaman konsep, pemecahan masalah, evaluasi formatif
Pengaruh Suplementasi Probiotik Lactobacillus spp.Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Dan Rasio Konversi Pakan Ikan Lele (Clarias sp.) Rismayanti, Ni Luh Putu; Martini, Ni Nyoman Dian; Amelia, Jasmine Masyitha
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i2.101268

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu komoditas air tawar dan bernilai ekonomis serta memiliki kandungan gizi yang tinggi. Budidaya ikan lele menghabiskan 60-70% pakan dari total biaya produksi yang dikeluarkan sementara pasar ikan dapat mengalami fluktuasi harga yang tidak stabil. Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan menambahkan probiotik Lactobacillus spp ke dalam pakan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi probiotik Lactobacillus spp. dalam pakan terhadap pertumbuhan dan rasio konversi pakan (FCR) ikan lele (Clarias sp.). Penelitian ini dilakukan di Desa Tukadmungga selama 30 hari. Metode eksperimen yang digunakan adalah eksperimen rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu: P1 (kontrol tanpa probiotik), P2 (pakan dengan tambahan probiotik 10 ml/kg), dan P3 (pakan dengan tambahan probiotik 8 ml/kg). Metode analisis yang digunakan adalah uji ANOVA satu jalur dan uji Duncan sebagai uji lanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi probiotik Lactobacillus spp. berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, SGR, FCR, dan EPP ikan lele (p < 0,05). Perlakuan P2 memberikan hasil pertumbuhan terbaik dengan bobot mutlak 37,65 ± 1,74 g, panjang mutlak 8,68 ± 0,73 cm, dan SGR 1,25 ± 0,00 %/hari, FCR 3,68±0,17, dan EPP 27,22± 1,26, namun tidak berpengaruh nyata terhadap survival rate. Kata kunci: Lactobacillus spp., Ikan lele, Pertumbuhan, Rasio konversi pakan, Probiotik
Pengaruh Strategi Pembelajaran Authentic Problem Inquiry Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis pada Materi Perubahan Lingkungan di Kelas X SMAN Bali Mandara Mahendra Data, I Gede Teguh Arya; Adnyana, Putu Budi; Arnyana, Ida Bagus Putu
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i2.101506

Abstract

Kemampuan bernalar kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang ditekankan dalam Kurikulum Merdeka, namun pada praktiknya kemampuan ini masih tergolong rendah di kalangan peserta didik. Hal tersebut menuntut penerapan strategi pembelajaran yang mampu melatih siswa berpikir reflektif, analitis, dan evaluatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran Authentic Problem Inquiry dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis peserta didik. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design, yang dilaksanakan di SMA Negeri Bali Mandara. Subjek penelitian terdiri dari 29 peserta didik pada kelas eksperimen dan 30 peserta didik pada kelas kontrol. Kelas eksperimen dibelajarkan menggunakan strategi Authentic Problem Inquiry, sedangkan kelas kontrol menggunakan strategi pembelajaran Project-Based Learning. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan bernalar kritis yang signifikan antara kedua kelompok. Rata-rata nilai N-Gain pada kelas eksperimen mencapai 0,71 (kategori tinggi), sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,43 (kategori sedang). Peningkatan tertinggi pada kelas eksperimen terjadi pada indikator merefleksi pemikiran dan menyusun pertanyaan yang relevan. Sementara itu, satu-satunya indikator yang lebih tinggi pada kelas kontrol adalah mengidentifikasi informasi dan gagasan. Uji ANCOVA menunjukkan bahwa perbedaan antara kedua strategi pembelajaran berpengaruh signifikan secara statistik terhadap kemampuan bernalar kritis setelah mengontrol nilai pretest, dengan nilai signifikansi sebesar 0,041 (< 0,05). Besaran pengaruh strategi pembelajaran terhadap kemampuan bernalar kritis ditunjukkan melalui nilai Partial Eta Squared sebesar 0,074, yang tergolong dalam kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa Authentic Problem Inquiry merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan bernalar kritis peserta didik melalui proses penyelidikan yang kontekstual, berpikir reflektif, dan evaluatif terhadap permasalahan nyata dalam kehidupan. Kata kunci: Authentic Problem Inquiry, Kemampuan Bernalar Kritis, N-Gain, ANCOVA, Partial Eta Squared
Pengembangan E-modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Exe-learning Pada Materi Sistem Ekskresi Manusia Untuk Siswa Kelas XI Proditia Situmorang, Sanny; Arnyana, Ida Bagus Putu; Adnyana , Putu Budi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i2.101782

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah mengembangkan sebuah media pembelajaran yang mendukung gaya belajar peserta didik, salah satunya melalui E-modul, guna memfasilitasi proses belajar mengajar secara mandiri dan fleksibel. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan rancang bangun e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi sistem ekskresi manusia untuk siswa kelas XI yang valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan adalah model four-D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Namun pada penelitian ini tahap Disseminate dilakukan terbatas pada pengemasan produk awal. Uji validitas pada penelitian ini dilakukan oleh dua ahli materi dan dua ahli media yang relevan pada bidangnya. Kemudian uji kepraktisan dilakukan oleh 4 (empat) guru biologi dan seluruh peserta didik kelas XI IPA B sebanyak 35 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh rancang bangun e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan exe-learning pada materi sistem ekskresi manusia untuk siswa kelas XI, dengan nilai validitas dari segi materi dan media, masing-masing mendapatkan nilai 1,0 dengan kriteria sangat valid, serta nilai kepraktisan menurut guru memperoleh nilai sebesar 4,75 dan 4,63 menurut peserta didik, sehingga keduanya termasuk ke dalam kategori sangat praktis. Kata kunci: E-modul, Problem Based Learning, Sistem Ekskresi Manusia, Exe-learning
Validitas dan Kepraktisan Bahan Ajar Biologi pada Materi Sistem Pertahanan Tubuh Berbasis Augmented Reality (AR) untuk Peserta Didik Kelas XI SMA Nadi, Desak Putu Merta; Arnyana, Ida Bagus Putu; Adnyana, Putu Budi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i2.101828

Abstract

Sumber belajar merupakan komponen penting yang digunakan oleh guru untuk membantu menyampaikan materi kepada peserta didik, contohnya bahan ajar. Pada saat modern ini, bahan ajar dapat diintegrasikan dengan teknologi untuk mempermudah proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berbasis Augmented Reality (AR) pada materi sistem pertahanan tubuh yang valid dan praktis. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Adapun jenis penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan 4D oleh Thiagarajan (1997). Tahapan dalam model pengembangan ini terdiri dari empat tahapan, yakni Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebarluasan). Metode pengumpulan data yang digunakan, yakni wawancara, observasi, penyebaran kuesioner, dan instrumen penilaian validitas serta kepraktisan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil uji validitas produk yang terdiri dari: (1) uji validitas materi memeroleh hasil 93,5% yang termasuk dalam kategori sangat valid; (2) uji validitas media memeroleh hasil 96,5% yang termasuk dalam kategori sangat valid; dan (3) uji validitas bahasa memeroleh hasil 94% yang termasuk dalam kategori sangat valid. Pada uji kepraktisan guru yang memeroleh hasil 91% yang termasuk dalam kategori sangat praktis, serta uji kepraktisan peserta didik yang memeroleh hasil 85% yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis Augmented Reality (AR) untuk materi sistem pertahanan tubuh valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci: 4D; Augmented Reality; Bahan Ajar; Sistem Pertahanan Tubuh