Aulad : Journal on Early Childhood
Aulad : Journal on Early Childhood is a periodically scientific journal published by Program Studi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau, Indonesia. The journal focuses its scope on the issues on Early Childhood. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionnals to publish their researches in our Journal. This Journal is published every April, August and December annually.
Scientific paper submitted to this journal should follow the following guidelines
As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles
43 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024"
:
43 Documents
clear
Literature Review: Early Childhood Parenting Efforts in Dual Earner Family
Anjani, Ratna;
Mashudi , Esya Anesty;
Nuroniah, Pepi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.755
The phenomenon of dual earner families, where both parents work outside the home, is increasingly prevalent in modern Indonesian society. This study aimed to examine early childhood care efforts in dual earner families in Indonesia. This research uses a literature review method with a scoping review technique to select relevant literature. Literature sources were searched online through the Google Scholar database through the Publish or Perish (POP) application, SpringerLink and ScienceDirect websites, and google searches. The results showed that dual earner families face significant challenges in balancing the demands of work with childcare. Although this model provides economic benefits, time constraints often lead to dependence on external caregivers, which can have an impact on child development, especially in parent-child interactions. Key challenges include sociological, psychological, economic and policy aspects. To address this, a comprehensive strategy involving supportive policies, the role of communities, the utilization of technology, as well as government intervention in providing supportive infrastructure is required. This research is expected to be an initial stepping stone for further empirical studies that are more in-depth about early childhood care in dual earner families in Indonesia
Peran Orang Tua dalam Mengoptimalkan Literasi Bahasa Anak Usia Dini
Lamadang, Karmila;
Poku, Asraty;
Sutari, Sutari;
Susanti, Purni ati;
Maladjai, Nursila;
Nurung, Hadewia M.
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.604
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam mengoptimalkan literasi Bahasa pada anak Usia Dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam menggambarkan peran orang tua dalam mengoptimalkan literasi bahasa pada anak usia dini. Metode pengumpulan data selain menggunakan literature yang berkaitan dengan topik pembahasan juga dengan metode wawancara dengan orang tua yang menjadi objek penelitian . Teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan kemudian digunakan untuk menganalisis data, dan hasilnya menunjukkan bahwa keluarga sangat berperan penting dalam menumbuhkan dan membina literasi bahasa pada anak. Serta dapat memberikan pengalaman baru bagi orang tua dan anak mengenai kegiatan literasi dan bahasa pada anak di usia dini. Hal ini tergambar dari hasil penelitian bahwa 70% orang tua yang mendampingi anak dalam proses belajar menghasilkan 80% anak yang mampu berbahasa dengan baik. Ini menggambarkan semakin baik peran orang tua dalam mendampingi anak maka akan semakin maksimal hasil literasi bahasa anak
Analisis Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Dini Dengan Gejala ADHD
Nurputeri, Recka Andhara;
Djoehaeni, Heny;
Romadona, Nur Faizah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.772
Peran orang tua sangat signifikan dalam membantu anak-anak dengan ADHD untuk mengelola gejalanya dan beradaptasi dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam mendampingi anak usia dini dengan gejala ADHD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan strategi yang diterapkan oleh orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dengan ADHD cenderung memiliki kesulitan dalam bersosialisasi, sering kali lebih suka bermain sendiri, serta mengalami tantangan dalam bermain kelompok. Upaya terapi yang diterapkan berupa modifikasi perilaku melalui penguatan positif, seperti pemberian hadiah atas perilaku yang sesuai dan hukuman yang edukatif, terbukti efektif dalam mengurangi gejala hiperaktif. Selain itu, aktivitas fisik seperti bermain di luar rumah menjadi salah satu cara yang efektif untuk membantu anak dalam mengatasi emosinya. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya dukungan lingkungan dan edukasi kepada masyarakat terkait ADHD, serta perlunya peran aktif orang tua dalam memberikan terapi dan dukungan emosional yang konsisten kepada anak.
