cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
admin@aulad.org
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Aulad : Journal on Early Childhood
ISSN : 26554798     EISSN : 2655433X     DOI : -
Aulad : Journal on Early Childhood is a periodically scientific journal published by Program Studi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau, Indonesia. The journal focuses its scope on the issues on Early Childhood. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionnals to publish their researches in our Journal. This Journal is published every April, August and December annually. Scientific paper submitted to this journal should follow the following guidelines As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
Peran Guru dalam Pengembangan Karakter dan Literasi Siswa di Sekolah Dasar Negeri Tumang Amelia, Intan; Latif, Latif
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran guru dalam pengembangan karakter dan literasi siswa kelas III di SD Negeri 10 Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan moral dan etika, yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. Literasi dasar seperti membaca dan menulis diterapkan dengan baik, namun pemanfaatan literasi digital dan literasi finansial masih kurang optimal. Guru juga berperan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran, namun belum sepenuhnya memanfaatkan sumber daya digital yang tersedia. Literasi dasar seperti membaca dan menulis diterapkan dengan baik, tetapi literasi finansial masih kurang diajarkan secara sistematis. Selain itu, literasi budaya dan kewargaan sudah mulai diterapkan melalui kegiatan seperti gotong royong. Triangulasi digunakan untuk memastikan keabsahan data, dan hasil penelitian menunjukkan pentingnya peran guru dalam mengembangkan karakter dan literasi siswa kelas III SD Negeri 10 Tumang Kecamatan Siak Kabupaten Siak.
Analisis Gerakan Literasi Sekolah “Bisa Baca” terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas Rendah Robikho, Alif; Pangestika, Rintis Rizkia; Ngazizah, Nur
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.789

Abstract

Membaca adalah keterampilan dasar yang harus dimiliki siswa karena sebagian besar transfer ilmu melalui membaca. Kemampuan membaca tingkat awal adalah membaca permulaan, siswa kelas rendah harus memilikinya untuk merambah pada tingkat berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi gerakan literasi sekolah “Bisa Baca” di SDN 4 Bonjoklor dan dampaknya terhadap kemampuan membaca siswa kelas rendah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Prosedur pengambilan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas rendah SDN 4 Bonjoklor. Teknik analisis data yaitu melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan implementasi GLS “Bisa baca” yakni belajar membaca menggunakan kartu huruf dan mengasah kemampuan membaca melalui buku cerita bergambar. 3 dari 7 siswa yang tergabung dalam program ini mampu membaca cerita sederhana. GLS “Bisa Baca” dapat membangun kebiasaan dan melatih kemampuan membaca siswa kelas rendah dan memperkuat program literasi sekolah
Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Konstruktif Halisah, Fitri Nur; Muthohar, Sofa
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.797

Abstract

Mengembangkan kreativitas anak melalui permainan konstruktif sangat penting terutama untuk meningkatkan kemampuan berpikir imajinatif dan inovatif anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung pembelajaran yang menyenangkan dan mengembangkan kreativitas anak melalui permainan konstruktif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data diambil melalui observasi, wawancara dan diperkuat dengan dokumentasi yang dilakukan kepada pendidik dan 13 anak kelompok usia 4-5 tahun. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui permainan konstruktif bermain balok, menggambar dan melipat, anak-anak dapat meningkatkan imajinasi, menstimulasi kreativitas dan dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam proses belajar. Permainan konstruktif sangat berpengaruh terhadap kreativitas anak. Hal ini terbukti bahwa permainan konstruktif balok, menggambar dan melipat dapat meningkatkan kreativitas anak rata rata 43,6%. Dengan demikian kegiatan ini dapat direkomendasikan untuk digunakan sebagai metode pengembangan kreativitas anak usia dini agar hasil pembelajaran lebih maksimal.
Peran Orang Tua dengan Anak Gangguan Autisme Yulianti, Reistu Tri; Rudiyanto, Rudiyanto
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.798

Abstract

Topik peran orang tua dalam mendampingi anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD) sangat penting untuk dipahami, mengingat tantangan yang dihadapi oleh orang tua dalam mendukung perkembangan anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran orang tua sebagai fasilitator utama dalam intervensi perilaku, pendidikan inklusif, dan penguatan keterampilan sosial anak-anak dengan ASD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam sebagai instrumen utama, melibatkan 10 orang tua anak dengan ASD sebagai subjek penelitian. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan penting dalam mengelola perilaku anak dan mendukung pendidikan inklusif, meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan dan akses terhadap layanan. Implikasi hasil penelitian ini adalah perlunya pelatihan lebih lanjut bagi orang tua dan pendidik, serta peningkatan akses layanan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi anak-anak dengan ASD.  
Gambaran Pengetahuan tentang Sex Education AUD pada Orang Tua Murid Apriliyani, Yovi; Munawwarah, Munawwarah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.800

Abstract

Pendidikan seks seharusnya diperkenalkan pada anak sejak usia dini guna melindungi anak dari potensi kejahatan seksual. Namun, pengenalan pendidikan seks pada anak sering kali dianggap sebagai topik tabu oleh orang tua maupun masyarakat. Masalah ini terjadi akibat minimnya pemahaman dan kesiapan orang tua untuk memberikan informasi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan orang tua mengenai pendidikan seks bagi anak usia dini. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara dan dokumentasi melalui analisis pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini melibatkan 10 orang tua murid sebagai partisipan. Hasil penelitian ini bahwa sebagian besar orang tua masih memiliki pengetahuan yang minim tentang pendidikan seks untuk anak usia dini, namun beberapa orang tua sudah memahami dasar-dasar penting pendidikan seks anak, seperti pengenalan anggota tubuh dan privasi tubuh anak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sangat diperlukan peningkatan kesadaran dan pengetahuan orang tua tentang pentingnya pendidikan seks bagi anak usia dini.
Implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Sibernetik pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Provinsi Banten Saabighoot, Yus Alvar; Supriatna, Encep; Naufal, Roby; Rusdiani, Isti
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.804

Abstract

Dalam konteks Indonesia, Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, namun implementasinya di PAUD menghadapi tantangan, terutama terkait teknologi dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka berbasis sibernetik di lembaga PAUD di Provinsi Banten, dengan fokus pada kesiapan lembaga, pendidik, dan akses terhadap teknologi. Metode kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali kondisi di tiga lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun TK Condrodimuko berhasil menerapkan kurikulum ini, tantangan seperti kurangnya literasi digital guru dan dukungan orang tua masih ada. Di TK Nur Amila, guru-guru berusaha beradaptasi, tetapi akses jaringan terbatas menghambat penggunaan teknologi. Sementara itu, TK Islam Al-Mumtaz belum menerapkan pendekatan sibernetik karena masih menggunakan metode pembelajaran sentra. Penelitian ini diharapkan memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan PAUD di Banten serta mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan Kurikulum Merdeka yang inklusif dan adaptif.
Pengembangan Maket 3D Kebun Binatang Khas Kalimantan Barat di Taman Kanak-kanak Yuniarni, Desni; Satwika, Pratista Arya; Solichah, Novia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.805

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan agar dapat memfasilitasi terbatasnya media pembelajaran yang digunakan guru untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak di Taman Kanak-kanak (TK). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbentuk maket 3D kebun binatang khas Kalimantan Barat untuk stimulasi aspek perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen wawancara dan kuesioner. Subjek penelitiannya adalah guru TK di kota Pontianak dengan validator ahli materi dari dosen Pendidikan Anak Usia Dini dan validator ahli media dari guru TK. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran berbentuk maket 3D kebun binatang khas Kalimantan Barat dinyatakan layak digunakan untuk menstimulasi aspek perkembangan kognitif anak usia dini dalam hal materi dan media dengan kategori sangat baik berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media
Persepsi, Sikap, dan Awareness Orang Tua Terkait Kekerasan Seksual Pada Anak: Scoping Review Solehati, Tetti; Tanjung, Rifani Okti Putri; Herman, Regina Yasmine; Regita, Aulia Putri; Ramdhona, Dinyatul Arba; Hermayanti, Yanti; Kosasih, Cecep Eli
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.806

Abstract

Orang tua merupakan orang terdekat yang berperan besar dalam mencegah kekerasan seksual pada anak (KSA). Persepsi, sikap, dan awareness orang tua berperan penting dalam pencegahan KSA. Tujuan penelitian untuk memetakan sikap, persepsi, dan awareness orang tua terhadap KSA. Desain penelitian scoping review. Pencarian artikel menggunakan database Pubmed, CINAHL, SAGE, dan search engine Google Scholar Direct dengan memperhatikan kriteria inklusi, seperti: fokus pada penelitian persepsi sikap, awareness orang tua terkait KSA, artikel primer, dan fullteks, rentang tahun 2011-2021, berpedoman pada Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses Extension for Scoping Reviews (PRISMA ScR). Hasil awal ditemukan 376.071 artikel, setelah dilakukan screening diperoleh 5 artikel eligible. Hasil studi menunjukkan bahwa mayoritas penelitian berfokus persepsi (n=3), sebagian tentang sikap (n=2) dan pengetahuan (n=1) orang tua terkait KSA, tidak ada tentang awareness. Implikasi hasil penelitian adalah sebagai evidence base pengembangan program pencegahan KSA bagi orang tua.
Studi Literatur : Implementasi Experiential Learning Terhadap Kemampuan 4C Anak Usia Dini Suryaningsih, Ni Made Ayu
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.807

Abstract

Kemampuan 4C (Critical thinking, Communication, Collaboration, Creativity) sangat esensial untuk mendukung perkembangan anak di masa depan. Pembelajaran yang melibatkan pengalaman langsung dapat membantu membangun keterampilan tersebut, sehingga meningkatkan kesiapan anak dalam menghadapi tantangan di dunia yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran eksperiensial terhadap kemampuan 4C anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, yakni dengan mengumpulkan dan mengkaji berbagai sumber yang relevan tentang pembelajaran eksperiensial. Data dianalisis melalui peninjauan dan evaluasi kritis terhadap literatur yang dikumpulkan, fokus pada konsep, praktik, dan hasil penerapan pembelajaran eksperiensial yang terkait dengan topik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran yang melibatkan pengalaman langsung dapat meningkatkan keterampilan 4C anak. Penelitian ini mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan dalam pendidikan anak usia dini untuk mendukung pengembangan kemampuan ini. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penerapan metode pembelajaran yang aktif dan partisipatif untuk memfasilitasi perkembangan keterampilan abad ke-21 pada anak-anak.
Pemilihan Metode Pembelajaran sebagai Pendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak Fernanda, Diva Loveydiyani; Ifadah, Ayunda Sayyidatul; Lilawati, Rr. Agustien
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.809

Abstract

Metode pembelajaran merujuk pada cara yang dipakai guru guna menjalankan rencana pembelajaran yang sudah disusun demi mencapai tujuan kegiatan belajar mengajar yang diinginkan. Penelitian ini mempunyai tujuan guna memahami dan menggambarkan Pemilihan Metode Pembelajaran sebagai Pendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak. Pendekatan deskriptif-kualitatif, melalui teknik pengumpulan data dari observasi, wawancara, serta dokumentasi dipakai pada penelitian ini. Untuk menganalisis data, penelitian ini menerapkan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menelaah bagaimana lembaga mengintegrasikan antara rencana metode pembelajaran yang dirancang dan penerapannya di lapangan, serta keselarasan dengan prinsip-prinsip dalam Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya ada lima metode yang diterapkan oleh guru dalam periode tiga bulan, yaitu metode bercakap-cakap, eksperimen, demonstrasi, pemberian tugas, serta bermain peran. Berdasarkan penelitian di lapangan metode demonstrasi menunjukkan efektivitas tertinggi saat diterapkan guru, di antara lima metode pembelajaran tersebut.