cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
admin@aulad.org
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Aulad : Journal on Early Childhood
ISSN : 26554798     EISSN : 2655433X     DOI : -
Aulad : Journal on Early Childhood is a periodically scientific journal published by Program Studi PG-PAUD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau, Indonesia. The journal focuses its scope on the issues on Early Childhood. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionnals to publish their researches in our Journal. This Journal is published every April, August and December annually. Scientific paper submitted to this journal should follow the following guidelines As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
Gambaran Kompetensi Guru dalam Memahami Kurikulum Merdeka Sofiana, Elva; Juwita, Rani Puspa
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.736

Abstract

Kurikulum merdeka adalah inovasi pendidikan di Indonesia yang dirancang untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kompetensi guru dalam memahami kurikulum Merdeka. Data yang dikumpulkan dan dianalisis terkait pemahaman guru terhadap kurikulum merdeka, serta hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini ada 4 orang diantaranya 3 guru kelas dan 1 kepala sekolah. Teknik analisis data melalui proses mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan positif bahwa guru telah memahami esensi kurikulum merdeka, yaitu penekanan pada perkembangan potensi individual siswa melalui pembelajaran yang lebih kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Namun tantangan muncul terutama terkait dengan pemahaman mendalam terhadap strategi pembelajaran yang sesuai dengan prinsip kurikulum baru serta penyesuaian terhadap perubahan pendekatan ini.
Implementasi Psikologi inklusif dalam Pengembangan Keterampilan Sosial Emosional Anak Usia Dini Herdian, Herdi; Listiana, Aan
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.749

Abstract

Psikologi inklusi dapat menciptakan lingkungan aman dan mendukung, di mana anak merasa diterima dan dihargai, mengurangi stres serta meningkatkan motivasi belajar. Namun dalam pelaksanaannya pendidik mengalami kendala seperti stigma sosial, kompleksitas kebutuhan anak dan kurangnya sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi psikologi inklusi yang tepat agar keterampilan sosial emosional dapat terkembangkan dengan optimal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus pada dua orang guru PAUD yang bekerja di sekolah inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara serta dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu visual, cerita, permainan, dan kegiatan berbasis kelompok, dapat mengembangkan keterampilan sosial emosioal anak seperti mengenali dan mengelola emosi serta mengembangkan rasa empati. Metode demonstrasi dan penggunaan bahasa yang sederhana dalam instruksi menunjukkan
Literature Review: Early Childhood Parenting Efforts in Dual Earner Family Anjani, Ratna; Mashudi , Esya Anesty; Nuroniah, Pepi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.755

Abstract

The phenomenon of dual earner families, where both parents work outside the home, is increasingly prevalent in modern Indonesian society. This study aimed to examine early childhood care efforts in dual earner families in Indonesia. This research uses a literature review method with a scoping review technique to select relevant literature. Literature sources were searched online through the Google Scholar database through the Publish or Perish (POP) application, SpringerLink and ScienceDirect websites, and google searches. The results showed that dual earner families face significant challenges in balancing the demands of work with childcare. Although this model provides economic benefits, time constraints often lead to dependence on external caregivers, which can have an impact on child development, especially in parent-child interactions. Key challenges include sociological, psychological, economic and policy aspects. To address this, a comprehensive strategy involving supportive policies, the role of communities, the utilization of technology, as well as government intervention in providing supportive infrastructure is required. This research is expected to be an initial stepping stone for further empirical studies that are more in-depth about early childhood care in dual earner families in Indonesia
Peran Orang Tua dalam Mengoptimalkan Literasi Bahasa Anak Usia Dini Lamadang, Karmila; Poku, Asraty; Sutari, Sutari; Susanti, Purni ati; Maladjai, Nursila; Nurung, Hadewia M.
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam mengoptimalkan literasi Bahasa pada anak Usia Dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam menggambarkan peran orang tua dalam mengoptimalkan literasi bahasa pada anak usia dini.  Metode pengumpulan data selain menggunakan literature yang berkaitan dengan topik pembahasan juga dengan metode wawancara dengan orang tua yang menjadi objek penelitian . Teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan kemudian digunakan untuk menganalisis data, dan hasilnya menunjukkan bahwa keluarga sangat berperan penting dalam menumbuhkan dan membina literasi bahasa pada anak. Serta dapat memberikan pengalaman baru bagi orang tua dan anak mengenai kegiatan literasi dan bahasa pada anak di usia dini. Hal ini tergambar dari hasil penelitian bahwa 70%  orang tua yang mendampingi anak dalam proses belajar menghasilkan 80% anak yang mampu berbahasa dengan baik. Ini menggambarkan semakin baik peran orang tua dalam mendampingi anak maka akan semakin maksimal hasil literasi bahasa anak
Analisis Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Dini Dengan Gejala ADHD Nurputeri, Recka Andhara; Djoehaeni, Heny; Romadona, Nur Faizah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.772

Abstract

Peran orang tua sangat signifikan dalam membantu anak-anak dengan ADHD untuk mengelola gejalanya dan beradaptasi dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam mendampingi anak usia dini dengan gejala ADHD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan strategi yang diterapkan oleh orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dengan ADHD cenderung memiliki kesulitan dalam bersosialisasi, sering kali lebih suka bermain sendiri, serta mengalami tantangan dalam bermain kelompok. Upaya terapi yang diterapkan berupa modifikasi perilaku melalui penguatan positif, seperti pemberian hadiah atas perilaku yang sesuai dan hukuman yang edukatif, terbukti efektif dalam mengurangi gejala hiperaktif. Selain itu, aktivitas fisik seperti bermain di luar rumah menjadi salah satu cara yang efektif untuk membantu anak dalam mengatasi emosinya. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya dukungan lingkungan dan edukasi kepada masyarakat terkait ADHD, serta perlunya peran aktif orang tua dalam memberikan terapi dan dukungan emosional yang konsisten kepada anak.
Kajian Pengintegrasian Kepercayaan Budaya Tiongkok pada Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Indonesia di kelas China (Studi Kasus di Universitas Normal Qujing) Die, Chen; Gunawan, Gunawan
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.663

Abstract

Penulis memfokuskan penelitian pada untuk menyelidiki dan menganalisis kondisi terkini dari pengintegrasian kepercayaan budaya ke dalam pengajaran bahasa Indonesia di kelas Qujing Normal University melalui survei kuesioner, kajian literatur, dan wawancara dan mengidentifikasi masalah-masalah yang ada di dalam proses pengintegrasian kepercayaan budaya ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas. Melalui hasil temuan, ditemukan bahwa terdapat masalah-masalah khususnya di tiga aspek berikut: lingkungan pendidikan budaya tradisional, kesadaran kepercayaan budaya, dan metode pengajaran; Terakhir, berdasarkan permasalahan yang teridentifikasi, penulis mengusulkan tindakan penanggulangan dan saran yang sesuai untuk menumbuhkan kepercayaan budaya di kalangan pembelajar Bahasa Indonesia di Universitas Normal Qujing dari sudut pandang budaya kampus, kesadaran mahasiswa, dan konten pengajaran. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi rujukan bagi perguruan tinggi lain yang membuka program studi bahasa Indonesia agar mereka dapat juga mempentingkan pendidikan kepercayaan budaya tradisional Tiongkok di kelas bahasa Indonesia bahkan di kelas bahasa asing, agar para pembelajar bahasa asing dapat mengerti, memahami dan menguasai budaya tradisonal Tiongkok dan menyebarkannya ke seluruh dunia melalui media bahasa, yaitu bahasa kedua yang mereka kuasai.
Tantangan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Anak Usia Dini Ita, Efrida; Fono, Yasinta Maria; Malo, Martha
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.731

Abstract

Perubahan kurikulum Indonesia yang terjadi tentu memberikan dampak yang beragam terhadap keberlanjutan pembelajaran di sekolah. Kesiapan sekolah merupakan modal dasar untuk mengadopsi kurikulum merdeka sebagai acuan bagi setiap guru pada pelaksanaan pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tantangan atau permasalahan dalam perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Metode wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data penelitian dengan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru belum memahami perencanaan kurikulum merdeka secara menyeluruh dan kurang pelatihan. Situasi ini menuntut guru untuk terus belajar dan berproses, baik secara mandiri maupun kelompok melalui kegiatan-kegiatan rutin yang dilakukan oleh kelompok guru guna memperoleh pemahaman yang benar tentang penyusunan perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Implikasinya, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pemerintah untuk memastikan para guru dapat menjalankan perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka dengan efektif.
Upaya Guru dan Kepala Sekolah Raudhatul Athfal dalam Mendukung Kebijakan Transisi PAUD ke SD Rahmawati, Gina Maliha; Rudiyanto, Rudiyanto; Kurniawati, Leli
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.752

Abstract

Kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan agar tidak adanya miskonsepsi mengenai membaca, menulis dan berhitung (calistung) bagi anak usia dini. Dalam artikel ini, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk melihat sejauh mana upaya yang dilakukan guru dan kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) dalam mendukung kebijakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu RA yang berada di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan guru dan kepala sekolah RA dalam mendukung kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan adalah: (1) memberikan stimulasi 6 fase pondasi melalui pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak, (2) mengadakan seminar yang berisikan sosialisasi terhadap orangtua mengenai apa saja yang harus dipersiapkan pada masa transisi PAUD ke SD.
Improving Teachers' Scientific Skills Through Clinical Supervision: A Case Study at Aisyiyah Fastabiqul Khaerat Kindergarten Ulfah, St. Maria
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.754

Abstract

This study aimed to Enhance Teachers' Scientific Approach Skills Through Clinical Supervision. The study involved six Aisyiyah Fastabiqul Khaerat Kindergarten teachers in Majene District, West Sulawesi. The teachers underwent the clinical supervision process in two cycles. Five indicators of the scientific approach were assessed: observing, questioning, gathering information, associating, and communicating. The findings showed that clinical supervision significantly improved teachers' scientific approach skills (P<0.05) and showed consistent progress in each cycle. The coaching activities indicated that all teachers experienced significant improvements (P<0.05) in various aspects of their teaching performance. These supervision activities confirmed that coaching through clinical supervision provides substantial benefits, assisting kindergarten teachers in understanding their roles and functions, thus improving their professional competencies.
Penerapan Terapi Bermain Boneka Tangan pada Anak Prasekolah untuk Menurunkan Kecemasan Akibat Hospitalisasi Estiani, Meilina; Suparno, Suparno; Haryani, Riris Merta
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.758

Abstract

Hospitalisasi menimbulkan kecemasan, anak berusaha beradaptasi dengan lingkungan rumah sakit, kondisi tersebut menjadi stressor bagi anak, orang tua dan keluarga. Anak tidak kooperatif menerima tindakan keperawatan dan memperberat kondisi kesehatan. Salah satu intervensi yang dapat digunakan adalah terapi bermain boneka tangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan anak  yang sedang dirawat sebelum dan sesudah  penerapan terapi bermain boneka tangan. Desain penelitian adalah studi kasus deskriptif, dengan pendekatan asuhan keperawatan. Sampel penelitian adalah  dua  orang anak prasekolah yang dirawat di Rumah Sakit Noesmir Baturaja. Instrumen pengukuran  tingkat kecemasan adalah skala HARS dan observasi perilaku kecemasan berpedoman pada  Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Terdapat penurunan tingkat kecemasan anak setelah dilakukan terapi bermain boneka tangan yaitu score sebelum yaitu 16 dan 18 ( ansietas ringan ) menjadi kurang  dari 14. Terapi bermain boneka tangan dapat digunakan untuk menurunkan tingkat ansietas pada anak prasekolah  dan lebih kooperatif dalam menerima perawatan