Kajian Pengintegrasian Kepercayaan Budaya Tiongkok pada Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Indonesia di kelas China (Studi Kasus di Universitas Normal Qujing)
Die, Chen;
Gunawan, Gunawan
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.663
Penulis memfokuskan penelitian pada untuk menyelidiki dan menganalisis kondisi terkini dari pengintegrasian kepercayaan budaya ke dalam pengajaran bahasa Indonesia di kelas Qujing Normal University melalui survei kuesioner, kajian literatur, dan wawancara dan mengidentifikasi masalah-masalah yang ada di dalam proses pengintegrasian kepercayaan budaya ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas. Melalui hasil temuan, ditemukan bahwa terdapat masalah-masalah khususnya di tiga aspek berikut: lingkungan pendidikan budaya tradisional, kesadaran kepercayaan budaya, dan metode pengajaran; Terakhir, berdasarkan permasalahan yang teridentifikasi, penulis mengusulkan tindakan penanggulangan dan saran yang sesuai untuk menumbuhkan kepercayaan budaya di kalangan pembelajar Bahasa Indonesia di Universitas Normal Qujing dari sudut pandang budaya kampus, kesadaran mahasiswa, dan konten pengajaran. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi rujukan bagi perguruan tinggi lain yang membuka program studi bahasa Indonesia agar mereka dapat juga mempentingkan pendidikan kepercayaan budaya tradisional Tiongkok di kelas bahasa Indonesia bahkan di kelas bahasa asing, agar para pembelajar bahasa asing dapat mengerti, memahami dan menguasai budaya tradisonal Tiongkok dan menyebarkannya ke seluruh dunia melalui media bahasa, yaitu bahasa kedua yang mereka kuasai.
Tantangan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Anak Usia Dini
Ita, Efrida;
Fono, Yasinta Maria;
Malo, Martha
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.731
Perubahan kurikulum Indonesia yang terjadi tentu memberikan dampak yang beragam terhadap keberlanjutan pembelajaran di sekolah. Kesiapan sekolah merupakan modal dasar untuk mengadopsi kurikulum merdeka sebagai acuan bagi setiap guru pada pelaksanaan pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tantangan atau permasalahan dalam perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Metode wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data penelitian dengan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru belum memahami perencanaan kurikulum merdeka secara menyeluruh dan kurang pelatihan. Situasi ini menuntut guru untuk terus belajar dan berproses, baik secara mandiri maupun kelompok melalui kegiatan-kegiatan rutin yang dilakukan oleh kelompok guru guna memperoleh pemahaman yang benar tentang penyusunan perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Implikasinya, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pemerintah untuk memastikan para guru dapat menjalankan perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka dengan efektif.
Upaya Guru dan Kepala Sekolah Raudhatul Athfal dalam Mendukung Kebijakan Transisi PAUD ke SD
Rahmawati, Gina Maliha;
Rudiyanto, Rudiyanto;
Kurniawati, Leli
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.752
Kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan agar tidak adanya miskonsepsi mengenai membaca, menulis dan berhitung (calistung) bagi anak usia dini. Dalam artikel ini, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk melihat sejauh mana upaya yang dilakukan guru dan kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) dalam mendukung kebijakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu RA yang berada di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan guru dan kepala sekolah RA dalam mendukung kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan adalah: (1) memberikan stimulasi 6 fase pondasi melalui pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak, (2) mengadakan seminar yang berisikan sosialisasi terhadap orangtua mengenai apa saja yang harus dipersiapkan pada masa transisi PAUD ke SD.
Improving Teachers' Scientific Skills Through Clinical Supervision: A Case Study at Aisyiyah Fastabiqul Khaerat Kindergarten
Ulfah, St. Maria
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.754
This study aimed to Enhance Teachers' Scientific Approach Skills Through Clinical Supervision. The study involved six Aisyiyah Fastabiqul Khaerat Kindergarten teachers in Majene District, West Sulawesi. The teachers underwent the clinical supervision process in two cycles. Five indicators of the scientific approach were assessed: observing, questioning, gathering information, associating, and communicating. The findings showed that clinical supervision significantly improved teachers' scientific approach skills (P<0.05) and showed consistent progress in each cycle. The coaching activities indicated that all teachers experienced significant improvements (P<0.05) in various aspects of their teaching performance. These supervision activities confirmed that coaching through clinical supervision provides substantial benefits, assisting kindergarten teachers in understanding their roles and functions, thus improving their professional competencies.
