cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,738 Documents
Penguatan Daya Saing Produk Aren Berbasis Pengemasan dan Branding pada Kelompok Dasawisma Kelurahan Lempake Nova Solina Purba; Wiwit Murdiyanto; Isran Mohamad Pakaya; Nuzlul Musdalifah; Melda Nurmaisari; Dikianur Alvianto; Panggulu Ahmad Ramadhani Utoro; Deny Sumarna; Miftakhur Rohmah; Anton Rahmadi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27404

Abstract

ABSTRAK Aren (Arenga pinnata) merupakan komoditas lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti gula aren, kolang-kaling, dan minuman berbasis nira. Namun, pemasarannya masih menghadapi kendala berupa kemasan yang sederhana, identitas merek yang lemah, serta pemanfaatan media digital yang belum optimal sehingga mengurangi daya saing produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok Dasawisma di Kelurahan Lempake, Kota Samarinda, dalam mengembangkan produk turunan aren melalui pelatihan pengemasan, branding, dan fotografi produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan teknis, pendampingan, evaluasi, dan monitoring. Pelatihan meliputi pemilihan kemasan, penyusunan identitas merek, desain label, teknik fotografi menggunakan telepon pintar, serta pembuatan konten promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghasilkan kemasan yang lebih menarik, membangun identitas produk, serta menyusun materi promosi yang lebih efektif. Program ini memperkuat kesiapan kelompok Dasawisma untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sehingga mendukung peningkatan daya saing UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Model pemberdayaan ini direkomendasikan untuk diterapkan pada kelompok masyarakat lain dengan karakteristik sumber daya lokal yang serupa. Kata Kunci: Aren, Branding, Dasawisma, Pengemasan, Produk Lokal.  ABSTRACT Sugar palm (Arenga pinnata) is an important local commodity with significant potential to be developed into value-added products, including palm sugar, palm sugar powder, sugar palm fruit (kolang-kaling), and sap-based beverages. However, these products are commonly marketed using simple packaging, weak brand identity, and limited digital promotion, resulting in low market competitiveness. This community service program aimed to strengthen the capacity of the Dasawisma group in Lempake Village, Samarinda City, through training on product packaging, branding, and product photography. The program employed a participatory and practical approach consisting of preparation, socialization, educational sessions, technical training, mentoring, evaluation, and follow-up monitoring. Training activities covered appropriate packaging selection, brand identity development, label design, smartphone-based product photography, and digital promotional content creation. The program improved participants' knowledge and practical skills in producing more attractive packaging, establishing stronger product identities, and creating effective promotional materials. Furthermore, it enhanced the readiness of the Dasawisma group to develop local resource-based enterprises, contributing to the competitiveness of micro and small enterprises and strengthening community economic empowerment. This integrated empowerment model is recommended for replication in other communities with similar local resource potential. Keywords: Sugar Palm, Branding, Dasawisma, Packaging, Local Products.
Program Edukasi Kesehatan Gigi untuk Meningkatkan Kebersihan Gigi dengan Penyuluhan dan Praktik Menyikat Gigi di Paud Mentari Desa Karangnongko, Kabupaten Malang Heny Nurmayunita; Faisya Dias Igamawarda; Devi Agniva; Nuzulul Risky Hamdani; Amin Zakaria
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.25838

Abstract

ABSTRAK Kesehatan gigi pada anak usia prasekolah merupakan aspek penting yang sering terabaikan, sehingga meningkatkan risiko terjadinya karies gigi akibat pola konsumsi tinggi gula dan kurangnya kebiasaan menggosok gigi. Kegiatan edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kemampuan anak dalam menjaga kebersihan gigi melalui penyuluhan interaktif yang dilaksanakan di PAUD Mentari Desa Karangnongko. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi dengan lagu, demonstrasi gosok gigi, serta evaluasi melalui observasi langsung. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kategori “Dilakukan” dari 40% menjadi 58,3% setelah edukasi, yang menandakan adanya perbaikan pemahaman dan praktik kebersihan gigi pada anak. Program ini terbukti efektif dalam menanamkan perilaku kesehatan gigi sejak dini dan direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Anak, Gosok Gigi, Kesehatan Gigi, Usia Prasekolah.   ABSTRACT Dental health in preschool children is an important aspect that is often ignored, increasing the risk of tooth decay due to high sugar consumption and poor brushing habits. This educational activity aims to improve children's knowledge and ability to maintain dental hygiene through interactive counseling conducted at the Mentari Early Childhood Education Center in Karangnongko Village. The activity methods include socialization, education through songs, tooth brushing demonstrations, and evaluation through direct observation. The results show a significant increase in the “Performed” category from 40% to 58.3% after education, indicating an improvement in children's understanding and practice of dental hygiene. This program has proven to be effective in instilling dental health behaviors from an early age and is recommended to be carried out on an on-going basis. Keywords: Children, Brushing Teeth, Dental Health, Preschool Age.
Model Edukasi Interaktif Berbasis Teknologi Multimedia untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak Usia Dini Muhammad Nur Fuad; Fannya Nadim Rooshadiya; Chintya Paramita Puspita; Rais Amin; Windra Irdianto; Irma Oktariamlati Rahmagandi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27403

Abstract

ABSTRAK Kemampuan motorik merupakan salah satu aspek perkembangan penting pada anak usia dini yang memerlukan stimulasi melalui proses pembelajaran yang interaktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Namun, pembelajaran di POS PAUD Kuncup Mekar Kelurahan Tambakharjo masih didominasi penggunaan media konvensional sehingga pemanfaatan teknologi multimedia sebagai media pembelajaran belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini melalui penerapan Visual Interactive Learning Model (VILM) berbasis teknologi multimedia. Pengabdian dilaksanakan selama dua hari dengan mengintegrasikan video animasi edukatif, media visual digital, demonstrasi interaktif, aktivitas praktik, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan secara indoor di Gedung POS PAUD Kuncup Mekar dan outdoor di Pujasera Energi Tambakharjo untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi perkembangan kemampuan motorik anak berdasarkan indikator koordinasi mata dan tangan, ketepatan gerakan, ketelitian, kemandirian, dan partisipasi selama pembelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis teknologi multimedia berhasil meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini yang ditandai dengan meningkatnya koordinasi gerakan tangan, ketelitian dalam menyelesaikan aktivitas, kemandirian, dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan media visual dan demonstrasi interaktif mampu meningkatkan perhatian dan antusiasme anak sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.  Kata Kunci: Anak Usia Dini, Kemampuan Motorik, Teknologi Multimedia, Visual Interactive Learning Model, Pembelajaran Interaktif.  ABSTRACT Motor skills are an important aspect of early childhood development that requires stimulation through interactive, engaging learning processes that are tailored to children's learning characteristics. However, learning at the Kuncup Mekar Early Childhood Education Center (PAUD POS) in Tambakharjo Village is still dominated by conventional media, resulting in suboptimal use of multimedia technology as a learning medium. This community service activity aims to improve early childhood motor skills through the implementation of the Visual Interactive Learning Model (VILM) based on multimedia technology. The service was carried out over two days by integrating educational animated videos, digital visual media, interactive demonstrations, practical activities, mentoring, and evaluation. The activity was carried out indoors at the Kuncup Mekar Early Childhood Education Center (POS PAUD) Building and outdoors at the Tambakharjo Energy Food Court to provide a more varied learning experience. Evaluation was carried out using observation sheets for the development of children's motor skills based on indicators of eye-hand coordination, movement accuracy, precision, independence, and participation during learning. The results of the community service showed that the application of multimedia technology-based learning successfully improved early childhood motor skills, characterized by increased hand movement coordination, accuracy in completing activities, independence, and active involvement during the learning process. Furthermore, the use of visual media and interactive demonstrations can increase children's attention and enthusiasm, making the learning environment more enjoyable.  Keywords: Early Childhood, Motor Skills, Multimedia Technology, Visual Interactive Learning Model, Interactive Learning
Efektivitas Home Visit Dalam Penanganan Stunting di Desa Bojongloa, Kabupaten Bandung: Studi Kasus Fadlan Baihaqi; Khaira Nafisa Sukma; Cahya Febriyanti; Riska Putri Handayani; Titis Kurniawan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27298

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia. Di Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, teridentifikasi 69 kasus stunting dari 1.169 balita, dengan konsentrasi tertinggi di RW 12. Permasalahan ini dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi, pola asuh yang belum optimal, kondisi sanitasi yang kurang memadai, serta keterbatasan ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan stunting serta menganalisis efektivitas intervensi berbasis kunjungan rumah (home visit) dalam meningkatkan status gizi balita di Desa Bojongloa, Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode intervensi kunjungan rumah yang dilaksanakan dua kali seminggu selama empat minggu (10 November – 4 Desember 2025) terhadap 11 balita stunting di RW 12. Intervensi meliputi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) tinggi protein hewani, edukasi pola asuh responsif, serta pemantauan antropometri secara berkala. Sebagian besar subjek penelitian (72,7%) menunjukkan respons positif terhadap intervensi, dengan total peningkatan berat badan sebesar 5,41 kg dan rerata kenaikan 0,49 kg per anak. Peningkatan tertinggi ditunjukkan oleh balita MA dengan kenaikan berat badan dari 8,0 kg menjadi 9,9 kg disertai penambahan tinggi badan 7 cm. Selain parameter fisik, terjadi perbaikan perilaku hidup sehat pada keluarga, di antaranya seluruh keluarga menerapkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun dan perbaikan pola istirahat pada 8 rumah tangga. Intervensi terpadu berbasis kunjungan rumah yang mengombinasikan PMT, edukasi gizi, dan pemantauan rutin terbukti efektif memberikan dampak terukur terhadap peningkatan status gizi balita stunting dalam jangka pendek. Keberlanjutan program melalui penguatan peran kader kesehatan dan dukungan lintas sektor diperlukan untuk mempertahankan hasil intervensi jangka panjang. Kata Kunci: Stunting, Kunjungan Rumah, Pemberian Makanan Tambahan, Pola Asuh.  ABSTRACT Stunting remained a chronic nutritional challenge in Indonesia's public health development. In Bojongloa Village, Rancaekek District, Bandung Regency, 69 stunting cases were identified among 1,169 children under five, with the highest concentration in RW 12. Contributing factors included low maternal nutritional knowledge, suboptimal childcare practices, inadequate sanitation, and household economic constraints. This study aimed to identify stunting determinants and analyze the effectiveness of a home visit-based intervention in improving the nutritional status of stunted children in Bojongloa Village. A case study approach was employed with home visit interventions conducted twice weekly for four weeks (November 10 – December 4, 2025) involving 11 stunted children in RW 12. Interventions included high-protein supplementary feeding (PMT), responsive parenting education, and periodic anthropometric monitoring. Most of the subjects (72.7%) responded positively to the intervention, with a total weight gain of 5.41 kg and a mean increase of 0.49 kg per child. The most significant improvement was observed in child MA, whose weight increased from 8.0 kg to 9.9 kg with a height gain of 7 cm. Beyond physical parameters, healthy behavioral improvements were recorded, including universal adoption of handwashing with soap and improved sleep patterns in 8 households. A comprehensive home visit-based intervention combining supplementary feeding, nutritional education, and routine monitoring proved effective in producing measurable short-term improvements in stunted children's nutritional status. Program sustainability through strengthened community health worker roles and cross-sector support was essential for long-term outcomes. Keywords: Stunting, Home Visit, Supplementary Feeding, Parenting Practices.
Pelatihan Pembuatan Infografik Statistik Menggunakan AI Visme Putri Sukma Dewi; Nicky Dwi Puspaningtyas; Raras Kartika Sari; Very Hendra Saputra; Nabila Novia Sandra; Nanda Diona Mesca
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27548

Abstract

ABSTRAK Pelatihan pembuatan infografik statistik menggunakan AI Visme bagi siswa SMA Negeri 1 Batang Hari Lampung Timur  bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi data dan komunikasi visual dalam era digital. Infografik menjadi alat penting dalam menyajikan informasi secara efektif dan menarik, terutama dalam memahami data statistik. Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang tersedia pada platform Visme, siswa dapat dengan mudah membuat infografik profesional tanpa memerlukan keterampilan desain yang kompleks. Pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar tentang pengolahan dan visualisasi data, serta bagaimana AI dapat membantu dalam proses pembuatan infografik yang menarik dan informatif. Metode yang digunakan mencakup sesi teori mengenai dasar-dasar statistik dan desain infografik, praktik langsung menggunakan Visme, serta proyek individu untuk menerapkan keterampilan yang telah dipelajari. Hasil dari pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menginterpretasikan dan menyajikan data secara visual, mendukung kebutuhan akademik mereka, serta mempersiapkan mereka untuk dunia profesional yang semakin bergantung pada komunikasi berbasis data. Hal ini ditunjukkan dari hasil angket yang menunjukkan sebanyak 90% siswa setuju pelatihan ini bermanfaat, 87% siswa paham dengan materi yang diberikan dan 85% siswa merasa materi yang diberikan bermanfaat. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam membekali siswa dengan keterampilan statistik yang esensial di berbagai bidang. Kata Kunci: Infografik, Statistik, AI, Visme, Literasi Data.  ABSTRACT Training on creating statistical infographics using AI Visme for students of SMA Negeri 1 Batang Hari aims to improve data literacy and visual communication skills in the digital era. Infographics are an important tool in presenting information effectively and attractively, especially in understanding statistical data. By utilizing artificial intelligence (AI) technology available on the Visme platform, students can easily create professional infographics without requiring complex design skills. This training is designed to equip students with a basic understanding of data processing and visualization, as well as how AI can help in the process of creating attractive and informative infographics. The methods used include theoretical sessions on the basics of statistics and infographic design, hands-on practice using Visme, and individual projects to apply the skills they have learned. The results of this training can improve students' ability to interpret and present data visually, support their academic needs, and prepare them for the professional world that is increasingly dependent on data-based communication. This is shown by the results of the questionnaire which showed that 90% of students agreed that this training was useful, 87% of students understood the material provided and 85% of students felt that the material provided was useful. Thus, this training is a strategic step in equipping students with essential statistical skills in various fields. Keywords: Infographics, Statistics, AI, Visme, Data Literacy.
Program Edukasi Hipertensi untuk Meningkatkan Pengendalian Tekanan Darah dengan Senam Hipertensi pada Lansia di Desa Karangnongko Amin Zakaria; Shinta Dewe Latifa Narzhammi Putri; Anggun Permata Sari; Vanesya Ivana; Heny Nurmayunita
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.25837

Abstract

ABSTRAK Lansia memiliki risiko mengalami hipertensi yang memengaruhi kesehatan secara umum dan kualitas hidup lansia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengendalian tekanan darah pada lansia di Desa Karangnongko Dusun Nongkosewu melalui edukasi dan senam hipertensi. Metode yang digunakan meliputi skrining tekanan darah dan glukosa darah, edukasi tentang hipertensi dan diabetes menggunakan media leaflet, serta pelaksanaan senam antihipertensi. Kegiatan melibatkan 140 peserta lansia dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah senam. Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah pada beberapa responden meskipun belum signifikan secara statistik. Senam hipertensi membantu meningkatkan fungsi jantung, elastisitas pembuluh darah, dan sirkulasi darah sehingga mengurangi tekanan pada arteri. Senam hipertensi yang dilakukan secara konsisten berpotensi menurunkan tekanan darah pada lansia serta meningkatkan kualitas hidup mereka. Kegiatan ini juga memberikan model intervensi kesehatan masyarakat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Senam Hipertensi. ABSTRACT The elderly are at risk of developing hypertension, which affects their overall health and quality of life. This community service program aims to improve blood pressure control in the elderly in Karangnongko Village, Nongkosewu Hamlet through hypertension education and exercise. The methods used included blood pressure and blood glucose screening, education about hypertension and diabetes using leaflets, and anti-hypertension exercise. The activity involved 140 elderly participants, with blood pressure measured before and after exercise. Results showed a decrease in blood pressure in some respondents, although not yet statistically significant. Hypertension exercise helps improve heart function, blood vessel elasticity, and blood circulation, thereby reducing pressure on the arteries. Consistent hypertension exercise has the potential to lower blood pressure in the elderly and improve their quality of life. This activity also provides a model for public health interventions that can be implemented sustainably.  Keywords: Hypertension, Elderly, Hypertension Exercise.
Sosialisasi Hak Ibu Menyusui dan Dukungan Keluarga dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Bah Kapul Pematangsiantar Inke Malahayati; Tengku Sri Wahyuni; Lenny Nainggolan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27222

Abstract

ABSTRAK Capaian pemberian ASI eksklusif di Kota Pematangsiantar masih tergolong rendah (33%) dibandingkan dengan target nasional. Rendahnya capaian ini dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya minimnya pemahaman masyarakat mengenai hak-hak ibu menyusui dan kurangnya dukungan keluarga dalam proses menyusui. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai hak ibu menyusui dan pentingnya dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Bah Kapul Pematangsiantar. Kegiatan ini menggunakan metode promotif yang diikuti oleh 34 orang ibu hamil. Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi koordinasi dengan pihak Puskesmas, pretest pengetahuan ibu tentang hak ibu menyusui dan dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif, penyuluhan, demonstrasi, tanya jawab, dan posttest. Setelah diberikan penyuluhan, persentase pengetahuan peserta dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 76,47% menjadi 94,12%. Rata-rata skor pengetahuan peserta secara keseluruhan meningkat sebesar 0,97 poin (dari 6,68 menjadi 7,65). Edukasi berbasis penyuluhan dan demonstrasi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil tentang hak menyusui dan dukungan keluarga. Perlu dilakukan pendampingan secara berkelanjutan dan pelibatan aktif anggota keluarga (seperti suami atau orang tua) dalam program edukasi selanjutnya untuk memastikan peningkatan pengetahuan bertransformasi menjadi dukungan nyata dalam praktik pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: Hak Ibu Menyusui, Dukungan Keluarga, ASI Eksklusif  ABSTRACT Exclusive breastfeeding coverage in Pematangsiantar City remains low (33%) compared to the national target. This low achievement is influenced by various factors, including the lack of public understanding regarding the rights of breastfeeding mothers and insufficient family support during the breastfeeding process. This community service activity aims to increase pregnant women's understanding regarding the rights of breastfeeding mothers and the importance of family support in exclusive breastfeeding within the working area of the Bah Kapul Health Center, Pematangsiantar.  This activity utilized a promotive method involving 34 pregnant women. The implementation stages included coordination with the Health Center, a pretest regarding mothers' knowledge about breastfeeding rights and family support in exclusive breastfeeding, health counseling, demonstrations, discussion session, and a posttest. After the health counseling was delivered, the percentage of participants with a good level of knowledge increased from 76.47% to 94.12%. The overall average knowledge score of the participants increased by 0.97 points (from 6.68 to 7.65). Health counseling and demonstration-based education have proven effective in improving pregnant women's knowledge and awareness regarding breastfeeding rights and family support. Continuous support and the active involvement of family members (such as husbands or parents) are required in future educational programs to ensure that increased knowledge translates into tangible support for the practice of exclusive breastfeeding. Keywords: Breastfeeding Mother’s Rights, Family Support, Exclusive Breastfeeding.
Anti-Drugs Youth Cadre Training: An Effort to Strengthen the Perception and Knowledge of Madrasah Aliyah Students in South Jakarta Fransiskus Samuel Renaldi; Khrisna Pangeran
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27353

Abstract

ABSTRACT Adolescent drug abuse is a public health concern influenced by access to substances, peer pressure, and exposure to digital information. This activity aimed to describe Madrasah Aliyah Mannaratul Islam students’ perceptions and knowledge of drug-abuse risks and to assess immediate knowledge change following anti-drug youth cadre training. This community-service evaluation used a qualitative descriptive design with content analysis of verbatim interview responses from 70 students in grades 10–12, supported by univariate analysis of respondent characteristics and pretest–posttest knowledge scores. Most students perceived drugs as deadly and addictive (80%); 93% lived in a complete family structure, and 26% had received counseling during the previous six months. Knowledge scores increased from 87.5% to 96.0% after the educational session. The findings indicate that knowledge improvement should be reinforced through interactive education, digital literacy, stronger family communication, and peer-led intervention grounded in madrasa values. Keywords: Drug Perception, Adolescent Knowledge, Madrasa Prevention, Drug Education.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026) Vol 9, No 8 (2026): Volume 9 Nomor 8 (2026) Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue