cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
admin@aulad.org
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Aulad : Journal on Early Childhood
ISSN : 26554798     EISSN : 2655433X     DOI : -
Aulad : Journal on Early Childhood is a periodically scientific journal published by Program Studi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau, Indonesia. The journal focuses its scope on the issues on Early Childhood. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionnals to publish their researches in our Journal. This Journal is published every April, August and December annually. Scientific paper submitted to this journal should follow the following guidelines As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
Upaya Orang Tua dalam Menangani Anak Usia Dini dengan Speech Delay Jannah, Raudhatul; Djoehaeni, Heny; Romadona , Nur Faizah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.770

Abstract

Speech delay pada anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan komunikasi dan sosial mereka, sehingga diperlukan peran aktif orang tua dalam penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak yang mengalami speech delay. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga orang ibu yang memiliki anak berusia 2-6 tahun yang terindikasi speech delay, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman (1998). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan berbagai strategi, seperti penggunaan kartu bergambar (flash card), terapi wicara, dan permainan interaktif. Orang tua juga konsisten dalam memberikan rutinitas stimulasi berbasis visual, serta menciptakan lingkungan sosial yang mendukung anak untuk berbicara. Dukungan emosional dan keterlibatan aktif orang tua berperan penting dalam memperbaiki keterlambatan bicara. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan dukungan sosial bagi orang tua dalam menangani anak dengan speech delay secara efektif.
Kontribusi Tempat Penitipan Anak dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Anak Ulummiyah, Fariska Nurul; Dian, Dian
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.771

Abstract

Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek perkembangan pada anak. Bagi orang tua yang bekerja TPA menjadi alternatif untuk membantu menstimulasi perkembangan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi yang dilakukan Tempat Penitipan Anak dalam menstimulasi perkembangan sosial anak, mengetahui faktor pendukung dan penghambat serta strateginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode fenomenologi dengan menggunakan Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitiannya yaitu kepala TPA, 2 pengasuh, dan 3 orang tua anak yang dititipkan di TPA Aisyiyah. Analisis data dilakukan dengan interaktif melalui pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulasi perkembangan sosial pada anak dilakukan dengan pembiasaan. Diantaranya pembiasaan kemandirian anak, berbagi dan tolong menolong, serta menghargai dan sopan santun. Faktor pendukungnya yaitu motivasi dari diri anak, orang tua, dan lingkungan. Faktor penghambatnya yaitu perbedaan pola asuh orang tua dan nenek. TPA Aisyiyah juga menerapkan strategi dengan pembiasaan dan pemberian dukungan kepada anak serta kesabaran.
Dampak Kurang Konsentrasi Siswa Pada Pembelajaran Matematika Anggeriani, Ledi Ayu; Ain, Siti Quratul
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.773

Abstract

Penelitian dilaksanakan agar bisa mengetahui apa yang menjadi dampak kurang konsentrasi siswa didalam pembelajaran matematika dikelas IV SDN 138 Pekanbaru. Desain penelitiannya ialah metode kualitatif dengan pendekatan naratif dengan teknik pengumpulan data ialah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data pada peneitian ini terdiri dari satu orang wali kelas IV dan tiga siswa kelas IV. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini ialah pedoman wawancara, pedoman observasi, dan telaah dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil wawancara dan hasil observasi diperoleh hasil penelitian bahwa kurangnya konsentrasi siswa dalam pembelajaran matematika akan memberikan dampak pada siswa. Ada tiga dampak akibat kuran konsentrasi yaitu rendahnya motivasi belajar pada diri siswa, Pasif dalam mengikuti pembelajaran, dan rendahnya kemampuan intelegensi yang dimiliki siswa.
Peran Mindfulness Teaching dalam Mengurangi Stres dan Meningkatkan Kualitas Pengajaran Guru PAUD Kusmiran, Yanti; Agustin, Mubiar; Dahlan, Tina Hayati
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.777

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi peran mindfulness teaching dalam mengurangi stres dan meningkatkan kualitas pengajaran bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Topik ini relevan karena guru PAUD sering menghadapi tekanan administratif dan emosional yang berdampak negatif pada kesejahteraan serta efektivitas pengajaran. Studi ini meninjau literatur yang ada mengenai dampak mindfulness teaching terhadap kesejahteraan guru. Data dikumpulkan dengan menganalisis berbagai studi yang melibatkan guru PAUD sebagai subjek. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mindfulness teaching efektif dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, dan memperbaiki kualitas pengajaran. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan terkait jangka waktu dan variasi alat ukur. Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan mindfulness dalam program pengembangan profesional guru. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampaknya terhadap kesejahteraan siswa dan iklim kelas.
The Gender-Based Influence of Project and Montessori Learning on Bullying in Children Septriyani, Septriyani; Hartati , Sofia; Meilanie , R. Sri Martini
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.779

Abstract

Bullying in early childhood education has become a growing concern due to its impact on children’s social, emotional, and cognitive development. This study investigates the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) and Montessori methods in reducing bullying behaviors among children aged 5-6 years, with a focus on gender differences. Both PjBL and Montessori approaches were applied to address verbal and non-verbal bullying, which manifests differently in boys and girls. PjBL, which emphasizes collaboration and teamwork, was found to significantly reduce physical bullying, particularly among boys, while the Montessori approach, with its focus on empathy, self-regulation, and structured learning, was more effective in reducing verbal and relational bullying, particularly among girls. The study employed a quantitative experimental design, using pre-tests and post-tests to measure bullying behavior across experimental and control groups, and utilized a 2x2 factorial ANOVA to assess the interaction effects between teaching methods and gender. The results indicate that both educational strategies effectively reduced bullying behaviors, with significant gender-specific effects. These findings suggest that integrating PjBL and Montessori methods, tailored to the unique developmental needs of boys and girls, can create a more inclusive and supportive learning environment that mitigates bullying behaviors. The implications of this research highlight the importance of gender-sensitive educational interventions in fostering positive social and emotional development in early childhood education
Enhancing Critical Thinking and Curiosity in Early Childhood Through Inquiry-Based Science Learning Agustini, Rini; Meilanie, R. Sri Martini; Pujiastuti, Sri Indah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.780

Abstract

Early childhood is a critical period for cognitive, social, and emotional development, making it essential to foster critical thinking and curiosity in educational settings. This study explores the implementation of inquiry-based science learning for children aged 5-6 years within the Merdeka Curriculum framework to enhance these key developmental skills. Using a Research and Development (R&D) approach, the study designed, implemented, and evaluated inquiry-based science modules. Data were collected through a combination of qualitative and quantitative methods, including observations, interviews, and pre- and post-tests. The findings revealed that inquiry-based learning significantly improved children’s critical thinking, curiosity, and understanding of scientific concepts, with pre-test scores improving from 46.29% to 80.57% in small group trials and from 48.38% to 80.76% in large group trials. While the approach increased student engagement and curiosity, teachers faced challenges in managing inquiry-based classrooms, indicating the need for further professional development. The study concludes that inquiry-based science learning aligns with the goals of the Merdeka Curriculum, promoting active learning and cognitive growth in early childhood education. Further support for teachers is recommended to ensure effective implementation and classroom management
Analisis Pengaruh Kegiatan Tari terhadap Kemampuan Literasi Budaya Anak Usia 5-6 Tahun Azhara, Azka; Yetti, Elindra; Hartati, Sofia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.781

Abstract

Saat ini literasi budaya menjadi sangat penting dikenalkan karena untuk memperkenalkan budaya khususnya kepada anak usia dini. Melalui kegiatan tari yang diberikan oleh sekolah, menjadi salah satu usaha agar anak usia dini dapat melestarikan budaya Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh kegiatan tari terhadap kemampuan literasi budaya pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh dalam kegiatan tari terhadap kemampuan literasi budaya pada anak usia dini. Anak-anak yang mengikuti kegiatan tari memiliki kemampuan literasi budaya yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengikuti kegiatan tari. Ini terbukti dari dari hasil analisis data dengan menggunakan paired sample test didapat hasil nilai 0,00 < 0,05. Dengan begitu, maka terdapat pengaruh antara kegiatan tari dengan kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun.
Pengaruh Media Video Tutorial Bermain Musik Tradisional Manggarai terhadap Kemampuan Literasi Budaya Anak Naur, Angela Yuliani; Yetti, Elindra; Pujiastuti, Sri Indah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.783

Abstract

Literasi budaya merupakan kemampuan untuk memahami serta memaknai budaya. Literasi budaya membantu anak memahami warisan budaya mereka. Ini memperkuat rasa identitas dan kebanggaan terhadap budaya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video tutorial bermain musik tradisional Manggarai terhadap kemampuan literasi budaya anak. Penelitian ini mengacu pada jenis penelitian kuantitatif eksperimen Desain One Group Pre-test-Post-test. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen, observasi serta dokumentasi. Subyek penelitian yaitu 20 orang anak usia 5-6 tahun di TK Bunga Mawar Santa Elisabeth. Analisis data melalui uji normalitas dan uji t paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor literasi budaya pre-test sebesar 30,25, sedangkan skor literasi budaya post-test sebesar 50,2. nilai p-value < 0,001  nilai signifikansi 0,05, (0,001< 0,005)  ditolak dan terima , sehingga dapat disimpulkan bahwa video tutorial bermain musik tradisional Manggarai memiliki pengaruh terhadap kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun.
Pengembangan Media Disaster Mitigation Berbasis Digital untuk Pembelajaran Mitigasi Bencana Yusmaniar, Nia; Munawwarah, Munawwarah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.784

Abstract

Pengenalan mitigasi bencana sangat perlu dilakukan untuk mengurangi risiko bencana terutama anak usia dini yang rentan menjadi korban. Penelitian ini merancang sebuah produk yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang dapat diakses melalui komputer atau perangkat android. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media digital untuk menambah pengetahuan anak tentang mitigasi bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D (Research and Development model ADDIE. Subjek penelitian melibatkan 20 anak di TK Al-Ummi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi kelayakan media dan observasi. Teknik analisis data menggunakan skala likert. Hasil penelitian dari para ahli menunjukkan 95% dari ahli media dan 92,5% dari ahli materi. Efektivitas produk berdasarkan hasil pengujian kepada 20 anak mencapai 92%, sehingga media ini dinyatakan layak dan dapat menghasilkan produk yang memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana banjir kepada anak -anak berusia 5-6 tahun. Artinya pop up book digital ini dapat dijadikan salah satu media untuk pembelajaran mitigasi bencana banjir anak usia dini.
Pengaruh Pola Asuh Demokratis Orang tua Terhadap Kemampuan Bilingualisme Anak Usia 5-6 Tahun Novita, Diana; Nopriansyah, Untung
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.785

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbahasa anak, salah satunya yaitu kemampuan bilingualisme. Hal ini disebabkan oleh pola asuh orang tua yang hanya mengenalkan satu bahasa saja kepada anak, yang berujung pada keterbatasan kemampuan berbahasa anak. Akibatnya, anak hanya mampu menguasai satu bahasa saja karena kurangnya paparan terhadap bahasa lain. Salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan bilingualisme anak yakni melalui pola asuh demokratis, dimana kedua bahasa yang ingin diajarkan kepada anak dapat diajarkan secara setara dan diberikan paparan yang cukup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pola asuh demokratis orang tua terhadap kemampuan bilingualisme anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Pendekatan ini dipilih untuk memberikan gambaran yang jelas dan terperinci tentang hubungan antara pola asuh demokratis orang tua dan kemampuan bilingualisme anak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada keluarga yang memiliki anak berusia 5-6 tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh demokratis orang tua berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan bilingualisme anak usia 5-6 tahun dengan nilai signifikansi 0.00.