Penerapan Terapi Bermain Boneka Tangan pada Anak Prasekolah untuk Menurunkan Kecemasan Akibat Hospitalisasi
Estiani, Meilina;
Suparno, Suparno;
Haryani, Riris Merta
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.758
Hospitalisasi menimbulkan kecemasan, anak berusaha beradaptasi dengan lingkungan rumah sakit, kondisi tersebut menjadi stressor bagi anak, orang tua dan keluarga. Anak tidak kooperatif menerima tindakan keperawatan dan memperberat kondisi kesehatan. Salah satu intervensi yang dapat digunakan adalah terapi bermain boneka tangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan anak yang sedang dirawat sebelum dan sesudah penerapan terapi bermain boneka tangan. Desain penelitian adalah studi kasus deskriptif, dengan pendekatan asuhan keperawatan. Sampel penelitian adalah dua orang anak prasekolah yang dirawat di Rumah Sakit Noesmir Baturaja. Instrumen pengukuran tingkat kecemasan adalah skala HARS dan observasi perilaku kecemasan berpedoman pada Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Terdapat penurunan tingkat kecemasan anak setelah dilakukan terapi bermain boneka tangan yaitu score sebelum yaitu 16 dan 18 ( ansietas ringan ) menjadi kurang dari 14. Terapi bermain boneka tangan dapat digunakan untuk menurunkan tingkat ansietas pada anak prasekolah dan lebih kooperatif dalam menerima perawatan
Upaya Orang Tua dalam Menangani Anak Usia Dini dengan Speech Delay
Jannah, Raudhatul;
Djoehaeni, Heny;
Romadona , Nur Faizah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.770
Speech delay pada anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan komunikasi dan sosial mereka, sehingga diperlukan peran aktif orang tua dalam penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak yang mengalami speech delay. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga orang ibu yang memiliki anak berusia 2-6 tahun yang terindikasi speech delay, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman (1998). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan berbagai strategi, seperti penggunaan kartu bergambar (flash card), terapi wicara, dan permainan interaktif. Orang tua juga konsisten dalam memberikan rutinitas stimulasi berbasis visual, serta menciptakan lingkungan sosial yang mendukung anak untuk berbicara. Dukungan emosional dan keterlibatan aktif orang tua berperan penting dalam memperbaiki keterlambatan bicara. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan dukungan sosial bagi orang tua dalam menangani anak dengan speech delay secara efektif.
Kontribusi Tempat Penitipan Anak dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Anak
Ulummiyah, Fariska Nurul;
Dian, Dian
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v7i3.771
Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek perkembangan pada anak. Bagi orang tua yang bekerja TPA menjadi alternatif untuk membantu menstimulasi perkembangan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi yang dilakukan Tempat Penitipan Anak dalam menstimulasi perkembangan sosial anak, mengetahui faktor pendukung dan penghambat serta strateginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode fenomenologi dengan menggunakan Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitiannya yaitu kepala TPA, 2 pengasuh, dan 3 orang tua anak yang dititipkan di TPA Aisyiyah. Analisis data dilakukan dengan interaktif melalui pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulasi perkembangan sosial pada anak dilakukan dengan pembiasaan. Diantaranya pembiasaan kemandirian anak, berbagi dan tolong menolong, serta menghargai dan sopan santun. Faktor pendukungnya yaitu motivasi dari diri anak, orang tua, dan lingkungan. Faktor penghambatnya yaitu perbedaan pola asuh orang tua dan nenek. TPA Aisyiyah juga menerapkan strategi dengan pembiasaan dan pemberian dukungan kepada anak serta kesabaran.