Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Articles
1,609 Documents
Pengenalan Irigasi Tetes Pada Anak- Anak Di Lingkungan Sekolah
I Dewa Gede Jaya Negara;
Anid Supriyadi;
I Gede Putu Warka;
I Wayan Yasa;
Salehudin Salehudin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (435.641 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.929
Irigasi tetes merupakan sistem irigasi hemat air yang sudah lama diaplikasikan diberbagai negara, akan tetapi untuk di lingkungan diwilayah negara kita masih banyak yang belum mengenal. Memperhatikan adanya perubahan iklim global,yang berdampak pada ketersediaan air yang akan semakin menurun. Aplikasi irigasi tetes sangat mungkin dilakukan masyarakat, karena penggunaan airnya terbatas. Untuk itu pengenalan yang paling mungkin dilakukan adalah pada anak-anak sekolah, sebagai penerus bangsa. Pengabdian ini melakukan pelatihan irigasi tetes sebagai materi pengabdian yang dilakukan pada SMP Dwijendra Mataram. Sasaran pengabdian adalah semua anak-anak sekolah di sekolah SMP Dwijendra tersebut. Tujuan pelatihan ini adalah untuk menigkatkan pengetahuan dan ketarampilan siswa tentang irigasi tetes dan pertanian lahan terbatas. Pelatihan dilakukan dengan tahapan survey awal, ceramah di dalam kelas dan praktik irigasi tetes dihalaman sekolah. Hasil yang dicapai adalah siswa dan siswi SMP Dwijendra telah mendapatkan pengetahuan irigasi tetes, memahami dengan baik sistem irigasi tetes, mampu membuat jaringan irigasi dan mengatur jarak tanaman irigasi serta mampu mengoperasikan meningkat jaringan irigasi dan tanaman dengan baik.
Pelatihan Budidaya Sayuran Hidroponik Menggunakan Sistem Wicks Sebagai Usaha Pemberdayaan Masyarakat di Desa Cenggu
Annisa Mujriati;
Khairatun Nafisah;
Khusnul Hayatunnisa;
Lalu Japa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (727.421 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.717
Berdasarkan analisis situasi diketahui bahwa sebagian besar masyarakat Desa Cenggu bermata pencarian di sektor pertanian dan produk yang dihasilkan berupa kacang kedelai, padi dan bawang merah tetapi untuk jenis tanaman sayuran produksinya sangat rendah dan bahkan tidak dibudidayakan oleh penduduk setempat. Padahal, potensi pengembangan pertanian pada skala rumah tangga atau perkarangan cukup besar. Tujuan program ini adalah: (1) memberdayakan masyarakat Desa Cenggu dengan memberikan pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan hidroponik sistem wick. (2) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknik hidroponik. Konsep hidroponik merupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan air/larutan bernutrisi tanpa menggunakan medium tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi. Metode yang digunakan dalam program ini adalah sosialisasi program, pelatihan dan praktik pembuatan hidroponik dan pendampingan serta evaluasi kegiatan. Hasil dari program yang dijalankan yaitu terlaksanannya sosialisasi kepada masyarakat yang ditandai dengan terbentuknya model hidroponik yang siap digunakan oleh masyarakat dan setiap warga memiliki hidroponik di rumah masing-masing di area perkarangan rumah.
Pemanfaatan Tanaman Lokal Sebagai Pewarna Alami Tenun Tradisional Sembalun Lawang
M. Sarjan;
Baiq. Rara Ulansari;
Dara Fitriana;
Witanti Sukma K
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (986.948 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.871
Kegiatan ini bertujuan mengkaji jenis-jenis tumbuhan lokal yang menjadi pewarna alami yang digunakan oleh penenun tradisional Sembalun di desa Sembalun Lawang Kabupaten Lombok Timur. Kajian meliputi jenis-jenis tumbuhan yang digunakan sebagai pewarna alami dan keberadaannya di alam sekitar tempat tinggal masyarakat. Penggunaan tumbuhan pewarna alami dalam tenun tradisional menambah nilai jual dan keunikannya terutama di pasar internasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penenun pewarna alami Sembalun yang dihasilkan dari ekstrak tumbuhan diantaranya seperti bagian daun bunga, dan biji yang menghasilkan beberapa komponen warna yaitu merah yang terbuat dari tumbuhan bayur (ptesterum javanicum), kuning terbuat dari kunyit (curcumalong), warna hijau ini dibuat dengan menggunkan tanaman mint (methaarvhensis) salah satu tanaman yang sangat banyak sekali ditemukan endemiknya khususnya di kecamatan Sembalun, kemudian warna ungu didapat dari ekstrak blueberry tanaman ini masuk dalam genus vaccinium sedangkan warna coklat itu sendiri didapat dari ekstrak kayu akasia yang menjadi salah satu pohon yang purba yang ada di Sembalun
Introduksi “Bondre” Untuk Mengatasi Gagal Panen Rumput Laut Pada Cuaca Ekstrim di Pantai Jelenga Kabupaten Sumbawa Barat
Nunik Cokrowati;
Muhammad Junaidi;
Nanda Diniarti;
Andre Rachmat Scabra;
Sunaryo Sunaryo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (411.068 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.946
Perairan pantai Jelenga terletak di Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat, merupakan lokasi budidaya rumput laut sejak tahun 2010. Kegiatan budidaya sempat terhenti karena perubahan minat masyarakat terhadap mata pencaharian dan kembali dilakukan pada tahun 2020. Permasalahan mitra kegiatan yang perlu disolusikan adalah gagal panen akibat gelombang besar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengintroduksi penggunaan jaring “Bondre” pada budidaya rumput laut untuk mengatasi gagal panen akibat gelombang besar. Metode kegiatan yang digunakan adalah tutorial langsung melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan mengenai pembuatan, penggunaan dan manfaat jaring bondre. Hasil kegiatan adalah kegiatan penyuluhan dilakukan dengan cara memberikan penjelasan secara langsung dan memberikan contoh bondre untuk diterapkan pada musim gelombang besar. Diskusi dan pendampingan mengenai upaya peningkatan produksi rumput laut juga dilakukan. Kesimpulan kegiatan ini adalah introduksi penggunaan dan manfaat bondre telah dilakukan kepada pembudidaya rumput laut di pantai Jelenga.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Penguatan Kelembagaan Masyarakat di Desa Menceh Kecamatan Sakra Timur Lombok Timur
Mohammad Liwa Ilhamdi;
Agil Al Idrus;
Didik Santoso;
Abdul Syukur;
Ahmad Raksun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (488.013 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.833
Salah satu desa yang ada di Kecamatan Sakra Timur adalah desa Menceh. Desa ini termasuk desa yang belum maju sehingga banyak hal yang perlu ditingkatkan pelaksanaan kegiatan masyarakat, lembaga desa maupun pemerintah di tempat ini. Salah satu permasalahan adalah peran dan fungsi kelembagaan masyarakat belum optimal sehingga kegiatan masyarakat baik bidang sosial dan ekonomi belum optimal. Solusinya adalah perlu pemberdayaan masyarakat untuk penguatan kelembagaan masyarakat di desa Menceh. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD), Pendampingan dan pemberian bantuan sembako. Hasil pengabdian sebagai berikut 1) telah dilakukan sosialisasi penguatan kelembagaan masyarakat Desa Menceh 2) peserta kegiatan pengabdian 100% mengikuti, menanggapi, berpartisipasi aktif dan memahami materi yang disampaikan tim pengabdian. Kesimpulan meningkatnya peran aktif masyarakat dalam rangka penguatan kelembagaan masyarakat desa Menceh Sakra Timur.
Sosialisasi dan Pendampingan Bumdes Menjadi TDC di Desa Kumbang Kecamatan Masbagik
Wahyunadi Wahyunadi;
Yanti Rizki Sustriawati;
Warmawati Warmawati;
Wiwin Hidayat
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.464 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.909
Program mahadesa trade and distribusi center (TDC) merupakan program unggulan yang dikembangkan oleh PT.Gerbang NTB Emas yang diharapkan mampu mengangkat produk IKM/UKM lokal agar dapat bersaing dipasar nasional dan global, sehingga memperkuat infrasturktur perekonomian didesa. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2021 di Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan sosialisasi dilakukan menggunakan metode wawancara langsung dan pengisian kuisioner melalui google form. Sehingga didapatkan 30 responden yang terdiri dari empat jenis golongan pekerjaan (Ibu rumah tangga, Petani, Pedagang, dan Pegawai). Hasil yang didapatkan dari terlaksananya program sosialisasi program Mahadesa yaitu data survey menunjukan bahwa sebagian besar warga di Desa Kumbang masih belum memahami secara detail mengenai Mahadesa yang mengakibatkan masyarakat takut untuk mengikuti program Mahadesa. Data survey mempengaruhi hasil dari data sosialiasi program Mahadesa, yang berarti jumlah masyarakat yang belum mengetahui mengenai Program Mahadesa meningkat dari data survey yang diperoleh.
Penerapan Lubang Resapan Biopori Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan di Desa Darmaji
Arben Virgota;
Baiq Farista;
Rina Kurnianingsih;
Baiq Mira Permata Sari;
Ismira Anestia Iskandar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.007 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.816
Darmaji Village is one of the villages on the island of Lombok which has potential in the field of food and the environment. The main problem in the environmental sector is the presence of standing water in residential areas during the rainy season and the low level of waste utilization. Efforts to overcome this are the application of bio pure infiltration holes that can act as water absorption media, increase groundwater reserves, and compost media in Darmaji village. The method of implementation is by making several pilot locations and socialization through brochures and leaflets. The results of this activity made many residents interested in applying biopori in their homes. So it is hoped that in the future it can overcome environmental problems and support tourism activities on the island of Lombok in Darmaji Village.
Penerapan WISH (Wick System Hydroponic) Terhadap Kemampuan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Warga (Studi Lapangan di Dusun Seimbang, Desa Pringgabaya)
Adytia Garieswara Fatahillah;
Muh. Zubair;
Baiq Nafarani Herwanda Humaera;
Dwi Reza Gunawan;
Siti Nur’aini;
Suci Handayani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.501 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.901
Penelitian telah dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Mataram tahun 2021 tentang Penerapan WISH (Wick System Hydroponic) Terhadap Kemampuan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Warga di Dusun Seimbang Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasikan kepada masyarakat tentang metode Hidroponik untuk menanam sayur mayur di pekarangan rumah. Berkaitan dengan upaya ketahanan pangan daerah, karena perkembangan penduduk yang tidak dapat diprediksi setiap tahunnya mengakibatkan lahan penduduk yang semakin sempit dan padatnya penduduk suatu wilayah dapat menyebabkan minimnya lahan pemukiman warga. Oleh karena perkembangan penduduk semakin pesat dan lahan pemukiman warga semakin sempit, akan sulit untuk melakukan budidaya sayur mayur, kecuali dengan menggunakan metode tertentu seperti Hidroponik. Penelitian ini dilakukan dengan tahap awal penyuluhan system Hidroponik kepada warga dan dilanjutkan dengan penanaman bibit hingga perawatan. Hasil yang didapatkan dengan menyebarkan kuesioner evaluasi pelaksanaan. Kuesioner dibagikan kepada 30 orang warga Dusun Seimbang, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya. Dari jawaban kuesioner tersebut bahwa warga yang memiliki pemahaman awal tentang HIdroponik sebesar 2.72 yang tergolong rendah. Keefektifan penggunaan pekarangan rumah untuk budidaya sayur mayur senilai 5.45 yang tergolong sangat tinggi. Kepraktisan dan keefektifan senilai 4.84 yang tergolong tinggi. Gangguan hewan peliharaan di pekarangan rumah senilai 3.03 yang tergolong sedang. Pemanfaatan metode WISH senilai 3.93 yang tergolong sedang. Keinginan untuk melanjutkan dan mencoba Kembali budidaya sayur mayur dengan metode hidroponik WISH senilai 5.15 yang tergolong sangat tinggi. Percepatan pertumbuhan dengan penambahan nutrisi senilai 5.15 yang tergolong sangat tinggi.
Peningkatan Kapasitas Petani Melalui Pelatihan Pembukuan Usahatani di Desa Otak Rarangan Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur
Dudi Septiadi;
Rosmilawati Rosmilawati;
Abdullah Usman;
I Gusti Lanang Parta Tanaya;
Asri Hidayati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.038 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.945
Penggunaan pembukuan dalam usahatani merupakan jenis teknologi yang efektif dalam mengontrol kebijakan pengelolaan usahatani. Petani sebagai pengelola usahatani dapat mengetahui kelemahan dalam penyusunan perencanaan dan penyelenggaraan usahatani. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk; 1) memberikan pemahaman kepada petani terkait pentingnya pembukuan usahatani; 2) melatih petani untuk membuat catatan pembukuan usahatani. Pengabdian dilaksanakan di Desa Otak Rarangan, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dengan sasaran para petani dari perwakilan kelompok tani sebanyak 20 orang. Metode pelaksanaan kegiatan dengan metode Forum Group Discussion (FGD) dan Workshop. Hasil kegiatan pengabdian ini mampu memberikan pemahaman baru bagi petani terkait pentingnya pencatatan dan pembukuan usahatani. Petani bisa membedakan antara sumber penerimaan dan sumber pengeluaran kegiatan usahatani. Berdasarkan hasil simulasi pada workshop pencatatan dan pembukuan usahatani, petani mengetahui kondisi keuangan usahataninya selama satu musim tanam sebelumnya. Petani bisa menggunakan buku catatan usahatani yang telah dibuat untuk kegiatan musim tanam berikutnya secara berkelanjutan.
Penggunaan Pestisida Nabati Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.) pada Tanaman Kacang Panjang (Vigna Sinensis L.) untuk Mengurangi Dampak Pencemaran Lingkungan di Desa Gunung Selamat, Kec. Bilah Hulu, Kab. Labuhanbatu
Jujuaningsih Jujuaningsih;
Khairul Rizal;
Yudi Triyanto;
Widya Lestari;
Dahrul Aman Harahap
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.708 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.857
Vegetable pesticides are pesticides whose active ingredients come from plants and other organic materials that control pest attacks on plants, containing many bioactive compounds such as phenolic, alkaloid compounds and also other secondary chemical substances. Papayas are plants originating from Central America. Papaya can grow well in areas that are in tropical climates. Some of the ingredients contained in papaya leaves include papain enzymes, flavonoids, alkaloids, saponins, and tannis. All of the content contained in papaya leaves, the papain enzyme is the most abundant chemical content in papaya leaves because it comes from papaya sap.