cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 3 Juni 2021" : 36 Documents clear
Kompres Hangat Untuk Menurunkan Disminore Di Desa Padang Tambak Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Yopita Sari; Umi Romayati Keswara
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.2827

Abstract

ABSTRAKMenstruasi adalah proses meluluhnya jaringan endometrium karena tidak adanya telur matang yang dibuahi oleh sperma. Menstruasi adalah keadaan yang wajar dan alami sehingga dapat di katakan semua wanita normal pasti akan mengalami proses menstruasi, akan tetapi kenyataannya banyak wanita yang mengalami masalah menstruasi, diantaranya adalah nyeri Dismenorea, Disminore merupakan karakteristik kram yang terjadi pada abdomen bagian bawah yang menjalar kepunggung bawah hingga kepaha, biasanya kram ini terjadi selama atau sebelum menstruasi, serta mencapai puncaknya dalam waktu 24 jam, namun setelah 2 hari akan menghilang. Pengobatan non parmakologi untuk nyeri disminor adalah dengan kompres hangat. Tujuan setelah penyuluhan dan demostrasi, diharapkan pemberian kompres hangat Pada Klien Disminore menurunkan nyeri disminore. Adapun kegiatan yang dilaukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demostrasi cara melakukan kompres hangat. Terdapat penurunan nyeri setelah melakukan Kompres Hangat pada Penderita Nyeri Disminore di Desa Padang Tambak Kecamatan Waytenong Kabupaten Lampung Barat. Dengan demikian, pemberian Kompres Hangat sangat efektif dalam menyurunkan nyeri disminore. Kata Kunci: Kompres Hangat, Nyeri Disminore  ABSTRACTMenstruation is the process of melting endometrial tissue due to the absence of mature eggs fertilized by sperm. Menstruation is a natural and natural condition so that it can be said that all normal women will definitely experience menstrual processes, but in reality many women experience menstrual problems, including dysmenorrhoea pain, dysminorrhea is a characteristic of cramps that occur in the lower abdomen that radiates the lower back to the lower back thigh, usually this cramps occur during or before menstruation, and reaches a peak within 24 hours, but after 2 days will disappear. Non-pharmacological treatment for pain is a warm compress. The goal after health education and demonstration, is expected to give a warm compress to the Disminore Client to reduce the pain of disminore. The activities carried out in the form of health education using leaflets and demonstrations how to do warm compresses. There is a decrease in pain after a Warm Compress in Disminore Pain Patients in Padang Tambak Village, Waytenong District, West Lampung Regency. Thus, the administration of Warm Compress is very effective in reducing disminore pain. Keywords:  Warm Compress, Disminorhea
Edukasi Pijat Oksitosin Dan Marmet Untuk Peningkatan Hormon Prolaktin Dalam Kelancaran ASI Pada Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Baro Kota Langsa Emilda Alamsyahbudin; Nora Veri; Magfirah Magfirah; Cut Mutiah
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3853

Abstract

ABSTRAK Usaha untuk merangsang hormone prolaktin dan oksitosin pada ibu setelah melahirkan selain dengan memeras ASI bisa dilakukan dengan melakukan perawatan atau pemijatan payudara, membersihkan putting, sering-sering menyusui bayi meskipun ASI belum keluar, menyusui dini dan teratur serta pijatan oksitosin. Pada sebagian ibu mungkin saja terjadi kesulitan pengeluaran ASI, namun lebih banyak ibu yang terpengaruh mitos sehingga ibu tidak yakin bisa memberikan ASI pada bayinya. Perasaan ibu yang tidak yakin bisa memberikan ASI pada bayinya akan menyebabkan penurunan hormone oksitosin sehingga ASI tidak dapat keluar segera setelah melahirkan dan akhirnya ibu memutuskan untuk memberikan susu formula pada bayinya. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang pijat oksitosin dan marmet untuk mempersiapkan masa menyusui. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah program pendidikan masyarakat melalui edukasi pijat oksitosin dan marmet. Hasil pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh Dosen Prodi Kebidanan Langsa pada tanggal 23 s/d 25 September 2020 yaitu 100% (45 orang) peserta hadir dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, 84,4% (38 orang) peserta memahami kegiatan pelaksanaan pengabmas ini dengan baik, 91,1% (41 orang) peserta dapat melakukan pijat oksitosin dengan baik dan 84,4% (38 orang) peserta dapat melakukan teknik marmet dengan baik. Kata Kunci : Pijat Oksitosin, Pijat Marmet, Kelancaran ASI  ABSTRACT Efforts to stimulate the hormones prolactin and oxytocin in mothers after childbirth apart from expressing breast milk can be done by performing breast care or massage, cleaning the nipples, frequently breastfeeding the baby even though the milk has not come out, breastfeeding early and regularly, and massage oxytocin. Some mothers may have difficulty expressing breast milk, but more mothers are influenced by myths so that mothers are not sure that they can breastfeed their babies. Feelings of mothers who are not sure that they can give breast milk to their babies will cause a decrease in the hormone oxytocin so that milk cannot be released immediately after giving birth and finally the mother decides to give formula milk to her baby. The aim of the activity is to increase the knowledge of third-trimester pregnant women about oxytocin and marmet massage to prepare for breastfeeding. The service method used in this activity is a community education program through oxytocin and marmet massage education. The results of community service that have been carried out by the Langsa Midwifery Study Program lecturers on 23 to 25 September 2020, namely 100% (45 people) of participants attended this community service activity, 84.4% (38 people) of participants this community service activity. understood well, 91.1% (41 people) of participants could do the oxytocin massage well and 84.4% (38 people) of participants could do the marmet technique well. Keywords: Oxytocin Massage, Marmet Massage, Smoothness of breast milk
Pendampingan Posyandu Remaja Sebagai Upaya Optimalisasi Personal Safety Skill Pada Remaja Nopi Nur Khasanah; Iskim Luthfa; Meidinda Yumnaning Hasna
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3608

Abstract

ABSTRAK Remaja akan mengalami perkembangan psikososial meliputi perkembangan identitas, otonomi, prestasi, dan seksual. Dukungan dari lingkungan sekitar akan membantu remaja menjalankan tugas perkembangannya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan personal safety skill melalui pendampingan posyandu remaja. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 4 bulan, mulai bulan Juni sampai September 2020. Hasil dari kegiatan ini kader mampu melakukan pengukuran antropometri, mampu melakukan penilaian status gizi, mampu  mengidentifikasi masalah psikososial remaja, mampu memberi edukasi, dan mampu melakukan skrining dan pendampingan pada remaja yang diduga mengalami tindak kekerasan baik sebagai korban maupun sebagai pelaku. Kegiatan ini telah mampu meningkatkan kemampuan kader dalam pengukuran antropometri lengkap dengan teknik yang benar.Kata kunci : Posyandu Remaja, Personal Safety Skill, Remaja.  ABSTRACTAdolescents will experience psychosocial development including development of identity, autonomy, achievement, and sexuality. Support from the surrounding environment will help youth carry out their developmental tasks. The purpose of this community service activity is to improve personal safety skills through youth Posyandu assistance. This community service was carried out for 4 months, starting from June to September 2020. The result of this activity was that cadres were able to take anthropometric measurements, were able to assess nutritional status, were able to identify adolescent psychosocial problems, were able to provide education, and were able to screen and mentor adolescents who were suspected of experiencing violence either as victims or as perpetrators. This activity has been able to improve the ability of cadres in anthropometry measurement complete with the correct techniques.Keywords: Youth Posyandu, Personal Safety Skills, Youth
Penyuluhan Tentang Pengetahuan Dasar Covid-19 Pada Pasien Di Puskesmas Rawat Jalan Way Halim Kota Bandar Lampung Upik Pebriani; Muhamad Ifan Fadhil; Dalfian Dalfian; Shandi Arya Pratama; Akhmad Kheru; Rakhmi Rafie
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3685

Abstract

ABSTRAKPada 30 januari 2020 telah menetapkan COVID-19 sebagai kedaruratan Kesehatan masnyarakat yang meresahkan dunia. Pada tanggal 2 maret 2020, Indonesia melaporkan kasus COVID-19 terkonfirmasi sebanyak dua kasus. Covid-19 adalah merupakan jenis penyakit baru yang disebabkan SARSCOV2 yang termasuk ke dalam keluarga coronavirus. COVID-19 ini menginfeksi saluran pernafasan pada manusia yang gejalanya dimulai dari flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus merupakan virus zoonotik. Virus tersebut bertransmisi dari hewan ke manusia. Tujuan kegiatan penyuluhan ini untuk memberi pengetahuan dasar kepada masyarakat seputar COVID-19, dikarenakan terjadi peningkatan kasus COVID-19 setiap harinya. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Rawat jalan Way Halim Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini diawali dengan memberikan lembara pretest seputar pengetahuan dasar COVID-19. Dilanjutkan dengan memberikan materi dan setelah itu memberikan lembaran posttest. Hasil kegiatan ini adalah didapatkan peningkatan pengetahuan dasar masyarakat tentang COVID-19 sebanyak 22,7%. Kegiatan ini diharapkan dapat memutuskan rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Rawat Jalan Way Halim Kota Bandar lampung. Kata kunci: Penyuluhan, COVID-19, Puskesmas Way Halim ABSTRACTOn January 30, 2020, COVID-19 has been declared a public health emergency that is troubling the world. On 2 March 2020, Indonesia reported two confirmed cases of COVID-19. Covid-19 is a new type of disease caused by SARSCOV2 which belongs to the coronavirus family. COVID-19 infects the respiratory tract in humans whose symptoms range from the common cold to serious illnesses such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus is a zoonotic virus. The virus is transmitted from animals to humans. The purpose of this outreach activity is to provide basic knowledge to the community about COVID-19, because there is an increase in COVID-19 cases every day. This activity was carried out at the Puskesmas Way Halim in Bandar Lampung City. This activity began with providing a pre-test contest about basic knowledge of COVID-19. Followed by providing material and after that provide a post test sheet. The result of this activity was an increase in people's basic knowledge about COVID-19 by 22.7%. This activity is expected to break the chain of spread and transmission of COVID-19 in the working area of the Way Halim Outpatient Health Center, Bandar Lampung City. Keywords: Counseling, COVID-19, Puskesmas Way Halim
Edukasi Dan Senam Lansia Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Lansia Dengan Hipertensi Maksuk Maksuk; Yusneli Yusneli
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3810

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang secara angka mengalami peningkatan setiap tahunnya terutama pada kelompok lansia, karena itu upaya pencegahan dan pengendalian merupakan salah satu program pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mencegah dan mengendalikan hipertensi pada lansia melalui edukasi dan senam lansia di wilayah kerja puskesmas. Target capaian dalam kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan lansia tentang cara mencegah hipertensi dan latihan senam lansia secara rutin di puskesmas agar lansia mampu melakukan kegiatan senam secara mandiri di rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 19-20 November 2020, dengan sasaran sebanyak 18 peserta terdiri dari ibu-ibu lansia dan kader di puskesmas. Setelah dilakukan kegiatan edukasi lansia mengetahui cara mencegah hipertensi dan mau mengikuti program senam yang diadakan oleh puskesmas dan akan menjadikan senam lansia sebagai aktivitas rutin saat di rumah. Semua ibu – ibu lansia merasa bersemangat mengikuti senam dan akan melakukan senam sebagai aktivitas fisik di rumah. Kata Kunci : Hipertensi,  Edukasi,  Senam, Lansia.  ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease that is increasing in numbers every year, especially in the elderly group, therefore prevention and control are one of the chronic disease management programs. This activity aims to help prevent and control hypertension in the elderly through education and exercise for the elderly. The target achievement in this activity is increasing the knowledge of the elderly about how to prevent hypertension and exercising routine elderly gymnastics during elderly posyandu at the health center. Community service activities were carried out on 19-20th November 2020, with a target of 18 participants consisting of elderly mothers and cadres at the public health center. After educating the elderly, they know how to prevent hypertension and are willing to take part in the exercise program held by the health center and will make elderly exercise a routine activity at home. All elderly mothers feel enthusiastic about participating in gymnastics and will do gymnastics as physical activity at home. Keywords: Hypertension,  Education,  Gymnastics, Elderly
Peningkatan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Tentang Dampak Game Online Dwi Christina Rahayuningrum; Etri Yanti; Ibul Mardiko
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3761

Abstract

Abstrak Fenomena game online sangat mempengaruhi para pelajar menggunakan waktu yang seharusnya untuk belajar tapi digunakan untuk bermain game online. Sehingga dalam proses belajar mengajar siswa kurang konsentrasi dan menyebabkan turunnya prestasi belajar dan terganggunya kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai dampak game online. Kegiatan ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 26 Air Tawar Timur Padang. Kegiatan ini diawali dengan memberikan pertanyaan seputar pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai dampak game online. Dilanjutkan dengan memberikan materi menggunakan power point dan memberikan leaflet. Semua siswa antusias dalam mengikuti kegiatan ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan. Kegiatan ini efektif dilakukan dalam peningkatan pengetahuan siswa dimana terlihat adanya peningkatan siswa sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan yang terlihat dari koesioner pre dan post test yaitu sebesar 17,03 point.Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak game online serta mengantisipasi terjadinya kecanduan game online pada siswa. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Tingkat pengetahuan, Game Online, Siswa Sekolah Dasar Abstract  The phenomenon of online games greatly influences students to use the time that should be for studying but used to play online games. So that in the teaching and learning process students lack concentration and cause decreased learning achievement and disruption of health. The purpose of this activity is to increase the knowledge of elementary school students about the impact of online games. This activity was carried out at the State Elementary School 26 Air Tawar Timur Padang. This activity begins with asking questions about elementary school students' knowledge about the impact of online games. Followed by providing material using power points and giving leaflets. All students were enthusiastic in participating in this activity as seen from the many questions they asked. This activity is effectively carried out in increasing student knowledge where there is an increase in students before and after receiving counseling as seen from the pre and post-test questionnaire, which is 17.03 points. This activity is the first step to improve students' understanding of the impact of online games and to anticipate addiction. online games in students.Keywords: Health Education, Level of knowledge, Online Games, Elementary School Students
Penyuluhan Penggunaan Jahe Merah Sebagai Terapi Non Farmakologi Untuk Mengatasi Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung Ana Mariza; Sunarsih Sunarsih; Dewi Yuliasari; Anggraini Anggraini
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3758

Abstract

ABSTRAK  Dismenorea merupakan keluhan pasien ginekologi yang paling umum terjadi. Dismenorea adalah nyeri pada waktu haid terasa diperut bagian bawah atau daerah bujur sangkar michaelis, nyeri terasa  sebelum, selama dan sesudah haid. Dapat bersifat kholik atau terus-terus.Dismenorea primer sering terjadi pada usia muda/remaja dengan keluhan nyeri seperti kram dan lokasinya ditengah bawah rahim. Tujuan kegiatan penyuluhan ini  untuk agar remaja putri mengerti mengenai cara menangani dismenorea secara non-farmakologi tanpa ada efek samping serta tidak menimbulkan kekhawatiran yang akan berdampak kepada kelangsungan siklus hormonal wanita dan proses kesehatan reproduksi. jika tidak mendapat penanganan dapat menghambat aktivitas dan kreatifitas remaja putri  sebagai calon ibu yang akan melahirkan generasi penerus bangsa. Selain itu dismenorea merupakan salah satu keluhan paling umum pada endometriosis. Dimana endometriosis dapat mengakibatkan seorang wanita mengalami infertilitas. Kegiatan ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. Kegiatan ini diawali dengan memberikan pertanyaan seputar pengetahuan remaja putri mengenai nyeri haid. Dilanjutkan dengan memberikan materi menggunakan power point dan memberikan leaflet. Hasil kegiatan ini adalah didapatkan peningkatan pengetahuan remaja tentang nyeri haid sebanyak 70%. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesehatan reproduksi khususnya remaja putri untuk dapat mengatasi keluhan nyeri haid dengan terapi non farmakologi Kata Kunci : Penyuluhan, jahe merah, remaja putri, nyeri haid  ABSTRACT Dysmenorrhoea is the most common complaint of gynecological patients. Dysmenorrhoea is pain when menstruation is felt in the lower abdomen or the Michaelis square area, pain is felt before, during and after menstruation. Can be cholic or persistent. Primary dysmenorrhoea often occurs at a young age / adolescent with complaints of pain such as cramps and its location in the middle of the uterus. The purpose of this counseling activity is to make young women understand how to treat dysmenorrhoea in a non-pharmacological manner without any side effects and does not cause concerns that will impact the continuity of women's hormonal cycles and reproductive health processes. if not treated, it can hamper the activities and creativity of young women as prospective mothers who will give birth to the nation's next generation. In addition, dysmenorrhea is one of the most common complaints of endometriosis. Where endometriosis can result in a woman experiencing infertility. This activity was carried out at SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. This activity begins by asking questions about the knowledge of young women about menstrual pain. Followed by providing material using power points and giving leaflets. The result of this activity was an increase in adolescent knowledge about menstrual pain by 70%. This activity is the first step to improve reproductive health, especially young women, to be able to overcome menstrual pain complaints with non-pharmacological therapy Key Words : Counseling,  Red ginger, Adolescent, dysmenorrhoea
Upaya Menurunkan Keluhan Masa Menopause Melalui Pemanfaatan Seduhan Biji Adas Nora Veri; Cut Mutiah; Magfirah Magfirah; Emilda Alamsyah; Fazdria Fazdria
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3775

Abstract

ABSTRAK Kesehatan sebagai salah satu wujud upaya pembangunan kesehatan nasional yang diarahkan guna tercapainya derajat kesehatan optimal. Dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk. Salah satunya meningkatkan derajat kesehatan wanita menopause. Menopause dapat menyebabkan masalah fisik maupun psikis. Secara psikis atau yang lebih dikenal sindrom menopause. Sindrom menopause dapat dikurangi dengan tanahan fitoestrogen, salah satunya adalah adas. Tujuan kegiatan pengabdian dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan wanita menopause dalam menurunkan keluhan melalui pemanfaatan seduhan adas. Metode pelaksanaan adalah dengan mengukur derajat keluhan melalui kuesioner Menopausal Rating Scale (MRS) dan dilanjutkan dengan edukasi tentang pemanfaatan seduhan adas yang dilakukan pada 60 orang wanita menopause. Hasil kegiatan diperoleh bahwa mayoritas wanita menopause mengalami keluhan derajat ringan 27 orang (45%), keluhan sedang 26 orang (43,33%), keluhan tidak ada/sedikit 7 orang (11,67%). Pengetahuan tentang menopause dan pemanfaatan ada meningkat dari sbeleum diberi edukasi dengan rata 5,2 dan setelah diberi edukasi menjadi 7,3.Kata Kunci : Menopausal Rating Scale, Adas, MenopauseABSTRACTHealth as a form of national health development efforts aimed at achieving an optimal health degree. With awareness, willingness and ability to live healthily for every resident. One of them is to increase the health status of menopausal women. Menopause can cause physical and psychological problems. Psychologically or better known as menopause syndrome. Menopausal syndrome can be reduced by plant containing of phytoestrogen, one of which is fennel. The purpose of this service activity is to increase the knowledge of menopausal women in reducing complaints through the use of fennel steeping. The method of implementation is to measure the degree of complaint through the Menopausal Rating Scale (MRS) questionnaire and followed by education on the use of fennel steeping which was carried out on 60 menopausal women. The results showed that the majority of menopausal women experienced mild complaints of 27 people (45%), 26 people had moderate complaints (43.33%), 7 people had no / little complaints (11.67%). Knowledge about menopause and utilization has increased from prior to being given education by an average of 5.2 and after being given education to 7.3. Keywords: Menopausal Rating Scale, Fennel, Menopausal
Pemberian Akupresur Untuk Menurunkan Nyeri Dan Kadar Asam Urat Pada Klien Asam Urat Di Poncowarno Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah Teguh Pribadi; Ainur Rahma; Rika Yulendasari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.2842

Abstract

ABSTRAKPada tahun 2018, prevalensi penyakit sendi di Lampung berada pada urutan ke-12 di Indonesia yaitu sebesar 7,2%. Terapi nonfarmakologi untuk mempercepat proses penyembuhan pada pasien hiperurisemia yaitu terapi herbal, hemeopati, akupuntur, akupresur, terapi nutrisi, refleksologi, terapi garam, dan yoga. Akupresur merupakan salah satu teknik pengobatan tradisional Cina ang dapat digunakan untuk menurunkan nyeri, mengobati penyakit dan cidera. Tujuan setelah penyuluhan dan demonstrasi, diharapkan pemberian akupresur dapat untuk menurunkan kadar asam urat dan rasa nyeri pada klien Asam urat tinggi. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi akupresur. Terdapat penurunan kadar asam urat dan nyeri pada klien asam urat tinggi setelah pemberian akupresur selama 7 hari di Poncowarno Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah. Dengan demikian, pemberian akupresur pada klien asam urat sangat efektif dalam menurunkan kadar asam urat dan nyeri. Kata Kunci: Nyeri, Akupresur, Asam Urat ABSTRACTIn 2018, the prevalence of joint disease Lampung ranks 12th at Indonesia (7.2%). Nonpharmacological therapy to accelerate the healing process in hyperuricemia's patients that is herbal therapy, hemeopathy, acupuncture, acupressure, nutritional therapy, reflexology, salt therapy, and yoga. Acupressure is one of the traditional Chinese medicine techniques which can be used to reduce pain, treat illnesses and injuries. The purpose after counseling and demonstration, it is expected that the provision of acupressure can reduce uric acid levels and pain in high uric acid's client. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and acupressure demonstrations. There was a decrease in uric acid levels and pain in high uric acid's clients after giving acupressure for 7 days at Poncowarno, Kalirejo District, Central Lampung. Thus, giving acupressure to uric acid clients is very effective in reducing uric acid levels and pain. Keywords: Pain, Acupressure, Gout
Pemberdayaan Perempuan Dalam Masa Kehamilan Melalui Pregnancy Empowerment Program Di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Tirza Vivianri Isabela Tabelak; Serly Boimau; Meylinda Wariyaka
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3865

Abstract

ABSTRAK Angka kematian ibu di Indonesia tahun 2017 sekitar 259-305/100.000 kelahiran hidup. Masalah kematian ibu merupakan masalah yang multidimensial. Penyebab kematian menurut MC. Carthy and Maine 1992, salah satunya karena status ibu dalam masyarakat akibat tingkat pendidikan yang masih rendah sehingga mempengaruhi pengetahuan. Pregnancy Empowerment Program melalui dua tahapan kegiatan yakni penyuluhan dan pendampingan. Tujuan program ini adalah ibu-ibu  di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang memiliki pengetahuan tentang pemberdayaan perempuan, tanda-tanda bahaya kehamilan dan nifas, memiliki kemampuan mengenal faktor resiko serta mengambil keputusan tepat dan merencanakan persalinan di fasilitas kesehatan. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan dan pendampingan. Alat dan bahan yang digunakan yakni materi penyuluhan, lefleat, manikin, buku KIA, kuisioner. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterlibatan aktif ibu-ibu hamil dalam perawatan kehamilan. Kata Kunci: Pemberdayaan Perempuan, Masa Kehamilan, Program Pemberdayaan Ibu Hamil  ABSTRACT The maternal mortality rate in Indonesia in 2017 was about 259-305 / 100,000 live births.  Maternal mortality is a multidimensional problem.  Cause of death according to MC. Carthy and Maine 1992 is the status of mothers in the community due to low level of education that affects knowledge.  The Pregnancy Empowerment Program through two stages, namely counseling and mentoring. The aim of this program was that mothers in Noelbaki Village, East Kupang District, Kupang Regency have knowledge of women's empowerment, the danger signs of pregnancy and childbirth, have the ability to recognize risk factors, and make the right decisions and plan for delivery in health facilities.  Activities carried out in the form of counseling and assistance.  The tools and materials used were counseling materials, lelflate, beads, MCH books, and questionnaires.  There was an increase in knowledge and active involvement of pregnant women in pregnancy care. Keywords: Women empowerment, pregnancy period, Pregnancy Empowerment  Program

Page 1 of 4 | Total Record : 36


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue