cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 509 Documents
Determinan Terjadinya Stunting pada Anak Usia 0-24 Bulan di Kabupaten Aceh Besar Maysura, Futry; Samino, Samino; Amirus, Khoidar; Lensoni, Lensoni; Nurdin, Ambia
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.17562

Abstract

Menurut data UNICEF 2020, prevalensi global stunting pada anak kecil pada tahun 2019 menunjukkan bahwa sekitar 21,3% atau 144 juta anak di bawah usia lima tahun masih stunting, Menurut data yang terdapat di Dinas Kesehatan jumlah angka stunting itu sangat tinggi. Pada tahun 2019 22,4%, tahun 2020 (16,7%), tahun 2021 (14,1%), tahun 2022 (17,9%) dan 2023 (15,3%). Tujuan Penelitian untuk mengetahui apa Saja Determinan Terjadinya Stunting Pada Anak  Usia  0-24 Bulan Di Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain potong lintang (Cross Sectional Study), Jumlah sampel yang digunakan adalah 384 responden dengan pengukuran sampel menggunakan rumus lameslow. Hasil Dari Kesimpulan ini adalah Berdasarkan pada table akhir yang menjadi variable dominan yang berhubungan dengan kejadian stunting terdapat pada variable ketahanan pangan dengan nilai Or 1.668 artinya ketahanan pangan beresiko 1.668 lebih besar untuk kejadian stunting. untuk variable penyakit infeksi dan pengetahuan orang tua menjadi variable convonding karna nilai P-Value 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kesimpulan dari penelitian ini adalah Untuk penelitian ini terdapat 7 variabel yang semua yang signifikan nilai P-value 0, nilai α 0,05. 
Analisis Penerapan SNOMED-CT sebagai Medicine-Clinical Terminology Pertiwi, Windi; Putra, Yogi Catur; Lestari, Rizky Aprilianti; Aprilianingsih, Maya; Angguniar, Eva Nirmala
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24592

Abstract

Implementasi Sistematisasi Nomenklatur Kedokteran-Istilah Klinis (SNOMED-CT) merupakan fondasi penting dalam mewujudkan interoperabilitas sistem informasi kesehatan. Studi ini membahas dinamika adopsi SNOMED-CT di berbagai negara, dengan fokus utama pada Korea Selatan sebagai contoh implementasi yang strategis dan terstruktur. Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka kualitatif dengan meneliti artikel ilmiah dari jurnal peer-reviewed dan dokumen kebijakan yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2024. Berbagai aspek yang dianalisis meliputi kebijakan nasional, pemetaan istilah lokal, integrasi ke dalam rekam medis elektronik, dan tantangan teknis yang ada. Dalam konteks Indonesia, adopsi SNOMED-CT masih dalam tahap awal, tetapi menunjukkan prospek yang menjanjikan melalui kebijakan pemerintah, keberadaan standar istilah klinis, dan proyek percontohan di rumah sakit vertikal. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital, distribusi sumber daya manusia terlatih yang tidak merata, dan kebutuhan untuk mengembangkan konten lokal yang relevan, terutama dalam konteks bencana. Studi ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi lintas sektor, pelatihan intensif bagi tenaga kesehatan dan/atau personel terkait, serta integrasi terminologi standar dengan platform SATUSEHAT. Dengan pendekatan adaptif dan partisipatif, SNOMED-CT dapat menjadi landasan semantik yang kuat untuk pengembangan ekosistem data kesehatan digital yang inklusif dan terintegrasi di Indonesia.
Analisis Kualitas Air Tanah disekitar TPA Sampah; Systematic Literatur Review Kamsul, Kamsul; Nadiah, Asmah; Anwar, Khairil; Samira, Samira; Apriliyansyah, M. Agung; Utami, Dila
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.21162

Abstract

Latarbelakang: Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat menimbulkan berbagai potensi pencemaran air tanah dan udara. Pencemaran air tanah merupakan masalah yang perlu mendapatkan perhatian, mengingat air tanah merupakan sumber air bersih penting bagi masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar TPA. Air sumur, yang merupakan sumber air tanah dangkal, paling rentan tercemar apabila terjadi rembesan lindi. Hal ini dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah disekitar TPA sampah.  Metode yang digunakan yaitu systematic literature review bersumber dari Google Scholar. Hasil; berdasarkan telaah artkel yang dilakukan 1 artikel menyatakan bahwa air sumur telah tercemarair lindi sehingga tidak layak untuk di konsumsi sedangkan 4 aktikel menyatakan air sumur masih dalam batas aman untuk di konsumsi. Kesimpulan: Hasil dari beberapa penelitian yang dihimpun, dapat dilihat bahwa kualitas air tanah di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) dapat bervariasi, bergantung pada kondisi TPA, jarak sumber air dari TPA, proses pengelolaan lindi, geologis kawasan, dan aspek lainnya.
A RESULT OF THE APPROPRIATENESS OF SUPPLEMENTARY FOOD PROVISION (PMT) IN CASES OF STUNTING IN THE WORK AREA OF THE BATUDAA PANTAI PUBLIC HEALTH CENTER GORONTALO REGENCY Akuba, Cica N; Nurkamiden, Srikit S; Darise, Deby Sinta
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.23926

Abstract

 Stunting remains a serious health problem, including in the working area of the Batudaa Pantai Health Center. This condition arises from chronic malnutrition from the prenatal period through early life, which impacts linear growth, cognitive development, and the child's immune system. Based on the 2023 health center report, stunting cases remain, and interventions such as Supplementary Feeding (PMT) are not yet optimal. This situation highlights the need for a thorough evaluation of PMT implementation as part of efforts to improve the nutrition of young children. Stunting remains a serious health problem, including in the working area of the Batudaa Pantai Health Center. This condition arises from chronic malnutrition from the prenatal period through early life, which impacts linear growth, cognitive development, and the child's immune system. Based on the 2023 health center report, stunting cases remain, and interventions such as Supplementary Feeding (PMT) are not yet optimal. This situation highlights the need for a thorough evaluation of PMT implementation as part of efforts to improve the nutrition of young children. Based on the research findings, this study concludes that the implementation of the Supplementary Feeding Program (PMT) in the Batudaa Pantai Public Health Center's working area has been quite successful in terms of target accuracy, food type, and quantity. However, improvements are still needed in terms of timeliness, frequency of administration, and children's consumption levels of PMT. The research results show that target accuracy and PMT consumption levels are significantly related to children's nutritional status. Children who receive PMT accurately and consume it regularly show better nutritional status compared to children who do not receive it accurately or do not consume PMT regularly. Keywords: PMT Accuracy, Stuntin
Metode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0-24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino Arham, Noeroel; Samino, Samino; Amirus, Khoidar; Lensoni, Lensoni; Nurdin, Ambia
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.17561

Abstract

Stunting merupakan keadaan status gizi dinilai dengan berdasarkan indeks panjang badan menurut umur (PB/U) atau tinggi badan menurut umur (TB/U) dengan z-score -2 SD. Tujuan penelitian ini untuk mempermudah dan mempercepat dalam melaksanakan pengukuran Stunting sesuai berdasarkan dengan standar antropometri penilaian status gizi anak dengan menggunakan Automatic Stunting Meter. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi analitik eksperimen diperlakukan dengan cara Quasi experiment dan pengembangan atau lebih dikenal dengan Research and Development (RD). Populasi balita umurnya 0 bulan sampai umur 24 bulan di wilayah Puskesmas Gampong Cot Ba’u Kecamatan Sukajaya Kota Sabang berjumlah 125 balita yang diambil merupakan anak balita berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Dari hasil pengukuran antara manual dan otomatis dengan alat automatic stunting meter ada perbedaan secara signifikan durasi diantara 2 kelompok tersebut, rata-rata durasi pengukuran manual dengan waktu 62,69 detik sedangkan rata-rata durasi pengukuran otomatis dengan waktu 22,55 detik. Sedangkan pengukuran rata-rata status gizi pada balita presentase keberhasilan adalah 99,94 % dan terjadinya presentase error sebesar 0,05 %. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa sistem alat ukur stunting otomatis dengan metode antropometri berbasis arduino  serta konektivitas antara perangkat lunak dengan perangkat keras dapat bekerja dengan baik serta durasi pengukuran lebih sedikit dibandingkan dengan manual.
Gambaran Kejadian Autism Spectrum Disorder (ASD) Pada Anak di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Samarinda Tahun 2023 Yuannisa, Vhania; Rifani, Yenny Abdullah; Rahayu, Hanis Kusumawati
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.23831

Abstract

Abstract: A Profile of Autism Spectrum Disorder (ASD) Cases in Children at Atma Husada Regional Psychiatric Hospital Samarinda in 2023. Autism Spectrum Disorder (ASD) is a neurodevelopmental condition with a rising global prevalence. This study aimed to provide a comprehensive overview of the incidence and characteristics of pediatric ASD patients at Atma Husada Regional Psychiatric Hospital Samarinda in 2023. This descriptive retrospective study used a cross-sectional approach, analyzing secondary data from 54 patient medical records selected via total sampling. Variables analyzed univariately included age, gender, nutritional status, family history, gestational age, and birth weight. Results revealed that most patients were diagnosed at school age, 5–11 years (42.59%), and were male (77.78%). The majority had no family history of ASD (74.07%), were born full-term (77.78%), and had a normal birth weight (92.59%). Nutritional status analysis showed a contrasting profile: good nutrition was dominant in the 1–5 years age group (65%), whereas obesity was highest among those 5 years old (35.29%). The profile of ASD patients at the study site is dominated by school-aged males, generally without clear familial or perinatal risk factors, but presenting with significant nutritional challenges that warrant clinical attention.Keywords : Autism Spectrum Disorder, Children, Risk Factors, Samarinda, EpidemiologyAbstrak: Gambaran Kejadian Autism Spectrum Disorder (ASD) Pada Anak di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Samarinda Tahun 2023. Autism Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan saraf dengan prevalensi global yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kejadian dan karakteristik pasien anak dengan ASD di RSJD Atma Husada Samarinda tahun 2023. Studi deskriptif retrospektif ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan menganalisis data sekunder dari 54 rekam medis pasien yang diseleksi melalui total sampling. Variabel yang dianalisis secara univariat mencakup usia, jenis kelamin, status gizi, riwayat keluarga, usia gestasi, dan berat badan lahir. Hasil menunjukkan mayoritas pasien terdiagnosis pada usia sekolah 5–11 tahun (42,59%) dan berjenis kelamin laki-laki (77,78%). Sebagian besar tidak memiliki riwayat keluarga ASD (74,07%), lahir aterm (77,78%), dan dengan berat badan normal (92,59%). Analisis status gizi menunjukkan profil yang kontras: pada usia 1–5 tahun didominasi gizi baik (65%), sedangkan pada usia 5 tahun, obesitas menjadi yang tertinggi (35,29%). Profil pasien ASD di lokasi penelitian didominasi oleh anak laki-laki usia sekolah, umumnya tanpa faktor risiko keluarga dan perinatal yang jelas, namun menunjukkan tantangan gizi signifikan yang memerlukan perhatian klinis. Kata Kunci : Autisme Spektrum Disorder, Anak, Faktor Risiko, Samarinda, Epidemiologi.  
Leukocytosis Fluctuation Despite Clinical Improvement In Peritonsillar Infiltrate: A Case Report Ristyana, Sabira Husna; Adji, Iwan Setiawan; Faqihudin, Fadli Rizal
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.23646

Abstract

Leukocytosis is an important indicator in assessing the inflammatory response to acute infections, including peritonsillar infiltrate, which represents an early stage preceding the formation of a peritonsillar abscess. However, an increased leukocyte count does not always correlate proportionally with clinical improvement. This case report presents an 11-year-old boy diagnosed with peritonsillar infiltrate, accompanied by odynophagia, mild trismus, and submandibular edema. Laboratory examinations revealed fluctuating leukocytosis, rising from 23,280/µL to 30,800/µL and then decreasing to 23,360/µL, despite significant clinical improvement. The patient initially showed a suboptimal response to ceftriaxone–metronidazole therapy but demonstrated marked improvement after the administration of meropenem. This phenomenon is presumed to result from the interplay between ongoing inflammatory activity, the pharmacologic effect of corticosteroids causing neutrophil demargination, and the physiological stress response during the healing phase. This case underscores the importance of a multidimensional interpretation of hematologic parameters when evaluating the success of therapy in acute infections and highlights the urgency of implementing antibiotic stewardship in response to increasingly complex patterns of antibiotic resistance.
Survival Analysis Of COVID-19 Patients With Type 2 Diabetes: Lesson From Pandemic Putri, Nadia; Adisasmita, Asri C.
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.23642

Abstract

Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a common chronic comorbidity that exacerbates the clinical course of COVID-19, leading to higher complication rates and mortality. Patients with T2DM experience impaired immunity, persistent inflammation, and metabolic dysfunction, making them more vulnerable to severe viral infections. Despite extensive global research, evidence from Indonesia remains scarce, highlighting the need for local data to guide public health strategies. This study aimed to analyze the survival of COVID-19 patients with T2DM and identify factors associated with mortality in Padang City. A retrospective cohort study using surveillance data from the Padang City Health Office between March 2020 and March 2021 included 209 randomly selected patients. Survival analysis was conducted using Kaplan–Meier methods, and Cox regression models identified mortality predictors. The study found that 6.7% of patients died, with an incidence rate of 0.0058. T2DM patients had nearly four times the risk of death compared to non-diabetic individuals (HR = 3.9; 95% CI: 1.2–14.2). Other predictors included older age, male sex, multiple comorbidities, symptomatic status, and hospitalization. These findings emphasize the need to prioritize T2DM patients in vaccination, early detection, and integrated diabetes management to strengthen health system resilience.
Evaluasi Penerapan Sistem Keselamatan Gedung C Universitas Abulyatama Aceh Amanda, Mansura Feby; Samino, Samino; Amirus, Khoidar; Lensoni, Lensoni; Nurdin, Ambia
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.17564

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek yang tidak dapat diabaikan dalam setiap lingkungan kerja, termasuk di dalam gedung-gedung perkantoran, komersial, maupun industri. Penerapan sistem keselamatan pada peralatan K3 menjadi landasan utama dalam menjaga kondisi kerja yang aman dan produktif bagi semua penghuni Gedung. Tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana evaluasi penerapan system keselamatan Gedung c universitas abulyatama aceh Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penilaian terhadap evaluasi penerapan siitem keselamatan gedung C Universitas Aulyatama Aceh, Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 6 orang narasumber. implementasi sistem keselamatan di Gedung Abulyatama Aceh belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, ditemukan sejumlah kekurangan signifikan dalam berbagai aspek keselamatan, termasuk penempatan dan ketersediaan peralatan keselamatan, serta prosedur tanggap darurat, tetapi sekarang dari pihak Universitas Abulyatama sedang melakukan perbaikan dari berbagai aspek terhadap perlatan tersebut.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue