cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
Faktor yang Berhubungan dengan Resiko Kecelakaan Kerja pada Pekerja Kontruksi Bangunan di Universitas Abulyatama Amin, Muslim; Samino, Samino; Amirus, Khoidar; Lensoni, Lensoni; Nurdin, Ambia
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i3.17563

Abstract

Masalah keselamatan dan kesehatan kerja (k3) secara umum di indonesia masih sering terabaikan angka kecelakaan kerja berdasarkan data BPJS ketenagakerjaan, terdapat 123.000 kasus kecelakaan kerja di tahun 2017 dan 157.313 kasus kecelakaan kerja dan angka ini terus naik setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang resiko kecelakaan karena tidak mengunakan alat pelindung diri (APD) pada pekerja bangunan Universitas Abulyatama. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey analitik dengan metode cross sectional, pengambilan data menggunalkan kuesioner dengan jumlah sampel enam puluh tiga sampel. Variable yang paling dominan pada penelitian ini yaitu variable ketersediaan APD hasil ini didapatkan setelah melakukan tahap seleksi akhir pada anasisi multivariat dikarenakan hanya terdapat dua variable saja. Pada tahap seleksi akhir ini didapatkan hasil variable ketersedian APD dengan nilai p-value 0,005 dan nilai Odd Ratio 15.160 Artinya variable ketersediaan APD merupakan variable dominan dengan besaran resiko 15 kali   lebih besar ketidak sediaan APD itu dapat menyebabkan resiko kecelakaan kerja. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan guna mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan kerja di industri konstruksi, serta untuk mengembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Perilaku Pencegahan Penyakit Tuberkulosis Paru di Wilayah RW 01 Kelurahan Sawangan Baru Kota Depok Satriani, Satriani; Hasanah, Uswatun; Irianingsih, Esty
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.23072

Abstract

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit infeksi Mycobacterium tuberculosis pada paru yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dengan angka kasus dan kematian yang tinggi. Pada tahun 2024 tercatat 10,8 juta kasus TBC di dunia. Indonesia sendiri menempati peringkat kedua jumlah kasus TBC terbanyak setelah India dengan estimasi 1 juta kasus dan 125 ribu kematian setiap tahunnya. Rendahnya perilaku pencegahan yang dipengaruhi pengetahuan dan sikap masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab tingginya kasus. Tujuan penelitian : Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dengan perilaku pencegahan tuberkulosis paru di RW 01 Kelurahan Sawangan Baru, Kota Depok. Metode Penelitian : Menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian : Studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh masyarakat yang berdomisili di Wilayah RW 01 Kelurahan Sawangan Baru Kota Depok dengan sampel sebanyak 273 orang yang diambil menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling di 4 RT, Analisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian : Responden mayoritas berjenis kelamin perempuan 175 orang (64,1%), berusia dewasa 235 orang (86,1%),  bekerja wiraswasta sebanyak 69 orang (25,3%) dan berpendidikan SMA/sederajat 184 orang (67,4%). Sebanyak 158 orang (67,8%) memiliki pengetahuan baik, 169 orang (61,9%) memiliki sikap positif, dan 207 orang (75,8%) memiliki perilaku pencegahan baik. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000; r=0,321) dan sikap (p=0,000; r=0,367) dengan perilaku pencegahan tuberkulosis paru. Kesimpulan : Pengetahuan dan sikap berhubungan signifikan terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis paru. Saran : Peran aktif kelurahan dalam pemberdayaan masyarakat untuk pencegahan tuberkulosis, pemanfaatan hasil oleh institusi pendidikan, peningkatan penyuluhan oleh tenaga kesehatan, dan partisipasi masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat.
Dampak Kerusakan Osteomeatal Complex terhadap Keberhasilan Terapi Sinusitis Maksillaris Kronis: Perbandingan Pendekatan Fisiologis (FESS) dan Non-Fisiologis (Caldwell-Luc): A Literature Review Adji, Iwan Setiawan; Wulandari, Yasinta Rizky; Putra, I Gede Budiastra Yandita; Fikri, Muhammad Ihsanul; Bekti, Hetty Soelakmi; Putriasari, Firstiara Alifah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24224

Abstract

Sinusitis maksillaris kronis merupakan bentuk rinosinusitis kronis yang paling sering dijumpai dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Gangguan ventilasi dan drainase sinus, terutama pada osteomeatal complex (OMC), berperan sentral dalam patofisiologi penyakit ini. Kerusakan atau obstruksi OMC dapat mempertahankan inflamasi kronis dan menjadi penyebab utama kegagalan terapi. Saat ini, Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS) sebagai pendekatan fisiologis telah menggantikan prosedur non-fisiologis seperti Caldwell-Luc, meskipun masih digunakan pada indikasi selektif. Metode: Penelitian ini merupakan kajian literatur integratif terhadap publikasi sepuluh tahun terakhir yang membahas peran OMC serta luaran klinis FESS dan Caldwell-Luc. Pencarian dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, dan Scopus, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan deduktif. Hasil: kerusakan atau obstruksi OMC berhubungan erat dengan kegagalan terapi dan kekambuhan. FESS menunjukkan hasil klinis yang lebih baik, pemulihan mukosiliar optimal, serta komplikasi lebih rendah dibandingkan Caldwell-Luc. Diskusi: Keberhasilan terapi jangka panjang sangat bergantung pada pemulihan patensi dan fungsi OMC melalui pendekatan fisiologis. Kesimpulan: FESS merupakan pilihan utama pada sinusitis maksillaris kronis, sedangkan Caldwell-Luc dipertimbangkan secara selektif sesuai indikasi klinis.
Determinan Perilaku Pencegahan Scabies Pada Santri di Pondok Pesantren Al-Jauharen Kota Jambi Tahun 2025 Ghaza, Rayhan Zuhdi
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24177

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan dengan kepadatan hunian tinggi seperti pondok pesantren. Di Kota Jambi tercatat 2.455 kasus skabies pada tahun 2021, dengan angka kejadian tertinggi pada santri Pondok Pesantren Al-Jauharen di wilayah kerja Puskesmas Tahtul Yaman, sehingga diperlukan kajian terhadap faktor perilaku yang berperan dalam upaya pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, serta dukungan ustadz atau ustadzah dengan perilaku pencegahan skabies pada santri Pondok Pesantren Al-Jauharen Kota Jambi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang yang dilaksanakan pada Agustus hingga Oktober 2025, dengan jumlah sampel 76 santri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan untuk menilai hubungan antara variabel independen dan perilaku pencegahan skabies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kurang baik, sikap negatif, serta kurangnya dukungan ustadz atau ustadzah berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan skabies yang kurang baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan, sikap santri, dan dukungan ustadz atau ustadzah memiliki peran penting dalam pencegahan skabies, sehingga diperlukan penguatan edukasi kesehatan dan peningkatan keterlibatan ustadz atau ustadzah di lingkungan pondok pesantren.
Education on Medication Use and Healthy Eating for the Elderly Makiyah, Sri Nabawiyati Nurul; Tasminatun, Sri
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.20983

Abstract

The elderly are a group vulnerable to non-communicable diseases, so they regularly consume medication and experience a decrease in appetite. The aims of this community service activity are checking the blood quality,  socializing the wise use of medicines and good food diet for the elderly. The location of this community service is in Nanggulan hamlet, Sendangagung, Minggir, Sleman DIY. The methods of this community service activity are laboratory checking blood quality and counseling. Evaluation of community service activities with pretest and posttest. The results of the pretest and posttest were analyzed using the t-test. This community service activity was attended by 54 elderly. The results showed that the elderly's blood pressure and cholesterol levels were relatively high. Uric acid levels in elderly men are normal, but in elderly women are high. The elderly's blood glucose levels are normal. The post-test results were significantly higher than the pre-test results (p0.05). It was concluded that there was an increase in the knowledge of the elderly after education was provided about wisely taking medicine and good eating habits for the elderly. 
Karakteristik Fitokimia Yoghurt Probiotik dengan Penambahan Rumput Laut Coklat (Sargassum sp.) Kusumawati, Estri; Andyarini, Esti Novi; Kumalasari, Mei Lina Fitri; Marisa, Marisa; Sari, Ines Puspita
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.22959

Abstract

Obesity was one of the public health challenges that continued to increase globally, including in Indonesia. Innovative efforts in the development of functional foods were required to support the prevention and management of obesity, one of which was through probiotic yoghurt products. Sargassum sp., a type of brown seaweed rich in fiber and bioactive compounds such as fucoidan and fucoxanthin, had potential as an additive in yoghurt. This study aimed to characterize the physicochemical properties of yoghurt enriched with Sargassum sp., including fat content, protein content, and pH. The yoghurt was formulated with varying concentrations of Sargassum sp. (0%, 5%, 10%, and 15%) and analyzed using standard laboratory methods. The results showed that the addition of Sargassum sp. significantly increased the fat and protein content of the yoghurt, but did not provide a significant difference in pH value. These findings indicated that Sargassum sp. had potential to be used as a plant-based fortificant in the development of functional yoghurt with high nutritional value.
Rhinosinusitis Kronis Yang Diperberat Dengan Anemia: A Case Report Adji, Iwan Setiawan; Ayuningrum, Nyovita; Ningtiyas, Devy Ayu; Faqihudin, Fadli Rizal; Al Farghani, Rayhan Fahrezi; Reanita, Ria
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.23647

Abstract

Chronic rhinosinusitis (CRS) is a ≥12-week inflammation of the paranasal sinuses influenced by anatomical and immunological factors. Iron-deficiency anemia (IDA) can worsen CRS through mucosal hypoxia, impaired ciliary function, oxidative stress, and reduced local immunity. A 15-year-old girl presented with bilateral nasal obstruction, facial pain, and difficulty clearing secretions. She had a history of heavy menstrual bleeding and showed hypochromic microcytic anemia (Hb 7.4 g/dL, serum iron 13 µg/dL, TIBC 385 µg/dL). Examination revealed bilateral inferior turbinate hypertrophy, right maxillary rhinosinusitis, and mild bilateral ethmoiditis. Inferior turbinate hypertrophy impaired sinus ventilation and drainage, leading to mucus retention and chronic inflammation. IDA further aggravated the condition by reducing mucosal oxygenation, weakening ciliary activity, and impairing phagocytic function. The patient underwent left inferior turbinate reduction first due to cross-obstruction, and received two units of PRC with gradual clinical improvement.Correction of anemia improved mucosal oxygenation and supported epithelial recovery after surgery. Overall, IDA contributes to worsening CRS, and its management is an essential component of comprehensive treatment to enhance healing and prevent recurrence.
Determinan yang Mempengaruhi Kejadian ISPA pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sunggal Kota Medan Nisa, Widiya; Nasution, Febri Aini; Syafei, Atikah Nadiah; Apriliani, Apriliani; Lauta, Aurora Putri; Salsabila, Zahra
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24150

Abstract

ISPA is a disease that can attack the upper and lower respiratory tract that can be caused by several infectious agents that not only involve individual morbidity but also burden health services, and a person's productivity. This study aims to understand the prevalence of ISPA and risk factors that affect the community in the work area of the Sunggal Community Health Center, Medan City in 2025. The study used a descriptive analytical method with a cross-sectional design involving 314 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using the chi-square test. The results of the bivariate analysis showed that age, smoking habits and preventive measures had a significant relationship with the incidence of ISPA. Age correlates with the incidence of ARI (p=0.034), where young adults have a higher proportion of ARI (59.6%) than older adults (47.7%). Smoking habits are significantly associated with the incidence of ARI (p=0.001), respondents who smoke are more likely to experience ARI (66.4%) than non-smokers (47.1%). Preventive action variables are also significantly associated with the incidence of ARI (p=0.002), with a tendency that the worse the action, the higher the incidence of ARI (inadequate action 75.6%, sufficient 54.5%, good 44.2%). Meanwhile, the variables of gender (p=0.215), last education (p=0.066), occupation (p=0.115), knowledge (p=0.313), and attitude (p=0.982) do not show a significant relationship with the incidence of ARI. ARI control efforts should not only focus on case therapy but must strengthen promotive and preventive efforts as well as risk management at the family and community levels. Keywords: ISPA, Determinants, Health Behavior 
The Life Experiences of Female Survivors of Intimate Partner Violence in Abortion Decisions: A Qualitative Study in DKI Jakarta and Yogyakarta 2019–2020 Jatusari, Bethani Putri; Anshari, Dien; Suparno, Heru; Simbolon, Indriana; Ilma, Robbiyani
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24341

Abstract

Abstrak: Studi kualitatif eksploratif ini mengeksplorasi pengalaman hidup perempuan penyintas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terkait dengan keputusan aborsi, bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pendorong KDRT dan kehamilan yang tidak diinginkan, proses pengambilan keputusan aborsi, dampak psikososial, dan kebutuhan dukungan, untuk memberikan informasi bagi intervensi berbasis bukti seperti skrining KDRT dalam layanan keluarga berencana dan pendidikan yang peka gender. Dilakukan di Jakarta dan Yogyakarta, Indonesia (2019–2020), studi ini melibatkan wawancara semi terstruktur mendalam dengan 40 perempuan usia reproduktif (21 di Jakarta, 19 di Yogyakarta) yang direkrut melalui pengambilan sampel bertujuan dan snowball. Analisis tematik mengungkapkan prevalensi KDRT yang cukup tinggi (total 12 kasus, terutama pelecehan verbal psikologis, kontrol perilaku, kemarahan berulang) dan aborsi yang diinduksi terbatas (6 kasus). Hubungan KDRT dan aborsi bersifat tidak langsung, dimediasi oleh paksaan reproduksi, penghentian kontrasepsi karena trauma atau tekanan pasangan, dan peningkatan risiko kehamilan yang tidak diinginkan. Norma agama yang kuat dan stigma sosial seringkali menghalangi aborsi meskipun terjadi kekerasan. Temuan ini menyoroti kerentanan ganda perempuan terhadap kesehatan reproduksi di lingkungan yang restriktif, menekankan perlunya intervensi yang peka terhadap gender, termasuk skrining rutin kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam perencanaan keluarga dan pendidikan yang mempromosikan otonomi reproduksi.
Tantangan dan Strategi Tata kelola Limbah Sekunder di Rumah Sakit : Sebuah Kajian Literatur Purwati, Purwati Purwati; Mulasari, Surahma Asti; Sukesi, Tri Wahyuni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.21673

Abstract

Latar belakang : Limbah padat non medis (domestik) rumah sakit, meskipun tidak tergolong berbahaya, dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan dan penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata kelola limbah padat non medis (domestik) di rumah sakit melalui pendekatan literature review. Metode : Metode yang digunakan melibatkan pencarian artikel menggunakan software Publish or Perish dari database Google Scholar, Scopus, dan Semantic Scholar, dengan rentang tahun 2016–2024. Dari 285 artikel yang ditemukan, 10 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil : Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar rumah sakit telah menerapkan pemilahan limbah, namun praktik daur ulang dan pemanfaatan kembali masih belum optimal. Faktor-faktor kunci keberhasilan pengelolaan meliputi pelatihan SDM, kebijakan internal, dan dukungan manajemen. Kesimpulan : Tata kelola limbah padat non medis  (domestik) rumah sakit memerlukan pendekatan kontekstual, penguatan kebijakan, serta kolaborasi eksternal demi tercapainya keberlanjutan lingkungan dan kualitas pelayanan kesehatan. 

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue